Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Hubungan Antara Pengetahuan Keluarga dan Dukungan Keluarga Dengan Kejadian Stroke Pada Lansia Wulandari, Ria; Rimbawati, Yazika; Minata, Fika; Jaya KK, Indra Frana
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v10i1.578

Abstract

Background: Stroke is a cerebrovascular disease (brain blood vessels) which is characterized byimpaired brain function due to damage or death of brain tissue due to reduced or blocked blood flowand oxygen to the brain. Objective: To determine the relationship between Family Knowledge andFamily Support with Stroke Incidence in the Elderly. This type of research uses an analytical surveymethod with a cross sectional approach. Sample in From the analysis results obtained that there is asignificant relationship between this study amounted to 36 people using accidental samplingtechnique. From the results of the analysis, it is known that there is a significant relationship betweenFamily Knowledge (ρ-value = 0.031), and family support (-value = 0.040), with the incidence ofstroke in the elderly in the Inpatient Room at Kayuagung Hospital, Ogan Komering Ilir Regency in2021. Suggestions : provide health education to families about stroke, treatment, rehabilitation, andcare for stroke patients at home. Nurses are also expected to help patients and families in increasingthe patient's motivation to recover.
Hubungan Pendidikan dan Pengetahuan Ibu terhadap Pemberian Asi Ekslusif Yazika Rimbawati; Rini Gustina Sari; Putu Lusita Nati Indriani
JURNAL KEBIDANAN AKADEMI KEBIDANAN BUDI MULIA PALEMBANG Vol 13 No 2 (2023): Jurnal Kebidanan : Jurnal Ilmu Kesehatan Budi Mulia
Publisher : STIKes Budi Mulia Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35325/kebidanan.v13i2.420

Abstract

Asi Ekslusif adalah Air Susu Ibu yang diberikan kepada bayiusia 0 – 6 bulan tanpa makanan pendamping. TujuanPenelitian ini untuk mengetahui hubungan pendidikan danpengetahuan dengan pemberian Asi Ekslusif. Desainpenelitian ini menggunakan metode survey analitik denganpendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di PMBHj. Zuniawati Palembang pada bulan November sampaidengan bulan Desember Tahun 2021. Sampel penelitian iniadalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulanberjumlah 32 responden. Metode pengumpulan datamerupakan data primer menggunakan Cheklist. Hasilpenelitian di analisis secara univariate untuk mengetahuidistribusi frekuensi variabel Asi Ekslusif dengan presentaseyang memberikan Asi Ekslusif sebanyak 19 responden(59,4%) lebih banyak dari yang tidak memberikan AsiEksklusif sebanyak 13 responden (40,6%), distribusifrekuensi variabel Pendidikan dengan presentaseberpendidikan tinggi sebanyak 25 responden (78,1%) lebihbanyak dibandingkan dengan responden yang berpendidikanrendah sebanyak 7 responden (21,9%) dan distribusifrekuensi variabel pengetahuan yang mempunyaipengetahuan baik sebanyak 23 responden (71,9%) lebihbanyak yang mempunyai pengetahuan kurang sebanyak 9responden (28,1%). Hasil penelitian secara bivariate untukmengetahui hubungan variabel pendidikan dan pengetahuandengan Asi Ekslusif. Hasilnya menunjukkan pendidikandengan pemberian Asi Eksklusif didapat nilai p = 0,010 danpengetahuan dengan pemberian Asi Eksklusif p value =0,015. Diharapkan kepada tugas kesehatan yang bekerja diBPM Hj. Zuniawati Palembang untuk lebih meningkatkanpenyuluhan tentang pemberian ASI Eksklusif pada bayi.
PENERAPAN TERAPI SENAM KAKI PADA PASIEN LANSIA YANG MENGALAMI DIABETES MELITUS DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERGLIKEMI Ria Natalia Wulandari; Fitri Afdhal; Yazika Rimbawati; Putri Picaso Azury Sheva
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 17, No 1 (2025): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v17i1.1379

Abstract

Latar Belakang : Diabetes merupakan penyakit yang tidak menular, namun merupakan penyakit kronis dilihat dari gejala disebabkan oleh penurunan sekresi pada insulin, kerja pada insulin, serta bahkan kedua-duanya (hiperglikemia). Senam kaki bermanfaat untuk mengurangi stress, menurunkan tekanan darah, menurunkan gula darah dan mencegah cedera pada kaki, membantu memperlancar peredaran darah pada kaki. Tujuan: untuk melakukan asuhan keperawatan pasien lansia yang mengalami Diabetes Melitus dengan masalah keperawatan hiperglikemi dengan penerapan senam kaki di RSUD Siti Fatimah Az-Zahra Provinsi Sumatra Selatan tahun 2024. Metode: yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan intervensi terapi senam kaki,subyek pada studi kasus terdapat 2 pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Hasil: pada pengkajian dilakukan ke pasien 1 dan 2 dengan keluhan pasien mengatakan kram pada kedua kakinya, badan terasa lemas dan lesu, sering kencing pada malam hari dan merasahan haus yang berlebih. Diagnosa Keperawatan utama ketidakstabilan kadar glukosa darah. Setelah tiga hari dilakukan intervensi terapi senam kaki dan implementasi SLKI dan SIKI hasilnya semakin membaik masalah teratasi. Terapi senam kaki dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah serta mengurangi rasa kesemutan dan baal pada ekstermitas bawah pasien yang mengidap diabetes melitus. Saran : senam kaki diharapkan dapat digunakan sebagai referensi dalam pendidikan keperawatan. Kata Kunci: Senam Kaki, Lansia, Diabetes Melitus
PENINGKATAN KEPUASAN PASIEN MELALUI EDUKASI PELAYANAN BERKUALITAS BAGI TENAGA KESEHATAN DI RSUD KAYUAGUNG TAHUN 2025 Muhammad Romadhon Romadhon; Yazika Rimbawati; Eka Afrika; Ria Wulandari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.55233

Abstract

Kepuasan pasien sangat penting untuk menentukan kualitas pelayanan rumah sakit.  Terbukti bahwa persepsi pasien dan pengalaman mereka dipengaruhi oleh pelayanan yang tidak hanya berfokus pada aspek medis tetapi juga mempertimbangkan perspektif, komunikasi, dan empati tenaga kesehatan.  Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tenaga kesehatan tentang pentingnya memberikan pelayanan berkualitas agar pasien lebih bahagia.  Di RSUD Kayuagung, 20 tenaga kesehatan menerima pelatihan interaktif dan penyuluhan.  Hasil dari tes pra-test menunjukkan bahwa hanya setengah dari peserta berada dalam kategori pemahaman yang baik, dan setengah lainnya berada dalam kategori cukup.  Menurut evaluasi post-test dan umpan balik setelah kegiatan, seluruh peserta (100%) menunjukkan peningkatan sikap pelayanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan pemahaman dan persepsi tenaga kesehatan tentang pelayanan prima. Diharapkan kegiatan ini dapat membantu membangun budaya pelayanan profesional dan humanis di lingkungan rumah sakit.
Peran Promosi Kesehatan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Pencegahan Penyakit Menular Berbasis Kearifan Lokal Tahun 2024 Yazika Rimbawati; Ria Wulandari; Mohammad Romadhon
JURNAL PENGABDIAN KADER BANGSA Vol 1 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Kader Bangsa
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Kader Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jpkb.v1i1.875

Abstract

Infectious diseases, including tuberculosis (TB), HIV/AIDS, and other infectious conditions, continue to pose significant challenges to public health in various countries, Indonesia included. Adolescents, as a vulnerable group, need to have a thorough understanding of how to protect themselves from these diseases. However, numerous factors, such as local culture, influence their knowledge and attitudes towards disease prevention (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2020). The goal of this Community Service initiative is to enhance adolescents' knowledge, enabling them to prevent infectious diseases and maintain good health. The approach used for this program is community-based participatory research (CBPR), which actively engages adolescents and the local community in the planning, execution, and assessment of health promotion activities. The findings of this initiative indicate that using health promotion strategies rooted in local wisdom successfully improved adolescents' knowledge and transformed their attitudes towards preventing infectious diseases. This progress was achieved by incorporating local cultural values into the educational content, which made the program more engaging and relevant for the participants.
Upaya Peningkatan Pemahaman Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Di Klinik Anisa Tahun 2024 Ria Wulandari; Muhammad Romadhon; Yazika Rimbawati
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia belum menyelesaikan masalah gizi balita; kekurangan gizi dan gangguan pertumbuhan adalah salah satu alasan pemberian MP ASI yang salah. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi berusia enam hingga dua puluh empat bulan, makanan pendamping ASI (MP-ASI) diberikan sebagai pengganti ASI. Meskipun demikian, banyak ibu menyusui tidak tahu cara memberi MP-ASI yang tepat kepada bayi mereka. Di Klinik Anisa, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Desa Mainan. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan mencapai tujuan, yaitu ibu-ibu dapat memahami kegiatan edukasi
Edukasi Perawatan Luka Berbasis Sistem Informasi Home Care di Puskesmas Ujanmas Kabupaten Muara Enim Yazika Rimbawati; Alex Atmasubrata; Alex Cardo
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.105

Abstract

Luka merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dijumpai dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia, dengan risiko infeksi dan keterlambatan penyembuhan yang tinggi apabila penanganannya tidak dilakukan secara tepat. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dalam melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah, sementara pemanfaatan sistem informasi kesehatan berbasis home care di fasilitas kesehatan primer belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pasien serta kader kesehatan dalam melakukan perawatan luka yang benar melalui pendampingan berbasis Sistem Informasi Home Care. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, koordinasi dengan mitra, penyusunan media edukasi, pelaksanaan pretest, penyuluhan, demonstrasi perawatan luka, pelatihan penggunaan Sistem Informasi Home Care, pendampingan, posttest, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi keluarga pasien, kader kesehatan, dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet digital, video tutorial, kode QR, grup WhatsApp, dan website Sistem Informasi Home Care. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest, observasi keterampilan, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam perawatan luka mandiri serta peningkatan kemampuan peserta dalam mengakses layanan kesehatan melalui sistem informasi digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan berbasis teknologi yang berkelanjutan di layanan kesehatan primer, khususnya dalam mendukung continuity of care bagi pasien dengan luka di lingkungan keluarga.
Upaya Peningkatan Pemahaman Ibu Dalam Pemberian MP-ASI Di Klinik Anisa Tahun 2024 Ria Wulandari; Muhammad Romadhon; Yazika Rimbawati
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia belum menyelesaikan masalah gizi balita; kekurangan gizi dan gangguan pertumbuhan adalah salah satu alasan pemberian MP ASI yang salah. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi berusia enam hingga dua puluh empat bulan, makanan pendamping ASI (MP-ASI) diberikan sebagai pengganti ASI. Meskipun demikian, banyak ibu menyusui tidak tahu cara memberi MP-ASI yang tepat kepada bayi mereka. Di Klinik Anisa, pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu tentang pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Desa Mainan. Kegiatan pengabdian berjalan dengan baik dan mencapai tujuan, yaitu ibu-ibu dapat memahami kegiatan edukasi
Edukasi Perawatan Luka Berbasis Sistem Informasi Home Care di Puskesmas Ujanmas Kabupaten Muara Enim Yazika Rimbawati; Alex Atmasubrata; Alex Cardo
JURNAL LENTERA ILMIAH PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Lentera Ilmiah Pengabdian Masyarakat (JLIPM)
Publisher : CV. Q2 Lantera Ilmiah Institut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52120/jlipm.v3i2.105

Abstract

Luka merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling sering dijumpai dalam pelayanan kesehatan primer di Indonesia, dengan risiko infeksi dan keterlambatan penyembuhan yang tinggi apabila penanganannya tidak dilakukan secara tepat. Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas, Kabupaten Muara Enim, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dalam melakukan perawatan luka secara mandiri di rumah, sementara pemanfaatan sistem informasi kesehatan berbasis home care di fasilitas kesehatan primer belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga pasien serta kader kesehatan dalam melakukan perawatan luka yang benar melalui pendampingan berbasis Sistem Informasi Home Care. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi masalah, koordinasi dengan mitra, penyusunan media edukasi, pelaksanaan pretest, penyuluhan, demonstrasi perawatan luka, pelatihan penggunaan Sistem Informasi Home Care, pendampingan, posttest, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan meliputi keluarga pasien, kader kesehatan, dan masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Ujanmas. Media edukasi yang digunakan berupa leaflet, booklet digital, video tutorial, kode QR, grup WhatsApp, dan website Sistem Informasi Home Care. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest, observasi keterampilan, serta kuesioner kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam perawatan luka mandiri serta peningkatan kemampuan peserta dalam mengakses layanan kesehatan melalui sistem informasi digital. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi kesehatan berbasis teknologi yang berkelanjutan di layanan kesehatan primer, khususnya dalam mendukung continuity of care bagi pasien dengan luka di lingkungan keluarga.
PENERAPAN LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA ANAK INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT (ISPA) DENGAN MASALAH KETIDAKEFEKTIFAN BERSIHAN JALAN NAFAS Fitri Afdhal; Yazika Rimbawati; Muhammad Romadhon; Rizki Sopyan Maulana
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 2: Agustus 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i2.1443

Abstract

Latar Belakang : Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Biasanya akan terjadi pada 14 hari dengan gejala yang sering muncul seperti demam, batuk, pilek, sakit kepala, sakit tenggorokan, keluarnya cairan berlebihan dan kehilangan nafsu makan. Kebiasaan manusia yang sering mengabaikan kejadian ini, padahal infeksi akibat virus dan bakteri dapat dengan cepat menumpuk di saluran pernapasan. Terapi non farmakologi yakni pemberiaan terapi batuk efektif, memudahkan pasien untuk mengeluarkan dahak,memperbanyak istirahat dan konsumsi air putih untuk mengencerkan dahak agar lebih mudah untuk dikeluarkan.Tujuan :untuk mengetahui penerapan latihan batuk efektif pada anak dengan (ISPA)di Wilayah Puskesmas Tebat Agung Muara Enim Tahun 2024 Metode: metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus, dan intervensi batuk efektif, subjek pada studi kasus terdapat 2 pasien. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, pemeriksan fisik dan dokumentasi. Hasil Penelitian : pada pengkajian kedua pasien mengatakan batuk berdahak. Pada  pasien 1 dan 2 diberikan terapi farmakologis tetapi pada pasien 1 diberikan terapi tambahan yaitu terapi non farmakologis latihan batuk efektif, pada evaluasi hari ketiga pasien 1 mengatakan dahaknya sudah mulai berkurang sedangkan pada pasien 2 mengatakan dahak tidak terlalu banyak, tetapi masih ada sedikit. Diagnosa Keperawatan utama Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif. Setelah tiga hari dilakukan intervensi batuk efektif dan implementasi SLKI dan SIKI masalah teratasi. Kesimpulan : batuk efektif terbukti dapat membantu pasien untuk mengurangi dahaknya dibandingkan hanya dengan menggunakan terapi farmakologis saja. Kata Kunci : ISPA, Batuk Efektif