Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agrikultura

Evaluasi Kemampuan Lahan sebagai Dasar Rekomendasi Penggunaan Lahan di Kecamatan Ngadirojo Kabupaten Wonogiri Mujiyo, Mujiyo; Nugroho, Diki; Sutarno, Sutarno; Herawati, Aktavia; Herdiansyah, Ganjar; Rahayu, Rahayu
Agrikultura Vol 33, No 1 (2022): April, 2022
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v33i1.37950

Abstract

Kemampuan lahan merupakan komponen yang digunakan untuk menentukan kesesuaian potensi dengan penggunaan lahannya. Penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kemampuannya berpotensi mengalami degradasi lahan. Tujuan penelitian ini adalah memberikan informasi mengenai kemampuan lahan, faktor penentunya, dan memberikan arahan penggunaan lahan serta pengelolaannya secara tepat. Penelitian jenis survey ini menggunakan metode purposive sampling untuk pengamatan kondisi di lapangan dan pengambilan sampel. Data hasil pengamatan diolah dengan matching data kemampuan lahan dan uji statistik ANOVA dan korelasi untuk menemukan faktor yang paling menentukan kemampuan lahan di Ngadirojo. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan lahan di Kecamatan Ngadirojo adalah III-l2.d3.b1, IV-d4, IV-l3 dan IV-l3.d4. Faktor yang menentukan kemampuan lahan di antaranya penggunaan lahan dan kedalaman tanah. Arahan penggunaan lahan yang dapat diterapkan berupa sawah, sawah dengan konservasi, dan agroforestry.
Assessing Soil Degradation Status under Different Types of Agricultural Land (Case Study: Jatisrono Sub-district, Wonogiri District, Indonesia) Mujiyo, Mujiyo; Essla, Verona Putri; Herdiansyah, Ganjar; Herawati, Aktavia
Agrikultura Vol 34, No 3 (2023): Desember, 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v34i3.48516

Abstract

Kecamatan Jatisrono berada di wilayah perbukitan yang menjadikan lahannya rentan terhadap erosi serta aktivitas lahan. Kondisi ini dapat mempengaruhi produksi biomassa dan menyebabkan kerusakan tanah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis status kerusakan tanah, mengkaji faktor penentu kerusakan tanah, serta memberikan rekomendasi pengelolaan tanah di Kecamatan Jatisrono. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2022 pada 36 titik yang mewakili setiap satuan peta lahan (SPL) di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Parameter pengamatan lahan kering dan lahan basah mengadopsi dari Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 150 Tahun 2000. Lahan kering meliputi parameter ketebaan solum, kebatuan permukaan, tekstur, bobot volume, porositas, permeabilitas, pH (H2O), daya hantar listrik, potensial redoks, dan jumlah mikroba. Lahan basah meliputi parameter kandungan pirit, kedalaman air tanah dangkal, pH (H2O), daya hantar listrik, dan jumlah mikroba. Metode yang digunakan adalah survei dan deskriptif eksploratif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sebanyak 12 satuan peta lahan (SPL) terdiri dari 6 SPL lahan kering (kebun dan tegalan) serta 6 SPL lahan basah (sawah). Hasil penelitian menunjukkan pertanian lahan kering memiliki tingkat kerusakan tanah rusak ringan serta rusak sedang sedangkan lahan basah memiliki tingkat kerusakan tanah tidak rusak serta rusak ringan. Kerusakan tanah lahan kering sangat dipengaruhi oleh kemiringan lereng sedangkan kerusakan tanah lahan basah sangat dipengaruhi oleh jenis tanah. Faktor penentu kerusakan tanah lahan kering adalah bobot volume, porositas, dan permeabilitas tanah. Faktor penentu kerusakan tanah lahan basah adalah pH H2O tanah. Strategi pengelolaan kerusakan tanah lahan kering dengan meningkatkan bahan organik tanah. Strategi pengelolaan kerusakan tanah lahan basah dengan perbaikan irigasi.
Assessment of Land Suitability in Highly Area of Ende, East Nusa Tenggara, Indonesia, as a Basic Strategy for Growing Coffee (Coffea arabica) Mujiyo, Mujiyo; Lutfi, Hilda Fadhila; Herawati, Aktavia; Cahyono, Ongko; Wahyuni, Sri; Mutiara, Charly; Lanamana, Willybrodus
Agrikultura Vol 36, No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i3.64802

Abstract

Ende Sub-District, East Nusa Tenggara, has various topographies with an altitude of 0-1,100 m asl that can potentially grow Arabica coffee. Still, there is no information available regarding the suitability of the land. This study aims to evaluate the actual land suitability of Arabica coffee based on soil and environmental characteristics. The research method is descriptive explorative through a field survey approach supported by laboratory analysis. Determination of SMU (soil map unit) was carried out by purposive sampling through boring at 31 points, then classified based on soil type to obtain five pedons that represent SMU in Ende Sub-District. Soil sampling was carried out on each layer of each pedon. Data analysis used ANOVA and Pearson correlation tests to determine the determining factors that influence the land suitability class of Arabica coffee. The evaluation results showed that the actual land suitability for Arabica coffee was marginally suitable (S3) and unsuitable (N) classes, with limiting factors, i.e. average temperature, altitude, length of dry period, drainage, base saturation, available P, slope, and erosion hazard. The results of the ANOVA test showed that altitude significantly affected the land suitability class for Arabica coffee, with the best land suitability class at an altitude of 800-1,100 masl. Based on the correlation between land suitability class and land characteristic parameters, the determining factors for land suitability class include average temperature, humidity, drainage, texture, coarse material, total N, available K, erosion hazard, surface rocks, and rock outcrops. Land improvement recommendations are based on making an irrigation system, providing shade plants, N fertilization (urea fertilizer), K fertilization (KCl fertilizer), and terracing.
Co-Authors Abraham Suriadikusumah Afifah Afiana Susila Ahmad Norri Prasetyo Akas Anggita Anggita, Akas Anik Lestari Atika Sari Damayanti Charly Mutiara Dita Risky Novianti Dwi Priyo Ariyanto Dwiwiyati Nurul Septariani Emma Trinurani Sofyan ERDASWIN, FARHAN Essla, Verona Putri Eun Ji Bae Fatchur Rochman fatimah Fatimah Fitri Nurbaiti Fitriana Romdhati Fitriana, Ummi Nur Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah Ganjar Herdiansyah, Ganjar Geun Mo Yang Geun Mo Yang Hardian, Tiara Hasanah, Khalyfah Hery Widijanto Hery Widiyanto Indri Hapsari Pusponegoro Irmawati, Viviana Istiqomah, Nanda Mei Jauhari Syamsiah Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Jauhari Syamsiyah Khalyfah Hasanah Komariah Komariah Komariah Komariah Komariah Komariah Komariah Kurnia Mukti Dewi Lanamana, Willybrodus Lestari, Audi Soekma Lutfi, Hilda Fadhila Mahfud Arifin Mapan Rochmadtulloh Mapan Rochmadtulloh Muhammad Rizky Romadhon Mujiyo Mujiyo Mujiyo Nanda Mei Istiqomah Nawangsari, Relly Yunila Novianti, Dita Risky Nugroho, Diki Nur Faizaturrohmah NURBAITI, FITRI Nurul Farahin Ongko Cahyono Pangastuti, Triyana Suryaning Putri, Elvia Febriani Rafirman, Rizkisadi Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Rahayu Retno Rosariastuti Retno Rosariastuti Retno Rosariastuti Romadhon, Muhammad Rizky S Suntoro Saedi Bawana Sri Hartati Sri Hartati Sri Wahyuni Sukamto, Ika Sumiyarsi Sumani . Sumani Sumani Sumani Sumani Sumani Sumani Suntoro Suntoro Suntoro Suntoro Suntoro Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Supriyadi Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Sutarno Tiara Hardian Viviana Irmawati WIDHI LARASATI Widyatmani Sih Dewi Yang Geun Mo Yogi Sukma Mahendra Yosua Yoga Setyawan