Claim Missing Document
Check
Articles

EFEKTIVITAS DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum) PADA SANITASI DI RUANG PENAMPUNGAN SUSU Eulis Tanti Marlina; Ellin Harlia; Yuli Astuti Hidayati; Deden Zamzam Badruzzaman
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 47, No 1 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v47i1.5450

Abstract

Red betel is a multipurpose plant, because apart from being an ornamental plant, because of the beauty of its leaves, it also has several active compounds as antibacterial agents. The aim of this research was to study the effectiveness of red betel leaf extract as a natural disinfectant in the milk storage room through its inhibitory power against bacteria in situ and its effect on reducing the number of total bacteria on the floor, table, and walls in the milk storage room.     The research used experimental method using completely randomized design with 3 treatments of red betel leaf extract concentration, P1 = 15%, P2 = 25%, P3 = 35%, each treatment was repeated 6 times. The research data were analyzed using analysis of variance and Tukey's test. The results showed that the highest reduction in the total number of bacteria was in the red betel leaf extract with a concentration of 35%, both on the floor, table, and walls in the milk storage room, respectively 52.40%, 59.96%, and 61.77%. The inhibition zone of red betel leaf extract against bacteria in situ was the highest at a concentration of 35% red betel leaf extract on the floor, table and wall, namely 9.12; 10.65; and 10.76 mm.
EFEKTIVITAS INFUSA DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) SEBAGAI PRESERVATIF ALAMI PADA KARKAS PUYUH Eulis Tanti Marlina; Ellin Harlia; Yuli Astuti Hidayati; Deden Zamzam Badruzzaman; Wowon Juanda
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 46, No 2 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v46i2.4288

Abstract

Guava leaves can be used as a natural preservative in quail carcass because they contain antimicrobial compounds such as flavonoid and tannin. This study studied the effect of using guava leaves infusion on quail carcass on the total bacteria, Enterobacteriaceae, and early spoilage.  The research used an experimental method with a completely randomized design, 3 treatments of guava leaves infusion concentration, namely P1 = 25%, P2 = 50%. And P3 = 75%, each treatment was repeated 6 times.  The application of infusion to quail carcass was carried out by immersion for 15 minutes.  Data were analyzed using ANOVA and Turkey’s test.  The results showed that the total bacteria and Enterobacteriaceae before immersion were 3.80 x 107 cfu/g and 1.90 x 104 cfu/g, respectively.  Soaking quail carcass in guava leaves infusion was able to reduce the total bacteria and Enterobacteriaceae to 72.15% and 78.50%, respectively.  The early spoilage was inversely proportional to the total bacteria and Enterobacteriaceae resulted in longer shelf life.
Dinamika Populasi Mikroba dan Reduksi Serat Kasar pada Dekomposisi Awal Pengomposan Limbah Sapi Potong Eulis Tanti Marlina; Deden Zamzam Badruzzaman; Ellin Harlia; Hidayati Hidayati; Iin Susilawati
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 45, No 1 (2020)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v45i1.2657

Abstract

Dekomposisi awal memiliki peran penting dalam proses pengomposan.   Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dinamika populasi mikroba dan degradasi serat kasar selama proses dekomposisi awal. Limbah ternak pada umumnya memiliki rasio karbon dan nitrogen yang rendah sehingga diperlukan penambahan jerami padi sebagai sumber karbon. Penelitian ini menggunakan tiga perlakuan rasio C/N: 20, 25, dan 30. Perubahan suhu, pH, jumlah total bakteri, jumlah actinomycetes, jumlah kapang diamati selama 7 hari proses dekomposisi awal.  Kadar lignin, selulosa, dan hemiselulosa diamati pada akhir dekomposisi awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio C/N 30 menghasilkan proses dekomposisi tertinggi, dengan fase termofilik terjadi pada hari ke 2 dengan suhu tertinggi 57oC dan pH 8,79. Temperatur mencerminkan proses dekomposisi yang tinggi melalui aktivitas mikroba dalam mendekomposisi bahan organik. Total jumlah bakteri dan actinomycetes yang dicapai pada fase termofilik berturut-turut 179 x 1011 cfu/g dan 87 x 105 cfu/g. Kapang berkembang pada suhu mesofilik pada hari ke 5 dan volume total tertinggi mencapai 48 x 1011 cfu/g pada hari ke 6. Proses dekomposisi awal mampu mereduksi lignin sebesar 30,57%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika populasi mikroba dipengaruhi oleh ketersediaan nutrisi dalam substrat yang dijelaskan oleh rasio C/N. Pertumbuhan bakteri dan aktinomycetes tertinggi terjadi pada suhu termofilik sementara kapang berkembang pada suhu mesofilik. Kandungan lignin dan hemiselulosa pada substrat menurun.
PENGARUH KOMBINASI ARANG AKTIF DENGAN URIN SAPI PERAH TERHADAP PRODUKTIVITAS RUMPUT BENGGALA (Panicum maximum Jacq) Antonius Pegi Roman; Eulis Tanti Marlina; Herryawan Kemal Mustafa
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 44, No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v44i3.2097

Abstract

Produksi rumput Benggala ditentukan oleh kesuburan tanah. Pemanfaatan arang aktif dapat meningkatkan unsur hara tanah. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh arang aktif terhadap pertumbuhan dan produktivitas rumput Benggala. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari arangaktif (sekampadi, tongkoljagung, tempurungkelapa), urin sapiperah dan tanah. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial 3x3 yang terdiri dari faktor A (dosis arangaktif) yaitu D1: dosis 0% (kontrol), D2: dosis 2,5 %, D3: dosis 5% sedangkan faktor B (jenis arang aktif) yaitu: J1: Jenis arang aktif sekampadi, J2:Jenis arang aktif tongkol jagung, J3: Jenis arang aktif tempurung kelapa selanjutnya diujilanjut dengan menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat signifikan 5%. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah anakan, berat segar daun, berat kering daun dilakukan pada periode pemotongan I (umur 45 HST) dan pemotongan II (umur 90 HST),protein kasar, serat kasar dilakukan pada pemotongan I dan Berat segar akar dan berat kering akar dilakukan pada pemotongan II. Hasil penelitian menunjukkan dosis arang aktif 2,5% dan 5% meningkatkan tinggi tanaman, jumlah anakan, berat segar daun, berat kering daun, kandungan serat kasar, berat segar akar dan berat kering akar rumput Benggala.Jenis Arang aktif sekam padi memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produktivitas rumput Benggala.
Pengaruh Campuran Ekskreta Ayam Petelur dan Serasah Dedaunan pada Vermicomposting terhadap Nisbah C/N dan Penyusutan Vermicompost Atika Amalia Dewi; Eulis Tanti Marlina; Yuli Astuti Hidayati
Jurnal Teknologi Hasil Peternakan Vol 3, No 1 (2022): Maret
Publisher : Unpad Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jthp.v3i1.39191

Abstract

Management of layer excreta and leaf litter can be done by using the vermicomposting method that utilizes the activity of earthworms and microorganisms. The activity of earthworms and microorganisms will reduce the C/N ratio and shrinkage in vermicomposting. This study aimed to determine the effect of a mixture of layer excreta and leaf litter on vermicomposting to the C/N ratio and shrinkage in vermicompost. This study used an experimental method with a completely randomized design (CRD), with three C/N ratio treatments, namely T1 (25), T2 (30), and T3 (35) with six replications. Further analysis using Duncan's multiple distance test. The process begins with initial decomposition for 14 days, followed by vermicomposting for 14 days. The results showed that the C/N ratio during vermicomposting reached 17.84 – 33.23 with shrinkage ranging from 15.00% - 33.50%.
Lead and Cadmium Residues in Commercial Poultry Eggs in West Java Indonesia Ellin Harlia; Eulis Tanti Marlina; Yuli Astuti Hidayati; Reginawati Hindersah
ANIMAL PRODUCTION Vol. 24 No. 3 (2022)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2022.24.3.183

Abstract

Anthropogenic contamination of heavy metals in both soil and water threatens human health through the consumption of livestock products. Important heavy metal toxins, namely lead (Pb) and cadmium (Cd) are present in livestock feed and drinking water and detected in poultry meat and eggs. This study aimed to detect Pb and Cd in poultry eggs (local farms, commercial farms, quail, and ducks) that are consumed by humans almost every day and considered a source of pollution in the environment farm. This research was exploratory research using the survey method and the samples were drawn randomly. The data were analyzed descriptively by calculating the mean of the heavy metal content of Pb and Cd in the samples studied and then compared with the Maximum Residue Limit of Pb and Cd recommended by the Food and Drug Supervisory Agency of the Republic of Indonesia No. 5/2018. The results showed that Pb content in poultry eggs exceeded the Maximum Residue Limit, which was 0.2500 mg/kg except for Pb content in duck eggs and Cd content in poultry eggs in which the samples were below the Maximum Residue Limit.
ANALISIS Ca, Mg, KTK DALAM KOMPOS DARI FESES KAMBING PERAH, JERAM, LIMBAH PAKAN HIJAUAN Yuli Astuti Hidayati; Deden Zamzam Badruzzaman; Eulis Tanti Marlina; Ellin Harlia
ZIRAA'AH MAJALAH ILMIAH PERTANIAN Vol 48, No 1 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi Jurnal Universitas Islam Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/zmip.v48i1.8677

Abstract

The research aimed to analyze the quality of compost (Ca, Mg, and CEC content) from various C/N ratios of dairy goat feces, forage waste, and straw. Experimental research methods, the design used a completely randomized design (CRD), using treatment C/N ratio 25 (T1), C/N ratio 30 (T2), and C/N ratio 35 (T3), done six times. The analysis results were tested with variance and Duncan’s test. The research results on the C/N ratio of dairy goat feces, rice straw, and forage waste affect the content of Ca, Mg, and CEC value of compost. For example, the highest content of Ca (19744.04 ± 1570.0 ppm) and Mg (8914.63 ± 670.18 ppm) was obtained in the treatment of C/N ratio 25 (T1), and the highest CEC value (133.61 ± 5.69 cmol/kg) was obtained in the treatment of the C/N ratio 35 (T3).
Upaya Menciptakan Sanitasi di Lingkungan Peternakan Dengan Pendekatan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) ELLIN HARLIA; Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Khairunnisa Nur Rahmah
Media Kontak Tani Ternak Vol 4, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v4i2.41835

Abstract

Pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan untuk antisipasi penyebaran COVID-19,salah satunya adalah pengenalan protokol kesehatan 5M. Salah satu cara yang dapat dilakukan masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh adalah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di semua lingkungan termasuk  lingkungan peternakan.  Sasaran dari PKM ini yaitu   siswa SMPN 3 Jatinangor kelas 7 dan 9.  lokasi SMPN 3 berhadapan dengan peternakan sapi populasi 350 ekor dan sebagian siswa memelihara ternak di rumahnya. PKM dilakukan pada RW 11 dusun Cikeuyeup desa Cilayung Kecamatn Jatinangor Kabupaten Sumedang, Tujuan utama dari gerakan PHBS adalah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui proses edukasi sebagai bagian awal dari kontribusi setiap individu untuk menjalani kehidupan sehari-hari yang bersih dan sehat. untuk mencegah masuknya bibit penyakit di lingkungan peternakan, dan mendukung  tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Globals). Metode kegiatan yang dilakukan untuk PHBS melalui story telling, penyuluhan dan demonstrasi  pembuatan kompos dan biogas  kepada siswa SMPN 3 Jatinangor. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan descriptive statistics,  terdapat peningkatan pemahaman siswa mengenai PHBS setelah dilakukan sosialisasi. Pemberian materi dalam bentuk story telling, siswa menjadi lebih paham mengenai perilaku hidup bersih dan  sehat di lingkungan peternakan. Tindak lanjutnya yaitu melakukan donasi poster tentang sanitasi lingkungan, sanitasi individu, sanitasi pangan hasil ternak  kepada  SMPN 3.
The Effect of Binahong Leaf Extract as a Disinfectant in Duck Egg Incubator Eulis Tanti Marlina; Ellin Harlia; Yuli Astuti Hidayati
Jurnal Ilmu-Ilmu Peternakan Vol. 33 No. 1 (2023): April 2023
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jiip.2023.033.01.06

Abstract

Binahong is a native South American plant that grows well in Indonesia. The active compounds contained in the binahong plant are widely used as traditional medicine. Active compounds such as flavonoids, alkaloids, saponins, triterpenoids, comarins and phenolic acids are antimicrobial. This study aims to determine the antimicrobial effectiveness of binahong leaves in inhibiting bacteria and fungi in duck egg incubators. The concentration of binahong extract used was 30%, 40%, 50%, 100% binahong leaf solution, and 1% chemical disinfectant Cethylpiridium Chloride (CPC). Evaluation was carried out on decreasing the number of bacteria, fungi, inhibition zones on gram-positive and gram-negative bacteria and identification of fungi reduced by binahong leaf extract in duck egg incubators. Data were analyzed using ANOVA and Tukey's test. The results showed the concentration of 50% binahong leaf extract had the option to decrease the number of bacteria and fungi 88.48% and 53.81%, respectively, 100% binahong solution could decrease the quantity of bacteria and fungi 56.75% and 34.95% respectively and 1% CPC chemical disinfectant reduced the number of bacteria and fungi 91.65% and 62.60%, respectively. Binahong leaf extract produced inhibition zones on gram-positive and gram-negative bacteria with a strong interpretation, namely 19.2 mm and 16.2 mm, respectively.
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL TERNAK SEBAGAI SUMBER PROTEIN DAN SUMBER PENDAPATAN BAGI KELUARGA DI DESA CIMAREME KECAMATAN NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG BARAT Yuli Astuti Hidayati; Eulis Tanti Marlina; Ellin Harlia
Media Kontak Tani Ternak Vol 5, No 1 (2023): Februari
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/mktt.v5i1.45593

Abstract

Kebutuhan protein hewani dapat dipenuhi melalui pangan olahan hasil ternak, maka melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan KKN mahasiswa, telah dilaksanakan penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan hasil ternak sebagai sumber protein, berupa penyuluhan dan demonstrasi pembuatan dessert sarikaya, nugget ayam bayam, tahu baso ayam udang wortel. Peserta pelatihan adalah ibu-ibu PKK dan mahasiswa KKN. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang mengolah hasil ternak menjadi produk dessert sarikaya, nugget ayam, tahu baso ayam udang wortel dan menyampaikan peluang bahwa produk-produk tersebut dapat diperdagangkan, sehingga menambah pendapatan keluarga.
Co-Authors Abun Abun Aini Nurul Alifia, Nabila Nissa Andry Pratama, Andry Antonius Pegi Roman Arwadani, Iswari Assidiqi, Hadi Yusril Atika Amalia Dewi Badruzaman, Deden zamzam Badruzzaman, Deden Zamzam Bunga Nada Azzahra D Zamzam Badruzzaman D. Zamzam Badruzzaman Deden Badruzzaman Zamzam DEDEN ZAMZAM BADRUZZAMAN DEDEN ZAMZAM BADRUZZAMAN Deden Zamzam Badruzaman Deden Zamzam Badruzzaman Deden zamzam Badruzzaman Deden Zamzam Badruzzaman Deden Zamzam Badruzzaman Deden Zamzam Badruzzaman Deden Zamzam Badruzzaman Deden Zamzam Badruzzaman Deden Zamzam Badruzzaman Denny Widaya Lukman E. Harlia Ellin Harlia Ellin Herlia Faikar, Riisyafa Ayuna GINA CHYNTHIA KAMARUDIN PUTERI HELDA RAHAYU NOVIANTI Hendi Setiyatwan Heni Indrijani Herryawan Kemal Mustafa Hidayati Hidayati Iin Susilawati Iin Susilawati K. N. Rahmah Khairunnisa Nur Rahmah Kurniawan, Endang Latifah Putri Hafizah Waluyo M. Fatah Wiyatna Machfudz Firdaus Maharani, Syahna Carissa Maulana, Yasin Pradana Maulidina, Rizka Mieke Rochimi Setiawati NAOMI MEYNADHEA Nina Mardiana (F01108057) Nisa, Nur Sabrina Zahratun NUR ARISTAWIDYA RAHAYU Nurul Aini Pelangi Ananda Juandini Putri, Teya Prasetyo Rahman, Ali Reginawati Hindersah Riki Saumi Nuryana Riyanto, Kirana Fairuza Roostita L Balia Safitry, Rania Zabina Sari, Aisa Hafidah SITI NURACHMA Sri Wahyuni Tb Benito AK Tb. B. A. Kurnani Tubagus Benito Tubagus Benito AK Udju D Rusdi Utama, Dicky Tri Wowon Juanda Wowon Juanda Wowon Juanda Wowon Juanda Y. A. Hidayati YASIN PRADANA MAULANA Yuli astuti Yuli Astuti YULI ASTUTI HIDAYATI YULI ASTUTI HIDAYATI Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati YULI ASTUTI HIDAYATI Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Yuli Astuti Hidayati Zamzam Badruzzaman