Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGARUH PENAMBAHAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KOMPOSISI CAMPURAN ASPAL BETON (AC WC) Amiwarti; Herri Purwanto; M. Firdaus; Afriyadi
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 1 (2024): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v8i1.11590

Abstract

Transportasi yang membutuhkan perkuatan dengan bahan pengisi (filler). Salah satu inovasinya digunakan filler dari abu sekam padi. Pada penelitian dengan metode eksperimental ini, digunakan limbah abu sekam padi dengan variasi 0%, 3%, 4,5% dan 5%. Dari hasil pengujian diketahui bahwa penambahan abu sekam padi sebagai filler pada campuran aspal AC-WC dapat meningkatkan nilai-nilai karakteristik Marshall Test. Hal ini ditunjukkan dengan nilai-nilai karakteristik Marshall Test campuran aspal AC-WC dengan penambahan abu sekam padi 3% yang memenuhi Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi II. Dimana dari hasil pengujian didapat nilai stabilitas 835,62 kg (spesifikasi min 800 kg), VIM 2,422% (spesifikasi min 2%), VMA 14,586% (spesifikasi min 13%), VFA 94,223% (spesifikasi min 65%), Flow 2,48 mm (spesifikasi min 2,0-4,0 mm), dan nilai MQ 416,267 kg/mm (spesifikasi min 250 kg/mm).
Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 Purwanto, Herri; Setiobudi, Agus; Amiwarti, Amiwarti; Kurniawan, Reffanda
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton dari hasil Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 dengan  persentase penambahan dengan variasi 0%, 2,5%, 5% dan 7,5%. Metode penelitian ini berupa tergolong penelitian metode kuantitatif dengan judul Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 yang dilakukan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang untuk membuat sampel dan pengujian kuat tekan beton sedangkan di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan untuk pengujian propertis material agregat yang dipakai. Hasil penelitian bahwa pada umur beton 28 hari nilai kuat tekan beton normal K-250 rata-rata sebesar 253,46 kg/cm2, kuat tekan beton dengan tambahan campuran 2,5% merek Damdex rata-rata sebesar 273,84 kg/cm², campuran 5% merek Damdex rata-rata sebesar 279,58 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Damdex rata-rata sebesar 210,89 kg/cm². Sedangkan untuk tambahan campuran 2,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 277,31 kg/cm², campuran 5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 325,56 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata 241,08 kg/cm².
Tata Ruang Dan Fungsi Rumah Limas Sebagai Warisan Budaya Sumatera Selatan Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.484

Abstract

Rumah tradisional Sumatera Selatan yang terkenal yaitu Rumah Limas . Sebagai suatu warisan budaya, rumah Limas memiliki karakter yang kuat dan nilai filosofi yang tinggi. Namun banyak rumah limas sudah berumur sangat tua sehingga perlu dipelihara agar tidak rusak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu spesifikasi bentuk dan dimensi rumah Limas sebagai panduan bagi yang ingin membuat rumah Limas baru. Ada tiga objek yang dipilih dengan sistem acak. Rumah Limas terletak dijalan Srijayanegara, dijalan Jendral Sudirman dan dijalan KH. Azhari. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data secara deskriptif. Data diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan tentang dimensi rumah limas. Hasil Penelitian dari ketiga objek dapat menyimpulkan tentang karakteristik dari rumah tradisional Limas, sehingga dapat dibuat suatu spesifikasi tata ruang dan fungsi rumah limas yang berguna untuk pemeliharaan rumah limas sebagai aset budaya yang harus dijaga dan perlu untuk disosialisasikan pada masyarakat Sumatera Selatan khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.
Analisis Sistem Pengembangan Pelabuhan Muatan Cair Sungai Lais Palembang Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.915

Abstract

Pelabuhan merupakan sarana penting dalam perkembangan suatu wilayah. Pelabuhan Sungai Lais merupakan pelabuhan di kota Palembang yang perlu dikembangkan, karena kondisi sarana yang ada sekarang sangat minim untuk kegunaan secara optimal dalam usaha jasa pelabuhan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah penelitian ekperimental yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang, variabel yang sesungguhnya belum terjadi tetapi sengaja diadakan  dalam bentuk perlakuan coba-coba yang terjadi dalam eksperimenyaitu dengan cara menganalisis berbagai aspek dari kawasan yang dimaksud, menganalisis peluang investasi dengan system Hirarki menggunakan need model yang dibutuhkan dan pohon keputusan untuk dapat menghasilkan suatu kesimpulan akhir dari apa yang telah dianalisis. Dan hasil analisis menunjukkan bahwa pelabuhan Sungai Lais layak untuk dikembangkan dengan melihat potensi yang ada dikawasan tersebut.
Analisis Kuantitas Hari Kerja Perencanaan Drainas Proyek PLTU Kabupaten Muaraenim Amiwarti, Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i1.1199

Abstract

Kemajuan teknologi industri yang pesat merupakan salah satu unsur keberhasilan pembangunan disuatu daerah, tetapi disisi lain limbah industri merupakan masalah lingkungan yang cukup serius jika tidak ditangani dengan tepat. Untuk itu diperlukan drainase yang dapat menampung dan menyalurkan air limbah ke tempat yang tepat. Dalam suatu pekerjaan, penjadwalan pekerjaan merupakan hal sangat diperlukan. metode network analysis yang merupakan pengembangan dari diagram batang (bar chart) dapat digunakan dalam penjadwalan suatu pekerjaan dilakukan evaluasi kuantitas hari kerja perencanaan drainase ini agar pembuatan drainase ini dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Analisa Saluran Drainase Jalan H. Abdul Rozak Palembang Amiwarti, Amiwarti; Aliyansyah, Tri
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1958

Abstract

Drainase adalah salah satu unsur dari prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat kota dalam rangka menuju kehidupan kota yang aman, nyaman, bersih, dan sehat, dengan adanya saluran drainase ini adalah untuk mengeringkan daerah genangan air sehingga tidak ada akumulasi air tanah, menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal, mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada, mengendalikan air hujan yang berlebihan sehingga tidak terjadi bencana banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara pengumpulan data-data primer maupun sekunder yang akan dikelompokan sesuai jenis-jenis data nya kemudian dilakukan analisa data sesuai dengan kebutuhan. Data yang digunakan dalam perhitungan debit banjir ini adalah peta situasi beserta topograpinya untuk menentukan arah aliran, data curah hujan diambil BMKG dalam 13 tahun terakhir. Selanjutnya dilakukan analisa dengan menggunakan metode Gumbell, Log Normal dan Log Person III untuk mencari nilai extrim curah hujan 3 harian maksimum, setelah itu itensitas curah hujan dapat dihitung dengan menggunakan rumus Ir. Van Breen, debit banjir rencana dengan rumus rasional, dan mencari dimensi dengan rumus Manning. Dari hasil analisa yang didapatkan untuk penanggulangan banjir yang terjadi saat ini perlu dilakukan nya pelebaran dan penambahan gorong-gorong pada ruas jalan tersebut agar dapat mengalirkan debit air yang ada menuju ke saluran primer
Analisis Manajemen Proyek Pada Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Amiwarti, Amiwarti; Serlika, Juni
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1964

Abstract

Proyek konstruksi bisa di lakukan berhasil jika proses pelaksanaannya bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Untuk itu di butuhkan sumber daya yang berkualitas, peningkatan mutu yang baik. Proyek yang baik harus di dukung dengan suatu pengendalian proyek yang baik, karena yang terjadi di lapangan belum tentu sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Penjadwalan proyek dengan penjadwalan waktu (time schedule) serta kurva S, dan NWP (Net Work Planning)untuk merencanakan jadwal suatu proyek dengan program Microsoft Project yang pertama harus dilakukan adalah memasukkan data-data seperti jenis kegiatan, durasi, sumber daya dan lain-lain. Dari perencanaan jadwal pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang dengan menggunakan Microsoft Project pada pekerjaan struktur dapat di percepat 118 hari kerja.
Analisis Perencanaan Bronjong Sungai Desa Muara Baru Ogan Komering Ilir Amiwarti, Amiwarti; Nopriansyah P, Eko
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2323

Abstract

Gerusan air pada dinding-dinding sungai akan menyebabkan terjadinya kelongsoran pada dinding sungai terlebih jika dinding sungai lumayan tinggi dan sudut lereng terlalu curam. Longsoran tersebut harus segera ditanggulangi secepatnya agar tanah di pinggiran sungai tidak hilang percuma. Stabilitas lereng dan perencanaan pembangunan bronjong sebagai salah satu solusi dari permasalahan ini. Angka keamanan terhadap kohesi, sudut geser, dan sudut lereng sebagai tolok ukur stabilitas lereng. Dengan menggunakan metode Fellenius didapat Angka keamanan yang kesemuanya dibawah 1,2 dan dinyatakan tidak aman. Maka solusinya adalah dengan melandaikan lereng yang awalnya 70º menjadi 39º, serta ketinggian lereng yang sebelumnya 5,38 meter menjadi 2,4 meter. Hingga Fs terhadap  kohesi, sudut geser, dan sudut lereng mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Fs terhadap kohesi dan sudut geser yang awalnya hanya  sebesar 0,78 dapat menjadi 1,21 dan dinyatakan aman. Begitu juga angka Fs terhadap sudut lereng yang awalnya sebesar 0,318 dapat menjadi 1,2 dan dinyatakan aman. Hingga dengan kata lain bronjong layak dibangun dengan tinggi 2,4 meter dan sudut 39º. Adapun volume keseluruhan bronjong yang direncanakan dalam studi ini adalah 6250 m3
ANALISA PENGARUH SERBUK KACA DAN ABU TERBANG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI ALTERNATIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON Amiwarti, Amiwarti; Mahipal, Mahipal
Jurnal Deformasi Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v4i1.2969

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton pada masing-masing kandungan prosentase campuran serbuk kaca dan abu terbang sebagai pengganti terhadap sebagian dari berat agregat halus dan semen dalam adukan beton serta mengetahui variasi perbandingannya. Kandungan prosentase campuran serbuk kaca terhadap sebagian dari berat agregat halus adalah 5%, 10%, 15%,20% dan 25% sedangkan abu terbang sebesar 5% sebagian dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada saat beton sudah mencapai umur 3, 14 dan 28 hari dari tanggal pengecoran dengan menggunakan benda uji selinder ukuran 15x30 cm sebanyak 54 sample. Dimana masing-masing kandungan prosentase campuran dibuat 9 sampel dan setiap umur beton dibuat 3 sampel. Rancangan proporsi campuran beton dengan metode SNI-03-2834-2000 tercapai, karena kuat tekan rata-rata beton normal yang didapat dari hasil kajian laboratorium pada target umur 28 hari mencapai hasil yang direncanakan yaitu sebesar Fc’ 25,57 MPa dan mengalami peningkatan kekuatan sebesar 2,28% terhadap kuat tekan beton rencana yaitu Fc’ 25,00 MPa.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan bahwa pada penambahan campuran volume fraksi serbuk kaca dan abu terbang sebesar (Fc’- SK 25% + AT 5%) pada umur 3, 14 dan 28 hari nilai kekuatan hancur tekannya lebih tinggi dibandingkan dengan atau tanpa penambahan campuran volume fraksi serbuk kaca dan abu terbang sebesar (Fc’- SK 5%, 10%, 15%, 20% + AT 5%). Dari hasil penelitian analisa pengaruh serbuk kaca dan abu terbang sebagai bahan pengganti alternatifterhadap kuat tekan beton diperoleh komposisi campuran yang optimal yaitu (Fc’- SK 15% + AT 5%) karena pada umur 28 hari nilai kuat tekan beton rata-ratanya sebesar 26,99 MPa dengan pencapaian peningkatan kekuatan beton normal sebesar 5,55%.Kata kunci : Kuat Tekan, Subtitusi, Fly Ash, Serbuk Kaca.
Pelatihan Penulisan dan Publikasi Artikel Ilmiah Di Jurnal Nasional Terakreditasi dan Internasional Bereputasi bagi Dosen Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang Aprianti, Nabila; Fauziyah; Wijayanti, Ratih; Safitri, Ayu; Kurniawan, Ian; Sefentry, Aan; Masriatini, Rully; Fatimura, Muhrinsyah; Amiwarti; Nurdiana, Nita
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Kemas Journal - Juli - Desember
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v1i2.13495

Abstract

Pelatihan penulisan dan publikasi artikel ilmiah sebagai bentuk pengabdian untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan dosen Fakultas Teknik (FT) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) telah berhasil dilaksanakan. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah langsung, pendampingan dan bedah manuskrip perwakilan dari masing-masing program studi di FT UPGRIP. Dari hasil pelatihan, pertambahan pemahaman mengenai penyusunan manuskrip, proses submit hingga cara merespon reviewer telah dirasakan oleh peserta. Tercapainya tujuan pelatihan diamati dari pre dan post-test pada peserta. Rata-rata peserta telah memahami proses penulisan dan publikasi artikel ilmiah adalah 50-75%. Pelaksanaan pelatihan berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas pelatihan.