Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Pengaruh Penambahan Serbuk Biji Karet Terhadap Kuat Geser Tanah Merah Aliyan Saputra Jaya; Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan Rustam
Jurnal Deformasi Vol 6, No 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5209

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan bagian dari kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan-bahan organik. Tanah merah daerah Pakjo termasuk ke dalam jenis tanah lempung lunak dengan kuat geser yang rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kuat geser tanah merah yang terjadi apabila ditambahkan serbuk biji karet ke tanah merah dengan persentase 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan pengujian pemadatan tanah dan pengujian kuat geser (direct shear). Dari hasil pengujian didapat bahwa tanah merah didaerah Pakjo Kota Palembang memiliki nilai kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs)  2,67, batas cair (LL)  63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%. Dan berdasarkan sistem klasifikasi USCS termasuk kedalam klasifikasi tanah lempung (CH), sedangkan berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Dengan pengujian pemadatan tanah standar (PTS) didapat kadar air optimum 24% dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Dari pengujian direct shear disimpulkan bahwa tanah merah dicampur dengan serbuk biji karet sebesar 15% dapat meningkatkan kuat geser tanah merah dengan  kuat geser (t) sebesar 65,70 kPa, nilai  kohesi (c) 49,00 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 38,01o
EVALUASI KEKUATAN PERKERASAN SISI UDARA (RUNWAY, TAXIWAY DAN APPRON) BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II PALEMBANG DENGAN METODE PERBANDINGAN ACN-PCN Amiwarti Amiwarti; Herri Purwanto; Asep Sulaiman
Jurnal Deformasi Vol 5, No 1 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i1.4232

Abstract

Pengembangan sisi udara bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang kini memiliki panjang runway 3.000 x 45 m. Fasilitas sisi udara merupakan fasilitas pergerakan pesawat. Fasilitas ini harus memenuhi kekuatan struktur untuk melayani pergerakan-pergerakan pesawat yang beroperasi sesuai dengan perencanaan.  Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah untuk mengevaluasi apakah perkerasan sisi udara di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ini  sudah memenuhi batas PCN yang dipersyaratkan atau belum. Analisa dilakukan dengan cara mengevaluasi kekuatan perkerasan sis iudara (runway,taxiway, dan Apron) eksisting menggunakan metode perbandingan ACN-PCN yang didapat dari pabrik pembuat pesawat, perhitungan manual dan Softwere COMFAA 3.0 Data yang digunakan adalah data pergerakan pesawat termasuk jumlah pergerakan pertahun dan tipe pesawat. Data kekuatan perkerasan sisi udara diperlukan untuk proses analisa. Hasil dari evaluasi menunjukan bahwa pada saat kondisi eksisting sisi udara yang berupa runway, taxiway, dan apron masih mampu melayani permintaan penerbangan dengan jenis pesawat Boeing 747-400ER yang memiliki nilai PCN 42 F/C/X/T untuk  Apron dan PCN 43 F/C/X/T untuk Runway/Taxiway. Besar Nilai ACN Pesawat  B747-400ER ini tidak mempengaruhi kekuatan structural karena frekuensipergerakanhanya 421 pergerakan per tahun, mengingat frekuensi penerbangan masih dibawah 10.000 pergerakan
Pemanfaatan Pelepah Pisang Geda Desa Jejawi Sebagai Bahan Tambah Alternatif Kuat Tekan Beton Herri Purwanto; Adiguna; Amiwarti
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v8i1.8613

Abstract

In its development, concrete technology has innovated a lot in the use of its materials, such as the utilization of unused material waste. Jejawi is a village area located in OKI Regency and one of the livelihoods of its residents is gardening with the produce of Geda bananas, where after harvesting the banana stems are no longer used and become waste. This study aims to determine the effect of the utilization of Geda banana midrib ash in Jejawi Village as an added material on the quality of concrete. With experimental methods carried out in the laboratory, mixing the concrete material using the SNI quality standard K.225 and then adding variations of Geda Desa Jejawi banana ash which has been burned with an average temperature of 316oC by 2%, 2.5%, and 5%. From the test results, the compressive strength of normal concrete is 225.54 kg/cm2, the compressive strength of the banana ash variation of 2% concrete is 234.76 kg/cm2, the compressive strength of the banana ash variation of 2.5% concrete is 217.19 kg/cm2, and the compressive strength of the 5% banana ash variation of concrete is 203.64 kg/cm2. From the test results, there was an increase in compressive strength in the variation of the addition of 2% banana ash from normal concrete, but it decreased in the 2.5% banana ash variation and decreased again at 5%. So it was concluded that the addition of Geda banana stem ash in Jejawi Village could be used as an additional material for the K 225 concrete mixture at the addition of 2% banana ash
SOSIALISASI LUBANG RESAPAN BIOPORI DI MAN 1 OGAN ILIR INDRALAYA Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Reffanda Kurniawan
Jurnal PkM Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): Jurnal PkM : Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v4i1.5639

Abstract

AbstrakKegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) yang dilakukan oleh dosen Prodi Teknik Sipil Universitas PGRI Palembang di MAN 1 Ogan Ilir Indralaya ini bertujuan agar siswa dan guru dapat mengenal dan menambah pengetahuan tentang lubang resapan biopori (LRB) dan manfaatnya bagi lingkungan sekolah. Dimana di areal MAN 1 Ogan Ilir sering tergenang air saat hujan turun.  Metode yang dilakukan adalah dengan memberi penyuluhan dan praktek langsung di halaman sekolah.  Peserta yang hadir yaitu guru dan siswa MAN 1 Ogan Ilir sangat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan, sehingga akhirnya mereka mempraktekkan sendiri cara membuat LRB. Dan juga dijelaskan manfaat lain dari LRB adalah dapat membuat pupuk kompos organik, dengan cara memasukkan sampah daun yang ada di lingkungan sekolah ke dalam LRB. Dan dalam waktu 2 bulan pupuk kompos sudah dapat dipanen. Sehingga pemanfaatan Lubang Resapan Biopori (LRB) di MAN 1 Ogan Ilir sangat cocokAbstractCommunity Service Activities (PPM) carried out by lecturers of the Civil Engineering Study Program, PGRI Palembang University at MAN 1 Ogan Ilir Indralaya aims so that students and teachers can get to know and increase knowledge about biopore infiltration holes (LRB) and its benefits for the school environment. Where in the area of MAN 1 Ogan Ilir is often flooded when it rains. The method used is to provide counseling and practice directly in the school yard. The participants who attended were students and teachers of MAN 1 Ogan Ilir were very enthusiastic about the activities being carried out, so that they finally practiced how to make LRBs themselves. And also explained the other benefits of LRB is that it can make  organic compost, by inserting leaf litter from the school environment into the LRB. And within 2 months the compost can be harvested. So that the use of Biopore Infiltration Holes (LRB) at MAN 1 Ogan Ilir is very suitable
PENYULUHAN PENANGGULANGAN GENANGAN AIR DENGAN TEKNIK BIOPORI DI SMA NEGERI 1 LUBAI MUARA ENIM Amiwarti; Adiguna; Herri Purwanto; M Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Reffanda Kurniawan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2: Juli 2022
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i2.2617

Abstract

Kegiatan PPM bertujuan agar siswa dan guru SMA Negeri 1 Lubai Kabupaten Muara Enim dapat mengetahui cara mengatasi apabila terjadi genangan air di sekolah dan di sekitar lingkungan masyarakat, dengan menggunakan teknik biopori. Pada kegiatan PPM ini juga diberikan edukasi bagaimana cara memanfaatkan limbah organik rumah tangga sebagai pupuk kompos. Selain penyuluhan, dilakukan juga praktek langsung cara pembuatan lubang biopori. Kegiatan ini diikuti oleh 28 perserta yang terdiri dari guru dan siswa. Dan dari hasil evaluasi kuesioner pendapat peserta kegiatan, 43,6% menyatakan sangat setuju diadakan penyuluhan, 55,7% setuju dan 0,7% tidak setuju (0,7% tidak setuju dengan waktu penyuluhan yang singkat). Sedangkan untuk materi penyuluhan yang disampaikan, peserta menyatakan sangat baik sebesar 59,57% dan 40,5% baik. Dari kegiatan ini disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan PPM di SMA Negeri 1 Lubai Muara Enim mengenai cara untuk menanggulangi genangan air dengan teknik biopori sudah dapat dipahami dan dimengerti oleh guru dan siswa.
WORKSHOP AUTOCAD 2D DI SMK NEGERI 1 SUAK TAPEH KABUPATEN BANYUASIN Herri Purwanto; Adiguna Adiguna; Amiwarti Amiwarti; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Muhammad Firdaus
JURNAL CEMERLANG : Pengabdian pada Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v3i2.1126

Abstract

Community Service Activities (PPM) carried out by lecturers of the Civil Engineering Study Program, PGRI Palembang University at SMK Negeri 1 Suak Tapeh, Banyuasin Regency, aims so that students and teachers can get to know and increase knowledge about the basics of drawing a construction design using the 2D autoCAD application, basic by drawing simple shapes such as trapezoid, circle and simple house, and being able to operate and apply the AutoCAD 2D application program in teaching and learning activities in schools. The method or method applied is to provide theoretical explanations orally and practice directly in the school computer laboratory. The number of participants who attended was 30 students, most of whom did not know autoCAD. After participating in and practicing directly, of the 30 students who took part in this workshop based on the results of monitoring on the student's computer screen, it was seen that almost 90% of students could follow well and could draw according to the instructor's direction. There are 7% of students who have not been able to follow optimally with the condition that the pictures made are not in accordance with the provisions and there are 3% of students who cannot follow due to problems on the computer used
Penyuluhan Pemanfaatan Biopori Sebagai Alternatif Mengatasi Genangan Air dan Penghasil Pupuk Kompos Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Reffanda Kurniawan Rustam
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2022): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v6i2.3392

Abstract

Kegiatan ini bertujuan agar siswa dan guru SMA Negeri 1 Rantau Panjang Kabupaten Ogan Ilir dapat memahami fungsi lubang resapan biopori dalam mengatasi genangan air dan sebagai penghasil kompos. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu penyuluhan dan edukasi mengenai pemanfaatan biopori dalam mengatasi genangan air dan penghasil kompos, serta praktik langsung cara pembuatan lubang biopori. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta yang terdiri dari guru dan siswa SMA Negeri 1 Rantau Panjang. Respons peserta  penyuluhan sangat antusias, hasil kuesioner menunjukkan bahwa peserta sangat setuju diadakan penyuluhan sebanyak 71.25% dan 28.75% setuju. Terhadap materi penyuluhan yang disampaikan, peserta penyuluhan menyatakan 79.17% sangat baik, 14.93% baik dan hanya 5.90% cukup. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, siswa dan guru SMA Negeri 1 Rantau Panjang dapat menerapkannya di lingkungan tempat tinggal, sehingga pupuk kompos tersebut dapat menjadi nilai tambah bagi sekolah dan masyarakat sekitar.
Pengaruh Penambahan Abu Serabut Kelapa Desa Jejawi sebagai Filler Pengganti Pada Campuran Aspal AC WC Amiwarti; Agus Setiobudi; Reva Elfendi
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 7 No. 1 (2023): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v7i1.8798

Abstract

Serabut Kelapa adalah bagian terbesar dari buah Kelapa, hingga 35% bobot buah kelapa berasal dari sabut kelapa. Penelitian ini untuk mengetahui nilai karakteristik Marshall Test pada pemakaian abu serabut kelapa yang didapatkan dari limbah serabut kelapa di Desa Jejawi Kecamatan Jejawi sebagai filler pengganti pada campuran aspal AC WC. Tujuan khusus pada penelitian yaitu untuk mengetahui seberapa besar pengaruh abu serabut kelapa sebagai  filler pengganti pada campuran aspal AC WC dengan variasi 0 %, 1 %, 2 %, 3 %. Pelaksanaan penelitian seperti pembuatan benda uji, perawatan dan pengujian benda uji dilakukan pada laboratorium AMP PT. HKA. Aspal Beton UP (Unit Produksi) Musi 2 Palembang. Penelitian yang akan diuji pada campuran Asphalt Concrete Wearing Course, adalah Marshall Test dengan variasi abu serabut kelapa sebagai pengganti filler. Dari hasil penelitian ini limbah abu serabut kelapa dengan variasi 3% abu serabut kelapa yang masuk dalam nilai Spesifikasi Teknis Jalan Bebas Hambatan dan Jalan Tol Maret 2017.
Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan; Taufik Muda
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 8 No 1 (2023): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v8i1.964

Abstract

Ampas tebu seringkali digunakan untuk bahan campuran sebagai pupuk tanaman, tapi pemakaiannya jauh kurang jika dibandingkan terhadap hasil dari limbahnya, adapun abu ampas tebu yang berasal dari daerah Palem Raya, Ogan ilir merupakan limbah dari ampas tebu dengan jenis varietas tebu yang telah melewati proses pembakaran dan mengandung silika. Tujuan dari penelitian abu ampas tebu adalah untuk tambahan sebagai bahan pengganti semen dengan beberapa presentase yaitu 0%, 3%, 5% dan 7%, agar bisa mengetahui pengaruh abu ampas tebu terhadap kuat tekan beton K-250. Benda uji berupa kubus beton dengan panjang 15 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm, pengujian dilakukan pada saat beton berumur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slump beton normal adalah 9 dan slump beton campuran adalah 11. Pada hasil uji kuat tekan beton campuran abu ampas tebu mengalami penurunan dibandingkan dengan kuat tekan beton normal nilai beton normal yaitu 252,37 Kg/cm2, beton campuran abu ampas tebu 3% = 234,91 Kg/cm2, beton campuran abu ampas tebu 5% = 157,53 Kg/cm2, beton campuran abu ampas tebu 7% = 156,69 Kg/cm2. Dari hasil penelitian menggunakan abu ampas tebu sebagai bahan tambahan ternyata masih kurang optimal.
SOSIALISASI PEMANFAATAN METODE SPL (SARINGAN PASIR LAMBAT) SISTEM DOWN FLOW DALAM PENJERNIHAN AIR SUNGAI Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Syahril Alzahri; Agus Setiobudi; Reffanda Kurniawan; Fathoni Usman
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2: Juli 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v3i2.5705

Abstract

Air merupakan sumber kehidupan yang sangat penting bagi semua makhluk hidup. Tanpa air tidak akan ada kehidupan. Warga Desa Air Itam Kecamatan Jejawi Kabupaten OKI, memanfaatkan air sungai yang keruh sebagai kebutuhan sehari-hari. Sehingga perlu dicarikan solusi cara penyaringan air bersih yang sederhana, terjangkau, mudah dibuat dan mudah dalam penggunaannya. Salah satunya dengan menggunakan saringan pasir lambat. Tujuan dari kegiatan PPM ini adalah agar warga Desa Air Itam mengetahui cara penyaringan air air sungai dengan metode SPL (Saringan Pasir Lambat) Sistem Down Flow, sehingga air yang digunakan layak untuk dipakai. Dari hasil evaluasi, antusias pesrta sangat tinggi, dimana dari hasil kuisioner sebanyak 27 peserta, 66,67% sangat setuju dan 33,33% setuju kegiatan PPM ini dilaksanakan. Untuk materi dan praktek penyuluhan yang disampaikan 61,32% menyatakan sangat baik dan 27,57% menyatakan baik. Diharapkan dengan adanya kegiatan PPM ini, dapat memberikan solusi kepada masyarakat dalam mendapatkan air bersih yang memenuhi standar mutu