Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Analisis SWOT Pada UKM “Tanggal Merah Coffe & Eatery" Boston Manurung; Syifa Azkia Khalisa; Ani Aulia Darma; Aflah Zakinov Irta
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 3 No. 3 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i3.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat bagi UKM Tanggal Merah Coffee & Eatery di Kota Bukittinggi melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha dan pelanggan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama UKM Tanggal Merah Coffee & Eatery meliputi lokasi yang strategis, desain kafe yang menarik, harga yang terjangkau, pelayanan yang cepat, serta adanya fasilitas photobox dan live music sebagai daya tarik. Kelemahan yang ditemukan meliputi kurang optimalnya promosi dan branding, inovasi menu yang masih terbatas, jumlah karyawan yang sedikit, serta kendala akses menuju kafe pada waktu tertentu. Peluang yang dimiliki berasal dari meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk kopi, lokasi usaha yang strategis, serta peluang pengembangan inovasi menu. Sementara itu, ancaman yang dihadapi meliputi meningkatnya jumlah pesaing, perubahan tren konsumsi, dan tingginya sensitivitas konsumen terhadap harga. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan adalah memperkuat promosi digital, mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas pelayanan, memanfaatkan keunggulan fasilitas sebagai diferensiasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendukung keberlanjutan usaha Tanggal Merah Coffee & Eatery di tengah persaingan industri coffee shop yang semakin kompetitif.
Analisis SWOT Pada UKM “Tanggal Merah Coffe & Eatery" Boston Manurung; Syifa Azkia Khalisa; Ani Aulia Darma; Aflah Zakinov Irta
Culture education and technology research (Cetera) Vol. 3 No. 3 (2026): Vol. 3 No. 3 2026
Publisher : FKIP - Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ctr.v3i3.247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi pemasaran yang tepat bagi UKM Tanggal Merah Coffee & Eatery di Kota Bukittinggi melalui analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan Threats). Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pemilik usaha dan pelanggan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama UKM Tanggal Merah Coffee & Eatery meliputi lokasi yang strategis, desain kafe yang menarik, harga yang terjangkau, pelayanan yang cepat, serta adanya fasilitas photobox dan live music sebagai daya tarik. Kelemahan yang ditemukan meliputi kurang optimalnya promosi dan branding, inovasi menu yang masih terbatas, jumlah karyawan yang sedikit, serta kendala akses menuju kafe pada waktu tertentu. Peluang yang dimiliki berasal dari meningkatnya permintaan masyarakat terhadap produk kopi, lokasi usaha yang strategis, serta peluang pengembangan inovasi menu. Sementara itu, ancaman yang dihadapi meliputi meningkatnya jumlah pesaing, perubahan tren konsumsi, dan tingginya sensitivitas konsumen terhadap harga. Berdasarkan hasil analisis SWOT, strategi yang direkomendasikan adalah memperkuat promosi digital, mengembangkan inovasi produk, meningkatkan kualitas pelayanan, memanfaatkan keunggulan fasilitas sebagai diferensiasi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendukung keberlanjutan usaha Tanggal Merah Coffee & Eatery di tengah persaingan industri coffee shop yang semakin kompetitif.
Ketika Likes Menentukan Harga Diri: Eksplorasi Kualitatif Tentang Validitas Eksternal Di Instagram Pada Generasi Z Rizkiqa Tria Fanesha; Rizal Kurniawan; Amin Akbar; Aflah Zakinov Irta
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.1260

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara individu membangun identitas diri dan memperoleh pengakuan sosial. Pada Generasi Z, fitur likes di Instagram tidak lagi dipandang sebagai sekadar bentuk apresiasi terhadap unggahan, tetapi juga sebagai simbol penerimaan sosial yang berpotensi memengaruhi harga diri. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bagaimana Generasi Z memaknai likes sebagai bentuk validasi eksternal serta bagaimana pengalaman tersebut berhubungan dengan dinamika harga diri mereka. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Thematic Analysis. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka yang disebarkan kepada 336 responden Generasi Z pengguna aktif Instagram. Analisis dilakukan mengikuti enam dari tahapan Braun dan Clarke (2006). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman memperoleh likes menghasilkan berbagai respons psikologis, mulai dari munculnya emosi positif, meningkatnya rasa percaya diri, perasaan dihargai, hingga munculnya persepsi bahwa diri mereka diterima oleh lingkungan sosial digital. Sebaliknya, tidak memperoleh likes memunculkan pengalaman emosional berupa kekecewaan, keraguan terhadap diri sendiri, kecemasan sosial, serta kecenderungan melakukan evaluasi terhadap kualitas diri maupun konten yang diunggah. Hasil ini menunjukkan bahwa likes memiliki fungsi sebagai bentuk validasi eksternal yang dapat memperkuat maupun melemahkan evaluasi diri individu. Meskipun demikian, tingkat pengaruhnya dipengaruhi oleh kemampuan individu dalam membangun sumber harga diri yang berasal dari dalam diri.
Polarisasi Politik dengan Partisipasi Politik Mahasiswa di Media Sosial: Systematic Literature Review Citra Rahma Deya; Cindy Claudia; Raudhahtul Jannah; Muhammad Al Zikra; Aflah Zakinov Irta
Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan | E-ISSN : 3063-1467 Vol. 3 No. 2 (2026): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jipk.v3i2.2361

Abstract

Social media has emerged as a new arena for political communication, particularly among the younger generation, including teenagers and university students. In the context of the 2024 General Election, platforms such as TikTok and Instagram play a pivotal role in fostering political participation, shaping public opinion, and reinforcing the political identities of young people. This study aims to examine the impact of social media on political participation and the potential for polarization it creates. A literature review method was employed, analyzing research findings from scholarly journals published between 2019 and 2024. The results indicate that social media can enhance political engagement through easy access to information, online discussions, and the appeal of visual content. However, social media usage can also lead to opinion polarization driven by platform algorithms, the spread of misinformation, and the influence of public figures. In conclusion, social media plays a dual role in democracy: serving as a vehicle for political empowerment while also acting as a potential source of disinformation. Therefore, enhancing digital literacy among users is crucial to fostering a healthy and inclusive democratic environment.
Bayesian vs. Frequentist Estimation Under Small-Sample and Non-Normal Conditions: A Full-Factorial Monte Carlo Evaluation Aflah Zakinov Irta; Rizal Kurniawan
UNP Journal of Statistics and Data Science Vol. 4 No. 3 (2026): UNP Journal of Statistics and Data Science
Publisher : Departemen Statistika Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ujsds/vol4-iss3/507

Abstract

The replication crisis in social and behavioral sciences has systematically exposed the fundamental limitations of Null Hypothesis Significance Testing (NHST). In these disciplines, small samples and non-normal data distributions are the operational norm, frequently leading to underpowered studies and fragile empirical findings. Addressing this methodological gap, we conducted a comprehensive Monte Carlo simulation (144,000 iterations) to evaluate alternative inferential frameworks under realistic research constraints. We systematically compared frequentist approaches (Welch’s t-test and Wilcoxon-Mann-Whitney) with Bayesian estimation across varied sample sizes (n = 20 to 200), effect sizes, data distributions, and prior specifications. Estimation accuracy was rigorously assessed using Mean Absolute Error (MAE), Root Mean Square Error (RMSE), and coverage rates, incorporating an explicit null condition to precisely capture Type I error dynamics. Simulation results demonstrate that under small-sample conditions typical of social and health research, Bayesian estimation utilizing an empirically derived informative prior substantially outperforms traditional frequentist models. For instance, at n = 20, the Bayesian approach reduced MAE by approximately 65% (0.124 versus 0.358) while meaningfully increasing statistical power. Critically, prior sensitivity analyses reveal that the choice of prior dictates inferential performance far more than the basic Bayesian-frequentist dichotomy. This advantage introduces a fundamental trade-off: while informative priors optimize power and minimize error in limited samples, they incrementally inflate Type I error rates. These empirically grounded findings provide behavioral researchers with actionable, condition-specific guidance for navigating inferential decisions under the realistic constraints of their discipline.
Hubungan Problematic Smartphone Use dengan Bedtime Procrastination pada Siswa SMA Di Kota Bukittinggi Fatma Dilla Adinda; Aflah Zakinov Irta
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan problematic smartphone use (PSU) dengan bedtime procrastination (BP) pada siswa SMA di Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitif dengan metode survei korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan didapatkan sampel berjumlah 182 siwa SMA di Kota Bukittinggi. Data dikumpulkan menggunakan Bedtime Procrastination Scale, dan Skala Mobile Phone Problem Use Scale (MPPUS), kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara problematic smartphone use dengan bedtime procrastination pada siswa SMA di Kota Bukittinggi. Nilai koefisien korelasi Spearman sebesar rₛ= 0,453 dengan nilai p< 0,01 menunjukkan bahwa hubungan antar kedua variabel signifikan dengan arah hubungan yang positif, dan termasuk kedalam kategori sedang. Hal ini berarti semakin tinggi problematic smartphone use pada siswa SMA maka semakin tinggi pula bedtime procrastination yang dialami oleh siswa SMA di Kota Bukittinggi. Maka dari itu para orang tua dan sekolah dapat memberikan edukasi mengenai penggunaan smartphone yang sehat, pembiasaan pola tidur dan pentingnya tidur yang cukup, serta dampak negatif dari kurang tidur terutama pada usia remaja.
Hubungan Problematic Smartphone Use dengan Bedtime Procrastination pada Siswa SMA Di Kota Bukittinggi Fatma Dilla Adinda; Aflah Zakinov Irta
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 5 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i5.1259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan problematic smartphone use (PSU) dengan bedtime procrastination (BP) pada siswa SMA di Kota Bukittinggi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitif dengan metode survei korelasional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, dan didapatkan sampel berjumlah 182 siwa SMA di Kota Bukittinggi. Data dikumpulkan menggunakan Bedtime Procrastination Scale, dan Skala Mobile Phone Problem Use Scale (MPPUS), kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara problematic smartphone use dengan bedtime procrastination pada siswa SMA di Kota Bukittinggi. Nilai koefisien korelasi Spearman sebesar rₛ= 0,453 dengan nilai p< 0,01 menunjukkan bahwa hubungan antar kedua variabel signifikan dengan arah hubungan yang positif, dan termasuk kedalam kategori sedang. Hal ini berarti semakin tinggi problematic smartphone use pada siswa SMA maka semakin tinggi pula bedtime procrastination yang dialami oleh siswa SMA di Kota Bukittinggi. Maka dari itu para orang tua dan sekolah dapat memberikan edukasi mengenai penggunaan smartphone yang sehat, pembiasaan pola tidur dan pentingnya tidur yang cukup, serta dampak negatif dari kurang tidur terutama pada usia remaja.