Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Berita dalam Instagram dan Media Audiovisual Tiktok Terhadap Keterampilan Menulis Cerpen di Kelas XI SMAN 2 Kota Serang Roudhotul Jannah; Tatu Hilaliyah; Sobri
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 2 (2024): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v6i2.5470

Abstract

Banyak siswa yang kesulitan menemukan ide menarik saat menulis cerpen lalu beranggapan menulis cerpen adalah keterampilan yang sulit. Peneliti tertarik untuk menggunakan media sosial sebagai referensi menulis cerpen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media berita dalam Instagram dan media audiovisual Tiktok, serta perbedaan pengaruh antara kedua media tersebut terhadap keterampilan menulis cerpen di kelas XI SMAN 2 Kota Serang. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling yang memunculkan kelas XI-7 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI-8 sebagai kelas kontrol. Data yang diperoleh berupa hasil pretest dan posttest menulis cerpen yang melalui perhitungan statistik dengan bantuan SPSS versi 26. Pengujian hipotesis dilakukan dengan uji t- dan uji N-Gain. Hasil uji t- menunjukkan signifikasi pada media berita dalam Instagram dan media audiovisual Tiktok sama-sama sebesar 0,000 < 0,05 sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Selanjutnya, selisih pengaruh ditunjukan oleh N-Gain Score, media berita dalam Instagram memperoleh rata-rata 49,25 % dan media audiovisual Tiktok memperoleh rata-rata 31,75%. Uji signifikasi tersebut menunjukkan bahwa aplikasi media berita dalam Instagram lebih unggul dibandingkan dengan media audiovisual Tiktok dalam meningkatkan keterampilan menulis cerpen di kelas XI SMAN 2 Kota Serang.
PENGARUH METODE SCAFFOLDING DAN INKUIRI TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS TEKS RESENSI SISWA KELAS XI SMAN 1 PABUARAN Abdillah, Ulya; Tatu Hilaliyah; Sundawati Tisnasari
Sasando Vol 7 No 1 (2024): SASANDO APRIL 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/sasando.v7i1.276

Abstract

Tujuan penelitian untuk menemukan perbandingan antara hasil belajar menggunakan metode pembelajaran scaffolding dan inkuiri. Hipotesis penelitian, yaitu ada perbedaan (Ha) dan tidak ada perbedaan (Ho) pada hasil belajar siswa SMAN 1 Pabuaran. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel diambil dengan metode random sampling. Teknik analisis data menggunakan uji-t dengan bantuan program SPSS 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ha diterima, sehingga disimpulkan adanya perbedaan antara hasil belajar menggunakan metode scaffolding dan metode inkuiri pada siswa.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK DAN STORYTELLING TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VIII SMPN 18 KOTA SERANG Nia Nurcahyani; Tatu Hilaliyah; Sobri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34931

Abstract

Banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam mengemukakan pendapat atau argumennya di depan umum, sehingga berdampak pada rendahnya kemampuan berbicara secara efektif. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih variatif dan interaktif guna menciptakan suasana belajar yang mendorong partisipasi aktif siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan model pembelajaran talking stick dan storytelling, serta perbedaan keefektifan antara model pembelajaran talking stick dan storytelling terhadap keterampilan berbicara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif Quasi experiment bentuk desain Nonequivalen Control Group Design. Teknik pengambilan sampel menggunakan Purposive Sampling, kelas VIII D sebagai kelas eksperimen dan VIII C sebagai kelas kontrol. Data penelitian berupa tes hasil berbicara siswa, yang dianalisis menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest kelas yang menggunakan model talking stick sebesar 76,89, sedangkan kelas yang menggunakan model storytelling sebesar 74,25, Meskipun secara deskriptif model pembelajaran talking stick menghasilkan peningkatan yang lebih tinggi, hasil analisis uji N-Gain Score menunjukkan nilai rata-rata 0,081, yang berarti tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik antara kedua model pembelajaran tersebut. Dengan demikian, model pembelajaran talking stick dan storytelling memiliki pengaruh yang relatif sama dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa kelas VIII SMPN 18 Kota Serang.