Dhofir, Mochammad
Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Published : 84 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN INSTALASI LISTRIK PADA BLOK PASAR MODERN DAN APARTEMEN DI GEDUNG KAWASAN PASAR TERPADU BLIMBING MALANG Iksan , Santoso; Mochammad Dhofir; Hadi Suyono
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.807 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentangperancangan instalasi listrik pada blok PasarModern dan Apartemen di Gedung KawasanPasar Terpadu Blimbing Malang yang sesuaidengan standar PUIL dan standar yang ada.Dalam instalasi penerangan buatan ditentukanintensitas penerangan (lux) dan kapasitas ACpada instalasi daya listrik yang sesuai denganfungsi ruang. Untuk penentuan kabel sebesar1,25 kali besar arus nominal sebagai faktorkeamanan. Gedung ini membutuhkan dayasebesar 669490 VA yang dibagi menjadi 5 MEE.MEE Condotel sebesar 224580 VA, MEEApartemen 156117 VA, MEE 1 sebesar 126000VA, MEE 2 sebesar 124560 VA dan untuk motorsebesar 37333 VA. Dengan drop tegangan dibeban dari MDP yaitu sebesar 7,41 volt atausebesar 3, 37%.Kata Kunci- Instalasi listrik, Penerangan,Daya, Beban.
PERANCANGAN KELISTRIKAN PADA KONDOTEL BOROBUDUR BLIMBING KOTA MALANG Ashydiq Chenny Saputra; Mochammad Dhofir; Hery Purnomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 7 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akan dibangun sebuah Kondotel pada kawasan Malang Trade Center di Blimbing kota Malang yang bernama Kondotel Borobudur. Kondotel Borobudur ini dibangun diatas tanah seluas ±625,284 m2 dengan tinggi 52,50 m dan terdiri dari 15 lantai. Melihat dari luas dan fungsi bangunan, maka dibutuhkan suatu perencanaan dan perancangan instalasi listrik yang baik. Untuk itu pada penelitian ini akan membahas tentang perancangan kelistrikan pada Kondotel Borobudur Blimbing di kota Malang. Semua persyaratan instalasi sesuai dengan PUIL SNI 04-0225-2000. Instalasi pada penelitian ini terbagi menjadi dua, yaitu instalasi penerangan dan instalasi daya. Instalasi peneranagan terkait dengan penentuan jumlah amatur dan jumlah lampu. Sedangkan untuk instalasi daya terkait dengan penentuan kapasitas AC, penentuan motor pompa dan penentuan besar daya pada stop kontak. Kondotel Borobudur ini terbagi menjadi 5 MEE. MEE 1 menyuplai 109985.56 VA, MEE 2 menyuplai 138194.89 VA, MEE 3 menyuplai 137893.33 VA, MEE 4 menyuplai 137893.33 VA, dan MEE 5 menyuplai 114536.67 VA. Penghantar utama yang digunakan dari MDP ke SDP (MEE1-MEE5) yaitu kabel NYY 5 x 70 mm2. Daya total pada kondotel Borobudur sebesar 638503,78 VA, maka daya tersambung sebesar 231218,63 VA sehingga daya yang dibutuhkan dari PLN untuk penyambungan sebesar 279000 VA dengan pembatas 3x 425 A.Kata Kunci – Instalasi Listrik, Penerangan, Daya, Beban.
RANCANG BANGUN PENGUKURAN TEGANGAN PADA ALAT STERILISASI SUSU SAPI DENGAN PROSES OZONISASI Wiken Cahyo Pambudi; Mochammad Dhofir; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 9, No 8 (2021)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Susu merupakan salah satu makanan yang mengandung banyak zat gizi yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Karena kandungan gizinya,  susu menjadi media yang sempurna bagi bakteri untuk tumbuh dan perkembang. Maka dari itu agar susu dapat dikonsumsi secara aman maka susu perlu melewati proses sterilisasi. Pada umumnya proses pensterilan susu menggunakan metode pemanasan. Dengan metode pemanasan dapat menyebabkan beberapa zat rusak. Untuk mencegah rusaknya beberapa zat dalam susu akibat pemanasan dibuatlah alat sterilisasi susu sapi dengan menggunakan gas ozon. Pembentukan gas ozon didapat dari oksigen yang terpapar medan yang tinggi. Agar didapat gas ozon yang konstan selama proses pensterilisasian tegangan yang terhubung pada reaktor ozon juga harus konstan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk merancang bangun pengukuran tegangan pada alat sistem sterilisasi susu sapi dengan proses ozonisasi. Pengukuran tegangan in dirancang untuk mengukur tegangan AC mulai dari 1 kV hingga 25 kV. Pengukuran tegangan menggunakan metode pembagi tegangan kapasitif yang mengkombinasikan dengan microcontroller Arduino Nano dan dibantu dengan menggunakan sensor tegangan AC yaitu ZMPT101B. Setelah melakukan perancangan, pemrograman serta pengujian, alat pengukuran tegangan pada penelitian ini memiliki kenaikan eksponensial antara pembacaan pada DSM dengan pembacaan yang ditampilkan pada layar LCD alat pengukuran tegangan hasil rancang bangun. Kata kunci: Susu, Sterilisasi, Pengukur Tegangan, Pembagi Tegangan Kapasitif ABSTRACT Milk is one of the foods that contain many nutrients that are very beneficial for the body. Because of its nutritional content, milk is the perfect medium for bacteria to grow and thrive. Therefore, in order for milk to be consumed safely, milk needs to go through a sterilization process. In general, the milk sterilization process uses the heating method. The heating method can cause some substances to be damaged. To prevent the destruction of some substances in milk due to heating, a cow's milk sterilizer was made using ozone gas. The formation of ozone gas is obtained from oxygen exposed to high fields. In order to obtain constant ozone gas during the sterilization process, the voltage connected to the ozone reactor must also be constant. The purpose of this study was to design a voltage measurement structure on a cow's milk sterilization system with an ozonation process. This voltage meter is designed to measure AC voltage from 1 kV to 25 kV. The voltage measurement uses a capacitive voltage divider method that combines with the Arduino Nano microcontroller and is assisted by using an AC voltage sensor, namely ZMPT101B. After designing, programming and testing, the voltage measurement tool in this study has an exponential increase between the readings on the DSM and the readings displayed on the LCD screen of the designed voltage measurement tool. Keywords: Milk, Sterilization, Voltage Measurement, Capacitive Voltage Divider.
ANALISIS ARUS BOCOR PADA ISOLATOR PIN-POST BERPOLUTAN PADA JARINGAN DISTRIBUSI 20 kV AREA MADIUN Epprylia Prima Maimunawati; Mochammad Dhofir
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isolator diletakkan pada ruang terbuka sehingga banyak terpengaruh oleh keadaan lingkungan yang ada di sekitarnya. Dalam penelitian ini ada beberapa hal yang akan diamati, antara lain isolator berpolutan terhadap nilai arus bocor keadaan kering basah dan kandungan polutan pada permukaan isolator pin-post. Isolator pin-post yang digunakan sebagai objek uji berjumlah tiga dengan bentuk yang berbeda-beda. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mengambil data arus bocor pada isolator pos secara langsung di Laboratorium Tegangan Tinggi Teknik Elektro Universitas Brawijaya dan untuk pengujian kandungan polutan pada isolator yang dilakukan di Laboratorium Mineral dan Material Maju FMIPA Universitas Negeri Malang. Pengujian menggunakan rangkaian listrik tegangan tinggi AC dengan rentang besar tegangan uji 5, 10, 15, 20 dan 25 kV. Terdapat tiga kali pengujian yaitu kondisi kering basah berpolutan dan kondisi kering bersih. Dengan variasi debit pembasahan sebesar 15,55 mL/s dan 31,11 mL/s yang mengacu pada tren curah hujan yang terjadi di Indonesia. Hasil yang didapat dalam penelitian ini, antara lain arus bocor pada isolator akan mengalami peningkatan terutama pada debit pembasahan yang tertinggi sehingga akan terjadi rugi daya yang lebih besar terhadap nilai arus bocor. Kata kunci— Arus bocor, intensitas pembasahan, isolator, polutan. ABSTRACT The isolator is placed in an open space so much influenced by the surrounding environment. In this study, there are many things will be observed, including insulating with the insulation on the value of the leakage current in the dry and wet state of the pollutants on the surface of the pin-post isolator. There are three pin-post isolators used as test objects in different shapes. The research method used is by taking leakage current data on post isolators directly at the Laboratory of Electrical Engineering's High Voltage UB and for testing the pollutant content of the isolator carried out at the Mineral and Advanced Materials Laboratory of the State University of Malang. The test uses an AC high voltage power circuit with a large range of test voltages of 5, 10, 15, 20 and 25 kV. There are three times the test, namely the wet and wet polluted conditions and clean dry conditions. With wetting discharge variations of 15.55 mL / s and 31.11 mL / s which refers to rainfall trends that occur in Indonesia. The results obtained in this study, among others, the leakage current in the isolator will experience an increase especially in the highest wetting flow so that there will be a greater power loss to the value of the leakage current. Keywords - Leakage current, wetting intensity, insulator, pollutant.
RANCANG BANGUN TRANSFORMATOR UNTUK UJI KETAHANAN ISOLASI KONEKTOR PRES Firmansyah Putra Satria; Mochammad Dhofir
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 7, No 7 (2019)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konektor pres berfungsi untuk menyambungkan sambungan kabel pada sistem distribusi jaringan tegangan rendah. Hasil penyambungan dengan konektor pres harus melalui beberapa pengujian salah satunya pengujian ketahanan tegangan. Tegangan yang diberikan pada pengujian ini merujuk pada Standar PLN D3.025:2015 yaitu sebesar 6 kV RMS dengan frekuensi 50 Hz selama 60 detik. Jika arus bocor yang mengalir pada konektor pres kurang dari 10,5 mA maka isolasi konektor pres dinyatakan lolos uji. Sedangkan jika arus bocor yang mengalir pada konektor pres lebih dari 10,5 mA maka isolasi konektor pres dinyatakan tidak lolos uji. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dibuat sebuah transformator tegangan tinggi yang berfungsi memberikan tegangan pada konektor pres untuk menguji ketahan isolasi. Transformator didesain menggunakan tipe inti besi UI-175 dengan diameter kawat pada sisi primer sebesar 0,6 mm dan sisi sekunder sebesar 0,1 mm. Memiliki 3 tap keluaran sebesar 6kV, 7kV dan 8kVdengan jumlah lilitan masing masing sebanyak 29.700, 34.600, dan 39.600 sedangkan lilitan primer memiliki 1089 lilitan. Transformator hasil rancang bangun memiliki nilai parameter Rc = 5012 ohm, Xm = 2809 ohm dan Re = 28,89 ohm, Xe = 132,28. Tegangan maksimum transformator hasil rancang bangun sebesar 7.710 Volt RMS, pengukuran dilakukan menggunakan metode pembagi tegangan kapasitif dengan kapasitor 100 pF dan dilakukan pembacaan menggunakan der scheitelspannung messgerät (DSM). Kata kunci: Desain, Transformator, Tes, Konektor Pres. ABSTRACT Compression connectors has function to connect cable connection in low voltage distribution system. Compression connectors must go through several test, one of them is voltage withstand test. The voltage applied in this withstand test based on Standar PLN D3.025:2015 given a voltage around 6kV RMS with frequency 50 Hz for 60 seconds. If the leakage current from compression connectors less than 10.5 mA this compression connectors insulation passed the test. Meanwhile, If the leakage current from compression connectors more than 10,5 mA this compression connectors insulation failed the test. Therefore in this research a high voltage transformer will be made which serves to provide voltage for compression connector to test the insulation resistance. The transformer is designed using a type of iron core UI-175 with a diameter of wire on the primary side of 0.6 mm and a secondary side of 0.1 mm. It has 3 output tapes of 6kV, 7kV and 8kV with a total of 29,700, 34,600 and 39,600 winding, while the primary winding has 1089. Design of transformer has parameter values of Rc = 5012 ohms, Xm = 2809 ohms and Re = 28.89 ohms, Xe = 132.28. Maximum voltage of the transformer as a result of the design has 7,710 Volts RMS, the measurement is carried out using a capacitive voltage divider method with a 100 pF capacitor and will be read using der scheitelspannung messgerät (DSM). Keyword: Design, Transformer, Test, Compression Connectors.
ANALISIS PENGARUH JARAK PARALEL DAN PEMANFAATAN ARANG SAWDUST UNTUK MENURUNKAN RESISTANSI PENTANAHAN ELEKTRODA PELAT HORISONTAL I Wayan Ari Mahendra; Mochammad Dhofir; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 6, No 6 (2018)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.093 KB)

Abstract

Elektroda pentanahan merupakan komponen dari sistem pentanahan yang kontak langsung dengan tanah dan merupakan sarana melepaskan atau mengumpulkan setiap arus bocor bumi.. Elektroda pelat memiliki keunggulan yakni resistansinya paling kecil bila dibandingkan dengan elektroda batang maupun pita. Perlakuan tanah menggunakan arang dapat menjadi solusi dan presentasenya dari 2,5% -15% untuk menurunkan resistansi pentanahan. Rasio C/N dan C-Organik tinggi potensial dijadikan arang yang mampu berfungsi sebagai pembenah tanah. Kandungan C/N dan C-Organik limbah serut kayu/sawdust lumayan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jarak paralel antara dua elektroda dan pemanfaatan arang serut kayu/sawdust terhadap besar penurunan nilai resistansi pentanahan elektroda pelat dengan konfigurasi horisontal. Pada media tanah lokasi., nilai resistansi paralel paling besar terdapat pada elektroda model A dengan jarak 100 cm yaitu sebesar 25,00 ohm, sedangkan nilai resistansi paralel paling kecil terdapat pada elektroda model A dengan jarak 400 cm yaitu sebesar 8,06 ohm. Pada media tanah lokasi dengan penambahan arang serut kayu setebal 20 cm, nilai resistansi paralel paling besar terdapat pada elektroda model A dengan jarak 100 cm yaitu sebesar 5,48 ohm, sedangkan nilai resistansi paralel paling kecil terdapat pada elektroda model A dengan jarak 400 cm yaitu sebesar 3,07 ohm. Pada analisis pengaruh penambahan arang serut kayu/sawdust didapatkan bahwa penambahan arang serut kayu dapat menurunkan nilai resistansi pentanahan cukup signifikan Dari hasil pengukuran didapatkan penurunan paling kecil terdapat pada pengukuran elektroda model C dengan jarak paralel 400 cm yaitu sebesar 4,99 ohm (61,91%) sedangkan penurunan paling besar terdapat pada pengukuran elektroda model A dengan jarak paralel 100 cm yaitu sebesar 19,52 ohm (78,08%). Pada analisis konfigurasi penanaman elektroda pelat tunggal secara horisontal didapatkan bahwa semakin luas ukuran (luas permukaan) elektroda, maka semakin kecil nilai resistansi pentanahannya. Kata kunci: elektroda pelat, jarak paralel, konfigurasi horisontal,arang serut kayu/sawdust. Abstract The grounding electrode is a component of an earth system that is in direct contact with the ground and is a means of releasing or collecting any leaky earth currents. In the grounding system it is usually required to carry a large noise current in order to carry the current safely. The plate electrode has the advantage of its smallest resistance when compared to the rod and ribbon electrodes. Soil treatment using charcoal can be the solution and its percentage from 2.5% -15% to decrease the earth resistance. C / N and C-Organic ratios are potential to be charcoal capable of functioning as soil enhancers. The content of C / N and C-Organic waste of wooden / sawdust waste is quite high. The research was aimed to analyze the effect of parallel spacing between two electrodes and the utilization of wood / sawdust charcoal to the big decrease of earth resistance value of plate electrode with horizontal configuration . In the soil media location, the largest parallel resistance value was found in the A model electrode with a distance of 100 cm at 25.00 ohm, while the smallest parallel resistance value was found in the A model electrode with a distance of 400 cm of 8.06 ohm. In the soil medium of the location with the addition of wood-shaved charcoal as thick as 20 cm, the largest parallel resistance value was found in the A model electrode with 100 cm distance of 5.48 ohm, while the smallest parallel resistance value is found in the A model electrode at 400 cm of 3.07 ohm. In the analysis of the effect of the addition of wood / sawdust charcoal, it was found that the addition of wood shaved/sawdust charcoal can decrease the value of the grounding resistance significantly. From the measurement results obtained the smallest decrease found in the measurement of model C electrode with a parallel distance of 400 cm of 4.99 ohm (61.91 %) while the biggest decrease was found in the measurement of electrode of model A with parallel distance 100 cm that is equal to 19.52 ohm (78.08%). In the analysis of buried single plate electrode horizontally configuration, increasingly larger the surface area of electrode, the earth resistance value was smaller Keywords: plate electrodes, parallel spacing, horizontal configuration, wooden / sawdust charcoal.
PERILAKU GELEMBUNG UDARA DALAM MINYAK TRANSFORMATOR DENGAN PENGARUH MEDAN LISTRIK AC NON-HOMOGEN Refli Maulana; Mochammad Dhofir
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem tenaga listrik terdapat sejumlah bagian yang penting yaitu trasnformator. Di dalam transformator terdapat media isolasi cair yang biasa disebut sebagai minyak trafo yang merupakan hasil proses pemurnian minyak bumi berfunsi sebagai pendingin dan pemisah antar belitan yang ada pada transformator. Pada penelitian ini akan menguji sifat listrik dari minyak transformator berupa kekuatan dielektrik, resistivitas dan permitivitas dan menguji perilaku gelembung udara dalam minyak transformator dengan pengaruh medan listrik ­AC non-homogen. Objek uji pada penelitian ini yaitu minyak trafo dan gelembung udara. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan mengambil data tegangan tembus, arus konduksi dan arus bocor dari minyak transformator, dan analisis dari perhitungan gaya-gaya yang mempengaruhi gelembung udara dalam minyak transformator dengan pengaruh medan listrik AC non-homogen. Pengujian tegangan tembus dan arus bocor menggunakan rangkaian pembangkitan tegangan tinggi AC. Pengujian arus konduksi dilakukan menggunakan rangkaian pembankitan tegangan tinggi DC. Data untuk perhitungan gaya-gaya yang mempengaruhi gelembung udara dalam minyak trafo dengan pengaruh medan listrik AC non-homogen menggunakan perangkat lunak bernama FEMM v4.2 untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Hasil yang didapatkan pada penelitian antara lain, nilai kekuatan dielektrik, resistivitas dan permitivitas dari minyak transformator, nilai gaya-gaya  yang mempengaruhi gelembung dan perilaku gelembung udara tersebut dalam minyak transformator dengan pengaruh medan listrik AC non-homogen. Perilaku gelembung udara dalam minyak transformator dengan pengaruh medan listrik AC non-homogen menghasilkan bahwa gelembung udara bergerak ke arah permukaan tidak persis lurus tetapi bergerak seperti lintasan sinusoida. Bentuk dari gelembung udara juga berubah bentuk menjadi elipsoida dikarenakan adanya polarisasi yang menyebabkan terjadi proses tarik menarik antara ion positif dan negatif pada gelembung udara dengan medan listrik yang berada di luar gelembung udara. Kata kunci- Mnyak trafo, tegangan tembus, permitivitas, resistivitas, perubahan bentuk, pergerakan lintasan, medan listrik AC. Abstact In the electric power system, there are some important parts namely transformer. Inside the transformer, there is a liquid insulation media commonly referred to as transformer oil which is the result of the process of refining petroleum as a coolant and separator between windings that exist in the transformer. This research will test the electrical properties of transformer oil in the form of dielectric strength, resistivity, and permittivity and examine the behavior of air bubbles in transformer oil with the influence of non-homogeneous AC electric fields. The test objects in this study are transformer oil and air bubbles. The research method used is to take data breakdown voltage, conduction current and leakage current from transformer oil, and analysis of the calculation of forces that affect air bubbles in transformer oil by the influence of non-homogeneous AC electric fields. Testing of breakdown voltage and leakage current using a high voltage AC generation circuit. Conduction current testing is carried out using a DC high voltage generation circuit. Data for the calculation of forces that affect air bubbles in transformer oil with the influence of non-homogeneous AC electric fields using software called FEMM v4.2 to obtain the required data. The results obtained in this study include the value of the dielectric strength, resistivity, and permittivity of the transformer oil, the value of the forces that affect the bubbles, and the behavior of the air bubbles in the transformer oil by the influence of non-homogeneous AC electric fields. The behavior of air bubbles in transformer oil with the influence of non-homogeneous AC electric fields results in that air bubbles moving toward the surface are not exactly straight but move like sinusoidal trajectories. The shape of the air bubble also changes shape to ellipsoids due to the polarization which causes a tug of war between the positive and negative ions in the air bubble with an electric field outside the air bubble. Keywords- Transformer oil, breakdown voltage, permittivity, resistivity, deformation, trajectory lines, AC electric field.
PERANCANGAN SISTEM PROTEKSI PETIR INTERNAL PADA CONDOTEL BOROBUDUR BLIMBING KOTA MALANG Priya Surya Harijanto; Mochammad Dhofir; n/a Soemarwanto
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (635.181 KB)

Abstract

Sambaran petir merupakan ancaman bagi gedung bertingkat. Pada gedung Condotel Borobudur Blimbing Kota Malang yang masih dalam tahap perencanaan pembangunan perlu dirancang system proteksi petir internal agar dapat melindungi seluruh peralatan di dalam gedung. Hal ini dilakukan dengan pemasangan arrester dan bonding ekipotensial dan melakukan pemerisaian terhadap peralatan listrik dan TI serta seluruh bagian konduktif di dalam struktur bangunan.Pada makalah ini dilakukan analisis tegangan lebih pada tingkat proteksi level III dengan arus petir 100 kA. Gelombang tegangan berjalan yang timbul berkisar 0,001 kV hingga 1,176 kV. Sedangkan pada titik pembumian akan mengalami kenaikan tegangan sebesar 100 kV. Selanjutnya, tegangan induksi yang timbul akibat loop – loop antara down conductor dengan kabel catu daya sebesar 110 kV/m2 dan 60,89 kV/m2. Sedangkan tegangan induksi yang timbul akibat loop – loop pada kabel telekomunikasi dan TI 300 V/m dan 200 V/mm.Pembagian zona proteksi petir pada gedung terbagi menjadi LPZ 1 dan 2. Perancangan sistem proteksi internal pada Gedung Condotel Blimbing Kota Malang dilakukan dengan pemasangan arrester kelas B dengan tingkat pemotongan 4 kV pada jalur masuk instalasi daya dan TI pada bagian LPZ 0B – 1, kemudian pada bagian MDP seluruh pelayan beban dipasang arrester kelas C dengan tingkat pemotongan 2,5 kV dan pada bagian SDP ditempatkan arrester kelas D dengan tingkat pemotongan 1,5 kV hingga 0,8 kV bergantung pada LPZ 1 atau 2, kemudian seluruh bagian akan diikat pada bonding ekipotensial yang akan dijadikan satu titik pembumian.Kata Kunci— Proteksi, Arrester, Bonding Ekipotensial, LPZ.
ANALISIS KONDISI DAN PREDIKSI UMUR TRANSFORMATOR DAYA DENGAN METODE HEALTH INDEX DI PT. PLN (PERSERO) UI-TJBT UPT PURWOKERTO Kresna Sukma Dewangga; Mochammad Dhofir; Teguh Utomo
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 8, No 4 (2020)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformator daya merupakan alat utama dalam suplai energi listrik serta harus beroperasi secara terus menerus. Transformasi daya 60 MVA di PT.PLN (Persero) UI-TJBT UPT Purwokerto beroperasi mengirim energi listrik pada industri besar dan perumahan. Jika transformator ini mengalami gangguan maka banyak sekali kerugian yang dihasilkan. Sebagai salah satu cara untuk mencegah adanya gangguan pada transformator tersebut maka perlu adanya pemeliharaan yang tepat agar kinerja transformator tidak terganggu. Skripsi ini membahas tentang kondisi dan umur transformator daya menggunakan metode health index. Kondisi dan umur transformator daya ditentukan dari nilai health index berdasarkan faktor historis ( untuk waktu operasi termasuk dalam katergori antara 0-3 tahun, pembeban tertinggi terjadi pada bulan oktober sebesar 47%, inspeksi dan pemeliharaan dilakukan setiap satu kali dalam 2 tahun, tidak pernah mengalami gangguan internal sama sekali selama tahun 2018, transformator beroperasi pada sektor indusri, dan transformator sendiri bermerk Pauwels serta berasal dari India ) dan faktor kondisi ( untuk 11 pengujian tegangan tembus minyak yang memenuhi standar, kadar air dalam minyak transformator sebesar 16 ppm, dissolved gas analysis yang terkandung pada minyak transformator memenuhi syarat batas normal, nilai PI untuk pengukuran resistansi isoslasi memenuhi batas PI nominal, resistansi belitan pada sisi tegangan tinggi maupun rendah memberikan pengukuran sesuai standar, pengukuran perbandingan belitan pada 17 tap dan 3 fasa semuanya memenuhi standar, dan dari pengujian tan δ nilai pada winding dan bushing sebesar 0,41% ). Nilai hasil health index diperoleh pada penelitan yaitu sebesar 3,48 dan transformator daya PT.PLN (Persero) UI-TJBT UPT Purwokerto termasuk dalam kondisi bagus, dengan tindakan perawatan normal. Dengan perkiraan transformator dapat bekerja secara optimal hingga 11-15 tahun ke depan. Kata Kunci: Transformator Daya, Healt Index, Kondisi Transformator Daya, Faktor Historis dan Faktor Kondisi.   ABSTRACT Power transformer is the main tool in the supply of electrical energy and must operate continuously. The transformation of 60 MVA power at PT PLN (Persero) UI-TJBT UPT Purwokerto operates to send electricity to large industries and housing. If this transformer is damaged, a lot of losses are generated. As one way to prevent interference with the transformer, proper maintenance is needed so that the performance of the transformer is not interrupted. This thesis discusses the condition and age of power transformers using the health index method. The condition and age of the power transformer are determined from the health index value based on historical factors (for operating time included in the category between 0-3 years, the highest load occurs in October by 47%, inspection and maintenance is carried out once every 2 years, never experienced total internal disturbance during 2018, the transformer operates in the industrial sector, and the transformer itself is branded Pauwels and originates from India) and the condition factor (for 11 tests of breakdown voltage that meets the standards, the water level in the transformer oil is 16 ppm, dissolved gas analysis contained in transformer oil meets the normal limit requirements, PI values ​​for measuring isoslation resistance meet nominal PI limits, winding resistance on the high or low voltage side provides measurements according to the standard, measurement of the ratio of turns on 17 tap and 3 phase all meet the standard, and from testing tan δ value of winding and bushing by 0,41%). The value of the health index results obtained in the study amounted to 3.48 and PT.PLN (Persero) UI-TJBT UPT Purwokerto power transformer is included in good condition, with normal maintenance measures. With an estimated transformer can work optimally for the next 11-15 years. Keywords: Power Tramsformer, Health Index, Power Transformer Condition, Historical Factor and Condition Factor.
Analisis Pengaruh Penambahan Unit Pembangkit Baru terhadap Arus Gangguan ke Tanah pada Gardu Induk Grati Galuh Indra Permadi; Mochammad Dhofir; Mahfudz Shidiq
Jurnal Mahasiswa TEUB Vol 1, No 5 (2013)
Publisher : Jurnal Mahasiswa TEUB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.247 KB)

Abstract

Skripsi ini membahas tentang arus gangguan pada sistem Gardu Induk Grati. Penambahan Unit Pembangkit baru pada PLTGU yang dekat dengan Gardu Induk Grati membuat arus gangguan pada sistem tersebut berubah, khususnya ketika gangguan terjadi di sisi Pembangkit dan di sisi Gardu Induk. Permasalahan yang muncul inilah yang dianalisis, apakah arus gangguan ke tanah pada Gardu Induk Grati menurun atau justru semakin meningkat. Analisis ini dilakukan dengan menghitung nilai arus gangguan satu fasa ke tanah, dua fasa ke tanah dan tiga fasa ke tanah sebelum dan sesudah penambahan Unit Pembangkit baru dengan metode perhitungan impedansi urutan ekivalen sistem sesuai dengan titik dimana gangguan terjadi. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa penambahan Unit Pembangkit baru membuat nilai arus gangguan ke tanah meningkat, khususnya arus gangguan maksimum yaitu dari 32343.521 A menjadi 36565.117 A. Analisis ini juga dilakukan untuk kondisi titik netral sub-sistem baru yang ditanahkan melalui tahanan 500 Ω. Hasilnya adalah pada gangguan satu fasa ke tanah dan dua fasa ke tanah, arus gangguan maksimum menurun dengan selisih mencapai 2.3 %.Kata Kunci—Gardu Induk Grati, impedansi urutan, arus gangguan ke tanah.
Co-Authors Affan Rafli Andriansyah Agung Firmansyah Sunardi Ahmad Fadly Irawan Ahmad Nahla Rialdi Ahmad Reza Yahya Akhmad Hasim Albin Adyaksa Sabil Aldian Eka Fitranto Aldo Julian Hastono Alif Rahmatullah Umar Amadea, Cinta Hanifa Andreas Parningotan S. Andrian Dwiputro Arbi Ramadhan Arifin Surya Winarto Ashydiq Chenny Saputra Atika Rahma Hadiana Avif Septian Imandyan Ayu Puspitasari Bagus Ibnu Pratama Bimo Ardiansyah Bobby Hertanto Boby Satriya Nugraha Bryan Malvin Candra Mebby Oka Charis Majid Teguh P. Danang Aji Nugroho Dandhi Tri Laksono Daniel Kristo Mula Lambok Pangaribuan Desinta Ayu Woro H. Devanda Antonius Y. R. Dimas Hariyo Kuncoro Dini Rizkita Sari Epprylia Prima Maimunawati Erya Septy Dwi Wardhani Firmansyah Putra Satria Galuh Indra Permadi Habriansyah Basta Nugraha Hakim, Luqman Harry Soekotjo Dachlan Hery Purnomo I Wayan Ari Mahendra Ibnu Sabilli Idham Budi Satria Ignatius Agung Pratama Ihza Aulia Rahman Iksan , Santoso Ilham Ismail Mochsen Imam Sabilil Haque Jovie Trias Agung Nugroho Kresna Sukma Dewangga Lita Farahdiba M. Iqbal Bayhaqi Fauzi Mahfudz Shidiq Maulana Akhtar Khaqqi Maulana Rahmat Ramadhani Maulani Candra Mochammad Muchlis Triwahyudi Mohamad Adif Muhammad Ghufron Auliya Rahman Mukti Ayu Nur Vitasari n/a Dammegi n/a Firohman n/a Soemarwanto n/a Wijono Nadhea Primasetya Nudira, Rizar Nur Subhan Nurizza Salsa Alafia Pegy Lestari Priya Surya Harijanto Putra Adi Dharma Utama Rahmadwati, n/a Refli Maulana Resi Ratnasari Rezki Awalia Novianti Harun Ridho Darmawan Rini Nur Hasanah Rize Taufiq Ramadhan Rizki Chandra Maulana Singgih Andi Rubiyanto Sipa Peberina Ginting Suyono, Hadi Taufik Adi Nugroho Teguh Utomo Thoriq Kamal Septianhasri Timbul Mulia Tri Nurwati Unggul Wibawa Wicaksono, Angga Dwiki Wiken Cahyo Pambudi Yoga Prasetya Yukovany Zhulkarnaen Yusri Bakhtiar Zamrud Kurnia Prasetyo