Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pharmacogenomics in Drug Absorption and Its Implications for Personalized Medicine Annisa Abdi Ghifari; Alauddin Syaifulanwar; Muhammad Yulis Hamidy
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 16 No 2 (2025): Jurnal Kesehatan Volume 16 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v16i2.1289

Abstract

Pharmacogenomics explores the impact of genetic differences on medication responsiveness. Drug absorption, affecting bioavailability and therapeutic efficacy, is controlled by genetic variations in transporters including P-gp and the SLC family. Genetic polymorphisms may alter plasma medication concentrations, affecting both safety and effectiveness. Understanding pharmacogenomics in drug absorption may encourage individualized therapy by modifying drug selection and dose according to genetic profiles. Despite implementation problems, pharmacogenomics offers potential for safer and more effective medications.
Research Trends in Ethnomedicine-Based Anti-Diabetic Medicinal Plants: A Bibliometric Analysis (2010–2025) Wiwik Rahayu; Kintoko; Sagiran; Muhammad Yulis Hamidy
Jurnal Surya Medika (JSM) Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Surya Medika (JSM)
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/jsm.v12i1.12967

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengindentifikasi dan memulai penelitian tentang tanaman obat anti-diabetes berbasis etnomedis. Studi ini selain menggunakan analisis bibliometrik, juga memanfaatkan perangkat lunak VOSviewers untuk memvisualisasikan jaringan, tren, dan karakteristik penelitian tentang tanaman obat dalam 15 tahun terakhir berbasis database Scopus. Dari penemuan 116 jumlah total dokumen publikasi penelitian tanaman obat dalam 15 tahun terakhir, negara India, Nigeria, Bangladesh, menjadi negara paling aktif dalam penerbitan penelitian tanaman obat dalam 15 tahun terakhir. Universitas University of Nigeria, University of Development Alternative, dan University of Ibadan menjadi afiliasi terbanyak dalam mempublikasikan penelitian tanaman obat. Mohammed Salim Rahmatullah dari Bangladesh, Rainer W. Bussmann dari Georgia, dan Rownak Jahan dari Bangladesh menjadi penulis paling konsisten mempublikasikan penelitian tanaman obat dalam 15 tahun terakhir. Studi ini juga merekomendasikan pentingnya studi-studi di masa yang akan datang untuk membahas potensi kandungan senyawa dalam tanaman obat, khususnya dalam konteks penanganan penyakit kronis seperti diabetes.