Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Implementation of Working Mother Parenting in Shaping Early Childhood Independence Siti Agustiani Rubiah; Hamid Patilima
Journal of Childhood Development Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v4i2.4769

Abstract

Each parent certainly has a different application of parenting patterns in fostering independent behavior in children. The parenting patterns of working mothers and non-working mothers will certainly be different. One of the results of parenting patterns will be seen from children's independence when participating in school activities. This study was conducted to observe working mothers' parenting patterns in forming an attitude of independence in children at an early age. This research method uses a qualitative method with a phenomenological approach. The study was conducted at the RA Al-Istiqomah Institution, GSI, and involved five informants who were working mothers and guardians of children aged between 4 and 6 years. The results of this study indicate that the application of parenting patterns carried out by working mothers in forming the independence of early childhood children, namely: parents/working mothers are wise in implementing rules and appreciating good behavior, involving children in certain things, always being responsive to children's attitudes, always appreciating and respecting children's thoughts, feelings, involving children in decision making. Meanwhile, the independence reflected in children left by their mothers outside the home includes, the child's physical independence ability, the child's self-confidence, the child's sense of responsibility, the child's ability to be disciplined, ability to be good at socializing, being able to share, the child's emotional control develops very well and develops according to expectations.
Parenting Berbasis Hak Anak: Integrasi Kebijakan Global dalam Pendidikan dan Pengasuhan Patilima, Hamid
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6870

Abstract

Kebijakan parenting berbasis hak anak meningkatkan kesejahteraan anak, tetapi implementasinya menghadapi tantangan regulasi dan budaya. Penelitian ini mengidentifikasi kebijakan parenting berbasis hak anak di berbagai negara serta faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dan metode PRISMA 2020 untuk menganalisis kebijakan. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah dan publikasi akademik. Negara dengan kebijakan kuat mendukung keterlibatan orang tua dalam pendidikan. Negara Nordik menerapkan parental leave yang panjang, sedangkan Kanada dan Australia mengembangkan kebijakan berbasis komunitas. Indonesia dan Malaysia menghadapi hambatan sosial dan budaya dalam implementasi. Penelitian ini berdampak pada kebijakan pendidikan, pengasuhan, dan riset akademik. Pemerintah perlu memperkuat regulasi parental leave dan mengintegrasikan parenting berbasis hak anak. Kajian lebih lanjut diperlukan untuk menilai efektivitas kebijakan ini di berbagai konteks sosial budaya. Keberhasilan kebijakan bergantung pada regulasi dan adaptasi budaya. Kolaborasi antara akademisi, pembuat kebijakan, dan komunitas sangat diperlukan guna memastikan efektivitasnya dalam mendukung kesejahteraan dan pendidikan anak
Parenting Berbasis Hak Anak: Integrasi Kebijakan Global dalam Pendidikan dan Pengasuhan Patilima, Hamid
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6870

Abstract

Kebijakan parenting berbasis hak anak meningkatkan kesejahteraan anak, tetapi implementasinya menghadapi tantangan regulasi dan budaya. Penelitian ini mengidentifikasi kebijakan parenting berbasis hak anak di berbagai negara serta faktor yang mempengaruhi keberhasilannya. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dan metode PRISMA 2020 untuk menganalisis kebijakan. Data dikumpulkan dari jurnal ilmiah dan publikasi akademik. Negara dengan kebijakan kuat mendukung keterlibatan orang tua dalam pendidikan. Negara Nordik menerapkan parental leave yang panjang, sedangkan Kanada dan Australia mengembangkan kebijakan berbasis komunitas. Indonesia dan Malaysia menghadapi hambatan sosial dan budaya dalam implementasi. Penelitian ini berdampak pada kebijakan pendidikan, pengasuhan, dan riset akademik. Pemerintah perlu memperkuat regulasi parental leave dan mengintegrasikan parenting berbasis hak anak. Kajian lebih lanjut diperlukan untuk menilai efektivitas kebijakan ini di berbagai konteks sosial budaya. Keberhasilan kebijakan bergantung pada regulasi dan adaptasi budaya. Kolaborasi antara akademisi, pembuat kebijakan, dan komunitas sangat diperlukan guna memastikan efektivitasnya dalam mendukung kesejahteraan dan pendidikan anak
Peningkatan Pemahaman terhadap Pencegahan Kekerasan melalui Tari Aasraya pada Anak Usia Dini di RA Addarojah Iis Ismawati; Hamid Patilima
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4594

Abstract

Urgensi permasalahan dalam penelitian ini terletak pada kenyataan bahwa anak usia dini merupakan kelompok yang sangat rentan terhadap berbagai bentuk kekerasan, yang dapat berdampak signifikan pada perkembangan mereka secara keseluruhan. Upaya untuk mencegah kekerasan terhadap anak dapat dilakukan dengan pendekatan berbasis seni dan budaya seperti tarian, sehingga m enjadi alat yang efektif bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Tari Aasraya dapat digunakan sebagai alat pendidikan dalam meningkatkan pemahaman anak-anak tentang pencegahan kekerasan, serta bagaimana implementasinya dapat diterapkan secara efektif di RA Addarojah. Kajian ini juga akan meninjau peran guru dan keluarga dalam mendukung pembelajaran ini, serta dampak yang dihasilkan terhadap perkembangan anak-anak yang terlibat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan studi kasus sebagai objek penelitian yang selanjutnya dilakukan proses pengumpulan data seperti observasi partisipatif, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tari Aasraya sebagai media pembelajaran di RA Addarojah menunjukkan hasil yang positif dalam upaya meningkatkan pemahaman anak usia dini tentang pencegahan kekerasan. Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Tari Aasraya tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi seni, tetapi juga sebagai alat edukatif yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai anti-kekerasan kepada anak-anak.
Program Parenting untuk Peningkatan Kapasitas Orang Tua dalam Pengasuhan Anak di Rumah (Studi Kasus di TK Penguin Family Islamic School Bekasi) Siti Zaitun; Hamid Patilima
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 7 No. 3 (2024): September - Desember 2024
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.7.3.2024.4705

Abstract

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya pemahaman orang tua dalam pengasuhan positif, yang berdampak pada optimalisasi perkembangan anak. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam pengasuhan serta menyelaraskan pendidikan di sekolah dan di rumah. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif metode studi kasus yang dilakukan di TK Penguin Family Islamic School Bekasi. Data yang diambil menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang dianalisis dengan cara pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa adanya dampak positif yang dirasakan baik oleh guru maupun orang tua yaitu adanya perubahan dalam diri mereka berupa peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mendidik dan mengasuh anak usia dini sesuai tahapannya. Pelaksanaan Program Parenting dilakukan setiap bulan dengan metode online dan offline. Hambatan dalam pelaksanaan program ini mencakup kendala waktu dan biaya pada metode luring, serta masalah jaringan internet yang seringkali tidak stabil pada metode daring. Pola pengasuhan orang tua siswa mayoritas bersifat demokratis, meskipun terdapat kombinasi dengan pola otoriter pada aspek-aspek prinsipil, seperti nilai-nilai agama, serta pola demokratis pada aspek non-prinsipil seperti minat dan bakat anak. Dampak positif Program Parenting terlihat pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mendidik anak sesuai tahapannya, yang membuat orang tua merasa lebih percaya diri dan anak menjadi lebih ceria serta berkembang secara matang.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BAHASA ANAK MELALUI KARTU GAMBAR STUDI KELOMPOK TK KEMALA BHAYANGKARI 28 BAUBAU Hamidah; Hamid Patilima
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 6 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan bahasa anak sebelum, sesudah dan menggunakan pembelajaran dengan kartu gambar pada perkembangan bahasa anak dikegiatan pembelajaran pada anak kelompok A TK Kemala Bhayangkari 28. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan (action research). Peneliti mengadakan penelitian disini dengan pertimbangan peneliti adalah guru di sekolah ini. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A TK Kemala Bhayangkari 28 yang berjumlah 15 anak.  Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kartu gambar ini, aktivitas belajar anak didik yang dinilai ada 20 kategori. Hasil observasi pra siklus di dapatkan skor rata-rata 26,46 artinya kemampuan bahasa anak rendah. Tahap siklus I untuk meningkatkan kemampuan bahasa anak melalui kartu gambar dengan skor rata-rata hasil observasi 46,46 artinya  kemampuan bahasa anak sedang. Hasil observasi siklus II di dapatkan skor rata-rata 66,46 artinya kemampuan bahasa anak tinggi.  Dengan demikian penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perkembangan bahasa anak meningkat dengan menggunakan pembelajaran dengan kartu gambar pada kelompok A TK Kemala Bhayangkari 28.
Pedagogic Competence for Early Childhood Educators as A Requirement for Merdeka Belajar: A Case Study in Banten Province Tjut Dwi Anggraini Damcha; Hamid Patilima; Nuris Azizah; Satia Imelda Yuanita; Helmi Helmi; Ria Andriyani
International Conferences on Early Childhood Education Proceedings Vol. 1 No. 2 (2023): International Conference on Early Childhood Proceeding Volume 1 Number 2 Decemb
Publisher : Universitas Panca Sakti Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teachers face challenges in teaching and learning in the industrial revolution era 4.0 and Society 5.0. Ensuring students have communication, collaboration, creation, and critical thinking competencies. This article aims to analyze the educational competence of early childhood educators in realizing Merdeka Belajar in Banten Province, Indonesia. Pedagogic competence is the ability needed by educators to carry out the program Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, and Implementation of the Kurikulum Merdeka in their schools. These three programs are the pillars for achieving Merdeka Belajar. The research method used was to collect information through written interviews using the Google Form, which was distributed to representatives of the education and culture offices in 8 districts and cities in Banten Province, including the heads of the PNF and Kasi PAUD, in addition to PAUD supervisors and inspectors in 8 communities and towns. as well as representatives from various schools and early childhood education teachers throughout Banten Province. The results of this study indicate that the 106 informants who are educators and related education stakeholders already understand the Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, and Merdeka Curriculum programs and have pedagogic competencies that can support the realization of Merdeka Belajar, but further observations are still needed regarding the implementation of these programs in schools.
Implementation of Working Mother Parenting in Shaping Early Childhood Independence Rubiah, Siti Agustiani; Patilima, Hamid
Journal of Childhood Development Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of Childhood Development
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Institut Agama Islam Ma'arif (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jcd.v4i2.4769

Abstract

Each parent certainly has a different application of parenting patterns in fostering independent behavior in children. The parenting patterns of working mothers and non-working mothers will certainly be different. One of the results of parenting patterns will be seen from children's independence when participating in school activities. This study was conducted to observe working mothers' parenting patterns in forming an attitude of independence in children at an early age. This research method uses a qualitative method with a phenomenological approach. The study was conducted at the RA Al-Istiqomah Institution, GSI, and involved five informants who were working mothers and guardians of children aged between 4 and 6 years. The results of this study indicate that the application of parenting patterns carried out by working mothers in forming the independence of early childhood children, namely: parents/working mothers are wise in implementing rules and appreciating good behavior, involving children in certain things, always being responsive to children's attitudes, always appreciating and respecting children's thoughts, feelings, involving children in decision making. Meanwhile, the independence reflected in children left by their mothers outside the home includes, the child's physical independence ability, the child's self-confidence, the child's sense of responsibility, the child's ability to be disciplined, ability to be good at socializing, being able to share, the child's emotional control develops very well and develops according to expectations.
Guidelines For Teachers Of Early Childhood Education: Learning Interaction Support Methods To Enhance Resilience In Children With Autism Spectrum Zakiyah, Lailatuz; Patilima, Hamid
Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET) Vol. 4 No. 2 (2025): Vol. 4 No. 2 2025
Publisher : Kirana Publisher (KNPub)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58526/jsret.v4i2.746

Abstract

This research aims to develop a guide module based on the learning interaction support method to enhance the resilience of children with autism spectrum. The research method employed is research and development (R&D) using a qualitative and quantitative (mixed methods) approach following the ADDIE development model. This research is conducted at TK AL-IMAN located at Jl. Airlangga 52 A Jelak Ombo, Jombang, East Java. The process of developing the guide module based on the learning interaction support method involves several stages, starting from needs analysis, design, prototype creation, to limited trials. Data is collected through observations and interviews conducted with teachers, parents, and children at TK AL-IMAN . The research results indicate 1) The needs analysis shows that the majority of children with ASD in TK AL-IMAN have low to moderate levels of resilience, with difficulties in emotional regulation, adapting to changes, and building social interactions. Teachers require more systematic guidance in implementing the Learning Interaction Support method. 2) The developed module demonstrates a very good level of feasibility based on expert validation, 3) There is a significant increase in the resilience levels of children with ASD after using the module. The aspects of ease of use, suitability for children's needs, implementation time, and the appeal of the module received positive evaluations from the teachers. These findings contribute significantly to the development of inclusive learning methods, particularly in the context of enhancing the resilience of children with ASD. The developed module not only meets practical needs in the field but also provides a strong theoretical foundation for the development of similar interventions in the future.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN INTERAKTIF “PIANGPO” UNTUK MENINGKATKAN LITERASI NUMERASI ANAK USIA DINI Amelyani, Amelyani; Priyanti, Nita; Patilima, Hamid
AL IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 2 (2025): (November 2025)
Publisher : Program Studi pendidikan Islam Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/alihsan.v6i2.3492

Abstract

Early childhood numeracy literacy in Indonesia still faces significant challenges due to the dominance of conventional approaches, resulting in low student engagement. This study positions interactive video-based learning media as an innovative solution to enrich numeracy practices in early childhood education. The purpose of this research is to develop the interactive learning video “PIANGPO” (Smart Numbers and Patterns), assess its feasibility, and test its effectiveness in improving numeracy skills among young children. The research employed a Research and Development (R&D) method using the ADDIE model, limited to the development stage, involving 45 children in group B (ages 5–6) at TK Al Husna, South Jakarta. Data collection instruments. included observation sheets, expert validation questionnaires, and numeracy assessment sheets, analyzed descriptively using qualitative and quantitative approaches. The results showed that the “PIANGPO” video was highly feasible, with an average expert validation score of 4 on a 1–5 scale. Its effectiveness was demonstrated by a significant improvement in children’s numeracy scores, from 2.26 (Beginning to Develop) to 3.46 (Developing as Expected), and an increase in engagement levels from 74% to 92%. Therefore, “PIANGPO” is proven feasible and effective as an innovative medium to enhance early childhood numeracy literacy.