Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis Kelayakan Bahan Ajar IPAS Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik SD Suriya Ningsyih; Nurjumiati, Nurjumiati; Asriyadin, Asriyadin; Nurul Fauziah
Galaxy: Jurnal Pendidikan MIPA dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2024): Galaxy: Jurnal Pendidikan MIPA dan Teknologi
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/galaxy.v1i2.358

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan Borg & Gall dengan tahapanya yaitu Pengumpulan data, Perencanaan, Pengembangan draf produk, Uji coba lapangan, Merevisi hasil uji coba, Uji coba lapangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kelayakan bahan ajar IPAS berbasis etnosains untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan persentase hasil pengskoran skala liker. Data yang diperoleh berupa data kuantitatif dan kualitatif dengan menggunakan instrumen angket. Data angket dengan menggunakan skor skala Likert lima tingkat teridi dari : tidak baik (nilai 1), kurang baik (nilai 2), cukup baik (nilai 3), baik (4), dan sangat baik (nilai 5). Hasil uji kelayakan ini terdiri dari angket hasil validasi ahli media dan hasil validasi ahli materi. Hasil uji kelayakan berdasrkan validasi ahli materi di peroleh nilai sebesar 80% dengan kategori sangat layak, sedangkan hasil uji kelayakan berdasarkan validasi ahli media diperoleh sebesar 83,3 % dengan kategori sangat layak juga, sehingga diperoleh rata-rata dari validasi ahli media dan ahli materi untuk uji kelayakan bahan ajar IPAS berbasis etnosains sebesar 81, 7 dengan kategori sangat layak. Oleh karena itu, maka dapat disimpulkan bahwa bahan ajar IPAS berbasis etnosains untuk meningkatkan kemampuan berpikr kreatif peserta didik sekolah dasar yang di kembangkan sangat layak.
Analisis Diagnosis Awal Keterampilan Proses Sains Mahasiswa PGSD pada Mata Kuliah Konsep Dasar IPA Nurjumiati, Nurjumiati; Yulianci, Syahriani; Adawiyah, Rabi'atul; Putri, Mutia Rosiana Nita
Galaxy: Jurnal Pendidikan MIPA dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2025): Galaxy: Jurnal Pendidikan MIPA dan Teknologi
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/galaxy.v2i2.720

Abstract

Keterampilan proses sains merupakan kompetensi penting bagi calon guru sekolah dasar karena menjadi fondasi penyelidikan ilmiah dan pembelajaran sains yang efektif. Namun, berbagai temuan empiris menunjukkan bahwa kompetensi ini masih belum berkembang secara optimal pada mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil awal keterampilan proses sains mahasiswa PGSD pada mata kuliah Konsep Dasar IPA. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan diagnostik. Subyek penelitian adalah mahasiswa PGSD STKIP Taman Siswa Bima tahun pertama yang dipilih melalui teknik sampling total. Data dikumpulkan pada awal semester menggunakan tes diagnostik yang mencakup keterampilan dasar dan terintegrasi, meliputi perencanaan eksperimen, pengamatan dan interpretasi hasil observasi, perumusan pertanyaan ilmiah, penggunaan alat dan pengukuran, serta komunikasi dan interpretasi data. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dalam bentuk persentase berdasarkan kriteria penilaian yang ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa berada pada kategori rendah dan sangat rendah, dengan hanya sebagian kecil yang mencapai kategori sedang. Seluruh indikator yang diukur juga menunjukkan tingkat penguasaan yang rendah, baik pada keterampilan dasar maupun terintegrasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan awal mahasiswa untuk terlibat dalam praktik ilmiah masih terbatas. Oleh karena itu, penilaian diagnostik pada tahap awal pembelajaran menjadi penting sebagai dasar perancangan strategi pembelajaran sains yang berorientasi pada inkuiri dan pengembangan keterampilan proses secara sistematis dalam pendidikan guru.
Pengembangan Buku Digital Materi Ekspresi Diri melalui Hobi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas 5 SD Sindriyani, Sindriyani; Nurjumiati, Nurjumiati; Fauziah, Naila; Afni, Nur
Cokroaminoto Journal of Primary Education Vol. 8 No. 4 (2025): Oktober - Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/cjpe.8.4.2025.6980

Abstract

Urgensi penelitian ini terletak pada kebutuhan akan bahan ajar inovatif yang mampu mengintegrasikan teknologi digital dengan pendekatan pembelajaran Kurikulum Merdeka untuk menumbuhkan literasi dan ekspresi diri siswa secara bermakna.Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku digital materi Ekspresi Diri Melalui Hobi pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V SD yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Buku digital ini dirancang agar mampu mendukung keterampilan literasi, mendorong siswa mengenal dan mengekspresikan hobi, serta meningkatkan minat baca. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan model 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Tahap define dilakukan dengan analisis kurikulum dan kebutuhan siswa, tahap design dengan merancang buku digital, tahap develop melalui validasi ahli materi dan media, sedangkan tahap disseminate terbatas pada penyusunan artikel. Instrumen pengumpulan data berupa angket validasi yang diberikan kepada validator ahli. Hasil validasi menunjukkan bahwa dari aspek media, indikator materi sesuai dengan capaian pembelajaran memperoleh kategori baik (66,7%) dan cukup baik (33,3%), indikator menarik dan konsisten memperoleh kategori baik (100%), serta indikator lain seperti keterbacaan, kejelasan topik, aksesibilitas, dan kejelasan petunjuk memperoleh kategori baik dan cukup baik. Dari aspek materi, hasil validasi menunjukkan indikator relevansi dengan tema, pengembangan literasi, kedalaman materi, serta mendorong siswa mengekspresikan hobi memperoleh kategori layak hingga sangat layak (100%). Dengan demikian, buku digital yang dikembangkan dinyatakan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas V Sekolah Dasar.
Pelatihan Penyusunan Instrumen Penilaian Pembelajaran Berbasis Proyek Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SDN Sondosia Hairunisa, Hairunisa; Rahman Hakim, Arif; Fitrianingsih, Nur; Nurjumiati, Nurjumiati
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.437

Abstract

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan pemahaman guru mengenai penilaian autentik yang menjadi salah satu prinsip utama dari kurikulum merdeka. Hasil observasi tim pelaksana menunjukkan bahwa ±85% guru masih terbiasa dengan instrumen penilaian yang bersifat sumatif, seperti tes tertulis yang hanya mengukur aspek kognitif atau pengetahuan saja. Banyak guru kesulitan untuk membuat instrumen yang dapat mencakup berbagai aspek tersebut secara objektif, seperti penilaian terhadap keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, atau kemampuan presentasi siswa. Kendala lainnya yaitu penggunaan teknologi pendukung dalam pembelajaran yang masih minim. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini yaitu meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan E-instrumen penilaian pembelajaran berbasis proyek berbantuan teknologi sebagai penunjang dalam implementasi kurikulum merdeka.. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pelatihan dan pendampingan, dengan tahapan: 1)Sosialisasi kegiatan; 2) Lokakarya; 3) Pelatihan; 4) Pendampingan; dan 6) Evaluasi. Adapun hasil pelaksanaan kegiatan, yaitu: 1) Adanya peningkatan pengetahuan guru tentang instrumen penilaian berbasis proyek sebesar ±10 % yang ditunjukkan dengan peningkatan nilai rata-rata pretes dan postes masing-masing sebesar 8.19 dan 9.12; 2) Adanya peningkatan keterampilan guru dalam menyusun instrumen penilaian berbasis proyek sebesar ±20 % yang ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata keterampilan mitra saat pelatihan dengan setelah pendampingan yakni sebesar 3.39 dan 4.31; 3) Adanya peningkatan jumlah produk instrumen penilaian berbasis proyek yang dihasilkan oleh mitra yaitu sebanyak 16 produk; dan 5) Hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan pengabdian terlaksana berada pada kategori sangat baik di semua aspek dengan nilai rata-rata di atas 4,7.
Pengembangan Media Video Interaktif Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kreativitas Belajar IPA Siswa Aprilya Nabila; Rizalul Fiqry Rizalul Fiqry; Nurjumiati Nurjumiati
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1540

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan, kepraktisan, serta keefektifan media video interaktif berbasis etnosains dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kelas IV di SDN Manggekompo. Latar belakang penelitian didasari oleh rendahnya kreativitas belajar siswa akibat metode pembelajaran yang masih dominan bersifat ceramah dan minimnya penggunaan media pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, dilakukan pengembangan media video interaktif yang mengintegrasikan nilai-nilai etnosains lokal Bima pada materi “Gaya di Sekitar Kita”. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Validasi dilakukan oleh ahli media dan ahli materi, sedangkan uji kepraktisan melibatkan guru dan siswa. Keefektifan media diuji melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen kreativitas yang mencakup enam indikator. Data dianalisis secara kuantitatif-deskriptif dan didukung oleh uji statistik parametrik (paired samples t-test). Hasil validasi menunjukkan bahwa media tergolong sangat layak, dengan skor rata-rata 4.75 (media) dan 4.73 (materi). Uji kepraktisan menunjukkan bahwa guru dan siswa merespon positif terhadap kemudahan penggunaan dan keterlibatan belajar yang ditimbulkan. Secara keefektifan, terdapat peningkatan skor kreativitas pada seluruh indikator, dengan kenaikan tertinggi sebesar 0.518 poin. Uji t-test menunjukkan peningkatan signifikan pada dua indikator (p < 0.001), serta terjadi penurunan koefisien variasi yang menandakan peningkatan konsistensi capaian siswa. Kesimpulannya, media video interaktif berbasis etnosains ini layak, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kreativitas belajar siswa. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam inovasi pembelajaran IPA kontekstual di sekolah dasar berbasis nilai-nilai budaya lokal.
Peningkatan Keterampilan Pemecahan Masalah pada Pembelajaran IPA melalui Media Teka-Teki Silang Magafira Magfira; Nurjumiati Nurjumiati; Rizalul Fiqry
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 2 (2025): Lambda : Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i2.1555

Abstract

Problem solving skills are important skills that must be possessed by students since elementary school level, in science learning, this skill is very important to help students understand scientific concepts and apply them in everyday life. The purpose of this study was to improve problem solving skills in science learning on the characteristics of living things. The research location was SDN Risa. Quantitative research with a quasi-experimental design that did not use a control group. The subjects in this study were all third grade students consisting of 20 students. The data collection technique used in this study was a test. The test instrument consisted of 10 essay questions, an initial test (pretest) and a final test (posttest) which aimed to determine students' problem solving skills before and after treatment, a questionnaire to determine students' responses to crossword puzzle media and observations to understand student interactions and their responses to crossword puzzle media. The data analysis used was the N-Gain test which showed a value of 0.76 which was included in the moderate category and the effectiveness level score was in the fairly effective category, thus the crossword puzzle media was effectively used in improving students' problem-solving skills at SDN Risa where the average pretest score was 57% and the average posttest score was 90%..
Effectiveness of Ethno-Inquiry-Interactive Physics Multimedia Using the Gopa Game to Improving Students’ Numeracy Literacy Nurjumiati Nurjumiati; Syahriani Yulianci; Nurhairunnisah Nurhairunnisah; Suriya Ningsyih
Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi (JPFT) Vol 12 No 1 (2026): January-June
Publisher : Department of Physics Education, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpft.v12i1.10790

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of ethno-inquiry-based interactive physics multimedia through the traditional Gopa game in improving students' numeracy in parabolic motion material for grade XI of high school. This study used a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design involving two classes, namely the experimental class that used ethno-inquiry-based interactive multimedia through the Gopa game and the control class that used conventional learning. The research instrument included a numeracy literacy test. Data were analyzed using an independent t-test and N-Gain test calculations to measure the level of effectiveness. The results showed that there was a significant difference between the numeracy and cultural literacy results of students in the experimental and control classes. With an Independent Sample t-test on the posttest score, there was a significant difference between the experimental and control classes with a p-value of 0.029 (p <0.05). The average posttest score of the experimental class (74.92) was higher than the control class (64.67). These results indicate that the use of ethno-inquiry-based interactive multimedia in the Gopa game has a positive influence on improving students' numeracy literacy. The average gain in numeracy literacy scores in the experimental and control classes was in the moderate category, meaning that the effectiveness of using ethno-inquiry-based interactive physics multimedia through the Gopa game on parabolic motion material was categorized as moderate or quite effective.