Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Etika Demokrasi

Membangun Kesadaran Integratif Bangsa Indonesia Melalui Refleksi Perjalanan Historis Pancasila Dalam Perspektif Konflik Ideologis Gusti Ngurah Santika; Gede Sujana; Made Astra Winaya
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 4, No 2 (2019): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.553 KB) | DOI: 10.26618/jed.v4i2.2391

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas ideologis bangsa Indonesia, bahwa masih terdapat kelompok masyarakat yang diduga menolak kedudukan Pancasila sebagai dasar negara. Masih banyak rakyat Indonesia yang belum mengetahui dan memahami makna integrasi yang terkandung dalam kesepakatan luhur pendiri negara tentang Pancasila. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk membangun kesadaran integratif bangsa Indonesia melalui refleksi perjalanan historis Pancasila dalam perspektif konflik ideologis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Data penelitian ini dikumpulkan melalui studi pustaka dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah berbagai peristiwa sejarah yang ada relevansinya dengan konflik ideologis di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa [1] Pancasila merupakan kristalisasi dari pergulatan politik dan konflik ideologis diantara the founding father dalam mendirikan negara Indonesia merdeka, [2] konflik berkepanjangan dan tidak berkesudahan selalu menimpa bangsa Indonesia manakala yang dipersoalkan adalah ideologi negara, (3) konflik ideologis baru dapat diredam dan disudahi bila Pancasila hadir di tengah-tengah mereka yang berbeda paham, [4] MPR berhasil memutuskan rantai konflik ideologis yang mengikat Indonesia dengan memfinalisasi Pancasila dalam UUD 1945.Kata kunci: Pancasila, konflik, ideologis
Reviewing The Handling Of Covid-19 In Indonesia In The Perspective Of The Pancasila Element Theory (TEP) I Gusti Ngurah Santika; I Made Kartika; I Gusti Ayu Mas Darwati
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 6, No 2 (2021): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v6i2.5272

Abstract

The purpose of this research was to review the handling of Covid-19 in Indonesia using the Pancasila Element Theory (TEP). The method used in this research was descriptive qualitative. Data collection methods used in this research were documentation and literature studies. Based on the Pancasila Element Theory, the handling of Covid-19 in Indonesia can be viewed from the problems, thoughts, ideas, acceptance, agreement, truth, and peace. The results of this research indicated that Covid-19 with its characteristics was a problem that encourages the emergence of thoughts from competent people. From that thought, various ideas were born in the form of appeals and regulations issued by the Government. However, citizen acceptance of the Government's efforts to prevent the spread of Covid-19 in Indonesia was very low. This happened because of a disagreement between the Government and its citizens in viewing Covid-19. If so, it is impossible for the handling of Covid-19 in Indonesia to be done properly. This means that the handling of Covid-19 in Indonesia contains problems, so it is impossible to achieve peace. Tujuan penelitian ini untuk meninjau penanganan Covid-19 di Indonesia dengan menggunakan Teori Elemen Pancasila (TEP). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi dokumentasi dan literature. Berdasarkan Teori Elemen Pancasila penanganan Covid-19 di Indonesia dapat ditinjau dari permasalahan, pemikiran, gagasan, penerimaan, kesepakatan, kebenaran, dan kedamaian. Hasil penelitian ini menunjukan, bahwa Covid-19 dengan karakteristiknya merupakan permasalahan yang mendorong munculnya pemikiran dari orang-orang kompeten. Dari pemikiran itu, lahirlah berbagai gagasan dalam bentuk himbauan dan aturan yang dikeluarkan Pemerintah. Tetapi rendah sekali penerimaan warga terhadap usaha Pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia. Hal itu terjadi karena adanya ketidaksepakatan antara Pemerintah dengan warganya dalam memandang Covid-19. Kalau begitu tidak mungkin penanganan Covid-19 di Indonesia bisa dilakukan dengan benar. Berarti penanganan Covid-19 di Indonesia mengandung permasalahan, sehingga tidak mungkin tercapai kedamaian.
Efforts of State-Owned Enterprises (SOE) in Disseminating Pancasila by Actualizing Tri Hita Karana (THK) I Gusti Ngurah Santika; I Nengah Suastika
JED (Jurnal Etika Demokrasi) Vol 7, No 1 (2022): JED (Jurnal Etika Demokrasi)
Publisher : Universitas of Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jed.v7i1.6488

Abstract

This research aims to determine the efforts of SOE in disseminating Pancasila by actualizing Tri Hita Karana. This type of research is descriptive qualitative. Data was collected by means of documentation. The results of this research indicated that the dissemination of Pancasila by SOE through the actualization of Tri Hita Karana can be seen from the ESR and CSR. The harmonious relationship between SOE and God is carried out through SOE activities that are oriented towards supporting the community in religion, for example building houses of worship, Ramadan package support, Iftar with Orphans, Hajj support, Tirtayatra, Pilgrimage, and religious discussions, as well as spiritual development. The dissemination of Pancasila through the actualization of Tri Hita Karana, especially in establishing a harmonious relationship with the environment is carried out by SOE through investment in the environmentally friendly sector, maintaining a balance in the exploitation of natural resources, and waste treatment (waste recycling). The dissemination of Pancasila through the actualization of Tri Hita Karana by SOE in building harmonious relations with humans is reflected in their concern for the community by empowering them socially and economically, education/training, improving health, organizing public facilities and infrastructure.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya BUMN dalam mendiseminasikan Pancasila dengan mengaktualisasikan Tri Hita Karana. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan diseminasi Pancasila oleh BUMN melalui aktualisasi Tri Hita Karana dapat dilihat dari TJSL dan CSRnya. Hubungan harmonis antara BUMN dengan Tuhan dilakukan melalui kegiatan BUMN yang orientasinya mendukung masyarakat dalam keagamaan, misalnya membangun rumah ibadah, bantuan paket Ramadhan, Buka Puasa Bersama Anak Yatim, bantuan naik haji, Tirtayatra, Ziarah, dan diskusi keagamaan, serta pembinaan rohani. Diseminasi Pancasila melalui aktualisasi Tri Hita Karana, terutama dalam menjalin hubungan harmonis dengan lingkungan dilakukan BUMN melalui investasi pada sektor ramah lingkungan, menjaga keseimbangan eksploitasi sumber daya alam, pengolahan limbah (daur ulang limbah). Diseminasi Pancasila melalui aktualisasi Tri Hita Karana oleh BUMN dalam membangun hubungan harmonis dengan manusia tercermin dari kepeduliannya kepada masyarakat dengan memberdayakan secara sosial dan ekonominya, pendidikan/pelatihan, peningkatan kesehatan, penyelenggaraan sarana, dan prasarana umum.