Claim Missing Document
Check
Articles

PERBANDINGAN NILAI KALOR BIOBRIKET YANG TERBUAT DARI BOTTOM ASH LIMBAH PLTU DAN BIOMASSA CANGKANG KOPI DENGAN VARIASI KOMPOSISI DAN JENIS PENGIKAT YANG BERBEDA Budi Gunawan; Sugeng Slamet; Ahmad Syahroni
TEKNIK Vol 36, No 2 (2015)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.222 KB) | DOI: 10.14710/teknik.v36i2.8688

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat biobriket dari bahan bottom ash limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan biomassa cangkang kopi dengan zat pengikat tetes tebu serta menguji nilai kalor yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah; pembuatan biobriket dengan memvariasi komposisi antara bottom ash dengan biomassanya serta zat pengikat yang berbeda. Variasi komposisi antara biomassa cangkang kopi dengan bootom ash yang digunakan adalah 60% : 40% dan 70% : 30%, sedangkan bahan perekatnya menggunakan tetes tebu dan tepung kanji. Pengujian yang dilakukan adalah menguji nilai kalor dari biobriket yang dihasilkan menggunakan alat uji calloriboom. Dari hasil pengujian didapatkan biobriket dengan komposisi 70% biomassa cangkang kopi dan 30% bottom ash dengan pengikat tetes tebu mempunyai nilai kalor yang paling tinggi dibandingkan dengan komposisi dan pengikat yang lain dengan nilai kalor yang dihasilkan yaitu 2496,18 kal/gr. Nilai kalor ini dipengaruhi oleh kandungan karbon aktif yang terdapat pada arang cangkang kopi dan besar kecilnya kandungan carbon, oxygen dan ash yang dimiliki, semakin tinggi kandungan carbon dan oxygen maka makin tinggi pula nilai kalor yang kandungan kalor yang terdapat pada jenis perekat tetes tebu lebih tinggi dari pada tepung kanji. [Title: Comparison of Calorific Value of Biobriket Made of Bottom Ash Waste and Biomass Plant Shell Coffee by Varying Composition and Types of Binder] This study is aimed to make biobriket of bottom ash material waste biomass power plant and different binder of coffee shell (molasses) as well as measuring the calorific value. The method in this study are by manufacturing biobricket by varying the composition of bottom ash with biomass and different binder. Biomass composition variation of the shell coffee and bottom ash are 60%:40% and 70%:30%. The binder used are molasses and starch. This experiment was carry out by measuring the calorific value of produced biobricket. From results, the biobricket with a composition of 70% biomass and 30% coffee shell bottom ash and molasses binder has the highest calorific value in comparison to other binder composition. The calorific value is 2496.18 cal/g. This calorific value is influenced by the content of activated carbon contained in charcoal shell of coffee and size of the content of carbon, oxygen and ash. Increased calorific values between the molasses and starch binders suggested that the calorific value of product when using molasses binder is higher than that of starch.
Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Program Kampung Iklim Pada Pengelolaan Sampah Terintegrasi Rahmawati, Ratri; Dahlan, Mohammad; Setiawan, R. Rhoedy; Gunawan, Budi; Nugraha, Fajar; Mulyani, Sri
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v4i2.982

Abstract

Program Kampung Iklim (ProKlim) merupakan strategi sinergi aksi adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim. Salah satu implementasi Proklim yaitu pengelolaan sampah. Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan karang taruna Desa Menawan pada pengelolaan sampah secara terintegrasi. Diawali dengan penyampaian edukasi kepada masyarakat mengenai pemilahan sampah dan potensi pengelolaanya. Sampah organik dimanfaatkan sebagai pupuk padat dan cair. Sedangkan sampah anorganik dikelola melalui platform bank sampah digital menjadi saldo rekening. Konversi sampah organik menjadi pupuk difasilitasi oleh 2 alat tepat guna yaitu APPO dan POC. Hasil kegiatan yaitu masyarakat dapat memperoleh produk olahan sampah organik dan keuntungan dari transaksi nabung sampah yangmana pengelolaannya menggunakan Bank Sampah Digital. Produk pupuk padat dan cair digunakan sebagai pendukung sektor pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan masyarakat. Strategi keberlanjutan diperlukan untuk mendukung keberlangsungan program seperti menjalin kerjasama dengan pemerintah maupun swasta. Demikian, implementasi ProKlim yang dikelola oleh Karang Taruna Desa Menawan berjalan dengan lancar sesuai dengan target dan luaran
Co-Authors Achmad Ridwan, Achmad Adriyani Budiman , Nita Agus Margiwiyatno Ahmad Jazuli Ahmad Jazuli Ahmad Syahroni Ahwan, Dedy Noor Arief Sudarmadji Arief Sudarmadji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji Arief Sudarmaji, Arief Ayu Susanti , Diah Budiman, Nita Adriyani Budiman, Nita Andriani Cornelius Siagian, Ruben Diana Laily Fithri Djoko Purnomo Dyna Marisa Khairina F. Shoufika Hilyana Fajar Nugraha Gelegar Pilpres Oktavois Gunanjar Satrio Hadi Supriyo Hadi Supriyo Heliza Rahmania Hatta, Heliza Rahmania Hendro Juwono Hendy Hendro Hadi Sridjono Hendy Hendro, Hendy Henry Fernando Imam Abdul Rozaq Kertati Sumekar Krisyarangga Krisyarangga Laily Fithri , Diana Laily Fithri, Diana Luqman Afian Noor Afandi Malvin Malvin Mamik Indaryani Maria Theresia Sri Budiastuti Marthalia, Lia Mirza, Hasyrul Moh Dahlan Moh. Dahlan Mohammad Dahlan Mohammad Iqbal Muhammad Rivai Mukhamad Nurkamid Mulyani , Sri Nindya Arini Nita Andriyani Budiman Nova Ilham Fitriyanto Nugraha , Fajar Nurkhamid, Mukhammad NYD Setyaningsih R Rhoedy Setiawan Rajagukguk, Michael RAmadhani, Indri Anugrah Ratri Rahmawati Ridwan , Achmad Risnawati, Heni Rochmad Winarso rosyid, muhammad alawy Sa'adah, Miftakhus Salman Alfarisi saputro, heru Saromah Sayid Maulana Setyaningsih, Noor Yulita Sitorus, Anwar T Solekhan Solekhan Sri Mulyani Sri Mulyani Sri Mulyati Sugeng Slamet Sulistyowati Sulistyowati Supari Supari Susanti, Diah Ayu Tangguh Prakoso Taufik Taufik Untung Sudjianto Wenny Hizkia Aferdo Wijaya, Rachmawan Winarso , Rochmad Yelly Prawoto Yelly Prawoto Yely Prawoto Yely Prawoto, Yely Yuni T, Veronika Zed Nahdi Zed Nahdi