Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Manajemen Proyek Pada Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang Amiwarti Amiwarti; Juni Serlika
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 1 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i1.1964

Abstract

Proyek konstruksi bisa di lakukan berhasil jika proses pelaksanaannya bisa selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan. Untuk itu di butuhkan sumber daya yang berkualitas, peningkatan mutu yang baik. Proyek yang baik harus di dukung dengan suatu pengendalian proyek yang baik, karena yang terjadi di lapangan belum tentu sesuai dengan apa yang telah di rencanakan. Penjadwalan proyek dengan penjadwalan waktu (time schedule) serta kurva S, dan NWP (Net Work Planning)untuk merencanakan jadwal suatu proyek dengan program Microsoft Project yang pertama harus dilakukan adalah memasukkan data-data seperti jenis kegiatan, durasi, sumber daya dan lain-lain. Dari perencanaan jadwal pada Proyek Pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Universitas PGRI Palembang dengan menggunakan Microsoft Project pada pekerjaan struktur dapat di percepat 118 hari kerja.
Analisis Perencanaan Bronjong Sungai Desa Muara Baru Ogan Komering Ilir Amiwarti Amiwarti; Eko Nopriansyah P
Jurnal Deformasi Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v3i2.2323

Abstract

Gerusan air pada dinding-dinding sungai akan menyebabkan terjadinya kelongsoran pada dinding sungai terlebih jika dinding sungai lumayan tinggi dan sudut lereng terlalu curam. Longsoran tersebut harus segera ditanggulangi secepatnya agar tanah di pinggiran sungai tidak hilang percuma. Stabilitas lereng dan perencanaan pembangunan bronjong sebagai salah satu solusi dari permasalahan ini. Angka keamanan terhadap kohesi, sudut geser, dan sudut lereng sebagai tolok ukur stabilitas lereng. Dengan menggunakan metode Fellenius didapat Angka keamanan yang kesemuanya dibawah 1,2 dan dinyatakan tidak aman. Maka solusinya adalah dengan melandaikan lereng yang awalnya 70º menjadi 39º, serta ketinggian lereng yang sebelumnya 5,38 meter menjadi 2,4 meter. Hingga Fs terhadap  kohesi, sudut geser, dan sudut lereng mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Fs terhadap kohesi dan sudut geser yang awalnya hanya  sebesar 0,78 dapat menjadi 1,21 dan dinyatakan aman. Begitu juga angka Fs terhadap sudut lereng yang awalnya sebesar 0,318 dapat menjadi 1,2 dan dinyatakan aman. Hingga dengan kata lain bronjong layak dibangun dengan tinggi 2,4 meter dan sudut 39º. Adapun volume keseluruhan bronjong yang direncanakan dalam studi ini adalah 6250 m3
ANALISA PENGARUH SERBUK KACA DAN ABU TERBANG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI ALTERNATIF TERHADAP KUAT TEKAN BETON Amiwarti Amiwarti; Mahipal Mahipal
Jurnal Deformasi Vol. 4 No. 1 (2019): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v4i1.2969

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai kuat tekan beton pada masing-masing kandungan prosentase campuran serbuk kaca dan abu terbang sebagai pengganti terhadap sebagian dari berat agregat halus dan semen dalam adukan beton serta mengetahui variasi perbandingannya. Kandungan prosentase campuran serbuk kaca terhadap sebagian dari berat agregat halus adalah 5%, 10%, 15%,20% dan 25% sedangkan abu terbang sebesar 5% sebagian dari berat semen. Pengujian kuat tekan dilakukan pada saat beton sudah mencapai umur 3, 14 dan 28 hari dari tanggal pengecoran dengan menggunakan benda uji selinder ukuran 15x30 cm sebanyak 54 sample. Dimana masing-masing kandungan prosentase campuran dibuat 9 sampel dan setiap umur beton dibuat 3 sampel. Rancangan proporsi campuran beton dengan metode SNI-03-2834-2000 tercapai, karena kuat tekan rata-rata beton normal yang didapat dari hasil kajian laboratorium pada target umur 28 hari mencapai hasil yang direncanakan yaitu sebesar Fc’ 25,57 MPa dan mengalami peningkatan kekuatan sebesar 2,28% terhadap kuat tekan beton rencana yaitu Fc’ 25,00 MPa.Dari hasil pengujian yang telah dilakukan bahwa pada penambahan campuran volume fraksi serbuk kaca dan abu terbang sebesar (Fc’- SK 25% + AT 5%) pada umur 3, 14 dan 28 hari nilai kekuatan hancur tekannya lebih tinggi dibandingkan dengan atau tanpa penambahan campuran volume fraksi serbuk kaca dan abu terbang sebesar (Fc’- SK 5%, 10%, 15%, 20% + AT 5%). Dari hasil penelitian analisa pengaruh serbuk kaca dan abu terbang sebagai bahan pengganti alternatifterhadap kuat tekan beton diperoleh komposisi campuran yang optimal yaitu (Fc’- SK 15% + AT 5%) karena pada umur 28 hari nilai kuat tekan beton rata-ratanya sebesar 26,99 MPa dengan pencapaian peningkatan kekuatan beton normal sebesar 5,55%.Kata kunci : Kuat Tekan, Subtitusi, Fly Ash, Serbuk Kaca.
EVALUASI KEKUATAN PERKERASAN SISI UDARA (RUNWAY, TAXIWAY DAN APPRON) BANDARA SULTAN MAHMUD BADARUDDIN II PALEMBANG DENGAN METODE PERBANDINGAN ACN-PCN Amiwarti Amiwarti; Herri Purwanto; Asep Sulaiman
Jurnal Deformasi Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i1.4232

Abstract

Pengembangan sisi udara bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang kini memiliki panjang runway 3.000 x 45 m. Fasilitas sisi udara merupakan fasilitas pergerakan pesawat. Fasilitas ini harus memenuhi kekuatan struktur untuk melayani pergerakan-pergerakan pesawat yang beroperasi sesuai dengan perencanaan.  Tujuan dari penyusunan tugas akhir ini adalah untuk mengevaluasi apakah perkerasan sisi udara di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ini  sudah memenuhi batas PCN yang dipersyaratkan atau belum. Analisa dilakukan dengan cara mengevaluasi kekuatan perkerasan sis iudara (runway,taxiway, dan Apron) eksisting menggunakan metode perbandingan ACN-PCN yang didapat dari pabrik pembuat pesawat, perhitungan manual dan Softwere COMFAA 3.0 Data yang digunakan adalah data pergerakan pesawat termasuk jumlah pergerakan pertahun dan tipe pesawat. Data kekuatan perkerasan sisi udara diperlukan untuk proses analisa. Hasil dari evaluasi menunjukan bahwa pada saat kondisi eksisting sisi udara yang berupa runway, taxiway, dan apron masih mampu melayani permintaan penerbangan dengan jenis pesawat Boeing 747-400ER yang memiliki nilai PCN 42 F/C/X/T untuk  Apron dan PCN 43 F/C/X/T untuk Runway/Taxiway. Besar Nilai ACN Pesawat  B747-400ER ini tidak mempengaruhi kekuatan structural karena frekuensipergerakanhanya 421 pergerakan per tahun, mengingat frekuensi penerbangan masih dibawah 10.000 pergerakan
ANALISIS PENAMBAHAN LIMBAH LAS KARBIT SEBAGAI FILLER CAMPURAN ASPAL AC WC Muhammad Iqbal; Amiwarti Amiwarti; Agus Setiobudi
Jurnal Deformasi Vol. 5 No. 1 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i1.4234

Abstract

Pengaruh terhadap penambahan limbah las karbit sebagai filler. Penelitian ini betujuan untuk mengetahui hasil dari pengujian pengaruh limbah las karbit sebagai filler pada lapisan aspal AC WC dengan menggunakan uji karakteristik Marshall Test.Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang mana datanya diambil data dan hasil dari pengujiannya dari laboraturium AMP PT. Hakaaston palembang. Hasil penelitian dari  pengaruh kuat tekan Marshall Test dengan penambahan limbah las karbit sebagai filler pada campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC) dengan variasi 1% 2% 3% mengalami kenaikan serta mengalami penurunan terhadap pengujian Marshall Test. Dan pada penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa untuk penambahan limbah las karbit sebagai filler pada campuran asphalt concrete wearing course (AC-WC) dengan variasi 1% 2% 3% untuk nilai karakteristik tidak bisa digunakan dalam pengganti filler abu batu
ANALISIS PENAMBAHAN LIMBAH BAKARAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER CAMPURAN ASPAL AC WC Agus Setiobudi; Amiwarti Amiwarti; Doni Tamara
Jurnal Deformasi Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v5i2.5022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui campuran aspal AC WC pada nilai-nilai karakteristik propertis Marshall test. Penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan  data dimabil di laboratorium AMP PT. Hka Aspal Beton UP Palembang. Hasil penelitian dengan penambahan abu ampas tebu dengan variasi 1%, 2% dan 3% dengan hasil yang mendekati spesifikasi di variasi 1%, dimana hasil pengujiannya yaitu  Nilai Stabilitas Marshall sebesar 1169,0 kg. Nilai Vim sebesar 4,54%. Nilai VMA (Void In Marshall Anggregat) sebesar 16,92%. Nilai VFB (Void Filled Bitumen) sebesar 73,14%.  Nilai flow (kelelahan) sebesar 3,70 mm. dan Nilai Marshall Quotient sebesar 324,69 kg/mm. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan penambahan filler abu ampas tebu sebesar 1%, 2% dan 3% menghasilkan aspal AC WC  yang belum sesuai spesifikasi Umum 2010 Revisi 3 Dinas PU Bina Marga
Pengaruh Penambahan Serbuk Biji Karet Terhadap Kuat Geser Tanah Merah Aliyan Saputra Jaya; Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan Rustam
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 1 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i1.5209

Abstract

ABSTRAK Tanah merupakan bagian dari kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan-bahan organik. Tanah merah daerah Pakjo termasuk ke dalam jenis tanah lempung lunak dengan kuat geser yang rendah. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kuat geser tanah merah yang terjadi apabila ditambahkan serbuk biji karet ke tanah merah dengan persentase 5%, 10%, 15%, 20%, 25%. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan menggunakan pengujian pemadatan tanah dan pengujian kuat geser (direct shear). Dari hasil pengujian didapat bahwa tanah merah didaerah Pakjo Kota Palembang memiliki nilai kadar air (w) sebesar 27,70%, berat jenis tanah (Gs)  2,67, batas cair (LL)  63,35%, batas plastis (PL) 25,13%, dan indeks plastisitas (IP) 38,22%. Dan berdasarkan sistem klasifikasi USCS termasuk kedalam klasifikasi tanah lempung (CH), sedangkan berdasarkan sistem klasifikasi AASHTO adalah A-7-6 (clavey soils). Dengan pengujian pemadatan tanah standar (PTS) didapat kadar air optimum 24% dan berat isi kering optimum 1,634 gr/cm3. Dari pengujian direct shear disimpulkan bahwa tanah merah dicampur dengan serbuk biji karet sebesar 15% dapat meningkatkan kuat geser tanah merah dengan  kuat geser (t) sebesar 65,70 kPa, nilai  kohesi (c) 49,00 kPa dan nilai sudut geser dalam (f) 38,01o
Desain Sistem Database Areal Tempat Pemakaman Umum Taman Riang Indralaya Kabupaten Ogan Ilir Dengan Sistem Blok Sri Rizki Agustin Dwi Putri; Adiguna Adiguna; Amiwarti Amiwarti; Syahril Alzahri
Jurnal Deformasi Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v6i2.6718

Abstract

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Riang adalah salah satu tempat pemakaman umum yang ada di Kabupaten Ogan Ilir. Peningkatan jumlah populasi penduduk dengan semakin banyak pembukaan lahan permukiman baru namun tidak diiringi dengan penyediaan lahan pemakaman, akan menyebabkan terjadinya penumpukan pada tempat pemakaman umum. Demikian juga  yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir, di mana untuk mengatasi hal tersebut, maka harus diterapkan sistem blok pada pemakaman agar dapat menampung lebih banyak makam dan mempermudah proses pecarian letak makam dan data identitas, sehingga makam dapat terdata dengan baik. Sebagai salah satu ruang terbuka hijau di Kabupaten Ogan Ilir, TPU  Taman Riang juga harus disesuaikan peruntukannya menurut peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2007 sehingga dapat berfungsi lebih maksimal. Dari hasil penelitian di lapangan, TPU Taman Riang memiliki 1.586 makam, dibagi menjadi 17 blok dan sudah cukup memenuhi fungsi sosial dan fisik sebagai ruang terbuka hijau. Tetapi menurut peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2007 belum memenuhi fungsi estetika untuk dijadikan sebagai ruang terbuka hijau
Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 Herri Purwanto; Agus Setiobudi; Amiwarti Amiwarti; Reffanda Kurniawan
Jurnal Deformasi Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/deformasi.v9i2.17574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mutu beton dari hasil Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Terhadap Kuat Tekan Beton K-250 dengan  persentase penambahan dengan variasi 0%, 2,5%, 5% dan 7,5%. Metode penelitian ini berupa tergolong penelitian metode kuantitatif dengan judul Analisis Penambahan Cairan Bahan Kimia (Chemical Admixture) Damdex dan Sikacim Pada Beton K-250 yang dilakukan di Workshop Fakultas Teknik Universitas PGRI Palembang untuk membuat sampel dan pengujian kuat tekan beton sedangkan di Laboratorium Bahan Konstruksi Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumatera Selatan untuk pengujian propertis material agregat yang dipakai. Hasil penelitian bahwa pada umur beton 28 hari nilai kuat tekan beton normal K-250 rata-rata sebesar 253,46 kg/cm2, kuat tekan beton dengan tambahan campuran 2,5% merek Damdex rata-rata sebesar 273,84 kg/cm², campuran 5% merek Damdex rata-rata sebesar 279,58 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Damdex rata-rata sebesar 210,89 kg/cm². Sedangkan untuk tambahan campuran 2,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 277,31 kg/cm², campuran 5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata sebesar 325,56 kg/cm² dan campuran 7,5% merek Sikacim Concrete Additive rata-rata 241,08 kg/cm².
Efektifitas Pemanfaatan Abu Jerami Padi Sebagai Bahan Tambah Pembuatan Paving Block Amiwarti Amiwarti; Herri Purwanto; Adiguna Adiguna
Jurnal Deformasi Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL DEFORMASI
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/e0ef3v79

Abstract

Paving block beton merupakan material konstruksi pracetak yang terdiri atas campuran semen portland, agregat, air, serta bahan tambahan lainnya. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, dengan memanfaatkan limbah pertanian berupa jerami padi yang umumnya dibuang atau dibakar setelah panen sebagai bahan alternatif dalam pembuatan material konstruksi. Studi eksperimental ini bertujuan menganalisis kelayakan teknis penggunaan abu jerami padi sebagai pengganti sebagian semen dalam pembuatan paving block, khususnya terhadap parameter kuat tekan. Metode penelitian menggunakan desain campuran standar dengan perbandingan semen dan pasir 1:2 untuk menghasilkan paving block mutu K-150 (150 kg/cm²) yang sesuai untuk area pejalan kaki. Variasi substitusi abu jerami padi dilakukan sebesar 2%, 3%, 4%, dan 5% dari berat semen. Hasil pengujian menunjukkan bahwa spesimen kontrol tanpa abu jerami padi mencapai kuat tekan 187,31 kg/cm², sedangkan spesimen dengan substitusi 2%, 3%, 4%, dan 5% berturut-turut mencapai 171,78 kg/cm², 168,33 kg/cm², 149,35 kg/cm², dan 145,74 kg/cm². Hasil penelitian membuktikan bahwa substitusi hingga 3% masih memenuhi persyaratan kuat tekan minimal 150 kg/cm², sedangkan substitusi di atas 3% menunjukkan penurunan performa yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan abu jerami padi sebagai bahan substitusi parsial semen pada paving block layak diterapkan hingga batas 3% dengan tetap mempertahankan performa struktural, sekaligus memberikan solusi pemanfaatan limbah pertanian yang berkelanjutan. Rekomendasi untuk penelitian lanjutan meliputi optimasi formula campuran dan evaluasi parameter durabilitas dalam jangka panjang