Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Pemberian ASI Dini dengan Kejadian Ikterus Bayi Baru Lahir di Klinik Pratama Serasi Tahun 2022 Suci Adfila Nofenna; Safitri Handayani; Srininta Srininta; Rahmaini Fitri Harahap
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i1.3155

Abstract

Epidemiological Data indicate that more than 50% of newborns suffer from jaundice in the first week of life. Physiological jaundice arises on the second and third days, which is characterized by jaundice coloring of the skin and sclera due to the accumulation of excess and unconjugated bilirubin. The study aims to determine the relationship of maternal characteristics (gestational age, parity, type of Delivery), Infant characteristics (infant birth weight), how to cope with the incidence of maternal jaundice newborns.This type of research is descriptive research with cross sectional design approach. The population in this study all postpartum mothers who gave birth in the clinic and who were referred to the hospital during March s/D July as many as 40 people, a large sample of 36 people. Purposive sampling technique. Data analysis using univariate and bivariate. Chi square test results are known to have a relationship of gestational age (p-value 0.015 < 0.05), parity (p-value 0.003 < 0.05), type of delivery (p-value 0.016 < 0.05), birth weight (p-value 0.018 < 0.05), how to handle postpartum mothers (p = 0.009 < 0.05) with the incidence of newborn jaundice.It is expected that postpartum mothers know the benefits of breastfeeding from an early age and maintain nutrition during breastfeeding to meet the needs of breast milk in infants so as to reduce the risk of jaundice.
Correlation Between Parenting Styles During The COVID-19 Pandemic with The Level of Personal Social Development of Preschool Children (3-6 Years) Harahap, Rahmaini Fitri; Manullang, Marito; Butar-Butar, Nurul Hajah; Nurfida, Nurfida
Journal of Maternal and Child Health Vol. 7 No. 1 (2022)
Publisher : Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (34.173 KB) | DOI: 10.26911/thejmch.2022.07.01.11

Abstract

Background: The golden period (Golden Age) is the maturation of psychic and physical functions that respond to environmental stimuli and incorporate them into their personality. Child develo­pment is an important aspect that must be optimized in preschool, especially in the personal social aspect. Parenting patterns greatly determine the social activities of children in their development stage. This study aims to see the relationship between parenting patterns during the COVID-19 pandemic with the level of social development of preschool children (3-6 years). Subjects and Method: This research is an analytical observational study with a cross sectional design at Ummi Erni Kindergarten Pematang Johar on Friday, November 19, 2021. 30 subjects were selected by the total sampling method. The dependent variable is the level of child develop­ment. The independent variable is parenting. Data were analyzed by chi-square test. Results: From 30 subjects, it can be seen that there are 25 positive parenting styles with normal child development (83.3%), negative parenting patterns with suspected child development as many as 5 people (16.7%). This study shows that there is a significant relationship between parenting patterns and personal social development of preschool children (3-6 years) (p < 0.001). Conclusion: Parenting patterns are related to the personal social development of preschool children (3-6 years) at Ummi Erni Kindergarten, Pematang Johar Village.
EFEKTIFITAS SENAM PILATES TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Resty Setia Ningsih; Rahmaini Fitri Harahap; Elv. Feedia Mona Saragih; Ryskina Fatimah Siregar; Fitriyana Br Kaban; Elvina Sari Sinaga; Aminah Aminah
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v9i1.5348

Abstract

Nyeri punggung bawah pada ibu hamil adalah suatu respon tidak nyaman yang sering dirasakan oleh ibu hamil dan biasanya nyeri punggung muncul di usia kehamilan 7 bulan. Nyeri punggung pada ibu hamil dibiarkan terus menerus akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan nyeri punggung sebelum dan sesudah pemberian senam pilates pada ibu hamil trimester III. Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Design dengan bentuk one group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 orang. Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Bunda Patimah Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan intensitas nyeri punggung. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan senam pilates terdapat 3 (10,0%) responden mengalami nyeri ringan,17 (56,7%) responden nyeri ringan sedang, dan 10 (33,3%) responden mengalami nyeri berat. Setelah dilakukan senam pilates mengalami penurunan nyeri yaitu 12 (40,0%) responden nyeri ringan, 16 (53,3%) responden nyeri sedang dan 2 (6,7%) responden mengalami nyeri berat. Bedasarkan uji statistik nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil nilai p= 0,000 dinyatakan ada pengaruh pemberian latihan pilates terhadap nyeri pungung pasa ibu hamil trimester III. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya senam pilates sangat efektif dalam penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Penyuluhan Kesehatan tentang Kontrasepsi pada Ibu Menyusui Paninsari, Debora; Silaban , Verawaty Fitrinelda; Harahap, Rahmaini Fitri; Artiani , Litri
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk, khususnya bagi ibu dan anak. Melalui penggunaan metode kontrasepsi yang tepat, program KB bertujuan untuk mencegah kehamilan yang terlalu dini setelah persalinan, sehingga ibu memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri dan bayi dapat memperoleh nutrisi optimal, terutama melalui pemberian ASI secara eksklusif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan ibu menyusui tentang pemilihan metode kontrasepsi yang aman dan efektif tanpa mengganggu proses laktasi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu menyusui mengenai jenis- jenis kontrasepsi hormonal dan non-hormonal, serta faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai selama masa menyusui. Penyuluhan dilaksanakan di Klinik Pratama Sunggal, Medan, pada tanggal 29 Mei 2024 dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup konsep keluarga berencana, jenis kontrasepsi, serta pemilihan kontrasepsi aman bagi ibu menyusui. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait kontrasepsi, khususnya dalam membedakan jenis kontrasepsi yang sesuai untuk ibu menyusui. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta membantu pengaturan jarak kehamilan secara aman.
The Effect of Rosa Damasecana Aromatherapy on the Level of Anxiety During the First Active Phase of Labor Sinaga, Elvina Sari; Harahap, Rahmaini Fitri; Saragih, Ruth Sarah Julfrida; Kaban, Fitriyana Br
Jurnal Kesmas Prima Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): July Edition
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jkpi.v9i2.7091

Abstract

Anxiety can weaken uterine contractions or reduce maternal pushing power (power), thereby inhibiting labor progress and potentially leading to prolonged labor. Many pregnant women experience anxiety during childbirth. Aromatherapy can help relax the body, improve mood, and refresh the mind. Rose essential oil has been shown to reduce relative sympathetic nerve activity by 40% and decrease plasma adrenaline concentrations. This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest with control group. The population and sample included all mothers who gave birth at the Lena Barus Binjai Clinic between October and December 2024, totaling 20 individuals, divided into intervention and control groups. The result of the t-test showed a p-value of 0.000 (<0.05), indicating a significant effect of Rosa damascena aromatherapy on reducing anxiety levels during the first stage of active labor. The mean ranks for the control and intervention groups were 5.70 and 15.30, respectively, with sum ranks of 57.00 and 153.00.
Queueing theory and simulation for reducing patient waiting time in emergency departments Aminah, Aminah; Manalu, Harauly Lady Lusiana; Silaban, Verawaty Fitrinelda; Munthe, Dewi Sartika; Harahap, Rahmaini Fitri
International Journal of Basic and Applied Science Vol. 13 No. 4 (2025): Computer Science, Engineering, Basic and Applied mathematics Science
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijobas.v13i4.639

Abstract

Emergency Departments (EDs) are increasingly overwhelmed by rising patient volumes and limited service capacity, leading to long waiting times and reduced care quality. This study addresses the inefficiencies of conventional queue policies by proposing a dynamic scheduling approach known as the Accumulative Priority Queue with Finite Horizon (APQ-h). APQ-h integrates time-based priority accumulation with triage thresholds, allowing for a more realistic representation of how clinicians manage patient flow. Using discrete-event simulation and simulation-based optimization, the research calibrates accumulation rate parameters (β) to minimize total waiting time (TWT) and ensure compliance with clinical response time targets (APT). A real-world case study and sensitivity analysis reveal that optimal configurations of β enable balanced and adaptive queue management without disadvantaging any patient group. The findings contribute a hybrid queue discipline that bridges mathematical modeling and clinical practice, offering practical implications for improving ED throughput and resource utilization. Although the simulation relies on stylized assumptions, it opens avenues for real-time validation, integration with adaptive triage systems, and scalability across diverse healthcare settings.
EFEKTIFITAS SENAM PILATES TERHADAP PENURUNAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ningsih, Resty Setia; Harahap, Rahmaini Fitri; Saragih, Elv. Feedia Mona; Siregar, Ryskina Fatimah; Kaban, Fitriyana Br; Sinaga, Elvina Sari; Aminah, Aminah
Jurnal Maternitas Kebidanan Vol. 9 No. 1 (2024): Jurnal Maternitas Kebidanan
Publisher : Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jumkep.v9i1.5348

Abstract

Nyeri punggung bawah pada ibu hamil adalah suatu respon tidak nyaman yang sering dirasakan oleh ibu hamil dan biasanya nyeri punggung muncul di usia kehamilan 7 bulan. Nyeri punggung pada ibu hamil dibiarkan terus menerus akan mengganggu aktivitas sehari-hari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbedaan nyeri punggung sebelum dan sesudah pemberian senam pilates pada ibu hamil trimester III. Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Design dengan bentuk one group pre test and post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester III sebanyak 30 orang. Penelitian ini dilakukan di Klinik Pratama Bunda Patimah Medan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara menggunakan lembar observasi. Teknik analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat perbedaan intensitas nyeri punggung. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebelum dilakukan senam pilates terdapat 3 (10,0%) responden mengalami nyeri ringan,17 (56,7%) responden nyeri ringan sedang, dan 10 (33,3%) responden mengalami nyeri berat. Setelah dilakukan senam pilates mengalami penurunan nyeri yaitu 12 (40,0%) responden nyeri ringan, 16 (53,3%) responden nyeri sedang dan 2 (6,7%) responden mengalami nyeri berat. Bedasarkan uji statistik nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan hasil nilai p= 0,000 dinyatakan ada pengaruh pemberian latihan pilates terhadap nyeri pungung pasa ibu hamil trimester III. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwasanya senam pilates sangat efektif dalam penurunan nyeri punggung pada ibu hamil trimester III.
Pengaruh Metode Baby Led Weaning (BLW) Terhadap Status Gizi Balita Barusia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Selesai Kabupaten Langkat Harahap, Rahmaini Fitri; Br Ginting, Ayu Mika Ulinita; Amelia, Putri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.67 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10107

Abstract

ABSTRACT The "Self-Feeding in Infancy" survey was utilized to gather information from 30 babies ranging from 12 to 14 months old. The outcomes revealed that utilizing the Baby Led Weaning technique had a favorable impact on the expansion and evolution of infants, as demonstrated by an upsurge in stature, cranial circumference, and arm circumference. Moreover, the dietary status of infants also improved following the implementation of the Baby Led Weaning technique. These discoveries offer significant guidance for parents and caretakers when selecting the suitable weaning approach for their offspring.”One Group Pretest-Postest Design", (William, 2019). In the respondent's research, a pre-test was carried out so that the researchers could get the results of the nutritional status of toddlers before the baby led weaning method was carried out. After the initial test, the researcher will intervene with the respondents baby led weaning (BLW) method in the intervention group. After finishing, the respondent was given a posttest. The statistical test  this study was using  Wilcoxon sing rank test with The data collected by the examiners failed to meet the criteria, as evidenced by the metrics that showed significant differences pre- and post-intervention. Using this information, the investigators concluded that the BLW technique had a positive impact on the weight, stature, and cranial size of toddlers. However, the results of the upper arm circumference assessment yielded a value of 0.06, surpassing the critical point of 0.05. As a result, the null hypothesis (Ho) was upheld, and the alternative hypothesis (Ha) was dismissed. Therefore, the BLW method had no significant effect on the upper arm size of infants. of the BLW method on upper arm circumference in toddlers. Keywords: Baby Led Weaning Method, Nutritional Status, Toddlers 12-24 Months.  ABSTRAK Baby led wianing merupakan suatu metode yang mengenal dan dilakukan penyapihan secara mandiri, menerapkan metode baby led weaning bisa berdampak baik bagi tumbuh kembangnya balita (Rapley & Murkett, 2012).  Tujuan dalam penelitian ini agar mengetahui pengaruh metode baby led weaning pada balita berusia 12-14 bulan, menganalisis karakteristik menurut usia, jenis kelamin, berat badan,panjang badan,lingkar kepala,dan lingkar lengan, serta menganalisis status gizi balita sebelum dan sesudah di berikan metode Baby Led Weaning. Manfaat penelitian untuk menambah ilmu pengetahuan serta wawasan pada responden. Peneliti menggunakan Metode Quasy Eksperiment menggunakan rancangan “One Group Pretest-Postest Design”, (William, 2019). Pada penelitian responden akan melakukan pre test  agar peneliti mendapatkan hasil status gizi blita sebelum dilakukan metode baby led weaning.  Sesudah dilakukan test awal peneliti akan melakukan intervensi pada responden dengan metode baby led weaning (BLW) pada kelompok intervensi. Setelah selesai selanjutnya responden diberikan postest. Uji statistik dalam penelitian yaitu uji wilcoxon sing rank test hasil data yang didapatkan oleh peneliti tidak berdistribusi dengan norma.  Pada hasil pengukuran didapatkan hasil terdapatperbedaan yang segnifikan sebelum dan sesudah intervensi. hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat peneliti disimpulkan bahwa penggunaan metode BLW dapat memberikan efek positif terhadap pertumbuhan berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala pada balita. Meskipun, ketika diuji pada lingkar lengan atas, nilai yang didapat ialah 0,06 yang melebihi nilai signifikansi 0,05. Oleh karena itu, hipotesis nol diterima dan hipotesis alternatif ditolak. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa teknik BLW tidak berpengaruh pada ukuran lengan atas pada balita. Kata kunci: Metode Baby Led Weaning, Status Gizi, Balita 12-24 Bulan.
Penyuluhan Kesehatan tentang Kontrasepsi pada Ibu Menyusui Paninsari, Debora; Silaban , Verawaty Fitrinelda; Harahap, Rahmaini Fitri; Artiani , Litri
Jurnal Mitra Prima Vol. 7 No. 1 (2025): JURNAL MITRA PRIMA
Publisher : Mitra prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan penduduk, khususnya bagi ibu dan anak. Melalui penggunaan metode kontrasepsi yang tepat, program KB bertujuan untuk mencegah kehamilan yang terlalu dini setelah persalinan, sehingga ibu memiliki waktu yang cukup untuk memulihkan diri dan bayi dapat memperoleh nutrisi optimal, terutama melalui pemberian ASI secara eksklusif. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengetahuan ibu menyusui tentang pemilihan metode kontrasepsi yang aman dan efektif tanpa mengganggu proses laktasi. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman ibu menyusui mengenai jenis- jenis kontrasepsi hormonal dan non-hormonal, serta faktor-faktor yang harus dipertimbangkan dalam memilih metode kontrasepsi yang sesuai selama masa menyusui. Penyuluhan dilaksanakan di Klinik Pratama Sunggal, Medan, pada tanggal 29 Mei 2024 dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Materi yang disampaikan mencakup konsep keluarga berencana, jenis kontrasepsi, serta pemilihan kontrasepsi aman bagi ibu menyusui. Evaluasi menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman terkait kontrasepsi, khususnya dalam membedakan jenis kontrasepsi yang sesuai untuk ibu menyusui. Kegiatan ini diharapkan mampu mendukung upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak serta membantu pengaturan jarak kehamilan secara aman.
GAYO’S LINGUA TOURISM: AN EMPIRICAL STUDY ON ENGLISH NEEDS AND STRATEGIES Sari, Desi Purnama; Ningsih, Sulistio; Maulya, Ranti; Kamarullah, Kamarullah; Fitri, Rahmaini
Getsempena English Education Journal Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/geej.v12i2.3371

Abstract

This study explores the English language proficiency of tourism players in the Gayo Highlands and suggests strategic training paths under the English for Tourism (EfT) model. The design that was used was a quantitative, cross-sectional design using a Likert-scale questionnaire to measure the four core skills, which are listening, speaking, reading, and writing. The results indicated that there was a high difference between the receptive and productive skills, with listening and reading being much better compared to speaking and writing. The Pearson correlation analysis also revealed that listening and speaking skills (r = 0.95) were highly correlated, and it is worth discussing the pedagogical significance of the integrated input-output strategies. The findings highlight the importance of communication and culturally responsive training programs, which address the authentic language utilization that is necessitated in the ecotourism and heritage settings of Gayo. This is in accordance with previous studies that underscored the expectations of the society of the tourism actors not only to apply English functionally but also to project cultural identity by means of language. Practical suggestions are the use of mobile-assisted learning devices, participatory training creation, and stakeholder collaboration among local agencies and training institutions. The research has both theoretical contributions to the ESP/EfT scholars and practical usefulness to the policymakers and tourism developers who are concerned with sustainable language learning.