Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Literature Review: Faktor Risiko Terjadinya Kista Ovarium Aticeh Aticeh; Raudhatul Munawarah; Endah Dian Marlina; Karningsih Karningsih; Harnanik Nawangsari; Liliek Pratiwi
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2378

Abstract

Kista ovarium merupakan salah satu gangguan sistem reproduksi yang paling sering dialami oleh wanita pada rentang usia reproduktif dan patogenesisnya dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor determinan yang kompleks. Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan merangkum berbagai bukti ilmiah terkini mengenai faktor-faktor risiko yang memengaruhi terjadinya kista ovarium pada wanita. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah desain Literature Review dengan melakukan penelusuran sistematis secara komprehensif pada pangkalan data akademik utama, yakni Google Scholar. Strategi pengumpulan data diaplikasikan menggunakan kombinasi kata kunci (keywords) spesifik beserta operator Boolean, antara lain: “faktor risiko” AND “kista ovarium”, serta “risk factors” AND “ovarian cysts”. Melalui proses penyaringan literatur empiris rentang tahun 2021–2026, kajian ini mensintesis 10 artikel relevan yang secara konsisten menunjukkan bahwa kista ovarium dipicu oleh faktor demografi (usia menarche dini dan status nulliparitas), genetik, gaya hidup (obesitas dan merokok), serta ketidakseimbangan hormon estrogen. Sebagai kesimpulan, temuan ini sangat krusial bagi profesi kesehatan dalam merancang program intervensi pencegahan primer yang berfokus pada modifikasi gaya hidup sehat.
Literature Review: Risk Factors For Pre Eclampsia and Anemia Among Pregnant Women in Indonesia Liliek Pratiwi; Hutari Puji Astuti; Harnanik Nawangsari; Maharnani Tri Puspitasari
Green Health International Journal of Health Sciences Nursing and Nutrition Vol. 2 No. 1 (2025): Green Health: International Journal of Health Sciences, Nursing and Nutrition
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70062/greenhealth.v2i1.51

Abstract

Background: In Indonesia, the prevalence of anemia in pregnant women is 37.1%, the highest number in rural areas is 37.8%, the lowest in urban areas is 36.4%, in 2018 it increased to 48.9%. Pregnant women continue to experience the greatest rates of anemia in rural areas (49.5%) and urban areas (48.3%) (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2019). In 2016, the Ministry of Health of the Republic of Indonesia reported that the three primary causes of direct maternal mortality in Indonesia during pregnancy and childbirth remain unchanged: 30.3% of the cases were connected to hemorrhage, 27.1% to hypertension during pregnancy, and 7.3% to infections.Objective: This study aims to identify risk factors for the incidence of pre-eclampsia and anemia in Indonesia.Methods: Uses the Study Literature Review method by taking data that has been published on trusted national research sites.Results: Based on research results through a review that had been carried out, researchers found 14 national studies that were included in the inclusion criteria.Conclusion: The most dominant risk factors for preeclampsia are history of preeclampsia, parity, pregnancy spacing and maternal age. Meanwhile, the most dominant risk factors for anemia in pregnant women in this study were: nutritional status, maternal age, parity and pregnancy spacing.
Puding Daun Katuk: Camilan Sehat Pencegah Stunting untuk Ibu Hamil di Desa Leuweunggajah Kabupaten Cirebon Ari Yulistianingsih; Wildan Alfira Gusrianto; Liliek Pratiwi; Sahlan Faelani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.22324

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan malnutrisi pada anak yang dapat dicegah dengan asupan gizi optimal selama kehamilan. Daun katuk (Sauropus androgynus) dikenal kaya akan zat gizi yang bermanfaat bagi ibu hamil untuk mendukung kesehatan janin dan mencegah stunting. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah pengolahan puding daun katuk (Sauropus androgynus), tanaman yang kaya akan zat gizi seperti vitamin A, C, protein, dan kalsium. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan edukasi kepada ibu hamil dan ibu balita tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi untuk pencegahan stunting. Melalui edukasi pemanfaatan puding daun katuk, sebanyak 18 ibu hamil dan ibu balita diberikan edukasi melalui media slide presentasi mengenai pengolahan puding daun katuk sebagai alternatif camilan sehat pencegah stunting. Tingkat pengetahuan diukur melalui skor pre-test dan post-test. Terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 90% pada ibu hamil dan ibu balita setelah diberikan edukasi gizi. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi pada upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu hamil dan ibu balita. Kata Kunci: Daun Katuk, Stunting, Ibu Hamil.  ABSTRACT Stunting is a malnutrition problem in children that can be prevented with optimal nutritional intake during pregnancy. Katuk leaves (Sauropus androgynus) are known to be rich in nutrients beneficial for pregnant women to support fetal health and prevent stunting. One of the innovations carried out is the processing of katuk leaf pudding (Sauropus androgynus), a plant rich in nutrients such as vitamins A, C, protein, and calcium. This community service aims to increase awareness and provide education to pregnant women and mothers of toddlers about the importance of consuming nutritious food for stunting prevention. Through education on the utilization of katuk leaf pudding, 18 pregnant women and mothers of toddlers were given education via slide presentation media on processing katuk leaf pudding as an alternative healthy snack to prevent stunting. Knowledge levels were measured through pre-test and post-test scores. There was a 90% increase in knowledge among pregnant women and mothers of toddlers after nutrition education was given. This activity is expected to contribute to efforts in stunting prevention and improving the health of pregnant women and mothers of toddlers. Keywords: Katuk Leaves, Stunting, Pregnant Women.
Association Between Maternal Characteristics and the Incidence of Severe Preeclampsia Among Pregnant Women: A Literature Review Karningsih Karningsih; Liliek Pratiwi; Harnanik Nawangsari; Mardeyanti Mardeyanti; Rosni Lubis
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 4 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i4.1714

Abstract

Severe preeclampsia remains a leading cause of maternal and perinatal morbidity worldwide. Identifying specific maternal characteristics is crucial for early intervention. This review synthesizes evidence regarding the association between maternal traits and severe preeclampsia incidence. A systematic literature search was conducted across PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect for studies published between 2016 and 2025. Following the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) checklist, five high-quality articles were selected based on strict eligibility criteria. Synthesis of the five core studies identifies advanced maternal age (>35 years), high pre-pregnancy Body Mass Index (BMI), chronic hypertension, parity, and inadequate antenatal care (ANC) as primary predictors. These factors significantly elevate the risk of progression to severe clinical features. Early screening of maternal risk profiles and optimized antenatal monitoring are essential to mitigate the incidence of severe preeclampsia.