Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

ANALISIS PENGGUNAAN BAHAN ALAM DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK Herayati, Trisni; Patilima, Hamid
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 6 No 1 (2023): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v6i1.1857

Abstract

Media bahan alam merupakan segala sesuatu media pembelajaran yang ada di lingkungan sekitar untuk menunjang pembelajaran sangat mudah dan ekonomis. Penelitian ini bertujuan memberi gambaran pemberian permainan menggunakan bahan alam dapat memberikan stimulus untuk membantu pertumbuhan kognitif anak usia dini. Bahan alam yang digunakan pada penelitian ini adalah biji-bijian berupa biji karet dan sawit. Penelitian kualitatif dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan sebagai metode pengambilan datanya. Berlatar di TK Fawwaz Kids School, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi yang dibantu oleh tenaga pengajar disana untuk mendapatkan data yang dicari. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa penggunaan bahan alam berhasil dalam rangka menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini di TK Fawwaz Kids School Tebo. Kondisi lokasi sekolah yang masih banyak menemukan bahan alam seperti biji-bijian tersebut membuat anak semakin cepat belajar.
Development of the Healthy and Nutritious Traditional Game Dampu (Segi) to Increase Knowledge of Healthy Food in Early Childhood Apriyansyah, Chandra; Nurita, Nurita; Priyanti, Nita; Patilima, Hamid
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 4 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i4.9461

Abstract

Healthy food knowledge among early childhood in Indonesia remains low, as children tend to reject vegetables and fruits while preferring snacks and sweetened drinks. This study aims to develop the traditional game Dampu Sehat Bergizi (SEGI) as an innovative learning medium to improve children’s understanding of healthy food. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, limited to the development stage, and was tested on 15 children aged 5–6 years at TK Larasati, South Jakarta. Data were collected through observation, teacher interviews, expert validation (nutrition, early childhood education, and media experts), and a pre-experimental one-group pretest–posttest design. Validation results indicated an average score of 90.2% categorized as “highly feasible.” Effectiveness testing showed a significant improvement, with the average knowledge score increasing from 86% (“adequate”) to 94% (“highly feasible”) after using the SEGI game. Children demonstrated high enthusiasm, active participation, and improved ability to identify healthy food categories. These findings confirm that the SEGI traditional game is effective in enhancing early childhood nutrition literacy through engaging, interactive, and culturally relevant learning experiences.
THE ROLE OF EDUCATORS IN PREVENTING PSYCHOLOGICAL VIOLENCE IN GRADE 1 CHILDREN Mulyati, Mulyati; Patilima, Hamid
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v4i2.32156

Abstract

The problem that occurs at this time is that the role of education is still not realized as its function optimally in overcoming violence prevention in the learning environment for elementary school children. The purpose of this study was to determine the role of educators in preventing psychological violence in elementary school children. The research methodology uses qualitative data collection methods using observation and relevant documentation. The research subjects were conducted on 25 elementary school teachers by providing debriefing and training and assisted by two master's students. Data analysis techniques use the approach from Miles and Huberman. The results show that the role of educators should be optimal in facilitating learning assistance for children. Schools as educational institutions can submit procedural SOPs made in the form of written rules as a solution to minimize the occurrence of ongoing child psychological distress. The role of the teacher during the learning process can provide direction through positive instructions to children. As well as collaboration between school principals, teachers and parents it is important to do that can be used as an internal monitoring system, so that children can feel that they are being watched, protected and given attention.
STRATEGI GURU DALAM MENGEMBANGKAN DISIPLIN POSITIF PADA ANAK TK Sumiati, Cucum; Patilima, Hamid
Journal of Early Childhood Education (JECE) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Journal of Early Childhood Education (JECE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jece.v5i1.34415

Abstract

Teachers have a central role in shaping and developing positive discipline in kindergarten children. Positive discipline has been recognized as an effective approach in managing children’s behavior by emphasizing principles such as open communication, active teaching and positive reinforcement. This study aims to explore various strategies and tactics used by teachers in developing positive discipline in kindergarten children, especially in Assuryaniyah Islamic Kindergarten in Bekasi City. The research method used is qualitative research with a case study approach. The informants in this study were 2 classroom teachers. Data collection techniques used observation, interviews and documentation. From the analysis, the researchers found that in developing positive discipline in children, the teacher’s strategy was not only to act as a model (example) who showed appreciation, patience and empathy in interacting with children, but also as a motivator who supported the process of developing positive discipline in children, becoming a facilitator in designing clear rules and fair consequences so that children understand the consequences of their actions, becoming a mediator (intermediary) who helped children solve problems wisely and becoming an evaluator by collaborating with parents in developing positive discipline in children.
Peningkatan Pemahaman terhadap Pencegahan Kekerasan melalui Tari Aasraya pada Anak Usia Dini di RA Addarojah Ismawati, Iis; Patilima, Hamid
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4594

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini terletak pada kenyataan bahwa anak usia dini merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, yang dapat berdampak signifikan pada perkembangan mereka secara keseluruhan. Upaya untuk mencegah kekerasan terhadap anak dapat dilakukan dengan pendekatan berbasis seni dan budaya seperti tarian, sehingga m enjadi alat yang efektif bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Tari Aasraya dapat digunakan sebagai alat pendidikan dalam meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pencegahan kekerasan, serta bagaimana implementasinya dapat diterapkan secara efektif di RA Addarojah. Kajian ini juga akan meninjau peran guru dan keluarga dalam mendukung pembelajaran ini, serta dampak yang dihasilkan terhadap perkembangan anak-anak yang terlibat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan studi kasus sebagai objek penelitian yang selanjutnya dilakukan proses pengumpulan data seperti observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tari Aasraya sebagai media pembelajaran di RA Addarojah menunjukkan hasil yang positif dalam upaya meningkatkan pemahaman anak usia dini tentang pencegahan kekerasan. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Tari Aasraya tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi seni, tetapi juga sebagai alat edukatif yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai anti-kekerasan kepada anak-anak.
Program Parenting untuk Peningkatan Kapasitas Orang Tua dalam Pengasuhan Anak di Rumah (Studi Kasus di TK Penguin Family Islamic School Bekasi) Zaitun, Siti; Patilima, Hamid
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4705

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman orang tua dalam pengasuhan positif, yang berdampak pada optimalisasi perkembangan anak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan serta menyelaraskan pendidikan di sekolah dan di rumah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus yang dilakukan di TK Penguin Family Islamic School Bekasi. Data yang diambil menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan cara pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa adanya dampak positif yang dirasakan baik oleh guru maupun orang tua yaitu adanya perubahan dalam diri mereka berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik dan mengasuh anak usia dini sesuai tahapannya. Pelaksanaan Program Parenting dilakukan setiap bulan dengan metode online dan offline. Hambatan dalam pelaksanaan program ini mencakup kendala waktu dan biaya pada metode luring, serta masalah jaringan internet yang seringkali tidak stabil pada metode daring. Pola pengasuhan orang tua siswa mayoritas bersifat demokratis, meskipun terdapat kombinasi dengan pola otoriter pada aspek-aspek prinsipil, seperti nilai-nilai agama, serta pola demokratis pada aspek non-prinsipil seperti minat dan bakat anak. Dampak positif Program Parenting terlihat pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mendidik anak sesuai tahapannya, yang membuat orang tua merasa lebih percaya diri dan anak menjadi lebih ceria serta berkembang secara matang.
Implementasi Program Mindful Parenting sebagai Upaya Pendampingan Perkembangan Bahasa pada Anak Speech Delay Rusmiyati, Rusmiyati; Patilima, Hamid
Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus Vol. 9 No. 2 (2025): JPKK
Publisher : Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jpkk.v9i2.1400

Abstract

This study aims to describe parents' understanding of the concept of mindful parenting in parenting, program implementation, its impact on interactions with children, to obstacles and supporting factors in its implementation. This study uses a qualitative method with a single case study type. The research participants consisted of 3 parents, 3 speech delay students, the principal and teachers. Data collection by observation, interviews, and document studies. After participating in the mindful parenting program, parents recognized that full presence, patience, and emotional regulation are essential in supporting children's communication development. The parents’ level of understanding of the program reached an average score of 80%, categorized as “Good”, obtained through the analysis of observation results using a 1-5 rating scale instrument. The program was implemented through: (a) parenting seminars, (b) haflah akhirussanah, (c) psychological tests, (d) home visits, and (e) additional study hours after school for students with speech delay. The findings indicate that the mindful parenting program has a positive impact on parental involvement and the development of communication in children with speech delay. The implication is that early childhood teachers and family counselors are encouraged to apply mindfulness-based interventions to strengthen collaboration with parents in supporting children’s language development.
Scripta: Developing an Innovative Educational Play Tool to Boost Early Childhood Reading Literacy Ath Thahirah, Khadijah; Priyanti, Nita; Patilima, Hamid
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 5 No. 2: November 2025
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop and assess the feasibility of the Scripta educational play tool to enhance early reading literacy among young children age 5-6 years old. Using the R&D method with the ADDIE model, the study followed the stages of needs analysis, design, development, implementation, and evaluation. The initial product, consisting of illustrated cards, was validated by material experts, media experts, and early childhood practitioners, yielding an average score of 81.5 (“Feasible”). Practicality testing by teachers resulted in an average score of 85.8 (“Highly Practical”). A limited trial involving 12 children showed significant improvement, shifting from predominantly low pre-test scores to high and very high post-test scores. The findings demonstrate that Scripta effectively improves letter recognition, vocabulary mastery, and reading interest through play-based learning. The study highlights the importance of integrating culturally grounded and Islamic value–based interactive media to strengthen early childhood literacy and provide practical benefits for teachers and schools.