Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

GRAND DESAIN KEBIJAKAN STRATEGIS PEMERINTAH DALAM BIDANG PENDIDIKAN UNTUK MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 I Gusti Ngurah Santika
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.725 KB) | DOI: 10.37081/ed.v9i2.2500

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berbagai langkah atau kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan sebagai grand desain untuk upaya menghadapi revolusi industri 4.0. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan studi literatur dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa berbagai langkah atau kebijakan strategis pemerintah dalam bidang pendidikan sebagai grand desain untuk menghadapi revolusi industri 4.0, yaitu (1) Kurikulum 2013 (K13), (2) Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), (3) Gerakan Literasi Nasional (GLN).
MEMBENTUK KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PEMBELAJARAN IPA I Gusti Ngurah Santika; I Wayan Suastra; Ida Bagus Putu Arnyana
Jurnal Education and Development Vol 10 No 1 (2022): Vol.10. No.1 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.605 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i1.3382

Abstract

Kerusakan lingkungan hidup yang sebelumnya dinilai sebagai persoalan lokal dalam sebuah negara, kini sudah merambah dan meluber menjadi isu global. Munculnya permasalahan lingkungan hidup sebagian besar diakibatkan ulah manusia Hal itu mengindikasikan, bahwa kepedulian manusia terhadap lingkungan tempat tinggalnya mulai luntur. Karenanya kepedulian terhadap lingkungan perlulah ditanamkan sejak dini. Karakter peduli lingkungan haruslah diajarkan di sekolah dasar, salah satunya melalui Pembelajaran IPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar melalui pembelajaran IPA. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan literatur. Data dianalisis melaui data reduction, data display, dan conclucion drawing/verification yang disajikan kembali melalui pembahasan dalam bentuk deskriptif. Penelitian ini menunjukan, bahwa pembentukan karakter peduli lingkungan melalui pembelajaran IPA dapat dilakukan dengan mendesain pembelajaran yang berfokus pada siswa. Pembelajaran IPA memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dengan lingkungan secara langsung. Beberapa model pembelajaran yang dapat digunakan guru untuk membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa, seperti Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), dan metode Outdoor Learning. Bahan ajar dan media pembelajaran juga berperan penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan pada siswa.
ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM DITINJAU DARI KURIKULUM SEBAGAI SUATU IDE I Gusti Ngurah Santika; Ni Ketut Suarni; I Wayan Lasmawan
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.395 KB) | DOI: 10.37081/ed.v10i3.3690

Abstract

Kurikulum memegang peran strategis dalam dunia pendidikan. Kurikulum merupakan jantungnya kegiatan pendidikan. Kegiatan belajar mengajar berpedoman pada kurikulum. Kurikulum menjadi salah satu alat untuk mencapai tujuan pendidikan. Namun kurikulum bukanlah benda mati yang tidak bisa disentuh ide perubahan. Perubahan kurikulum tidak dapat dilepaskan dari sifatnya yang memang harus selalu dinamis. Perubahan tersebut justru menyiratkan kurikulum akan senantiasa berubah beradaptasi dengan tuntutan perkembangan zaman. Seperti halnya dengan kurikulum Indonesia yang berkali-kali mengalami perubahan. Tidak mengherankan apabila muncul stigma miring “ganti menteri ganti kurikulum”. Muncullah opini pergantian atau perubahan kurikulum lebih condong bernuansa politik daripada kebutuhan yang mendesak. Seakan-akan hanya menteri saja yang berperan dalam perubahan kurikulum. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan literatur. Analisis data dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu data reduction, data display, dan conclucion drawing/verification. Adapun hasil penelitian ini menunjukan, bahwa kepala dinas berperan merumusan kebijakan dan pelaksanaan kurikulum. Kepala sekolah sebagai pemimpin professional bertugas menerjemahkan perubahan masyarakat dan kebudayaan ke dalam kurikulum. Guru berperan memberikan pertimbangan dalam pengembangan kurikulum sekolah. Peserta didik mejadi umpan balik bagi pengembangan kurikulum ke depannya. Komite sekolah dapat memberikan/menyampaikan gagasan, usulan-usulan, atau pertimbangan-pertimbangan untuk penyempurnaan kurikulum sekolah. Menteri menjadi penentu kebijakan kurikulum yang berlaku secara nasional.