Claim Missing Document
Check
Articles

Penggunaan Media Pembelajaran Ular Tangga untuk Meningkatkan Pemahaman Numerasi Siswa Kelas III UPTD SDI Ngoramawo Maria Alfonsa Kero; Ermelinda Yosefa Awe; Maria Desidaria Noge; Yohanes Vianey Sayangan
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 1 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i1.259

Abstract

Permasalahan awal yang ditemukan sehingga dilakukan penelitian ini yaitu berdasarkan hasil observasi yang dilakukan ditemukan masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep numerasi pada anak usia 8-9 tahun khususnya yang berada di kelas III. Riset  ini memiliki tujuan yaitu mengetahui apakah ada peningkatan pemahaman numerasi siswa kelas III di UPTD SDI Ngoramawo dengan menerapkan  media pembelajaran ular tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian Kemmis & McTaggart, yang terdiri dari tiga tahap: perencanaan, tindakan dan pengamatan, serta refleksi. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Penelitian ini dilaksanakan di SDI Ngoramawo dengan subjek penelitiannya adalah siswa kelas III berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, tes, dan wawancara. Instrumen utama yang digunakan adalah tes pilihan ganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ular tangga dapat meningkatkan pemahaman numerasi siswa selama proses pembelajaran. Peningkatan ini terlihat dari rata-rata skor yang diperoleh pada siklus I dan siklus II. Pada siklus I, skor rata-rata siswa adalah 64,50 dengan ketuntasan klasikal 35%, sementara pada siklus II skor rata-rata meningkat menjadi 70,50 dengan ketuntasan klasikal 90%. Peningkatan pemahaman numerasi siswa antara siklus I dan siklus II sebesar 7,50, dengan peningkatan ketuntasan klasikal sebesar 55%. Hasil ini menunjukkan bahwa media pembelajaran ular tangga efektif dalam meningkatkan pemahaman numerasi siswa, serta membuat pembelajaran matematika lebih menarik, interaktif, dan menyenangkan. Implikasi secara praktis penelitian ini, dapat digunakan oleh guru dan sekolah untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa dalam pembelajaran matematika melalui media ular tangga.
PENANAMAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI BUDAYA DISIPLIN DI SEKOLAH DASAR Erlin Anjelina Tunga Wea; Andriani Mbagha; Maria Geovani Ngonu Laja; Maria Karolina Gare; Maria Desidaria Noge
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025.
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9913

Abstract

This study aims to explain how character education values can be instilled in students through the cultivation of discipline at Sekolah Dasar Impres (SDI) Tibakisa, located in Boawae District, Nagekeo Regency, East Nusa Tenggara. The cultivation of discipline is considered a crucial method for building students' character from an early age, particularly in instilling values such as responsibility, honesty, orderliness, and civility. The research employs a descriptive qualitative approach, using data collection techniques including observation, structured interviews, and document analysis.The findings of this study show that SDI Tibakisa has implemented a variety of disciplinary strategies, such as the 3S program (smile, greet, and say hello), morning assemblies, environmental cleanliness maintenance, enforcement of rules for both students and teachers, and the promotion of ethical habits in interactions among school members. The consistent application of these disciplinary measures has created a positive learning environment, supported students' character development, and fostered an orderly and supportive atmosphere However, there are still challenges faced, such as a lack of awareness about discipline among some students, limited support from families, and overly familiar relationships between students and teachers. Therefore, collaboration among the school, teachers, parents, and the community is necessary to ensure that character education can be implemented optimally and sustainably.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES PEMBELAJARAN PADA SISWA DI SDK PAUTOLA Jesika Anastasia Kosto Ngode; Anjelina Bebhe; Maria Natalia Mugi; Yuliana Andini Mau; Maria Desidaria Noge
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2025): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Process
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9959

Abstract

The purpose of this study is to describe the implementation of character education in the learning process for elementary school students. This type of research is a qualitative field study conducted at SDK Pautola. Data collection techniques used were observation, interviews, and documentation. The instruments used in this study were structured observation sheets to record student and teacher behavior during the learning process, as well as semi-structured interview guides used to obtain in-depth information from teachers and students regarding the implementation of character education. The data obtained were analyzed using the Miles & Huberman analysis technique, which includes four stages: data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that character education can be implemented effectively through three main ways. First, the integration of character values ​​into the curriculum, namely by incorporating values ​​such as honesty, responsibility, discipline, and cooperation into learning objectives, materials, and assessments in each subject. Second, activity-based learning, where students are actively involved in activities such as group discussions, projects, hands-on practice, and social activities that foster positive attitudes and behaviors, not just academic skills. Third, the development of a supportive school environment, namely creating a conducive school culture through teacher role models, consistent rules, and an atmosphere of safety and mutual respect. This research confirms that teachers and schools have a crucial role as the primary implementers of character education, because the successful formation of student character requires a shared commitment and continuous implementation in all school activities.
Pendampingan Literasi dan Seni dalam Meningkatkan Karakter dan Kesadaran Budaya Anak di Desa Wolokisa Meliana Yosefa Manggus; Chatarina Derici Menge; Maria Yunita Lajo; Maria Desidaria Noge
Jurnal Flobamorata Mengabdi Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Flobamorata Mengabdi
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jfm.v2i2.2044

Abstract

Pendampingan literasi dan seni anak merupakan upaya strategis dalam membentuk karakter dan memperkuat budaya di kalangan generasi muda, khususnya di Desa Wolokisa. Artikel ini membahas pentingnya literasi dan seni sebagai instrumen pendidikan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan membaca dan menulis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai budaya lokal serta memperkuat identitas anak-anak desa. Melalui pendekatan partisipatif, kegiatan pendampingan ini mencakup berbagai aktivitas seperti membaca bersama, mendongeng, menggambar, menulis kreatif, serta pertunjukan seni yang melibatkan kearifan lokal. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa anak-anak lebih termotivasi untuk belajar, memiliki rasa percaya diri yang lebih tinggi, serta mampu mengekspresikan diri secara kreatif. Selain itu, inisiatif ini juga berkontribusi pada pelestarian budaya setempat dengan melibatkan komunitas dan orang tua dalam proses pendampingan. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat menjadi model bagi desa lain dalam upaya membangun generasi muda yang berkarakter dan berbudaya melalui pendekatan literasi dan seni
PENGENALAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PADA SISWA KELAS V DI SDK MAJAMERE Maria Magdalena Dhera; Yovita Maria Pawe; Maria Desidaria Noge
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2410

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk memperkenalkan TIK pada siswa kelas V SDK Majamere. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V SDK Majamere yang berjumlah 19 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pelatihan adalah metode ceramah dan simulasi melalui tiga tahapan yaitu observasi, pelaksanaan dan evaluasi.  Instrument penelitian menggunakan lembar observasi kemudian data dianalisis  menggunakan data kulitatif.  Hasil dari kegitan ini yaitu peserta didik kelas V sangat antusias mengikuti pelatihan ini dan memperoleh banyak manfaat. Mereka dapat mengetahui dasar-dasar computer,  mengoperasi komputer, dan mengetik di Microsoft word dengan baik