Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN SUSU KEDELAI DAN KURMA PADA IBU HAMIL TRIMESTER III TERHADAP LAMA KALA 1 FASE AKTIF Soleha, Marchatus; Zelharsandy, Vika Tri; Rivanica, Rhipiduri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 9, No 1: Februari 2024 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v9i1.1181

Abstract

Latar Belakang: Pemenuhan  nutrisi merupakan faktor penting selama proses persalinan untuk menjamin kecukupan energi dan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit normal pada ibu dan buah hati, karena kurangnya cairan yang masuk menjelang persalinan menyebabkan energi dalam tubuh berkurang yang dapat mengakibatkan power atau kekuatan ibu melemah akibatnya tidak mampu meneran. Salah satu upaya yaitu dengan pemberian susu kedelai dan kurma. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu kedelai dan kurma pada ibu hamil Trimester III terhadap lama kala 1 fase aktif di PMB Husniati Palembang. Method:  Jenis penelitian ini menggunakan Quasi-Eksperimental dengan menggunakan rancangan penelitian Post Test Only Design. Sampel dalam penelitian seluruh ibu multigravida yang bersalin kala 1 fase aktif. Pengumpulan data dengan wawancara dan observasi. Analisa data menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil: Dari 30 responden terdapat 15 responden mengkonsumsi susu kedelai rata–rata lama kala I fase aktif yaitu 4,67±0,488 dan 15 responden mengkonsumsi kurma didapatkan rata-rata lama kala I fase aktif yaitu 4,13±0,640 yang berarti ada pengaruh yang bermakna lama kala 1 fase aktif  pada kelompok pemberian susu kedelai dan kurma Saran: Dapat digunakan sebagai salah satu intervensi asuhan sayang ibu dalam pemenuhan nutrisi dan mempercepat proses persalinan pada ibu bersalin. Kata Kunci : Kala 1, Kurma, Susu Kedelai.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI PIL Pratiwi, Adelina; Rivanica, Rhipiduri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 6, No 2: Agustus 2021 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v6i2.666

Abstract

Latar belakang: Kontrasepsi pil merupakan salah satu kontrasepsi yang paling terkenal selain kontrasepsi suntik. Umur, paritas, dan pengetahuan juga turut mempengaruhi pemilihan kontrasepsi pil. Wanita yang berumur 20-35 tahun, paritas yang kurang dari 2 orang anak, dan pengetahuan yang buruk cenderung memilih kontrasepsi pil. Tujuan: Untuk mengetahui pemilihan metode kontrasepsi pil berdasarkan umur, paritas, dan pengetahuan ibu. Metode: Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional sectional. Penelitian dilakukan pada bulan September – Desember 2020 di BPM X. Populasi penelitian ini adalah seluruh akseptor kontrasepsi dari Januari – November 2020 berjumlah 921 orang dan sampel berjumlah 30 responden yang diambil secara purposive sampling menggunakan case control dengan perbandingan 15 orang pengguna kontrasepsi pil dan 15 orang pengguna kontrasepsi hormon selain pil. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Hasil: Berdasarkan hasil analisis univariat didapatkan responden yang memilih kontrasepsi pil sebanding dengan responden yang tidak memilih kontrasepsi pil 50%, usia reproduksi muda 63,3%, paritas rendah 76,7, dan pengetahuan baik 60%. Uji chi-square menunjukan variabel umur (p=1.000), paritas (p=1.000), dan pengetahuan (p=0,062)  > α = 0,05, menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara umur, paritas, dan pengetahuan ibu terhadap pemilihan kontrasepsi pil. Saran: Diharapkan kepada petugas kesehatan khususnya bidan agar lebih berperan aktif dalam pemberian penyuluhan keluarga berencana melalui KIE (Konseling, Informasi, dan Edukasi) tentang manfaat, efek samping, dan jenis-jenis kontrasepsi seperti kontrasepsi pil, sehingga ibu dapat memutuskan alat kontrasepsi yang sesuai dengan kondisi ibu.Kata kunci: Pemilihan Metode Kontrasepsi Pil, Umur, Paritas, Pengetahuan
PENGARUH EDUKASI CUCI TANGAN DALAM PENCEGAHAN COVID-19 TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN SISWA SD Ulandari, Desi; Rivanica, Rhipiduri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 2: Agustus 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i2.874

Abstract

Latar Belakang: Angka positif covid-19 pada anak-anak terbilang kecil namun anak dapat menjadi carrier jika terpapar oleh virus tersebut,dan membahayakan bagi populasi rentan. Salah satu pencegahan penularan covid-19 dan penyakit menular lain adalah mencuci tangan dengan baik dan benar, Kesadaran akan pentingnya mencuci tangan dimulai dari pengetahuan cuci tangan itu sendiri. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi cuci tangan dalam pencegahan covid-19 terhadap tingkat pengetahuan siswa. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Quasi Eksperimen rancangan Desain Pre-Test Dan Post-Test Group Design, Jenis sampel yang diambil pada penelitian ini adalah purposive sampling,siswa mengikuti pre-test dan post-test, confidentiality. Jenis Analisa data pada penelitian ini mengunakan Uji T Dependen (Paired T-Test) dengan uji normalitas data menggunakan Kolmogorov-Smirnov. Tempat penelitian dilaksanakan di Sekolah Dasar Bhayangkari 1 Sat Brimobda Palembang. Waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 18-27 November 2021. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak Sekolah Dasar Bhayangkari 1 Sat Brimobda Palembang yang berjumlah 176 anak dan Sampel adalah anak Kelas V berjumlah 33 anak. Analisa data pada penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil: Hasil Uji statistik didapatkan nilai p=value 0.000 < 0.05, ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuaan sebelum dan sesudah dilakukannya edukasi. Saran: Diharapkan seluruh masyarakat dunia tak lagi menjadikan rutinitas cuci tangan pakai sabun sebuah keterpaksaan, namun menjadi sebuah kebiasaan yang sulit untuk ditinggalkan. Kata Kunci: Pengetahuan, Cuci Tangan, Pencegahan Covid-19
ANALISIS KARAKTERISTIK IBU NIFAS TENTANG DEPRESI POST PARTUM Solama, Wita; Rivanica, Rhipiduri; Effendi, Eduan; Safitri, Sonia
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 8, No 1: Februari 2023 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v8i1.1008

Abstract

Latar belakang: Depresi post partum merupakan gangguan psikologis ibu yang ditandai dengan adanya perasaan sedih, hilangnya minat dalam melakukan aktifitas, susah tidur, berat badan turun, suka merasa bersalah atau tidak berguna. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui karakteristik ibu nifas tentang depresi postpartum di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang tahun 2022. Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang bersifat survei analitik dengan rancangan Cross Sectiona. Sampel yang diambil secara simple random sampling berjumlah 37 responden. Analisis data menggunakan uji statistik parametrik dengan menggunakan korelasi regresi. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 13-20 Desember 2022. Hasil: Uji statistik dengan menggunakan korelasi person diperoleh ada hubungan yang sangat lemah antara usia dengan tingkat pengetahuan tentang depresi post partum karena nilai r = 0,014, ada hubungan yang cukup antara paritas dengan tingkat pengetahuan tentang depresi post partum karena nilai r = 0,304, ada hubungan yang cukup antara pendidikan dengan tingkat pengetahuan tentang depresi post partum karena nilai r = 0,351, dan ada hubungan yang sangat lemah antara dukungan keluarga dengan tingkat pengetahuan tentang depresi post partum karena nilai r = 0,026. Saran: Bagi petugas kesehatan untuk dapat meningkatkan dalam memberikan informasi seperti penyuluhan dan konseling mengenai depresi post partum, agar meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang depresi post partum. Kata Kunci : Usia, Paritas, Pendidikan, Dukungan Keluarga, Depresi Post Partum
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUMBUH BALITA USIA 3-5 TAHUN DI PAUD AMALLIDA MULIA DESA MAINAN KABUPATEN BANYUASIN TAHUN 2017 Rhipiduri Rivanica
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekitar 16% dari anak usia di bawah lima (balita). Indonesia mengalami gangguan perkembangan saraf dan otak mulai ringan sampai berat, setiap dua dari 1.000 bayi mengalami gangguan perkembangan motorik serta satu dari 100 anak mempunyai kecerdasan kurang dan keterlambatan bicara. Jumlah balita yang berada di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Amallida Mulia Desa Mainan Kabupaten Banyuasin pada tahun 2017 sebanyak 40 orang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tumbuhbalita usia 3-5 tahun di PAUD Amallida Mulia Desa Mainan Kabupaten Banyuasin tahun 2017.Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pedekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2017 – Januari 2018. Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi responden tumbuh kembang normal 29 responden (72,5%), status gizi normal sebanyak 26 responden (65%), pengetahuan baik sebanyak 25 responden (62,5%), pendidikan tinggi sebanyak 28 responden (70%), status ekonomi tinggi sebanyak 31 responden (77,5%). Ada hubungan status gizi (p value = 0,007), pengetahuan p value = 0,000), pendidikan (p value = 0,000), status ekonomi (p value = 0,001) dengan tumbuh kembang anak balita usia 3-5 tahun di PAUD Amallia Mulia. Diharapkan bisa menjadi masukan dalam meningkatkan tumbuh kembang yang optimal dan normal sesuai dengan usia anak balita.
PEMBERIAN IMUNISASI BCG PADA BAYI (1-3 BULAN) BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU Rivanica, Rhipiduri; Hartina, Inna
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 5, No 1: Februari 2020 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v5i1.1045

Abstract

Latar belakang: Imunisasi BCG (Basil Calmette Guerin) bermanfaat mencegah bayi atau anak terserang dari penyakit TBC yang berat, seperti: meningitis TBC dan TBC milier. Ini dikarenakan bayi atau anak masih rentan terinfeksi Mycobacterium Tuberculosis penyebab penyakit TBC, akibat adanya kontak dengan penderita TBC yang ada di sekitarnya, seperti: orang tua, keluarga, pengasuh, dan lain sebagainya. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap ibu dengan pemberian Imunisasi BCG pada bayi usia (1-3 Bulan) di BPM Hj. Ratna Wilis Tahun 2017. Metode: Penelitian menggunakan metode survey analitik dengan pedekatan “cross sectional”. Penelitian ini dilakukan bulan Desember 2017 sampai dengan Januari 2018. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi frekuensi responden yang memberikan imunisasi BCG sebanyak 23 responden (76,7%), pengetahuan baik sebanyak 20 responden (66,7%), sikap positif sebanyak 22 responden (73,3%) dan responden sikap negatif sebanyak 8 responden (26,7%). Ada hubungan antara pengetahuan dengan pemberian imunisasi BCG (p value 0,026.  Ada hubungan antara sikap dengan pemberian imunisasi BCG dengan (p value 0,026). Saran: Diharapkan agar BPM memberikan jadwal pemberian imunisasi dan konseling secara langsung kepada masyarakat agar pengetahuan warga setempat dapat bertambah. Kata Kunci     : Pemberian Imunisasi BCG, Pengetahuan, Sikap 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PENIMBANGAN BAYI DAN BALITA KE POSYANDU Rivanica, Rhipiduri; Pratiwi, Adelina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.1028

Abstract

Latar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Rendahnya partisipasi ibu dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita berarti keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunana angka kematian ibu dan bayi. Faktor pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu berpengaruh dalam keaktifan ibu di kegiatan posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita di posyandu BPM Sinta tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu yang mempunyai bayi dan balita di wilayah kerja BPM Sinta tahun 2020 yang berjumlah 301 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020. Hasil: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p=0,502),  tingkat pendidikan ibu (p=0,293),  dan pekerjaan ibu (p=0,358) dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu. Saran: Kepada BPM Sinta agar melakukan posyandu yang lebih tertib dan menyertakan penyuluhan kepada ibu agar dorongan untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu meningkat, sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita dapat dipantau dengan baik.
PENGARUH SENAM DISMENORE TERHADAP PENURUNAN NYERI DISMENORE PADA MAHASISWI D III KEBIDANAN Rivanica, Rhipiduri; Bahri, Ayu Spalia; Handayani, Sri
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1312

Abstract

Latar Belakang: Dismenore atau nyeri haid merupakan salah satu masalah kesehatan reproduksi yang sering dialami oleh wanita, terutama pada usia remaja dan dewasa muda. Kondisi ini sering kali mempengaruhi aktivitas sehari-hari, termasuk kemampuan belajar dan produktivitas. Salah satu metode yang efektif dan aman adalah senam dismenore. Senam ini dirancang untuk membantu melancarkan aliran darah ke area panggul, mengurangi spasme otot, dan meningkatkan relaksasi tubuh secara keseluruhan. Senam dismenore dapat memberikan efek positif terhadap penurunan intensitas nyeri haid. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh senam dismenorea terhadap penurunan nyeri dismenorea pada mahasiswi DIII Kebidanan. Metode: metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif quasi eksperimen dengan rancangan one group pre and posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswi D III Kebidanan STIKES ‘Aisyiyah Palembang sebanyak 47 orang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan October - Desember 2023. Analisa Data menggunakan univariat dan Bivariat. Hasil: Hasil penelitian derajat dismenore dari 20 responden sebelum senam dismenore , diketahui bahwa Mahasiswi mengalami Nyeri Ringan (1-3) sebanyak 13 (65,0%), Mahasiswi mengalami Nyeri Sedang (4-6) sebanyak 7 (35,0%). Dan sesudah senam dismenore  mahasiswi tidak mengalami nyeri (0) sebanyak 4 (20,0%), mahasiswi mengalami nyeri ringan (1-3) sebanyak 16 (80,0%). Dari hasil uji statistic didapatkan nilai Pvalue sebesar 0,008 ≥ 0,005,ini menunjukan ada pengaruh senam dismenore terhadap nyeri dismenore pada mahasasiswi DIII kebidanan. Saran : senam dismenore seperti stretching ringan pada area perut dan punggung. Gerakan yoga seperti child’s pose atau cobra stretch  dapat diterapkan untuk mengurangi dismenore karena melancarkan aliran darah ke area panggul, merilekskan otot-otot perut, dan mengurangi kontraksi rahim. Kata Kunci : Dismenore, Senam Dismenore
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PENIMBANGAN BAYI DAN BALITA KE POSYANDU Rivanica, Rhipiduri; Pratiwi, Adelina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.788

Abstract

Latar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Rendahnya partisipasi ibu dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita berarti keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunana angka kematian ibu dan bayi. Faktor pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu berpengaruh dalam keaktifan ibu di kegiatan posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita di posyandu BPM Sinta tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu yang mempunyai bayi dan balita di wilayah kerja BPM Sinta tahun 2020 yang berjumlah 301 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020. Hasil: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p=0,502),  tingkat pendidikan ibu (p=0,293),  dan pekerjaan ibu (p=0,358) dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu. Saran: Kepada BPM Sinta agar melakukan posyandu yang lebih tertib dan menyertakan penyuluhan kepada ibu agar dorongan untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu meningkat, sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita dapat dipantau dengan baik. Kata Kunci: Partisipasi Ibu, Penimbangan, Bayi, Balita, Posyandu  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI IBU DALAM PENIMBANGAN BAYI DAN BALITA KE POSYANDU Rivanica, Rhipiduri; Pratiwi, Adelina
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 7, No 1: Februari 2022 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v7i1.1055

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Posyandu merupakan salah satu bentuk upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan Angka Kematian Ibu dan Bayi. Rendahnya partisipasi ibu dalam kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita berarti keikutsertaan ibu dalam kegiatan posyandu yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunana angka kematian ibu dan bayi. Faktor pendidikan, pekerjaan, dan pengetahuan ibu berpengaruh dalam keaktifan ibu di kegiatan posyandu. Tujuan: Untuk mengetahui faktor apa saja yang berhubungan dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita di posyandu BPM Sinta tahun 2020. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh  ibu yang mempunyai bayi dan balita di wilayah kerja BPM Sinta tahun 2020 yang berjumlah 301 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berjumlah 64 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan analisis data dengan chi square.  Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2020. Hasil: Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu (p=0,502),  tingkat pendidikan ibu (p=0,293),  dan pekerjaan ibu (p=0,358) dengan partisipasi ibu dalam penimbangan balita ke posyandu. Saran: Kepada BPM Sinta agar melakukan posyandu yang lebih tertib dan menyertakan penyuluhan kepada ibu agar dorongan untuk berpartisipasi dalam kegiatan posyandu meningkat, sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi dan balita dapat dipantau dengan baik. Kata Kunci: Partisipasi Ibu, Penimbangan, Bayi, Balita, Posyandu