Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PERILAKU KONSUMSI JAJANAN SEKOLAH DENGAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI DESA TUMPANGKRASAK KECAMATAN JATI KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Ummi Kulsum; Ika Tristanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.913

Abstract

Pemenuhan gizi anak sekolah sangat penting untuk memenuhi kebutuhan tubuhnya. Usia anak adalah periode emas karena pada usia anak merupakan awal dari pertumbuhan dan perkembangan yang aktif sehingga membutuhkan gizi yang seimbang. Pada usia anak sekolah, anak tidak hanya berada dirumah melainkan harus kesekolah, saat disekolah anak tidak terpantau oleh orang tua dalam hal memilih dan mengkonsumsi jajanan. Perilaku anak dalam mengkonsumsi jajanan disekolah dipengaruhi oleh beberapa faktor. Asupan makanan baik berupa jajanan maupun makanan dapat mempengaruhi status gizi anak sekolah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan perilaku konsumsi jajanan sekolah dengan status gizi anak sekolah dasar. Rancangan penelitian ini adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional, penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Desa Tumpangkrasak Kabupaten Kudus Tahun 2019 dengan subjek penelitian 69 anak. Hasil penelitian menunjukkan hasil bahwa perilaku anak sekolah sebagian besar memiliki perilaku konsumsi jajanan positif (63,8%) dan sebagian besar memiliki status gizi baik (78,3%). Hasil uji analisis menggunakan lamda menunjukkan hasil ada hubungan yang signifikan antara perilaku konsumsi jajanan disekolah dengan status gizi anak sekolah yaitu p value 0,000 0,05 yang berarti ada hubungan antara perilaku konsumsi jajanan pada siswa SD dengan status gizi. Perilaku konsumsi jajanan sekolah berhubungan dengan staus gizi anak sekolah. Oleh sebab itu perlu sekali kerjasama antara guru, pengelola kantin sekolah dan orang tua dalam menyeleksi jajanan yang ada disekolah sehingga anak mampu memilih jajanan yang sehat untuk dikonsumsi. Selain itu pemantauan status gizi juga perlu dilakukan melalui usaha kesehatan sekolah oleh pihak puskesmas wilayah setempat. Kata Kunci : Perilaku konsumsi jajanan, Status gizi, Anak sekolah Dasar.
TINDAKAN SECTIO CAESAREA BERDASARKAN KARAKTERISTIK IBU DAN KOMPLIKASI KEHAMILAN DI RSI NU DEMAK Sugihartini Sugihartini; Ummi Kulsum; Diah Andriani Kusumastuti
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 9, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v9i1.2939

Abstract

Kejadian sectio caesarea meningkat pesat setiap tahunnya. Persalinan dengan tindakan sectio caesarea merupakan pilihan alternatif terakhir dalam menolong persalinan bagi ibu yang tidak mampu atau ingin melahirkan secara normal, hal ini dilakukan karena alasan medis, serta atas permintaan pasien sendiri atau atas saran dokter. Banyak faktor yang mempengaruhi persalinan dilakukan dengan tindakan section caesarea, diantaranya yaitu usia, paritas dan komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia, paritas dan komplikasi kehamilan terhadap tindakan sectio caesarea di RSI NU Demak. Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Populasi terjangkau penelitian ini adalah ibu bersalin di RSI NU Demak bulan Oktober 2024 – Februari 2025 sebanyak 427 orang, sehingga di rata-ratakan tiap bulan terdapat 85 ibu bersalin. Sampel diperoleh sebanyak 70 orang dengan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner mengenai usia, paritas, komplikasi kehamilan dan tindakan sectio caesarea. Analisis data meliputi analisis univariat (distribusi frekuensi) dan analisis bivariat (uji chi square). Hasil penelitian menunjukkan dari 70 ibu bersalin sebanyak 42 (60%) berada pada reproduksi sehat (20 - 35 tahun), sebanyak 50 (71,4%) dengan paritas multipara, dari 41 responden yang memiliki komplikasi sebanyak 23 (32,9%) adalah ketuban pecah dini. Ada hubungan usia (p value 0,000 0,05), paritas (p value 0,000 0,05) dan komplikasi kehamilan (p value 0,000 0,05) dengan tindakan sectio caesarea di RSI NU Demak.
SOSIALISASI DIGITALISASI UMKM UNTUK MENINGKATKAN CITRA PRODUK DAN DAYA SAING EKONOMI LOKAL MASYARAKAT DESA PANGPONG Dyah Nuraini; Fitri Camelia; Maulydah April Kiswandari; Ummi Kulsum; Naufal Farid Nugroho; Septania Ayu Irmanda; Mery Atika
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/9ypk6y63

Abstract

Program sosialisasi digitalisasi UMKM dan penerapan QRIS di Desa Pangpong bertujuan meningkatkan citra produk serta daya saing ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan ini meliputi sosialisasi strategi branding, penggunaan media digital untuk promosi, serta pendampingan penerapan sistem pembayaran non-tunai QRIS. Program dilaksanakan dengan pendekatan asesmen dan intervensi komunitas kepada 20 pelaku UMKM, mayoritas di sektor kuliner. Metode pelaksanaan mengombinasikan penyampaian materi interaktif, praktik langsung, dan pendampingan teknis secara personal kepada setiap peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa adopsi QRIS berjalan sangat baik, ditandai dengan seluruh peserta berhasil memiliki dan menggunakan QRIS dalam transaksi usaha mereka. Sementara itu, pemahaman terkait digitalisasi pemasaran dan branding mengalami peningkatan awal yang signifikan, namun implementasinya masih memerlukan pendampingan lanjutan agar dapat diterapkan secara optimal dan konsisten. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun fondasi digital UMKM serta mendukung penguatan ekonomi lokal secara bertahap dan berkelanjutan menuju transformasi digital yang menyeluruh.
BIAS GENDER DALAM PEMBERITAAN KASUS USTAZ CABUL DI BEKASI: ANALISIS WACANA KRITIS SARA MILLS Fitri Adelia Pratiwi; Ummi Kulsum
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/zmr9m364

Abstract

Media di Indonesia secara konsisten mereproduksi bias gender melalui strategi pembingkaian dalam pemberitaan kekerasan seksual, memposisikan korban perempuan sebagai objek pasif sementara pelaku laki-laki digambarkan dengan narasi dominan dan agresif, seperti yang terlihat dalam studi sebelumnya seperti Asrita (2022). Penelitian ini mengkaji bias gender dalam pemberitaan kasus pelecehan seksual ustaz Bekasi (September hingga Oktober 2025) di detik.com dan Kumparan.com, menggunakan analisis wacana kritis Sara Mills untuk menyelidiki posisi subjek-objek, peran penulis, dan posisi pembaca. Dengan menggunakan pendekatan interpretatif kualitatif, data dari artikel berita yang dipilih secara purposif dianalisis melalui pengkodean manual, triangulasi, dan interpretasi tematik yang berfokus pada seksisme dan reproduksi patriarki. Temuan menunjukkan pelaku dipusatkan sebagai subjek dominan dengan penekanan moral sensasional pada identitas agama mereka, sementara korban adalah objek pasif tanpa agensi naratif; perspektif jurnalistik memprioritaskan tindakan pelaku daripada pengalaman korban, dan pembaca diposisikan sebagai hakim moral pasif. Pola-pola ini memperkuat ideologi patriarki, sejalan dengan teori komunikasi feminis tentang ketidakseimbangan kekuasaan media. Implikasinya mencakup rekomendasi untuk jurnalisme yang peka gender sesuai standar AJI untuk mengurangi stigmatisasi korban dan mempromosikan representasi yang adil.
Komunikasi Interpersonal Pemimpin Redaksi Radar Mojokerto dalam Manajemen Krisis Media Online Ummi Kulsum; Nelly Fitri Dwiyanti; Fitri Adelia Pratiwi; Dina Kurniawati; Muhammad Syaiful Rizal
RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Juli: RISOMA : Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Asosiasi Ilmuwan Pendidikan, Sosial, dan Humaniora Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/risoma.v3i4.961

Abstract

This study aims to reveal the role of interpersonal communication by the editor-in-chief in crisis management within the online media outlet Radar Mojokerto. In the midst of the fast-paced digital information flow and increasing public scrutiny, local media are expected not only to deliver news quickly but also accurately and responsibly. This research adopts a descriptive qualitative approach using in-depth interviews, participatory observation, and documentation techniques. The findings show that the editor-in-chief plays a central role in maintaining newsroom stability through strategic interpersonal communication, including direct guidance in editorial meetings, mentoring for junior journalists, and utilizing digital data to address content shortages. Interpersonal communication effectively accelerates decision-making, sustains team motivation, and minimizes misunderstandings under pressure. With a solution-oriented and responsive leadership approach, the editor-in-chief is able to uphold the media's credibility while fostering a supportive work environment. These findings offer practical contributions for local media in developing effective communication strategies to manage crises in the digital era.
HUBUNGAN PEMBERIAN NUTRISI TERHADAP PERTUMBUHAN BAYI DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) Diyanatul Mustafidah; Noor Azizah; Ummi Kulsum
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 9 (2026): Nusantara Hasana Journal, February 2026
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i9.1913

Abstract

Infants with a history of Low Birth Weight (LBW) are at a higher risk of experiencing growth disturbances in early life. Appropriate nutritional provision—whether through exclusive breastfeeding, formula feeding, or a combination of both—plays a crucial role in supporting the growth of LBW infants. However, in practice, variations in feeding patterns persist and may influence infant growth outcomes, particularly during the age of 1–6 months. This study aimed to determine the association between nutritional provision and growth among infants with a history of Low Birth Weight (LBW) in the working area of Puskesmas Kaliwungu. A retrospective study design was employed. The study population consisted of all infants aged 1–6 months with a history of LBW within the working area of Puskesmas Kaliwungu. A total of 38 infants were included as the sample, selected using a total sampling technique. Data were collected through observation sheets and records from the Maternal and Child Health Handbook (Kartu Menuju Sehat/KMS). Data analysis was conducted using univariate and bivariate methods, with the Fisher’s Exact test applied for statistical analysis. The univariate analysis indicated that the majority of infants with a history of LBW received combined nutrition (breast milk and formula), accounting for 63.2%. Most infants were also classified as having normal growth based on the weight-for-age (WFA) indicator (76.3%). The bivariate analysis using Fisher’s Exact test demonstrated no significant association between nutritional provision and growth among infants with a history of LBW (p-value = 1.000; p > 0.05). In conclusion, this study found no significant relationship between nutritional provision and growth among infants with a history of Low Birth Weight (LBW) in the working area of Puskesmas Kaliwungu.
Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Kredit sebagai Penunjang Pengendalian Internal Piutang di Toko Nuansa Hasil Karya Banyuwangi Muhammad Fauzen Adiman; Firman Santoso; Ummi Kulsum
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 1 No. 1 (2023): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v1i1.2647

Abstract

Every business is founded with the aim of making a profit for the owner in the future. Various strategies must be implemented, evaluated, modified, and developed continuously so that the company can maintain its existence. Not only in product marketing, but also aspects of human resources, information systems and management which are supported by the implementation of an internal control system must be the main concern of every business owner. In order to expand market share and sales volume, the Nuansa Karya Banyuwangi Store does not only serve cash sales, but also sells on credit. So that sales transactions increase. It's just that, the obstacle that is still being faced today is the continued increase in the number of uncollectible accounts every year. If this is not handled properly, it will cause losses for the company. So it is necessary to support data management based on Accounting Information Systems, which can support owners in making decisions. This qualitative descriptive study aims to determine the application of SIA at Nuansa Karya Store and its effectiveness in controlling receivables. The data were extracted from primary and secondary data sources. Both through the method of observation, interviews, and document analysis. Any data collected by researchers will be tested for validity through the triangulation method and extension of observations. The data were analyzed through three stages, namely: data presentation, data reduction, and drawing conclusions. From the results of field findings and discussions, it was concluded that Nuansa Karya's shop has not maximized the application of the Accounting Information System in managing sales transactions on credit. Receivables transaction data is recorded manually on the accounts receivable ledger and transaction evidence is not properly archived. In addition, there are dual duties of employees in carrying out the credit sales function. So that this condition does not optimally support the effectiveness of accounts receivable control and sales decision making.