Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 7E BERBANTUAN MODUL BERBASIS MULTIREPRESENTASI TERHADAP HIGHER ORDER THINKING PADA MATA PELAJARAN IPA BIOLOGI SISWA MTS. DARUL HAMIDIY NW IWAN Mazlina; Ermila Mahariyanti; Fena Prayunisa
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E berbantuan Modul berbasis Multirepresentasi terhadap Higher Order Thinking Skills pada mata pelajaran IPA Biologi siswa MTs kelas VIII. Penelitian ini dilaksanakan di MTs Darul Hamidiy NW Iwan pada 21 Mei sampai dengan tanggal 07 Juni 2024. Metode penelitian ini menggunakan Quasi Experiment dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik total sampling dari 50 jumlah peserta didik kelas VIII. Kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan 26 jumlah peserta didik dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol dengan 24 jumlah peserta didik. Pengumpulan data menggunakan instrumen pretest, posttest dan angket. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dengan bantuan software IBM SPSS Statistic 25. Hasil uji hipotesis terhadap hasil data posttest menggunakan uji Mann-Whitney U dengan taraf signifikan ???? = 0.05 (5%) diperoleh nilai sig. (2-tailed) hasil posttest sebesar 0,001 (sig(p).< 0.05) artinya H₀ ditolak dan H₁ diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 7E berbantuan Modul berbasis Multirepresentasi terhadap Higher Order Thinking Skills pada mata pelajaran IPA biologi siswa MTs kelas VIII. Peningkatan Higher Order Thinking Skills peserta didik kelas eksperimen lebih tinggi (N-gain 0,50 berada pada kategori sedang) daripada kelas kontrol (N-gain 0,28 berada pada kategori rendah). Sebagian besar responden (peserta didik) menerima, merasa tertarik dan memahami materi sistem pernapasan manusia menggunakan model Learning Cycle 7E berbantuan modul berbasis multirepresentasi (81,09%) kategori baik
PERANAN KOOPERATIF LEARNING TIPE PICTURE AND PICTURE TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPA TERPADU SISWA KELAS VIII MTS NURUL HAQ KARANG BEJELO Maria Sofia; Fena Prayunisa; Ermila Mahariyanti
JPIPAS (Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains) Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan IPA dan Ilmu Sains
Publisher : Rinjani Sains

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64088/

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah Untuk Mengetahui Peningkatan Hasil Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Learning Tipe Picture And Picture Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Di Kelas VIII MTs Nurul Haq. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebanyak dua Siklus. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII Mts Nurul Haq yang berjumlah 32 siswa, jumlah laki-laki 14 orang dan perempuan 18 serta guru kelas menjadi observer. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi aktivitas siswa dan lembar observasi aktivitas guru serta tes hasil belajar. Analisis data dilakukan dengan menggunakan data kualitatif dan data kuantitatif. Pada siklus I nilai rata-rata penilaian aktivitas Guru dalam proses pembelajaran sebesar 59,9% (Cukup) meningkat menjadi 79,6% (Baik), aktivitas siswa sebesar 54 (Cukup) meningkat menjadi 82 (Baik) pada siklus II. Hasil analisis data menunjukan adanya peningkatan aktivitas peserta didik, aktivitas guru dan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II dengan dilakukan proses pembelajaran menggunakan metode pembelajaran picture and picture. Sedangkan peningkatan hasil belajar siswa dimana pada pra siklus dengan rata-rata kelas 43,43 dengan presentase ketuntasan 18,75%, mengalami kenaikan pada siklus I dengan jumlah rata-rata kelas 69,06 dengan presentase ketuntasan 56,25%, dan pada siklus II jumlah rata- rata kelas 76,87 dengan presentase ketuntasan 84,37%. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penelitian tindakan kelas menggunakan kooperatif learning tipe picture and picture ini mencapai indikator ketuntasan yang telah di tentukan yaitu ketuntasan di atas 70% dan dapat dikatankan bahwa pembelajaran IPA menggunakan pembelajaran kooperatif learning tipe picture and picture dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Sosialisasi Miskonsepsi Pembelajaran IPA pada Guru MGMP IPA KKM MTs. Kecamatan Batukliang Mulia Rasyidi; Muh. Zaini Hasanul Muttaqin; Asrorul Azizi; Fena Prayunisa
Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JIPMas) Vol. 2 No. 1 (2026): In Press
Publisher : Yayasan Arfah Bin Haji Muhammad Saleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/jipmas.v2i1.162

Abstract

Misconceptions in Science learning constitute a persistent problem that can hinder students’ conceptual understanding, particularly when such misconceptions are held by teachers. This community service activity aimed to improve the conceptual understanding of Madrasah Tsanawiyah Science teachers regarding learning misconceptions as well as strategies for their prevention and remediation. The activity was conducted through socialization sessions, group discussions, case study analyses, and training on the development of diagnostic assessments involving Science teachers from the Subject Teacher Forum of the Madrasah Working Group in Batukliang District. Data were collected using pre- and post-activity understanding questionnaires, observations, and participant reflections, and were analyzed descriptively. The questionnaire results indicated an increase in the teachers’ average understanding score from 57.6 before the activity to 81.8 after the activity. Improvements were also observed in teachers’ abilities to identify student misconceptions and to design diagnostic assessments. It was concluded that the activity was effective in strengthening teachers’ conceptual competence and contributed to improving the quality of Science learning in Madrasah Tsanawiyah.