Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Sabun Susu Kambing untuk Meningkatkan Kapasitas PKK Desa Cerdas Setyaningsih, Sri; Rosdiana, Silvi Rosiva; Ilmayasinta, Nur; Utami, Zia Retno; Hamidah, Imroatul; Putri, Roswi Anggraeni; Faridah, Ainul; Muflikhah, Luluk
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4270

Abstract

Wisata Edukasi Plosowahyu KM 48,8 menjadi sebuah terobosan baru dalam dunia wisata yang menghadirkan kambing unggulan dari Plosowahyu Farm. Dengan menghadirkan suasana baru dalam menikmati wisata edukasi sekaligus belajar berternak kambing hal tersebut menjadi daya tarik tersendiri khususnya di Kabupaten Lamongan. Desa Plosowahyu telah ditetapkan sebagai titik lokasi desa cerdas/ smart village. Tujuan dari program desa cerdas yaitu dalam rangka percepatan transformasi pembangunan desa yang bertenaga, mandiri, sejahtera, dan demokratis melalui pemanfaatan teknologi. Permasalahan yang timbul dari kondisi ini bagaimana menyusun strategi/perencanaan untuk mencapai visi Plosowahyu menjadi Desa Cerdas dengan mengoptimalkan sumber daya alam dan manusia sesuai enam pilar Desa Cerdas. Susu kambing adalah komoditas unggul jika didukung dengan strategi pemasaran yang tepat. Dalam kegiatan ini dilakukan pelatihan pembuatan sabun susu kambing yang akan menjadi branding Plosowahyu Desa Cerdas. Masyarakat akan mengenal Plosowahyu sebagai wisata edukasi kambing dan produk sabun susu kambing sebagai satu kesatuan. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan wirausaha dengan memberikan pelatihan dan pendapingan pembuatan sabun susu kambing sebagai produk wisata Desa Plosowahyu. Keberhasilan kegiatan ini diukur menggunakan tes dan penilaian proses pembuatan sabun terhadap pengetahuan peserta. Berdasarkan hasil tes, nilai rata-rata peserta sebelum diberikan pelatihan adalah 86,2 dan setelah pelatihan adalah 97,8. Hasil tersebut diperkuat dengan hasil uji N-gain yang menunjukkan kategori tinggi, sehingga pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta pembuatan sabun dari susu kambing.
Penerapan Model Problem Based Learning Dengan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Laju Reaksi Djatmiko, Rahmad; Mahbubah, Khoiro; Santoso, Agus; Rosdiana, Silvi Rosiva
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.8373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik terkait materi laju reaksi melalui penerapan problem based learning dengan menggunakan metode eksperimen. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus. Teknik analisis data menggunakan gain score. Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pemahaman konsep peserta didik terhadap materi laju reaksi. Rata-rata hasil pemahaman konsep peserta didik pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 6,94. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman konsep terkait materi laju reaksi oleh peserta didik.
Penerapan Model Problem Based Learning Dengan Metode Eksperimen Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Materi Laju Reaksi Djatmiko, Rahmad; Mahbubah, Khoiro; Santoso, Agus; Rosdiana, Silvi Rosiva
SCIENING : Science Learning Journal Vol. 4 No. 2: Desember 2023
Publisher : Jurusan Pendidikan IPA FMIPAK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/slj.v4i2.8373

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep peserta didik terkait materi laju reaksi melalui penerapan problem based learning< em> dengan menggunakan metode eksperimen Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian tindakan kelas yang dilakukan dengan 2 siklus Teknik analisis data menggunakan gain score< em> Hasil yang diperoleh yaitu adanya peningkatan pemahaman konsep peserta didik terhadap materi laju reaksi Rata rata hasil pemahaman konsep peserta didik pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 6 94 Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi peningkatan pemahaman konsep terkait materi laju reaksi oleh peserta didik < p>
DEVELOPING AUGMENTED REALITY-BASED LEARNING MEDIA FOR TSUNAMI MITIGATION TO ADDRESS STUDENT MICRO-LEARNING CHALLENGES Muflikhul Huda; Kiki Septaria; Silvi Rosiva Rosdiana; Risda Shafikha; Wafda Salami
JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Vol. 11 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : Universitas Negeri Surabaya in collaboration with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jppipa.v11n1.p33-47

Abstract

Tsunami mitigation education often encounters significant challenges, as students struggle to grasp abstract concepts, visualize complex phenomena, and lack direct experiential learning opportunities. This research aims to develop Augmented Reality (AR)-based learning media in the form of a pocketbook to address micro-learning issues among Grade VIII junior high school students. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate). Participants included 25 Grade VIII female students at MMA Darul Jannah Al-Ma’wa, with data collected via expert validation sheets, pretest-posttest assessments, and student response questionnaires. Validation results categorized the media as "highly feasible" with a score of 83.25%. Effectiveness testing yielded an N-Gain value of 0.56 (moderately effective), while the paired t-test revealed a significance level of 0.000 (p<0.05), indicating a significant improvement between pretest and posttest scores. In conclusion, AR-based learning media effectively assists students in understanding tsunami mitigation more clearly, facilitating conceptual visualization and enhancing learning outcomes.
Kontribusi Komite Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Sekolah Unggul Studi Situs pada SMK Negeri 1 Lamongan Fathurrahman Fathurrahman; M. Saunan Al Faruq; Silvi Rosiva Rosdiana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The school committee played a strategic role in developing an excellent school culture through support, oversight, and the strengthening of collaboration among schools, parents, and the community. This is in releted with the view that a strong organizational culture emerges from the active involvement of stakeholders. Therefore, the school committee serves as one of the key pillars in promoting public participation to foster a school climate and culture that are oriented toward school excellence. This research aims to describe the contribution of school committees in developing superior schools. This research uses a qualitative approach with a case study method at SMK Negeri 1 Lamongan.. The selection of research informants was based on the strategic roles of the research subjects, including school committee members, the leadership of SMKN 1 Lamongan, teachers, and selected parents. Data were collected through observations of events and collaborative activities between the school committee and the principal, focusing on the phenomenon of collaboration among various stakeholders within the school. In addition, interviews were conducted with school committee members, the principal, and teachers, complemented by a review of relevant documents.Data analysis techniques are carried out through data condensation, display/presentation, verification and drawing conclusions. Data validity is carried out by data triangulation, source triangulation, member check, extension of observation time. The research results showed that the school committee made a significant contribution to improving the schools culture in the efective schools. Through: (1) establishing synergistic collaboration with the principal, school leaders, and teachers; (2) actively participating in school development team meetings related to school policies; (3) optimizing its role as a communicator of school programs to parents and the wider community; (4) conveying the aspirations of parents and the community to the school; (5) actively involving parents in school-based character-building and habituation activities; (6) supporting educational activities by assisting in committee fundraising efforts for learning programs. Keywords: School Committee Contribution, School Culture, Excellent School Abstrak: Komite sekolah memiliki peran strategis dalam mengembangkan budaya sekolah unggul, melalui dukungan, pengawasan, dan penguatan kerja sama antara sekolah, orang tua, serta masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan pandangan bahwa budaya organisasi yang kuat lahir dari keterlibatan para pemangku kepentingan. Oleh karenanya komite sekolah menjadi salah satu pilar penting dalam menggerakkan partisipasi publik guna menumbuhkan iklim dan budaya sekolah yang berorientasi pada keunggulan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan kontribusi komite sekolah dalam mengembangkan budaya sekolah unggul. Penelitian didesain menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus pada SMK Negeri 1 Lamongan. Penentutan informan penelitian didasarkan pada peran strategis dari subjek penelitian meliputi anggota komite sekolah, pimpinan SMKN 1 Lamongan, dewan guru dan wali murid terpilih. Teknik pengumpulan data melalui observasi atas kejadian dan kerjasama komite dan kepala sekolah, melalui pengamatan fenomena kolaborasi antar elemen di sekolah. Wawancara dengan komite sekolah, kepala sekolah dan guru, serta dengan telaah dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensasi data, display/penyajian, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data, trianggulasi sumber, member check, perpanjangan waktu pengamatan. Hasil penelitian didapatkan bahwasannya komite sekolah memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan budaya sekolah unggul. Pada SMKN 1 Lqamongan , Melalui; 1) melaksanakan kerjasama sinergis dengan kepala sekolah, pimpinan sekolah dan guru; 2) dalam hal kebijakan sekolah, komite sekolah terlibat aktif dalam rapat tim pengembang sekolah; 3) mengoptimalkan peran menjadi komunikator program sekolah kepada wali murid dan masyarakat; 4) menyampaikan aspirasi wali murid dan masyarakat kepada pihak sekolah; 5) komite sekolah bersama wali murid aktif melibatkan dalam kegiatan pembiasaan baik di sekolah; 6) untuk penguatan kegiatan, komite sekolah membantu penggalangan dana komite untuk pembelajaran. Kata kunci: Kontribusi Komite sekolah, Budaya Sekolah, Sekolah Unggul
Kontribusi Komite Sekolah dalam Mengembangkan Budaya Sekolah Unggul Studi Situs pada SMK Negeri 1 Lamongan Fathurrahman Fathurrahman; M. Saunan Al Faruq; Silvi Rosiva Rosdiana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 No 2 Juni 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The school committee played a strategic role in developing an excellent school culture through support, oversight, and the strengthening of collaboration among schools, parents, and the community. This is in releted with the view that a strong organizational culture emerges from the active involvement of stakeholders. Therefore, the school committee serves as one of the key pillars in promoting public participation to foster a school climate and culture that are oriented toward school excellence. This research aims to describe the contribution of school committees in developing superior schools. This research uses a qualitative approach with a case study method at SMK Negeri 1 Lamongan.. The selection of research informants was based on the strategic roles of the research subjects, including school committee members, the leadership of SMKN 1 Lamongan, teachers, and selected parents. Data were collected through observations of events and collaborative activities between the school committee and the principal, focusing on the phenomenon of collaboration among various stakeholders within the school. In addition, interviews were conducted with school committee members, the principal, and teachers, complemented by a review of relevant documents.Data analysis techniques are carried out through data condensation, display/presentation, verification and drawing conclusions. Data validity is carried out by data triangulation, source triangulation, member check, extension of observation time. The research results showed that the school committee made a significant contribution to improving the schools culture in the efective schools. Through: (1) establishing synergistic collaboration with the principal, school leaders, and teachers; (2) actively participating in school development team meetings related to school policies; (3) optimizing its role as a communicator of school programs to parents and the wider community; (4) conveying the aspirations of parents and the community to the school; (5) actively involving parents in school-based character-building and habituation activities; (6) supporting educational activities by assisting in committee fundraising efforts for learning programs. Keywords: School Committee Contribution, School Culture, Excellent School Abstrak: Komite sekolah memiliki peran strategis dalam mengembangkan budaya sekolah unggul, melalui dukungan, pengawasan, dan penguatan kerja sama antara sekolah, orang tua, serta masyarakat. Hal tersebut sejalan dengan pandangan bahwa budaya organisasi yang kuat lahir dari keterlibatan para pemangku kepentingan. Oleh karenanya komite sekolah menjadi salah satu pilar penting dalam menggerakkan partisipasi publik guna menumbuhkan iklim dan budaya sekolah yang berorientasi pada keunggulan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan kontribusi komite sekolah dalam mengembangkan budaya sekolah unggul. Penelitian didesain menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus pada SMK Negeri 1 Lamongan. Penentutan informan penelitian didasarkan pada peran strategis dari subjek penelitian meliputi anggota komite sekolah, pimpinan SMKN 1 Lamongan, dewan guru dan wali murid terpilih. Teknik pengumpulan data melalui observasi atas kejadian dan kerjasama komite dan kepala sekolah, melalui pengamatan fenomena kolaborasi antar elemen di sekolah. Wawancara dengan komite sekolah, kepala sekolah dan guru, serta dengan telaah dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui kondensasi data, display/penyajian, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan trianggulasi data, trianggulasi sumber, member check, perpanjangan waktu pengamatan. Hasil penelitian didapatkan bahwasannya komite sekolah memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan budaya sekolah unggul. Pada SMKN 1 Lqamongan , Melalui; 1) melaksanakan kerjasama sinergis dengan kepala sekolah, pimpinan sekolah dan guru; 2) dalam hal kebijakan sekolah, komite sekolah terlibat aktif dalam rapat tim pengembang sekolah; 3) mengoptimalkan peran menjadi komunikator program sekolah kepada wali murid dan masyarakat; 4) menyampaikan aspirasi wali murid dan masyarakat kepada pihak sekolah; 5) komite sekolah bersama wali murid aktif melibatkan dalam kegiatan pembiasaan baik di sekolah; 6) untuk penguatan kegiatan, komite sekolah membantu penggalangan dana komite untuk pembelajaran. Kata kunci: Kontribusi Komite sekolah, Budaya Sekolah, Sekolah Unggul