Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Performans Jangkrik yang Diberi Pakan Kombinasi Daun Kangkung dan Daun Pepaya Sulna Sulna; La Ode Nafiu; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pakan kombinasi daun kangkung dan daun pepaya terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan, panjang badan dan  mortalitas jangkrik (Gryllidae). Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan perlakuan adalah pemberian (R0: buah pepaya 100% sebagai pakan kontrol, R1: daun pepaya 100%, R2: daun kangkung 75% + daun pepaya 25%, R3: daun kangkung 50% + daun pepaya 50%, R4: daun kangkung 25% + daun pepaya 75%, R5: daun kangkung 100%). Tiap perlakuan dilakukan tiga kali ulangan dengan masing-masing kandang berisi 100 ekor jangkrik. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pakan kombinasi daun kangkung dan daun pepaya memberikan pengaruh yang nyata terhadap pertambahan bobot badan, konsumsi pakan, konversi pakan, panjang badan dan mortalitas jangkrik. Perlakuan pemberian pakan daun pepaya 100% memberikan performans jangkrik  yang terbaik.
Kualitas Spermatozoa Ayam Kampung dengan Penambahan Vitamin E Dalam Pakan Darni Darni; Takdir Saili; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 3, No 1 (2021): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v3i1.16897

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas spermatozoa ayam kampung yang ditambahkan vitamin E dalam pakan. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Unit IlmuTernak Unggas dan penelitian kualitas spermatozoa dilaksanakan di Laboratorium Unit Pelaksana Teknis Daerah Balai Pembibitan Ternak Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara pada bulan Februari 2017 selama 3 minggu. Pengamatan dilakukan pada karakteristik semen segar ayam kampung yang ditampung dari 16 ekor ayam kampung jantan yang berumur ± 7 sampai 8 bulan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Dengan penambahan vitamin E per 1000 gram pakan yang terdiri dari : kontrol (P0), 5 IU (P1), 10 IU (P2) dan 15 IU (P3).Variabel yang diamati adalah volume semen, pH semen, warna semen, bau semen, konsistensi semen, gerakanmassa spermatozoa, persentasemotilitas spermatozoa dan konsentrasi spermatozoa ayam kampong. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitianmenunjukkanbahwapenambahan vitamin E dalam pakan pada level yang berbeda tidak berpengaruh nyata terhadap volume semen, pH semen, warna semen, bau semen, konsistensi semen, gerakanmassa spermatozoa, persentase motilitas spermatozoa dan konsentrasi spermatozoa ayam kampung. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penambahan vitamin E dalam pakan tidak berpengaruh nyata terhadap kualitas makroskopis maupun mikroskopis spermatozoa ayam kampung.
Pengaruh Penggunaan Gallipro® dalam Pakan terhadap Performans Produksi Ayam Petelur Strain Isa Brown Darfia Darfia; Hamdan Has; Audy Joinaldy; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 3 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i3.16999

Abstract

Gallipro® merupakan salah satu probiotik yang ditujukan untuk meningkatkan berat badan dan meningkatkan efisiensi pakan pada unggas, yang dalam aplikasinya dapat dikombinasikan dengan semua aditif pakan dan antibiotik. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan Gallipro® sebagai probiotik dalam pakan terhadap performans produksi ayam petelur strain isa brown. Materi penelitian berupa ayam petelur strain isa brown sebanyak 200 ekor umur 37-40 minggu yang dipelihara salama 4 minggu dengan pakan komplit mash ayam petelur CP-36 yang diproduksi oleh PT. Sinar Terang Madani dan aditif pakan Gallipro®. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan dengan ransum perlakuan P0 (pakan tanpa pemberian gallipro®), P1 (penambahan Gallipro® 0,050%), P2 (penambahan Gallipro® 0,075%), dan P3 (penambahan Gallipro® 0,100%). Hasil penelitian menunjukan bahwa penggunaan Gallipro® dalam pakan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi pakan, hen day production (HDP), berat telur, dan konversi pakan.
Kualitas Semen Kambing Peranakan Etawah dengan Penambahan Lesitin Kedelai dalam Pengencer Tris Aminomethane Kuning Telur pada Penyimpanan Suhu 3-5ºC. Ardiansyah Ardiansyah; Takdir Saili; Syam Rahadi
Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo Vol 2, No 1 (2020): JIPHO (Jurnal Ilmiah Peternakan Halu Oleo)
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56625/jipho.v2i1.11162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan mensubtitusikan sebagian konsentrasi Tris kuning telur dengan lesitin kedelai yang baik untuk pengenceran semen kambing peranakan etawah (PE). Semen yang diambil berasal dari 1 ekor kambing jantan. Semen ditampung sebanyak dua kali menggunakan vagina buatan dan dievaluasi secara makroskopis dan mikroskopis. Semen segar yang diamati memiliki rataan motilitas spermatozoa 90%, volume 1,05, warna krem susu, konsistensi kental, konsentrasi spermatozoa 1.492,50 juta/sel, dan spermatozoa abnormal 1,3%. Semen yang didapat diproses lebih lanjut. Masing-masing spermatozoa dibagi menjadi lima tabung. Empat tabung diencerkan dengan P1 (2,5% lesitin kedelai), P2 (5% lesitin kedelai), P4 (7,5% lesitin kedelai), dan P4 (10% lesitin kedelai). Satu tabung lainnya diencerkan dengan Tris kuning telur dengan konsentrasi spermatozoa 50 juta/ml. Semen kemudian disimpan pada suhu 3-5ºC dan diamati motilitas dan viabilitas spermatozoa setiap 12 jam hingga 48 jam penyimpanan. Setelah 48 jam penyimpanan hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa konsentrasi 2,5% merupakan pengencer spermatozoa terbaik dalam mempertahankan motilitas spermatozoa dan viabilitas spermatozoa bila dibandingkan dalam berbagai konsentrasi 5%, 7,5% dan 10%. Untuk tujuan inseminasi buatan, pengencer P1 (2,5% lesitin kedelai), dan P3 (7,5% lesitin kedelai) dapat digunakan hingga 48 jam penyimpanan.