Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sirok Bastra

THE USE OF INDONESIA TRADITIONAL GAME TO UPGRADE PUPILS SPEAKING SKILLS AND LESSEN PUPILS SPEAKING ANXIETY Nukmatus Syahria
Sirok Bastra Vol 8, No 2 (2020): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37671/sb.v8i2.203

Abstract

This article examine the effectiveness of Indonesia traditional game, engklek, to upgrade the pupils speaking skills and to minimize the pupils speaking anxiety. The study found that games have several of disadvantages. One of the game are not appropriate to be applied in the upper level (adult) because some of them consider that games are bothering. Other study claims that games give several kinds of advantages in the teaching and learning activities and it is suitable to be applied for any level of age. The clashing research findings from both studies lead the researcher’s curiosity to investigate the effectiveness of Indonesia traditional game to boost university pupils speaking skills. The designs adopt in this study are experimental design and descriptive design. The results showed that the treatment given to the experimental group (engklek game) is able to give an impact to increase the score of pupils speaking skills that is higher than the control group (presentation technique). The majority of the pupils agree that engklek game is effective to upgrade the pupils speaking fluency, lessen the pupils anxiety, and boost the pupils motivation, cognitive and social skills.Penelitian ini menguji keefektifan permainan tradisional Indonesia, engklek, untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan mengurangi kecemasan berbicara siswa. Salah satu penelitian menemukan bahwa permainan memiliki beberapa kekurangan, salah satunya yaitu permainan tidak seharusnya diterapkan di level atas (dewasa) karena beberapa di antaranya menganggap hal tersebut tersebut mengganggu dan merepotkan. Dalam penelitian lain, dinyatakan bahwa permainan menawarkan beberapa macam keunggulan dalam kegiatan belajar mengajar dan cocok untuk diterapkan di segala tingkatan usia. Temuan penelitian yang saling bertabrakan dari kedua studi tersebut mendorong rasa keingintahuan peneliti untuk menyelidiki keefektifan permainan tradisional Indonesia dalam meningkatkan kemampuan berbicara para mahasiswa. Penelitian ini mengadopsi desain eksperimental dan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen (engklek) mampu memberikan dampak peningkatan pada skor speaking siswa yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol (teknik presentasi). Mayoritas siswa setuju bahwa permainan engklek efektif untuk meningkatkan kefasihan berbicara siswa, mengurangi kecemasan siswa, dan meningkatkan motivasi, keterampilan kognitif, dan sosial siswa.
THE UTILIZATION OF DIGITAL ASSESSMENT FOR A BETTER LEARNING EXPERIENCES (Penggunaan Penilaian Digital untuk Pengalaman Belajar yang Lebih Baik) Nukmatus Syahria
Sirok Bastra Vol 7, No 1 (2019): Sirok Bastra
Publisher : Kantor Bahasa Provinsi Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (636.64 KB) | DOI: 10.37671/sb.v7i1.155

Abstract

Technology is now becoming an unavoidable part of Indonesian students’ life. The application of digital tools have facilitated the students to expand their knowledge and develop their learning. At the same time, it helps to plant learning autonomy toward the students. This paper aimed to explore the teachers’ experiences in applying the digital assessment by using in- depth interview and classroom observation. The teachers can gain a lot of advantages by applying the digital assessment in their teaching and learning activities. It saves a lot of teachers’ time, it breaks the barriers between teachers and students in terms of meeting time and at the same time it also helps to reduce students’ anxiety during the assessment. However, during the application of the digital assessment there were several difficulties faced by the teachers, namely the internet connection, the misconception among the students because the students did not comprehend well regarding the teachers’ feedback as well as there may be a possibility for the students to cheat during the assessment since they can do it anywhere not only in the campus. The teachers’ mastery in technology indirectly can also help the development of Indonesia’s education system. Teknologi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan siswa Indonesia. Penerapan perangkat digital telah memfasilitasi siswa untuk memperluas pengetahuan dan mengembangkan cara belajar mereka. Pada saat yang bersamaan,  perangkat digital juga membantu menanamkan otonomi belajar kepada siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman para guru dalam menerapkan penilaian secara digital dengan menggunakan wawancara secara intensif dan observasi kelas. Para guru dapat memperoleh banyak keuntungan dengan menerapkan penilaian secara digital dalam kegiatan belajar mengajar mereka. Penilaian dengan cara seperti ini menghemat banyak waktu guru, menjembatani jarak antara guru dan siswa dalam hal waktu pertemuan dan pada saat yang sama juga membantu mengurangi kecemasan siswa selama penilaian. Namun, dalam penerapannya, terdapat beberapa kesulitan yang dihadapi oleh para guru, yaitu koneksi internet, kesalahpahaman di antara siswa karena siswa tidak memahami dengan baik tentang umpan balik guru dan terdapat kemungkinan siswa menyontek selama ujian karena mereka dapat melakukannya di mana saja, tidak hanya di area kampus. Penguasaan guru tentang teknologi secara tidak langsung juga dapat membantu pengembangan sistem pendidikan di Indonesia.