Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Influece Of Teaching Factory Learning On Student’s Entrepreneurial Interest At Smk Nusatama Padang Nur Rahmadini; Ezi Anggraini; Asmar Yulastri; Juliana Siregar
Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi Vol 6, No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptbt.v6i2.26932

Abstract

The unemployment rate among vocational high school (SMK) graduates in Indonesi remains high, partly due to low practical skills and entrepreneurial interest. The Teaching Factory learning model is implemented to integrate industrial work environments and procedures into the learning process, enabling students to again real experience in production and marketing. This study aims to. (1) the implementation of teaching factory learning, (2) determine students entrepreneurial interest level, and (3) analyze the effect of teaching factory learning on the entreprenuerial of 12th-garde culinary students at SMK Nusatama Padang. The research employed a quantitative method with a simple linear regression design. The population, which also served as the sampel, consisted of 40 students selected through total sampling. Data were collcted using a Likert-scale questionnaire tested for validity and reliability, complemented by observation and documentation. The result showed that the implementation of teaching factory learning was in the “good” category, and students entrepeneurial interest was high. The regression equation Y = 18,929 + 0,816X, with tcount 7,834 > ttable 2,204 and p = 0,000 < 0,05, indicated a positive and significant effect. The coefficient of determination (R2) of 61,8% revealed that teaching factory learning contributes to variations in students entrepreneurial interest, while the remaining 38,2% is influenced by other factors. In coclusion, direct student involvement in all production processes through teaching factory learning can enhance motivation, self-confidance, and entrepreneurial intention. 
Daya Taerima Konsumen dan Kandungan Gizi Brownies Kukus Dengan Subtitusi Tepung Kacang Hijau Aulia Rahmat; Kasmita; Yuliana; Ezi Anggraini
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.1019

Abstract

Brownies merupakan salah satu produk pangan yang banyak digemari masyarakat, namun umumnya masih bergantung pada tepung terigu sebagai bahan utama. Pemanfaatan tepung kacang hijau sebagai bahan substitusi dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan nilai gizi brownies sekaligus mendukung diversifikasi pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis daya terima konsumen dan kandungan gizi brownies kukus dengan substitusi tepung kacang hijau. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan beberapa formulasi substitusi tepung kacang hijau pada pembuatan brownies kukus. Daya terima konsumen dianalisis melalui uji organoleptik yang meliputi aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa, sedangkan kandungan gizi dianalisis menggunakan perhitungan komposisi bahan pangan dan uji laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa substitusi tepung kacang hijau memberikan pengaruh terhadap karakteristik sensoris brownies kukus. Formulasi dengan tingkat substitusi tertentu memperoleh tingkat penerimaan yang baik dari panelis pada aspek warna, aroma, tekstur, dan rasa. Selain itu, peningkatan proporsi tepung kacang hijau berkontribusi terhadap meningkatnya kandungan protein, serat, dan beberapa mineral dibandingkan brownies tanpa substitusi. Meskipun demikian, substitusi dalam jumlah yang terlalu tinggi dapat menurunkan tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur dan cita rasa produk. Secara keseluruhan, formulasi brownies kukus dengan substitusi tepung kacang hijau mampu menghasilkan produk yang memiliki kualitas sensori yang dapat diterima serta nilai gizi yang lebih baik. Dengan demikian, tepung kacang hijau berpotensi digunakan sebagai bahan substitusi dalam pembuatan brownies kukus untuk meningkatkan nilai gizi tanpa mengurangi penerimaan konsumen secara signifikan.
Daya Terima Konsumen dan Kandungan Gizi Brownies Kukus Dengan Subtitusi Tepung Kacang Hijau Aulia Rahmat; Kasmita; Yuliana; Ezi Anggraini
QAWIUN : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): 2026
Publisher : PT.Hassan Group Publiseher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/qw.v2i1.1024

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh penggantian sebagian tepung terigu dengan tepung kacang hijau terhadap peningkatan kandungan gizi serta tingkat kesukaan remaja sebagai konsumen pada brownies kukus. Objek yang diteliti adalah produk brownies kukus dengan lima taraf substitusi, yaitu 50%, 60%, 70%, dan 80%. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen murni dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Tepung kacang hijau dibuat melalui tahapan pengupasan kulit, pencucian, pengeringan leawat cahaya matahari, penggilingan, dan pengayakan hingga diperoleh tepung halus. Uji organoleptik dilakukan dengan metode hedonik melibatkan 30 panelis remaja tidak terlatih yang menilai aspek bentuk, warna, tekstur, aroma, serta rasa. Sementara itu, analisis kandungan gizi (karbohidrat, protein,lemak, zat besi, kalium, fosfor, dan kalsium), kemudian data diolah menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa substitusi tepung kacang hijau berhasil meningkatkan kandungan protein, zat besi, serat, dan kalsium secara nyata. Substitusi 50% memperoleh daya terima yang paling baik dengan rata-rata skor uji hedonik di atas 3,5 (cukup suka). Formula terbaik diperoleh pada substitusi 50, yang mampu menghasilkan brownies kukus bernilai gizi tinggi tanpa mengorbankan tingkat kesukaan remaja.