Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH METODE SCAFFOLDING DAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS RESENSI SISWA KELAS XI SMAN 1 PABUARAN Abdillah, Ulya; Tatu Hilaliyah; Sundawati Tisnasari
Sasando Vol 7 No 1 (2024): SASANDO APRIL 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v7i1.276

Abstract

Tujuan penelitian untuk menemukan perbandingan antara hasil belajar menggunakan metode pembelajaran scaffolding dan inkuiri. Hipotesis penelitian, yaitu ada perbedaan (Ha) dan tidak ada perbedaan (Ho) pada hasil belajar siswa SMAN 1 Pabuaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel diambil dengan metode random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha diterima, sehingga disimpulkan adanya perbedaan antara hasil belajar menggunakan metode scaffolding dan metode inkuiri pada siswa.
Kajian Psikolinguistik terhadap Gangguan Berbahasa pada Penderita Cadel Melalui Platform YouTube dan TikTok Devi Bunga Anggreani; Muhammad Rafli Chudori; Sundawati Tisnasari
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa Vol. 4 No. 1 (2025): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurribah.v4i1.5157

Abstract

The purpose of this research is to study the phenomenon of slurred language disorder using a psycholinguistic approach. This study concentrates on the phoneme changes that occur in individuals with lisp disorder who are active on digital platforms such as YouTube and TikTok. One definition of lisp disorder is difficulty articulating certain phonemes, especially /r/, /k/, and /s/, which impacts the ability to speak effectively. Using observation and analysis of the utterances of five individuals with a lisp featured in the videos, this study employed a descriptive qualitative methodology for data collection. Based on the age and physical condition of each subject, the analysis results show the substitution of the phonemes /r/ into /l/, /w/, /g/, /c/, /k/ into /t/, and /s/ into /c/. This study provides important knowledge about the phonological changes of lisp disorder and how it impacts language acquisition and public communication in the digital age.
Gejala Fonologis sebagai Cermin Gangguan Pemerolehan Bahasa: Tinjauan Psikolinguistik Anak Usia 5 Tahun Siti Maulida; Risma Fitriyani; Sundawati Tisnasari
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 15 No. 2 (2025): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v15i2.2894

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi permasalahan fonologis yang dialami seorang anak berusia lima tahun enam bulan dalam kerangka psikolinguistik. Gejala fonologis seperti penggantian bunyi, penghilangan suara, pemendekan kata, dan kesalahan pelafalan diamati pada seorang anak yang bernama Muhammad Nizam Affandi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan analisis data mengikuti model Miles dan Huberman. Penelitian ini menemukan tujuh puluh tiga data yang didapat dari observasi tanggal 23 April 2024 dan dua puluh lima data yang ditemukan pada observasi tanggal 31 Mei 2025. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa anak tersebut mengalami pola gangguan berbicara yang spesifik, termasuk penggantian bunyi /k/ dengan /t/, /r/ dengan /l/, serta kesulitan dalam mengucapkan bunyi /ŋ/. Gangguan ini diasosiasikan dengan keterbatasan dalam memori fonologis, kurangnya stimulasi verbal, serta kemungkinan adanya hambatan fisiologis dalam koordinasi organ bicara. Hasil ini dianalisis dengan menggunakan teori fonologi generatif dan psikolinguistik untuk menjelaskan faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi perkembangan bahasa. Penelitian ini menekankan pentingnya intervensi awal melalui stimulasi lingkungan dan terapi artikulasi yang tepat.
STRATEGI EKSTRAKURIKULER MUHADHARAH DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERBICARA PESERTA DIDIK KELAS TINGGI MADRASAH IBTIDAIYAH RUMAH PENDIDIKAN ISLAM Yuni Maulani Rahmah; Sundawati Tisnasari; Istinganatul Ngulwiyah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Public
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.42178

Abstract

This study examines the implementation strategies of Muhadharah extracurricular activities in developing speaking skills among upper-grade students at Madrasah Ibtidaiyah Rumah Pendidikan Islam, South Jakarta. Using a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, interviews, and documentation involving the head of the madrasah, extracurricular supervisors, teachers, and students. Data analysis followed the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the routine and structured implementation of Muhadharah effectively improves students’ speaking skills, particularly in articulation, intonation, fluency, vocabulary mastery, confidence, and speaking ethics. Supporting factors include the supervisors’ expertise and continuous evaluation, while inhibiting factors involve limited parental support, low student motivation, and time constraints. The study concludes that Muhadharah extracurricular activities serve as an effective medium for enhancing elementary school students’ speaking skills. Keywords: Muhadharah extracurricular activity, speaking skills, elementary school, qualitative study
Penggunaan Bahasa Gaul Pada Remaja Kota Cilegon (Kajian Sosiolinguistik) Fanny Dilaroma Islamy; Aceng Hasani; Sundawati Tisnasari
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.6023

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk bahasa gaul yang tercipta dan digunakan oleh remaja Kota Cilegon dan untuk mendeskripsikan faktor-faktor penyebab penggunaan bahasa gaul oleh remaja Kota Cilegon. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa tuturan-tuturan remaja Kota Cilegon yang mengandung bahasa gaul. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, teknik dokumentasi dan teknik catat. Bentuk bahasa gaul dalam penelitian ini menggunakan teori Mastuti (2008:56) terdapat 9 jenis tetapi hanya 6 yang digunakan.
IMPLIKATUR PERCAKAPAN PADA PROSES PEMBELAJARAN SISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SKH NEGERI 01 KOTA SERANG RAMADHANIAR RIZKY GAUDISWARI; Odien Rosidin; Sundawati Tisnasari
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i1.302

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk (a) mendeskripsikan dan mengklasifikasikan jenis implikatur percakapan dalam interaksi antara guru dan siswa tunagrahita dalam pembelajaran di SKH Negeri 01 Kota Serang dan (b) mendeskripsikan dan mengklasifikasikan fungsi implikatur percakapan dalam interaksi antara guru dan siswa tunagrahita dalam pembelajaran di SKH Negeri 01 Kota Serang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar, teknik Simak Bebas Libat Cakap sebagai teknik lanjutan, dan teknik catat. Selanjutnya, sumber data dalam penelitian ini adalah rekaman interaksi pembelajaran dari beberapa kelas di SKH Negeri 01 Kota Serang yang kemudian ditranskripsikan ke dalam bentuk tulisan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP) dan teknik lanjutan berupa analisis kontekstual. Penelitian ini memperoleh temuan berupa jenis implikatur percakapan sebanyak 37 data yang diperinci sebagai berikut: (1) implikatur percakapan umum sebanyak 7 data; (2) implikatur percakapan khusus sebanyak 27 data; dan (3) implikatur percakapan berskala sebanyak 3 data. Adapun temuan fungsi implikatur percakapan dalam interaksi guru-siswa tunagrahita di SKH Negeri 01 Kota Serang adalah sebagai berikut: (1) fungsi asertif sebanyak 11 data; (2) fungsi direktif sebanyak 23 data; (3) fungsi ekspresif sebanyak 2 data; dan (4) fungsi deklaratif sebanyak 1 data. KATA KUNCI: pragmatik; implikatur percakapan; tunagrahita >  IMPLICATIONS OF CONVERSATION IN THE LEARNING PROCESS OF STUDENTS WITH SPECIAL NEEDS AT SKH NEGERI 01 KOTA SERANG   ABSTRACT: This study aims to (a) describe and classify the types of conversational implicatures in interactions between teachers and students with intellectual disabilities in learning at SKH Negeri 01 Kota Serang and (b) describe and classify the functions of conversational implicatures in interactions between teachers and students with intellectual disabilities in learning at SKH Negeri 01 Kota Serang. The research method used is descriptive qualitative. The data collection techniques used are the listening method with eavesdropping as the basic technique, the Free Listening and Involved Conversation technique as the advanced technique, and the note-taking technique. Furthermore, the data sources in this study are recordings of learning interactions from several classes at SKH Negeri 01 Kota Serang, which were then transcribed into written form. The data analysis technique in this study used the pragmatic matching method with the basic technique of Element Selection (PUP) and an advanced technique of contextual analysis. This study found 37 types of conversational implicatures, which are detailed as follows: (1) 7 general conversational implicatures; (2) 27 specific conversational implicatures; and (3) 3 scaled conversational implicatures. The findings on the functions of conversational implicatures in teacher-student interactions with mentally disabled students at SKH Negeri 01 Kota Serang are as follows: (1) 11 data points for assertive functions; (2) 23 data points for directive functions; (3) 2 data points for expressive functions; and (4) 1 data point for declarative functions. KEYWORDS: pragmatics; conversational implicature; mentally disabled  
ANALISIS MINAT BACA SISWA TERHADAP PEMBIASAAN LITERASI RUTIN DI SMAN 63 JAKARTA TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Muhammad Akbar Putra Firdaus; Tatu Hilaliyah; Sundawati Tisnasari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 6.A (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menelaah tingkat minat baca siswa kelas XI di SMAN 63 Jakarta selama pelaksanaan program literasi rutin. Pendekatan penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif. Fokus kajian diarahkan pada siswa kelas XI F sebagai subjek utama dengan minat baca sebagai variabel inti. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, penyebaran angket, serta penelusuran dokumen. Analisis data dilakukan dengan metode penskoran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antusiasme membaca siswa dalam kegiatan Literasi Rutin di SMAN 63 Jakarta masih membutuhkan perhatian lebih dari guru dan lingkungan sekitarnya. Secara keseluruhan, minat baca siswa kelas XI F berada pada kategori cukup baik. Hal ini tercermin dari temuan persentase, yaitu 62,9% siswa melakukan persiapan belajar, 48,6% menunjukkan ketertarikan awal yang positif, 42,9% memiliki minat bertanya, 68,6% tetap berpartisipasi mengikuti pembelajaran meskipun berada di posisi duduk belakang, 14,3% menunjukkan kesiapan menghadapi ujian, dan 37,1% aktif dalam kegiatan belajar kelompok. Dengan demikian, diperlukan dorongan, bimbingan, dan motivasi tambahan dari guru maupun orang tua untuk membantu meningkatkan minat belajar siswa.
ANALISIS KONTRASTIF KALIMAT SEDERHANA BAHASA SUNDA DAN BAHASA INDONESIA UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SEKOLAH DASAR Nurmalasari Nurmalasari; Odien Rosidin; Sundawati Tisnasari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian analisis kontrastif bertujuan untuk menganalisis kebahasaan dengan melakukan perbandingan struktur kalimat sederhana bahasa Sunda dan bahasa Indonesia serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa kalimat sederhana yang digunakan oleh siswa kelas V SDN Panimbang Jaya 4 dan dianalisis menggunakan langkah analisis kontrastif, yaitu mendeskripsikan, menyeleksi, mengontraskan, dan memprediksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua bahasa memiliki kesamaan pola dasar kalimat sederhana, yaitu Subjek–Predikat (S–P), Subjek–Predikat–Objek (S–P–O), dan Subjek–Predikat–Keterangan (S–P–K). Perbedaan struktur tampak pada kehadiran unsur subjek, penggunaan afiksasi verba, pemilihan preposisi, serta penggunaan partikel penegas wé dalam bahasa Sunda. Perbedaan tersebut berpotensi menimbulkan interferensi bahasa daerah dalam penggunaan bahasa Indonesia oleh siswa. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan pembelajaran Bahasa Indonesia yang mempertimbangkan latar belakang bahasa ibu siswa.
BENTUK DAN MAKNA UNGKAPAN TABU DALAM TUTURAN CONTENT CREATOR KEANU AGL DAN KONTEN YOUTUBE Sandria Difna Nur Annisa; Odien Rosidin; Sundawati Tisnasari
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 7.D (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk dan mendeskripsikan makna ungkapan tabu dalam tuturan content creator Keanu AGL pada konten YouTube. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak, sadap, simak bebas libat cakap, dan catat. Data berjumlah 15 tuturan yang mengandung ungkapan tabu dianalisis menggunakan teori referensi kata tabu Timothy Jay (1996) dan teori makna Geoffrey Leech (1981). Hasil penelitian menunjukkan lima kategori referensi tabu: kecabulan (5 data), penyebutan nama dan hinaan (5 data), penghujatan (2 data), bahasa vulgar (2 data), dan pelecehan seksual (1 data). Dari aspek makna, ditemukan makna konotatif (13 data), makna afektif (13 data), makna sosial (12 data), dan makna reflektif (2 data). Dominasi makna konotatif dan afektif menunjukkan bahwa ungkapan tabu digunakan untuk menyampaikan emosi negatif dan membangun gaya komunikasi provokatif dalam ruang digital.
PENGEMBANGAN MEDIA DIORAMA BERBASIS MULTILITERASI UNTUK MELATIH KETERAMPILAN BERBAHASA PRODUKTIF Rafelliya S.P, Adhinda; Rina Yuliana; Odien Rosidin; Sundawati Tisnasari
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 2 (2024): Volume 09 No. 2 Juni 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i2.15343

Abstract

This research aims to develop multiliteracy-based diorama learning media for Indonesian language subjects for class V elementary. To determine the feasibility of the learning media being developed, and to determine user responses to multiliteration. diorama based media. The research method used is Research and Development (R&D) which refers to the Borg and Gall development model developed by Sugiyono through 6 stages, namely: (1) Potential Problems, (2) Data Collection, (3) Product Design, (4) Validation Product, (5) Product Revision, (6) Product Trial (limited scale). Expert validation was carried out by media experts, material experts and language experts, with the research subjects being class V of SDN Banjarsari 4, totaling 29 students. Data collection was obtained by interviews, observation, questionnaires and documentation. The results of the research are (1) the feasibility level of learning media in terms of design obtained a score of 85.71% which can be categorized as "very feasible" (2) the feasibility level of learning media in terms of material obtained a score of 91.50% which can be categorized as "very feasible " (3) the level of suitability of learning media in terms of language obtained a score of 83.33% which can be categorized as "very suitable" (4) the average score of student responses obtained a percentage of 94% which can be categorized as "very good" so it can be concluded that multiliteracy-based diorama media is suitable for use in interview material in Chapter 4 Learning to be Entrepreneurial and can practice productive language skills, namely speaking and writing