Claim Missing Document
Check
Articles

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA CUACA UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Imakulata Maria Neko; Maria Desidaria Noge; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema cuaca untuk siswa kelas 3 sekolah dasar. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 sebagai ahli konten/materi yang diambil dari guru SDI Loboleke, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli Bahasa Indonesia dan ahli desain prodak buku yang dikembangkan, seorang tokoh penulis buku Bahasa daerah Bajawa sebagai ahli Bahasa daerah. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari atas lima Langkah, yaitu : (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (2) Uji coba ahli Bahasa Indonesia ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (3) Uji coba ahli Bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,4 (4) Uji coba ahli Bahasa inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6. (5) Uji coba ahli desain produk ada pada kategori “ baik” dengan nilai rata-rata 3,3. (6) Uji coba kelayakan penggunaan ada pada kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 3,8.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR DI SDK ROWA KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Vinsensia Theresia Hoo; Maria Patrisia Wau; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 SDK Rowa. Jenis penelitian yang ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. SubjeK dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDK Rowa berjumlah 6 siswa terdiri dari 3 perempuan dan 3 laki-laki. Dan objek dari penelitian ini adalah kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar kecamatan Boawae kabupaten Nagekeo. Metode pengumpulan data dalam penelitian Ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Seluruh siswa kelas I SDK Rowa dengan jumlah 21 siswa, 6 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Pada proses penelitian terlebih dahulu dimulai dengan memberikan tes membaca pada siswa, Kemudian setelah aspek kesulitan diketahui, lalu diamati karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek kesulitan belajar membaca permulaan yaitu siswa belum mampu menganalisis huruf, siswa belum mampu mengenali huruf.siswa belum memahami kaitan antara huruf dan bunyi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SEKOLAH DASAR. Maria Dolorosa Kigo; Yohanes Vianey Sayangan; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik kelas V Sekolah Dasar. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan presentase 91% dengan kualifikasi “Sangat Valid”, penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 82,22% dengan kualifikasi ”Valid”, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 80% dengan kualifikasi “Valid”, dan penilaian pada uji coba siswa sebagai calon pengguna produk memperoleh presentase 90,4% dengan kualifikasi ”Sangat Valid”. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa kelas V SD.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MULTILINGUAL BERBASIS KONTEN DAN KONTEKS BUDAYA LOKAL ETNIS NGADA PADA TEMA CUACA UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Imakulata Maria Neko; Maria Desidaria Noge; Yohanes Vianey Sayangan
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan bahan ajar multilingual berbasis budaya lokal etnis Ngada pada tema cuaca untuk siswa kelas 3 sekolah dasar. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru kelas 3 sebagai ahli konten/materi yang diambil dari guru SDI Loboleke, dosen STKIP Citra Bakti sebagai ahli Bahasa Indonesia dan ahli desain prodak buku yang dikembangkan, seorang tokoh penulis buku Bahasa daerah Bajawa sebagai ahli Bahasa daerah. Bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada ini dikembangkan menggunakan model ADDIE. Model ADDIE terdiri dari atas lima Langkah, yaitu : (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan bahan ajar multilingual berbasis konten dan konteks budaya lokal etnis Ngada berdasarkan hasil uji coba ahli adalah sebagai berikut. (1) Uji coba ahli konten/materi ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (2) Uji coba ahli Bahasa Indonesia ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,7 (3) Uji coba ahli Bahasa daerah ada pada kategori “baik” dengan nilai rata-rata 3,4 (4) Uji coba ahli Bahasa inggris ada pada kategori “sangat baik” dengan nilai rata-rata 4,6. (5) Uji coba ahli desain produk ada pada kategori “ baik” dengan nilai rata-rata 3,3. (6) Uji coba kelayakan penggunaan ada pada kategori “Baik” dengan nilai rata-rata 3,8.
ANALISIS KESULITAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR DI SDK ROWA KECAMATAN BOAWAE KABUPATEN NAGEKEO Vinsensia Theresia Hoo; Maria Patrisia Wau; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 SDK Rowa. Jenis penelitian yang ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. SubjeK dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SDK Rowa berjumlah 6 siswa terdiri dari 3 perempuan dan 3 laki-laki. Dan objek dari penelitian ini adalah kesulitan membaca permulaan siswa kelas 1 sekolah dasar kecamatan Boawae kabupaten Nagekeo. Metode pengumpulan data dalam penelitian Ini adalah tes, observasi, dan dokumentasi. Seluruh siswa kelas I SDK Rowa dengan jumlah 21 siswa, 6 siswa mengalami kesulitan membaca permulaan. Pada proses penelitian terlebih dahulu dimulai dengan memberikan tes membaca pada siswa, Kemudian setelah aspek kesulitan diketahui, lalu diamati karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa aspek kesulitan belajar membaca permulaan yaitu siswa belum mampu menganalisis huruf, siswa belum mampu mengenali huruf.siswa belum memahami kaitan antara huruf dan bunyi.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUDIO VISUAL PADA TEMA LINGKUNGAN SAHABAT KITA PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS V SEKOLAH DASAR. Maria Dolorosa Kigo; Yohanes Vianey Sayangan; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i1.1115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menghasilkan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang sesuai dengan karakteristik siswa kelas V Sekolah Dasar, (2) mengetahui kualitas hasil uji coba produk pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik kelas V Sekolah Dasar. Media pembelajaran berbasis audio visual ini dikembangkan dengan model ADDIE. Model ini terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis audio visual dengan kelayakan berdasarkan hasil uji ahli materi pembelajaran diperoleh hasil dengan presentase 91% dengan kualifikasi “Sangat Valid”, penilaian dari ahli media pembelajaran memperoleh presentase 82,22% dengan kualifikasi ”Valid”, penilaian dari ahli desain pembelajaran memperoleh presentase 80% dengan kualifikasi “Valid”, dan penilaian pada uji coba siswa sebagai calon pengguna produk memperoleh presentase 90,4% dengan kualifikasi ”Sangat Valid”. Berdasarkan hasil uji coba ahli dan siswa dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis audio visual pada tema lingkungan sahabat kita pembelajaran tematik yang telah dikembangkan ini layak digunakan oleh siswa kelas V SD.
PELAKSANAAN BIMBINGAN BELAJAR UNTUK MEMBANTU SISWA SEKOLAH DASAR DI DESA WAE IA DALAM MEMAHAMI MATERI PEMBELAJARAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Maria Patrisia Wau; Maria Desidaria Noge; Ermelinda Yosefa Awe; Yosefina Uge Lawe; Efrida Ita; Falentina Kedhi; Ermelinda Mbagha; Daniela Densi Dhiku
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol 4 No 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1476

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberi bimbingan belajar bagi siswa sekolah dasar di desa Wae Ia pada masa pandemi covid 19 agar memperdalam pemahaman materi pembelajaran selain online learning. Metode pelaksanaan dilakukan di sekolah dan dilanjutkan dengan kegiatan kunjungan rumah dalam bentuk bimbingan belajar dan penugasan dengan waktu pelaksanaan dilakukan selama bulan September dan Oktober 2021 pada hari Senin-Jumad, pukul 08.00-11.00 wita. Lokasi kegiatan dilaksanakan di sekolah dengan tetap mematuhi protokol Kesehatan. Peserta kegiatan adalah siswa-siswa sekolah dasar sejumlah 10 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah dengan bimbingan belajar dapat meningkatkan tingkat pemahaman materi oleh siswa sekolah dasar.
PENGEMBANGAN DESAIN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MENGGUNAKAN DIRECT METHOD BERBASIS BUDAYA LOKAL UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR Fatima claudian Edo; Maria Desidaria Noge; Ermelinda Yosefa Awe
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1030

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk : (1) untuk menghasilkan desain pembelajaran bahasa Inggris menggunakan direct method berbasis budaya lokal untuk sekolah dasar, (2) untuk mengetahui kualitas hasil uji produk pengembangan desain pembelajaran bahasa Inggris menggunakan direct method berbasis budaya lokal untuk sekolah dasar. Subjek uji coba dalam penelitian ini antara lain guru bahasa Inggris sebagai ahli konten/materi dari guru SMPS Katolik Kartini Mataloko dan guru SMPS Soegijapranata Mataloko, dosen Universitas Nusantara PGRI Kediri sebagai ahli desain pembelajaran dan 6 orang guru SD sebagai pengguna produk. Desain pembelajaran bahasa Inggris berbasis budaya lokal ini dikembangkan menggunakan model ADDIE terdiri atas lima langkah, yaitu: (1) analyze, (2) design, (3) development, (4) implementation, dan (5) evaluation. Hasil uji coba pada ahli konten/materi mendapat nilai (4,6) dan masuk dalam kategori sangat baik, dan mendapat nilai (3,7) dan masuk dalam kategori baik. Hasil uji coba pada ahli desain pembelajaran mendapat nilai (4) serta masuk dalam kategori baik. Hasil uji coba pada calon pengguna produk SDI Bobou mendapat nilai (4,2), (4,1), dan (4,2) serta masuk dalam kategori sangat baik, SDI Lebijaga mendapat nilai (4,2), (4), dan (4,1) serta masuk dalam kategori sangat baik dan baik. Berdasarkan hasil uji coba tersebut maka pengembangan desain pembelajaran bahasa Inggris menggunakan direct method berbasis budaya lokal Ngada untuk siswa sekolah dasar yang telah dirancang ini dapat diberikan dan digunakan.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE INSIDE OUTSIDE CIRCLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TEMATIK TEMA BENDA DI SEKITARKU Falentina Kedhi; Maria Desidaria Noge; Maria Patrisia Wau
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar tematik pada tema benda di sekitarku pada siswa kelas III SD Citra Bakti dengan menggunakan model Pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle. Penelitian ini dilakukan di sd citra bakti , Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III SD Citra Bakti yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 7 orang perempuan dan 11 orang laki-laki. Metode penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) .Objek penelitian ini adalah hasil belajar Tematik tema benda di sekitarku pada siswa kelas III Sekolah Dasar Citra Bakti dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circle (IOC).Berdasarkan hasil analisis, hasil belajar tematik yang diperoleh pada siklus I rata-rata 57,61 dan presentase 57,61%. Hal ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa dalam mengikuti pembelajaran tematik dengan model pembelajaran kooperatif tipe Inside Outside Circlesedang. Berdasarkan data hasil belajar di siklus I dan siklus II menemukan bahwa hasil belajar tematik mengalami peningkatan 28,5% sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui model pembelajara kooperatif tipe Inside Outside Circledapat meningkatkan hasil belajar tematika pada siswa kelas III SD Citra Bakti.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA “MAKANAN SEHAT” MELALUI PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW PADA SISWA KELAS IV SD CITRA BAKTI) Dolina Saltilitas Susik; Yosefina Uge Lawe; Maria Desidaria Noge
Jurnal Citra Pendidikan Vol 3 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v3i2.1112

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada tema makanan sehat pada siswa kelas IV SD Citra Bakti kecamatan Golewa kabupaten Ngada melalui penerapan model pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw. Jenis penelitian ini adalah penelitrian tindakan kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan Mc Taggart terdiri dari dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Citra Bakti yang berjumlah 8 orang yang terdiri dari 1 laki-laki dan 7 perempuan. Data penelitian dikumpulkan menggunakan teknis tes dan instrumen penelitian berupa tes obyektif. Data dianalisis dengan statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian tindakan siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema makanan sehat sebesar 65 yang berada pada tingkat persentase 60-69% yang berada pada kategori cukup baik. Pada siklus II diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik pada tema makanan sehat sebesar 80 dengan persentase 80% yang berada pada kriteria sangat baik. Peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 15%. Berdasarkan data diatas dapat disimpulkan bahawa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Citra Bakti tahun ajaran 2021/2022.