Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop penerapan K3 pada pembangunan rumah susun lanjutan Provinsi Sumatera Selatan Purwanto, Herri; Amiwarti, Amiwarti; Adiguna, Adiguna; Firdaus, Muhammad; Setiobudi, Agus; Alzahri, Syahril; Kurniawan, Reffanda
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/kemas.v2i1.15559

Abstract

Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) adalah salah satu langkah untuk mencegah kecelakaan kerja di tempat kerja. Dalam praktiknya, prosedur K3, kesehatan, keselamatan kerja, dan perlindungan tenaga kerja adalah tanggung jawab yang harus dipenuhi oleh pengguna jasa dan penyedia jasa sebagai syarat dalam kontrak penyelenggaraan jasa konstruksi. Tujuan kegiatan ini adalah agar pelaksana kegiatan dan pekerja pembangunan rumah susun lanjutan  Provinsi Sumatera Selatan dapat mengetahui betapa pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada pembangunan suatu konstruksi sehingga dapat mengurangi kecelakaan kerja dan terwujud Zero Accident. Metode yang digunakan yaitu penyuluhan tentang K3 dan bahaya serta resikonya yang berdampak, baik kepada diri sendiri atau kepada keluarga. Dari hasil evaluasi respon peserta pada workshop ini sangat antusias. Hal ini terlihat dari hasil kuesioner peserta sebanyak 18 orang dengan 55,6 % menyatakan  sangat setuju diadakan workshop tersebut dan 44,4% setuju. Sedangkan untuk materi yang disampaikan peserta menyatakan 67,4%  sangat baik, 31,9% baik dan hanya 0,7% cukup. Dari tanya jawab dan diskusi mengenai masalah K3 yang ada, diwacanakan perlunya pemberian reward and punishment, serta tindakan tegas terhadap pelanggar penerapan K3. Sehingga diharapkan hal ini dapat menumbuhkan rasa disiplin pekerja terhadap pentingnya penggunaan alat pelindung diri dan penerapan K3 pada pekerjaan.
Sosialisasi Penggunaan Alat Bending Portabel Untuk Besi Begel Purwanto, Herri; Amiwarti, Amiwarti; Adiguna, Adiguna; Alzahri, Syahril; Firdaus, M.; Setiobudi, Agus; Kurniawan, Reffanda
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v5i2.7788

Abstract

Dalam konstruksi bangunan, begel merupakan komponen penting dalam struktur beton bertulang yang berfungsi menahan gaya geser. Pembuatan begel secara manual menggunakan metode tradisional dinilai kurang efisien dan sebagai solusi, alat tekuk besi portable hadir untuk meningkatkan efisiensi, dan produktivitas pekerjaan pembesian, terutama pada pembangunan rumah sederhana. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memperkenalkan teknologi alat tekuk besi portable kepada siswa dan guru SMA Negeri 2 Keluang, Kabupaten Musi Banyuasin. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi dan penyuluhan, praktik penggunaan alat, serta evaluasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 76,2% peserta merasa tujuan kegiatan telah tercapai dan materi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan mereka. Sebanyak 98% peserta menyatakan kegiatan ini diterima dengan baik dan memberikan dampak positif dalam memahami teknik praktis pembuatan begel. Mayoritas peserta juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan di masa depan untuk mendukung transfer teknologi yang bermanfaat. Dengan adanya alat tekuk besi portable, proses pembuatan begel menjadi lebih cepat, dan praktis, sehingga diharapkan dapat diterapkan secara luas untuk mendukung efisiensi pekerjaan konstruksi sederhana di masyarakat.   In building construction, stirrups are crucial components in reinforced concrete structures that resist shear forces. Traditional manual methods of making stirrups are considered inefficient, prompting the introduction of portable steel benders as a solution to enhance efficiency and productivity in reinforcement work, particularly for simple house construction. This Community Service Program (PKM) aims to introduce portable steel bending technology to students and teachers of SMA Negeri 2 Keluang, Musi Banyuasin Regency, selected for their strategic role in disseminating this innovation. Students can quickly grasp the new technology and share it with their communities, while teachers reinforce this knowledge by integrating it into lessons and facilitating training.  The location was chosen due to Keluang Village's growing construction sector alongside its oil-based economic development. The program was implemented in stages: preparation, socialization, hands-on training, and evaluation. Evaluation results showed 76.2% of participants felt the objectives were achieved, with the material meeting their needs—equipping students to share knowledge and empowering teachers as educators. Additionally, 98% of participants responded positively, noting improved understanding of practical stirrup-making techniques. Most participants also expressed hope for similar future initiatives to support beneficial technology transfer.  With portable steel benders, stirrup production becomes faster and more practical, enabling widespread adoption to improve efficiency in simple construction projects.
PENGARUH PENAMBAHAN CAMPURAN SERBUK KAYU KULIM TERHADAP KUAT TEKAN BETON K-225 Amiwarti, Amiwarti; setiobudi, agus; Firdaus, Muhammad
TEKNIKA: Jurnal Teknik Vol 10 No 2 (2023)
Publisher : Universitas IBA Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/teknika.v10i2.277

Abstract

ABSTRAK Penambahan serbuk kayu kulim diharapkan memberikan tambahan kekuatan daya ikat antar partikel, serta menghambat difusi air dalam material akibat sifat hidrofobnya dengan demikian dapat menghasilkan beton yang kuat, tidak tembus air, dan dapat sebagai bahan konstruksi. Penelitian serbuk kayu kulim dilakukan sebagai penambahan bahan pengganti semen dengan variasi persentase 0%, 1,5%, 2% dan 2,5% dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh serbuk kayu kulim terhadap kuat tekan beton K-225. Benda uji yang digunakan yaitu kubus beton dengan ukuran panjang 15 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm, pengujian dilakukan pada saat umur beton 7 hari dan 28 hari. Hasil penelitian bahwa hasil uji kuat tekan beton campuran serbuk kayu kulim pada umur 7 hari mengalami penurunan dari setiap variasi pada variasi 1,5% dengan kekuatan 154,091 kg/cm2 dari kekuatan beton normal 157,87 kg/cm2, pada variasi 2% dengan kekuatan 149,56 kg/cm² dari kekuatan beton 157,87 dan 2,5% dengan kekuatan 139,74 kg/cm² dari kekuatan beton 157,87 kg/cm². Sedangkan pada umur 28 mengalami peningkatan pada variasi 1,5% dengan kekuatan 258,33 kg/cm2 dari kekuatan beton normal 242,87 kg/cm2, pada variasi 2% terjadi penurunan dengan kekuatan 209,23 kg/cm² dari kekuatan beton 242,87 dan 2,5% terjadi penurunan dengan kekuatan 230,38 kg/cm² dari kekuatan beton 242,87 kg/cm². Kata kunci : Serbuk Kayu Kulim, Beton K-225, Kuat Tekan Beton.
Analisis Kemacetan Lalu Lintas KM 18-KM 20 Kabupaten Banyuasin (Palembang-Jambi) dengan Penerapan Manajemen Sistem Transportasi Amiwarti Amiwarti; Syahril Alzahri; Bayu Irawan
REKAYASA: Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 28 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rekrjits.v28i1.103

Abstract

Ruas jalan yang berlokasi di KM 18 Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terdapat simpang tiga yang dalam keadaan jalan rusak. Banyaknya truk dengan angkutan batu bara menyebabkan kemacetan dan antrian panjang kendaraan lain. Oleh sebab itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik lalu-lintas di lokasi tersebut (kapasitas, derajat kejenuhan) dan strategi manajemen lalu lintas. Metode yang digunakan adalah melakukan survey volume lalu-lintas, menghitung kapasitas jalan dan menganalisi strategi manajemen lalu-lintas. Hasil penelitian menunjukkan arus lalu-lintas maksimum 1147 smp/jam, kapasitas jalan 2195 smp/jam, hambatan samping berkategori ”sedang”, dan derajat kejenuhan 0,53. Ada tiga strategi dalam manajemen lalu lintas yang dapat diterapkan yaitu: pertama, manajemen kapasitas bertujuan untuk menekan kapasitas yang tinggi; kedua, manajemen prioritas bertujuan untuk memprioritaskan jalur kendaraan dan pemisahan tipe kendaraan, dan ketiga, manajemen permintaan bertujuan untuk kelengkapan rambu-rambu lalu lintas.
Media PVC Sebagai Sarana Penyaringan Air Bersih Dengan Sistem Pencucian Balik (Backwash) Herri Purwanto; Amiwarti Amiwarti; Adiguna Adiguna; Muhammad Firdaus; Agus Setiobudi; Syahril Alzahri; Fathoni Usman; Reffanda Kurniawan
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v5i2.1708

Abstract

Air menjadi kebutuhan esensial sebagai sumber kehidupan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat di RW 05 Simpang Penimur Kelurahan Tebing Tanah Putih, Kecamatan Prabumulih Barat Kota Prabumulih,. Meskipun mayoritas penduduk mengandalkan air sumur, pemeliharaan saringan air sumur menjadi tantangan karena dilakukan secara manual. Oleh karena itu, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diusulkan sebagai alternatif efisien dengan menggunakan media pipa PVC dan sistem pencucian balik (backwash). Tujuan kegiatan ini adalah memberikan solusi efisien untuk menyaring air sumur dengan metode baru tersebut. Evaluasi dari 27 partisipan menunjukkan respons positif, dengan 80.74% sangat setuju dengan kegiatan PKM. Penyuluhan dan praktek materi  disampaikan dengan baik, mendapat penilaian sangat baik dari 80% responden. Akhirnya, kegiatan ini bertujuan membantu warga agar lebih efisien dalam penyaringan air sumur melalui adopsi sistem backwash. Harapannya, solusi ini dapat meningkatkan kualitas air yang digunakan masyarakat setempat sambil mengurangi waktu dan upaya yang dibutuhkan dalam proses penyaringan air
Pemanfaatan Pipa PVC Sebagai Media Penyaringan Air Bersih Debri Attila; Anton Bahrul Alam; Olivia Zahrani; Herri Purwanto; Amiwarti
Kemas Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Kemas Journal - Januari - Juni
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/j3aq8369

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat, terutama di daerah yang belum terjangkau layanan PDAM. Kondisi tersebut terjadi di wilayah sekitar SMA Negeri 1 Tanjung Lago, di mana masyarakat masih memanfaatkan air sumur bor dan sumur gali dengan sistem penyaringan sederhana yang proses perawatannya kurang praktis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan sosialisasi dan pelatihan mengenai pemanfaatan pipa PVC sebagai media penyaringan air bersih dengan sistem backwash. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, penyuluhan, praktik pembuatan alat penyaringan air, dan evaluasi. Media penyaring yang digunakan terdiri atas pasir kasar, ijuk, arang, dan koral yang disusun di dalam pipa PVC ukuran 4 inci. Sistem backwash diterapkan untuk mempermudah proses pencucian filter tanpa membongkar media penyaring. Kegiatan diikuti oleh 38 peserta yang terdiri atas guru dan siswa SMA Negeri 1 Tanjung Lago. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 28,9% peserta menyatakan sangat puas, 65,8% puas, dan 5,3% cukup puas terhadap penyampaian materi. Pada aspek pelaksanaan kegiatan, 36,8% peserta menyatakan sangat puas dan 63,2% puas. Selain itu, 55,3% peserta menyatakan kegiatan sangat bermanfaat, 36,8% bermanfaat, dan 7,9% cukup bermanfaat. Sebanyak 84,2% peserta juga menyatakan sangat setuju untuk keberlanjutan kemitraan di masa mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemanfaatan pipa PVC sebagai media penyaringan air dengan sistem backwash mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengolahan air bersih secara sederhana, praktis, dan efisien
Tata Ruang Dan Fungsi Rumah Limas Sebagai Warisan Budaya Sumatera Selatan Amiwarti Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 1 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i1.484

Abstract

Rumah tradisional Sumatera Selatan yang terkenal yaitu Rumah Limas . Sebagai suatu warisan budaya, rumah Limas memiliki karakter yang kuat dan nilai filosofi yang tinggi. Namun banyak rumah limas sudah berumur sangat tua sehingga perlu dipelihara agar tidak rusak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu spesifikasi bentuk dan dimensi rumah Limas sebagai panduan bagi yang ingin membuat rumah Limas baru. Ada tiga objek yang dipilih dengan sistem acak. Rumah Limas terletak dijalan Srijayanegara, dijalan Jendral Sudirman dan dijalan KH. Azhari. Penelitian ini menggunakan pengumpulan data secara deskriptif. Data diharapkan dapat menjawab beberapa pertanyaan tentang dimensi rumah limas. Hasil Penelitian dari ketiga objek dapat menyimpulkan tentang karakteristik dari rumah tradisional Limas, sehingga dapat dibuat suatu spesifikasi tata ruang dan fungsi rumah limas yang berguna untuk pemeliharaan rumah limas sebagai aset budaya yang harus dijaga dan perlu untuk disosialisasikan pada masyarakat Sumatera Selatan khususnya dan seluruh masyarakat Indonesia pada umumnya.
Analisis Sistem Pengembangan Pelabuhan Muatan Cair Sungai Lais Palembang Amiwarti Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v1i2.915

Abstract

Pelabuhan merupakan sarana penting dalam perkembangan suatu wilayah. Pelabuhan Sungai Lais merupakan pelabuhan di kota Palembang yang perlu dikembangkan, karena kondisi sarana yang ada sekarang sangat minim untuk kegunaan secara optimal dalam usaha jasa pelabuhan. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah penelitian ekperimental yang dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang, variabel yang sesungguhnya belum terjadi tetapi sengaja diadakan  dalam bentuk perlakuan coba-coba yang terjadi dalam eksperimenyaitu dengan cara menganalisis berbagai aspek dari kawasan yang dimaksud, menganalisis peluang investasi dengan system Hirarki menggunakan need model yang dibutuhkan dan pohon keputusan untuk dapat menghasilkan suatu kesimpulan akhir dari apa yang telah dianalisis. Dan hasil analisis menunjukkan bahwa pelabuhan Sungai Lais layak untuk dikembangkan dengan melihat potensi yang ada dikawasan tersebut.
Analisis Kuantitas Hari Kerja Perencanaan Drainas Proyek PLTU Kabupaten Muaraenim Amiwarti Amiwarti
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 1 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i1.1199

Abstract

Kemajuan teknologi industri yang pesat merupakan salah satu unsur keberhasilan pembangunan disuatu daerah, tetapi disisi lain limbah industri merupakan masalah lingkungan yang cukup serius jika tidak ditangani dengan tepat. Untuk itu diperlukan drainase yang dapat menampung dan menyalurkan air limbah ke tempat yang tepat. Dalam suatu pekerjaan, penjadwalan pekerjaan merupakan hal sangat diperlukan. metode network analysis yang merupakan pengembangan dari diagram batang (bar chart) dapat digunakan dalam penjadwalan suatu pekerjaan dilakukan evaluasi kuantitas hari kerja perencanaan drainase ini agar pembuatan drainase ini dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Analisa Saluran Drainase Jalan H. Abdul Rozak Palembang Amiwarti Amiwarti; Tri Aliyansyah
Jurnal Deformasi Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v2i2.1958

Abstract

Drainase adalah salah satu unsur dari prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat kota dalam rangka menuju kehidupan kota yang aman, nyaman, bersih, dan sehat, dengan adanya saluran drainase ini adalah untuk mengeringkan daerah genangan air sehingga tidak ada akumulasi air tanah, menurunkan permukaan air tanah pada tingkat yang ideal, mengendalikan erosi tanah, kerusakan jalan dan bangunan yang ada, mengendalikan air hujan yang berlebihan sehingga tidak terjadi bencana banjir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu metode yang dilakukan dengan cara pengumpulan data-data primer maupun sekunder yang akan dikelompokan sesuai jenis-jenis data nya kemudian dilakukan analisa data sesuai dengan kebutuhan. Data yang digunakan dalam perhitungan debit banjir ini adalah peta situasi beserta topograpinya untuk menentukan arah aliran, data curah hujan diambil BMKG dalam 13 tahun terakhir. Selanjutnya dilakukan analisa dengan menggunakan metode Gumbell, Log Normal dan Log Person III untuk mencari nilai extrim curah hujan 3 harian maksimum, setelah itu itensitas curah hujan dapat dihitung dengan menggunakan rumus Ir. Van Breen, debit banjir rencana dengan rumus rasional, dan mencari dimensi dengan rumus Manning. Dari hasil analisa yang didapatkan untuk penanggulangan banjir yang terjadi saat ini perlu dilakukan nya pelebaran dan penambahan gorong-gorong pada ruas jalan tersebut agar dapat mengalirkan debit air yang ada menuju ke saluran primer