Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Prosiding Semnastek

PENENTUAN CRITICAL CONTROL POINT (CCP ) DAN PEMANTAUAN (MONITORING) PADA SISTEM MANAJEMEN HAZARD ANALYSIS CRITICAL CONTROL POINT (Studi Kasus Industri Makanan PT X) Wawan Kurniawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem manajemen       Hazard Analysis Critical Control Point adalah sistem jaminan keamanan pangan   internasional   yang   didasarkan   pada   tindakan   pencegahan.     Tahapan   penting   dari   sistem   ini adalah   penetuanCritical   Control   Point   dan   Sistem   Pemantauan   (Monitoring).     Dengan   mengetahui  CCP dapat sedini mungkin mengatasi masalah yang akan merugikan industri dan pada akhirnya juga mengatasi kerugian pada konsumen. Sedangkan pemanatauan ( monitoring)  mencakup apa yang harus diuji,   metode   pengujian,   tempat   pengujian,   waktu   pengujian   dan   hasil   pengujian.   Metode   untuk menentukan   CCP   dan   pemantauan   berdasarkan   Codex   Alimentarius   Commission   GL/32. Contoh kasus  untuk penentuan CCP dan motoring pada makalah  ini di PT. X, perusahaan  yang  bergerak di bidang   industri   makanan   (margarine).   dengan   bahan   baku   utamanya   yaitu   Crude   Palm   Oil   (CPO). Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh 4 (empat) Crtical Control Point (CCP) yaitu : 1).Proses menyaring      minyak    dengan    menggunakan      filter  bag  berukuran    5  micron,    2).  penimbangan     air, ingredients   dan   garam,   3).   Proses   menyaring   minyak   dengan   menggunakan   wiremes   100   mesh,   4). Tub/kaleng filling atau pengisian kaleng/bak plastik.  CCP tersebut ditindaklanjuti dengan menetapkan batas  kritis  pada  tahapan  proses  yang  termasuk  CCP. Setiap   CCP   ini   memiliki   prosedur   pemantuan (monitoring) yang berbeda Kata kunci: Critical Control Point (CCP), Pemantauan (Monitoring), Sistem Hazard Analysis Critical  Control Point, Industri
URGENSI PENERAPAN SISTEM JAMINAN KEAMANAN PERIKANAN Wawan Kurniawan
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKMakalah ini membahas tentang potensi perikanan Indonesia yang menjadi salah satu target pembangunan di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Jika industri perikanan ingin memiliki daya saing di masyarakat internasional, harus memperhatikan standar internasional yang terkait dengan masalah keamanan pangan. Standar yang disetujui oleh banyak negara untuk perikanan adalah ISO 9001, HACCP, dan ISO 22000. Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) menjamin keamanan pangan, sedangkan ISO 9001 lebih fokus untuk memastikan kualitas produk perikanan. Sementara itu, untuk menggambarkan sistem manajemen keamanan pangan dari rantai makanan dari "farm to fork" diadopsi dalam standar ISO 22000