p-Index From 2021 - 2026
5.383
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan KAREBA : Jurnal Ilmu Komunikasi Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat International Journal of Science and Applied Science: Conference Series Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Journal of Communication Sciences (JCoS) Al Kalam : Jurnal Komunikasi, Bisnis dan Manajemen Jurnal Jurnalisa : Jurnal Jurusan Jurnalistik Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia AL-ULUM : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal jurnal syntax admiration Jurnal Scientia Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) Jurnal Pengabdian Masyarakat Hasanuddin (JPMH) International Journal of Science and Society (IJSOC) Jurnal Ilmu Komunikasi Jurnal Administrasi Bisnis International Journal of Entrepreneurship, Business, and Creative Economy Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia International Journal of Emerging Issues in Islamic Studies International Journal of Research and Community Empowerment Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Lektur, Jurnal Ilmu Komunikasi Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Indonesian Journal of Intellectual Publication (IJI Publication) MEDULA Jurnal Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Etika Media Digital Kreator Konten Berbasis Kearifan Lokal Dipengaruhi Hirarki Zulkarnain Hamson; Muhammad Akbar; Syamsuddin Aziz
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 7 No. 2 (2025): April
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v7i2.1668

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami praktik etika digital kreator konten di Kota Makassar, khususnya bagaimana nilai-nilai kearifan lokal Bugis Makassar terinternalisasi dalam produksi dan distribusi konten di platform media sosial (Facebook, Instagram, YouTube, dan Tiktok). Dengan pendekatan kualitatif, menggunakan analisis isi dan wawancara mendalam, penelitian ini mengembangkan model konseptual yang memetakan interaksi antara etika digital, kearifan lokal, nilai sosial, dan faktor eksternal. Data diperoleh dari 25 video yang dihasilkan oleh lima kreator pilihan berdasarkan keterlibatan penonton, representasi budaya, dan konsistensi nilai lokal. Hasil menunjukkan klasifikasi hirarkis penerapan etika lokal (tradisional, masyarakat terdidik, masyarakat umum) dan enam prinsip utama: kredibilitas dan transparansi; ketepatan dan keseimbangan; pencegahan hoaks; hormat dan kehormatan; privasi dan keamanan; serta penggunaan platform secara bertanggung jawab. Model ini diharapkan menjadi acuan bagi pembuat konten dan pembuat kebijakan regulasi digital.
Mengkontruksi Realitas Ekonomi : Framing Media tentang Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai di Indonesia Pramudita Budi Rahayu; Syamsuddin Aziz; Muhammad Akbar
Journal of Communication Sciences (JCoS) Vol. 8 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Departement of Communication Sciences, Faculty of Social and Political Sciences, UIM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55638/jcos.v8i1.1988

Abstract

Artikel ini mengkaji media membingkai pemberitaan tentang kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen di Indonesia dan dampaknya terhadap persepsi public mengenai ketimpangan ekonomi. Artikel ini menngunakan pendekatan analisis framing dari Entman. Hasil analisis menunjukkan bawah ada empat elemen framing Entman terkait isu pemberitaan kenaikan PPN di Indonesia Dimana elemen tersebut adalah problem definition yang diungkapkan oleh Kompas.com adalah kenaikan PPN menjadi 12 persen akan melemahkan daya beli Masyarakat selanjutnya diagnose cause yang diungkapkan oleh Kompas.com yaitu naiknya PPN menjadi 12 persen untuk menjaga Kesehatan anggaran Anggaran Belanja Negara (APBN). Make moral judgement yang disorot oleh Kompas.com melalui pemberitaan mengenai perbandingan PPN di Negara lain utamanya negara ASEAN dengan PPN yang ada di Indonesia. Treatment recommendation diliput oleh Kompas.com adalah Solusi mengenai kenaikan PPN 12 persen yang diungkapkan oleh pemerintah dengan bantuan sosialnya (BANSOS) dan rekomendasi dari non pemerintah dengan menggunakan strategi lain dalam meningkatkan anggaran pendapatan selain menaikkan PPN yaitu dengan memberantas korupsi dan mengoptimalkan sumber pajak lain seperti pajak karbon.
Pengaruh Visual Branding dan Engagement Instagram Terhadap Minat Mahasiswa Menggunakan Jasa Fotografi Wisuda di Kota Makassar Nita Nurhalifah; Alem Febri Sonni; Muhammad Akbar
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 12 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v12i1.5658

Abstract

This study examines the application of visual branding and Instagram engagement by graduation photography service providers and their possible association with students’ interest in using these services. The rise of social media, particularly Instagram, has made visual elements and digital interaction important in shaping consumer perceptions, including those of students. This research adopts an exploratory quantitative approach using Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) on data from 100 student respondents who are active Instagram users in Makassar. The evaluation of the measurement model shows that the adapted instrument did not meet the required reliability and convergent validity thresholds: Cronbach’s Alpha, Composite Reliability, and Average Variance Extracted (AVE) fell below the recommended cut-offs, with some negative values. Consequently, the resulting structural path coefficients are preliminary (exploratory) and cannot be interpreted as significant effects. The main contribution of this study is methodological: the instruments measuring visual branding and engagement in the context of Makassar students require refinement, partly due to limited response variation (ceiling effect) and sample size. This study provides a basis for refining the instrument and collecting further data before conclusive causal testing can be conducted.
Co-Authors Abdul Nasser Arifin Afika Nur Agung Dewantara Andi Alimuddin Unde Andi Alimuddin Unde Andi Rasdiana Daeng Ngintang Ani Purwantini Aqilah Aliefia Syahrani Arianto Arianto Arianto Arianto Arinda Auliyah Listyawati Ashaeryanto Ashari Bahar Asiyanthi Tabran Lando Asma Amne Ambarwati Asri Usman Ayu Nurhidayat Rusli Cahyadi Saputra Akasse Cahyono Kaelan Darwis Eva Wahyningsih Fadlih Awwal Hasanuddin Faiz Hilal Ramadhani Firmansyah Firmansyah Fuad Husain Akbar Gita V. Soraya Haeril Anwar Hangivola Emyblonde Ratna IBRAHIM DJAMALUDDIN, IBRAHIM Idrus Idu Ilham Ilham Kartika Sari M. Iqbal Sultan M. Rusydi Alwi Marini Ilyas Mau, Muliadi Meladia Meladia Moeh Iqbal Sultan Moehammad Iqbal Sultan Muh Iqbal Sultan Muh. Iqbal Sultan Muh. Syaiful Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad Farid Muhammad I. Basri Muhammad Iqbal Sultan Muhammad Nadjib Muhammad Saleh Muhammad Sofyan Sani Mussyarifatul Aziizah Ode Mutmainna S Sabrah Nita Nurhalifah Nosakros Arya Nur Alam R Nurfadilah Syafiuddin Nurhani Maghfira Wali Nurul Annisa Auliah Umar Nurul Zahrah Pramudita Budi Rahayu Priskila Primaningrum Demmasapo Ralaivao Hanginiaina Emynorane Randhi Amiruddin Rezky Febrianti Selintung Selintung Siti Nurul Hidayah Sitti Nurfaizah Sonni, Alem Febri ST. Namirah Nur Rahma Sudirman Karnay Suhasman Suhasman Syamsuddin Aziz Syarifah Kusumadewi Kinanggi Syarifah Kusumadewi Kinanggi Syuratno Mandatary Tuti Bahfiarti Uswatun Hasanah Daeng Masannang Zulkarnain Hamson