Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

ANALISIS KESELAMATAN KIMIA DALAM PENGGUNAAN BOILER CHEMICAL WATER TREATMENT DI PT. FEEDBACK INFRA BALIKPAPAN Rusba, Komeyni; Pongky, Patunru; Siboro, Impol; Hardiyono, Hardiyono; Noeryanto, Noeryanto; Ramdan, Muhammad; Rezaldy, Muhammad; Wolo, Daniel
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 6 No. 2 (2022): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v6i2.2180

Abstract

Keselamatan kimia adalah sebuah upaya dalam menciptakan kondisi aman dari pada bahaya dan resiko bahan kimia berbahaya keselamatan ini meliputi pengunaan bahan kimia sifat bahan kimia dan penyimpanan bahan kimia untuk tujuan mengetahui bahaya fisik kesehatan maupun lingkungan sehingga dapat mengambil perlindungan dan pencegahan dari bahaya kimia dengan menerapkan pengendalian administrasi, dan pengunaan alat pelindung diri. PT. Feedback Infra Balikpapan yang berada di kota balikpapan provinsi kalimantan timur adalah perusahaan yang bergerak di bidang kontraktor jasa industri pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). PT. Feedback Infra Balikpapan mengoperasikan unit pengelolahan air boiler tempat dimana bahan kimia amonia (NH3) diimplementasikan dan disimpan. Pada area implementasi amonia (NH3) ada pada laboratorium uji dan doshing injeksi kimia lalu untuk penyimpanan amonia (NH3) ada pada gudang penyimpanan kimia. Pada penelitian ini peneliti membahas mengenai implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) di pengelolahan air boiler PT. Feedback Infra Balikpapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana peneliti menggunakan lembar checklist mengenai kesesuaian implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) dan pedoman wawancara untuk melakukan wawancara terhadap informan yang bertannggung jawab mengenai implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3). Dari hasil penelitian ditemukan bahwa kesesuaian untuk implementasi bahan kimia amonia (NH3) di laboratorium uji 50%, kesesuaian untuk penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) di gudang penyimpanan kimia 66% kesesuaian untuk implementasi bahan kimia amonia (NH3) di doshing injeksi kimia 66% dengan total kesesuaian implementasi dan penyimpanan bahan kimia amonia (NH3) di pengelolahan air boiler PT. Feedback Infra sebesar 66% dengan kategori “cukup’.
BAHAYA DAN RISIKO BAHAN KIMIA PADA PEKERJAAN LAUNDRY PADA RUMAH SAKIT ABC DI KOTA BALIKPAPAN Rusba, Komeyni; Wolo, Daniel
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 7 No. 1 (2023): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v7i1.2775

Abstract

Fasilitas pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit di mana terdapat instansi non medik yang berkaitan dengan bahaya pada instalasi laundry diantaranya bahaya infeksius, bahaya kimia,  fisika, biologi dan lain-lain, yang berisiko  lebih rentan  terhadap kesehatan para pekerja ataupun masyarakat yang berada diarea rumah sakit tersebut. Dalam  proses pekerjaan di laundry ada berbagai macam faktor bahaya salah satunya adalah bahaya bahan kimia yang diakibatkan oleh deterjen untuk pencucian linen  infeksius dan non infeksius. Kurangnya pemahaman tentang potensi bahaya pada proses pekerjaan di instalasi laundry akan menimbulkan risiko penyakit yang berdampak pada kesehatan karyawan laundry, jika tidak adanya pengendalian dalam penggunaan bahan kimia tersebut. Pengaruh bahan  kimia  tersebut juga dapat menimbulkan kebakaran, ledakan, keracunan,dan iritasi pada permukaan  tubuh manusia serta risiko-risiko lain yang membahayakan. Oleh karena itu perlu adanya pemahaman dan kesadaran  yang lebih pada pekerja laundry tersebut mengenai dampak dari pemakaian bahan kimia laundry tersebut guna menimalisir risiko penyakit akibat dari bahan kimia tersebut.
Student field trip to mangrove forests: The effect on learning outcomes Rangga, Beni Egidius; Lidi, Maria Waldetrudis; Daud, Maimunah H.; Wolo, Daniel
Inornatus: Biology Education Journal Vol. 3 No. 2 (2023): Inornatus: Biology Education Journal
Publisher : Univeritas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30862/inornatus.v3i2.416

Abstract

The low student learning outcomes are also because many students are less active in asking questions, student activities are still passive and only centered on the teacher. Mangrove forest is a place that can be used as a source of student learning. Field trips to mangrove forests are a form of learning that can help strengthen students' knowledge. The research aims to test field trips to mangrove forests on student learning outcomes. Experimental study without a control class on 20 students of SMA Mangipanda in Ende. Learning achievement tests are used to collect data. Data analysis using the Wilcoxon test. The findings show that the sig. < 0.05. This finding indicates that the field trip method to the mangrove forest has an effect on the learning outcomes of class X students of SMA Negeri Magepanda.
Inventarisasi Cagar Budaya Kampung Adat Tiwutewa di Kabupaten Ende Lay, Maria Marlince; Wati, Fatma; Bhae, Benediktus Yoseph; Wolo, Daniel
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2022): Volume 3 Nomor 3 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v3i3.2140

Abstract

Tiwutewa Village, about 16 km east of Ende City, has several objects that have the potential as cultural heritage. The purpose of this activity is to record objects that are suspected to have the potential to be cultural heritage objects. The method used is library research, observation and interviews. The results obtained, there are three objects that are suspected of being cultural heritage objects, namely: Tubumusu Oranata, Keda and Traditional Houses. These three objects are located precisely in the village of Kurumboro. In appearance the condition of these three objects is still well maintained because of the presence of the Mosalaki who have the task of guarding these sites. In addition, every year there are always traditional rituals centered on the three sites.
PENGEMBANGAN GARDU PANDANG MULTIFUNGSI SEBAGAI FASILITAS PENDUKUNG WISATA DI DESA PENYANGGA TAMAN NASIONAL KELIMUTU Luis, Andreas; D.V.X. Dedi.K; Wolo, Daniel; Yohanes Y.W.Kean
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70522/jad.v1i1.1

Abstract

Artikel ini adalah hasil pengabdian pada masyarakat tentang pengembangan fasilitas pendukung wisata di desa Pemo yang merupakan desa penyangga pada Taman Nasional Kelimutu. Berdasarkan hasil survey Potensi wisata alam bisa diberdayakan melalui pembangunan gardu pandang multifungsi. Desain gardu pandang multifungsi ini didasarkan pada kearifan lokal setempat dan ramah lingkungan. Hasil desain pengembangan fasilitas wisata ini disetujui masyarakat desa pemo dengan menyerahkan lahan untuk pembangunan gardu pandang dan pelaksananya dari  CV Putra Timor raya.
ENVIRONMENTAL CONSERVATION ACTION THROUGH COMMUNITY-BASED MANGROVE SEEDLING PLANTING IN EDUCATION AND SOCIETY: THE FOLU GOES TO SCHOOL Baunsele, Since Dortia; Nitti, Fidelis; Wolo, Daniel
Mitra Mahajana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/mahajana.v7i1.7602

Abstract

This community service activity aims to enhance students' and community members' knowledge, awareness, and participation in climate change mitigation efforts through socialization and mangrove seedling planting. The selection of mangrove seedling planting locations is based on observations of degrading mangrove forests that still have the potential for natural regeneration. In addition, the location is prioritized in areas experiencing anthropogenic pressure, coastal erosion, and excessive sedimentation. Socio-economic considerations are also a key factor. The planting location is close to residential areas to encourage public participation and environmental awareness. This activity is carried out in the mangrove forest tourism area, Oesapa village, Kelapa Lima sub-district, Kupang City, over a period of 2 months, namely November – December. The method for implementing the activity consists of three stages: socializing students about the role of mangrove forests; cleaning the area with the surrounding community; planting mangrove seedlings; and initial maintenance and monitoring. In addition to increasing knowledge and awareness of mangrove forests' functions, this activity also contributes to the rehabilitation of mangrove areas. It strengthens collaboration among students, the community, the government, and academics in the effort to preserve mangrove forests.
PENGEMBANGAN GARDU PANDANG MULTIFUNGSI SEBAGAI FASILITAS PENDUKUNG WISATA DI DESA PENYANGGA TAMAN NASIONAL KELIMUTU Andreas Luis; D.V.X. Dedi.K; Daniel Wolo; Yohanes Y.W.Kean
JURNAL ABDIMAS DOSMA (JAD) Vol. 1 No. 1 (2022): Januari
Publisher : IKATAN ALUMNI DOSEN MAGANG KEMENRISTEKDIKTI TAHUN ANGKATAN 2017

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1236.206 KB) | DOI: 10.70522/jad.v1i1.1

Abstract

Artikel ini adalah hasil pengabdian pada masyarakat tentang pengembangan fasilitas pendukung wisata di desa Pemo yang merupakan desa penyangga pada Taman Nasional Kelimutu. Berdasarkan hasil survey Potensi wisata alam bisa diberdayakan melalui pembangunan gardu pandang multifungsi. Desain gardu pandang multifungsi ini didasarkan pada kearifan lokal setempat dan ramah lingkungan. Hasil desain pengembangan fasilitas wisata ini disetujui masyarakat desa pemo dengan menyerahkan lahan untuk pembangunan gardu pandang dan pelaksananya dari  CV Putra Timor raya.