Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Derajat Kejenuhan Dengan Angka Kecelakaan Di Ruas Jalan Gajah Mada Kabupaten Jember Ahya Atho'illah Putra; Willy Kriswardhana; Nunung Nuring Hayati
Rekayasa Sipil Vol 9, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/jrs.2020.v09.i2.03

Abstract

Pergerakan lalu lintas di ruas jalan Gajah Mada tergolong tinggi karena banyak daerah pusat perbelanjaan di sekitarnya yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu-lintas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara derajat kejenuhan dengan angka kecelakaan lalu-lintas. Angka kecelakaan (Accident Rate) adalah banyaknya kecelakaan yang terjadi pada ruas jalan selama waktu tertentu dan dihitung berdasarkan panjang jalan serta jumlah kendaraan yang melewati ruas jalan tersebut. Sedangkan derajat kejenuhan merupakan perbandingan antara volume lalu-lintas (smp) dengan kapasitas jalan. Penelitian dilakukan di jalan Gajah Mada Kabupaten Jember yang dibagi menjadi dua bagian. Analisis pada penelitian ini menggunakan uji korelasi dan uji regresi. Variabel yang digunakan adalah derajat kejenuhan untuk variabel bebas, dan tingkat kecelakaan sebagai variabel terikat. Hasil analisis menunjukkan hubungan yang kuat bersifat negatif (-) antara derajat kejenuhan dengan angka kecelakaan. Hubungan antara derajat kejenuhan dengan angka kecelakaan pada setiap ruas adalah fungsi eksponensial negatif  (-). Hasil ini dapat diartikan peningkatan derajat kejenuhan berpengaruh terhadap penurunan angka kecelakaan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pola hubungan antara derajat kejenuhan dengan angka kecelakaan di jalan Gajah Mada Kabupaten Jember. Sehingga hasil penelitian ini dapat dijadikan pertimbangan untuk perencanaan dan manajemen jalan perkotaan.
MODEL BANGKITAN PERJALANAN LALU LINTAS PADA ZONA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI JEMBER Yudo Fataroh; Willy Kriswardhana; Nunung Nuring Hayati
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v8i1.905

Abstract

The increase in facilities and the academic community experienced at 5 Public High Schools in Jember is in line with the increase number of vehicles. The increasing number of vehicles causes traffic jams on the surrounding areas of school. Moreover, most of the parents accompanying their children stop or park their vehicles on the road side. Therefore, it needs a traffic management to solve the problem. The first thing to do is the analysis and modeling of trip generation. Analysis of trip generation modeling in this study was modeled using multiple linear regression methods. The best model produced to predict the trip attraction of Jember Public High Schools vehicles is Y = (0,194) X1 + (1,059) X6 + (42,676) X7 606,109 with an R2 value of 0.945. Meanwhile, the trip production of Jember Public High Schools vehicles is Y = (0.234) X1 + (0.699) X6 + (40,566) X7 594.67 with an R2 of 0.933; where the Y is the number of vehicles, X1 is the number of students, X6 is the class area, and X7 is the ratio of the number of students to teachers.
PERENCANAAN GEDUNG PARKIR BERTINGKAT TERPUSAT MKWU, FAKULTAS ILMU KOMPUTER, PASCASARJANA, DAN PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS JEMBER Muhammad Alfian Nasril Bahariansyah; Krisnamurti Krisnamurti; Willy Kriswardhana
Jurnal Ilmiah MITSU (Media Informasi Teknik Sipil Universitas Wiraraja) Vol 9 No 1 (2021): Jurnal Ilmiah MITSU
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Wiraraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/ft.v9i1.993

Abstract

The total department at the University of Jember is increasing year by year. Student body accomplishment impact is increasing the number of students. Because of this increment, the number of student who rides motorcycle increase too. The impact of this increment is changing a road function in MKWU, Computer and Science Faculty, Postgraduate, and Library area at the University of Jember into a parking lot (on-street parking). Therefore, it needs to be relocated to an off-street parking facility, and in this thesis, the parking facility that used is a parking building. This final project aims to find out the capacity of the existing parking area, the capacity of an elevated parking building, and the design and specification of the parking building. The method used in this thesis is the deviation of maximum cumulative, where the in-and-out vehicle’s accumulation compared with the existing capacity and the result is used for calculation of parking accumulation, parking duration, and parking index. The value of the Parking Index for 4,36 years ahead is 51,3%<100% and the parking building able to accommodate the demand. From the parking lot requirement, it needs an area of 1155 m2 and for the circulation’s area, it needs 1125,6 m2.
EVALUASI STANDAR PELAYANAN MINIMUM DAN TINGKAT KEPUASAN PENUMPANG DI TERMINAL ANGKUTAN UMUM TAWANG ALUN JEMBER Kevin Muzammil; Dewi Junita Koesoemawati; Willy Kriswardhana
Rekayasa Sipil Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.rekayasasipil.2019.013.02.2

Abstract

Terminal Tawang Alun Jember merupakan Terminal Penumpang Tipe A yaitu terminal yang berfungsi untuk melayani transportasi umum baik skala nasional maupun skala internasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepuasan dan harapan dari pengguna jasa terhadap fasilitas dan pelayanan dengan melihat kelengkapan fasilitas di terminal Tawang Alun berdasarkan Peraturan Menteri Nomor 40 Tahun 2015. Evaluasi tingkat kepuasan pelanggan menggunakan acuan berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 khususnya mengenai fasilitas utama maupun fasilitas penunjang. Adapun analisis tingkat kepuasan menggunakan metode IPA (Importance Performance Analysis). Berdasarkan hasil pengamatan, tingkat pelayanan adalah sebesar 50,00% dimana Terminal Tawang Alun memenuhi 28 indikator dari total 56 indikator yang terdapat dalam  Peraturan Menteri Nomor 40 Tahun 2015. Tingkat kepuasan dengan melihat unsur pelayanan di Terminal Tawang Alun bernilai 51,31 yang masuk dalam kategori nilai D (Tidak Baik). Nilai tingkat kepuasan digambarkan dalam diagram kartesius yang menunjukkan prioritas utama untuk peningkatan pelayanan adalah pelayanan kelengkapan informasi jadwal keberangkatan bus pada ruang tunggu, tersedia media layanan pengaduan, ketersediaan fasilitas khusus dan toilet khusus penyandang difabel & lansia,  ketersediaan fasilitas khusus ruang ibu menyusui dan tersedia informasi pelayanan yang lengkap. 
Pengaruh Variasi Bentuk Penampang Kolom Terhadap Perilaku Elemen Struktur Akibat Beban Gempa Krisnamurti Krisnamurti; Ketut Aswatama Wiswamitra; Willy Kriswardhana
Rekayasa Sipil Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (919.614 KB)

Abstract

Kolom berfungsi sebagai penerus beban–beban dari balok dan pelat ke tanah dasar melalui fondasi. Kolom berfungsi menahan beban aksial tekan dengan atau tanpa momen lentur. Kolom memegang peranan penting pada keutuhan struktur, apabila kolom mengalami kegagalan akan berakibat pada keruntuhan struktur bangunan atas gedung. Kolom persegi dan kolom persegi panjang lebih banyak digunakan daripada kolom lingkaran. Padahal, bentuk kolom lingkaran dipercaya mempunyai kekuatan menahan beban aksial yang lebih besar dibandingkan kolom persegi dan persegi panjang. Kolom bersengkang lingkaran juga terbukti mempunyai daktilitas yang lebih baik dibandingkan kolom persegi dan persegi panjang. Oleh karena itu, penelitian mengenai pengaruh bentuk penampang kolom terhadap keruntuhan struktur gedung perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk kolom mana yang memberikan pengaruh terbaik dalam mencegah keruntuhan struktur gedung. Penelitian ini menggunakan model gedung dengan penampang kolom persegi, persegi panjang dan lingkaran. Beban gempa dihitung dengan menggunakan metode statik ekuivalen. Elemen struktur masing – masing gedung diperiksa kapasitasnya dan dilakukan pemeriksaan keruntuhan setelah ditambahkan beban gempa. Dari hasil perhitungan didapatkan bahwa balok pada struktur gedung dengan kolom persegi panjang lebih cepat runtuh daripada balok pada struktur gedung dengan kolom persegi dan lingkaran, baik pada keruntuhan lentur maupun keruntuhan geser. Kapasitas kolom lingkaran dalam menerima beban aksial lebih besar 11% daripada kolom persegi dan persegi panjang. Dari analisis kapasitas penampang didapatkan bahwa kolom persegi panjang dapat menahan momen arah X lebih baik daripada kolom persegi dan lingkaran, namun sebaliknya kolom persegi panjang lebih lemah dalam menerima momen arah Y daripada kolom persegi dan lingkaran. Kolom persegi dan lingkaran relatif stabil dalam menerima momen dari arah X maupun Y. 
Risk Assessment Kecelakaan Kerja dengan Menggunakan Metode Domino Pada Proyek Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Andreas Peruzzi; Willy Kriswardhana; Anik Ratnaningsih
Siklus : Jurnal Teknik Sipil Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/siklus.v6i2.4337

Abstract

Proyek pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon Surabaya adalah proses pembangunan kontruksi gedung yang pada umumnya merupakan kegiatan yang banyak mengandung unsur bahaya. Pekerjaan konstruksi merupakan penyumbang angka kecelakaan yang cukup tinggi. Banyaknya kasus kecelakaan kerja serta penyakit akibat kerja sangat merugikan banyak pihak yang bersangkutan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Metode Domino pada proyek pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon, sehingga dapat diketahui risiko kecelakaan kerja yang paling dominan dan mengetahui bagaimana respon risikonya. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode Domino, dimana metode tersebut digunakan untuk mengidentifikasi sumber-sumber dan penyebab terjadinya kecelakaan kerja, dievaluasi dan dilakukan tindak pencegahannya dengan menggunakan penilaian risiko yaitu tabel Risk Assesment. Data yang digunakan adalah data primer dengan menyebarkan kuesioner dan data sekunder berupa Identifikasi Bahaya Potensi Risiko, Populasi dalam penelitian ini adalahh seluruh staff/karyawan dari PT. PP (Persero), Tbk. Penentuan sampel menggunakan Stratified Random Sampling, sehingga diperoleh 22 sampel. Hasil analisis menunjukkan bahwa risiko kecelakaan kerja yang dominan adalah pekerjaan pembesian (rebar & fabrication) dengan risiko pekerja terluka karena terkena besi, pekerjaan pasangan perancah dengan risiko pekerja kejatuhan material perancah, pekerjaan pasangan perancah dengan risiko tangan pekerja terjepit material perancah, pekerjaan railling dengan risiko pekerja terpecik api las. Keempat risiko tersebut tergolong matriks penilaian risiko pada kategori high. Respon risiko dari kecelakaan kerja yang dominan adalah safety management harus menerapkan dan mensosialisasikan kebijakan K3 dengan baik dan benar kepada seluruh staff/karyawan, sehingga dapat mencegah terjadinya suatu kecelakaan kerja dan target zero accident dapat tercapai.
MANAJEMEN REKAYASA LALU LINTAS AKIBAT PEMBANGUNAN CONDOTEL PANBIL MENGGUNAKAN SOFTWARE PTV VISTRO Willy Kriswardhana; Yorika Pratidina
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis mengenai dampak lalu lintas (andalalin) diwajibkan bagi setiap pengembangan sebuah pusat kegiatan dengan kriteria tertentu seperti yang tertulis pada PM 75 tahun 2015. Analisis dampak lalu-lintas diharapakan dapat mengurangi potensi permasalahan lalu-lintas yang diakibatkan pembangunan dan pengembangan sebuah kawasan. Manajemen rekayasa lalu-lintas merupakan salah satu kajian yang wajib disertakan dalam sebuah dokumen andalalin. Metode penilaian kinerja simpang yang digunakan dalam penelitian ini adalah HCM 2010 dengan bantuan software PTV Vistro. PTV Vistro merupakan software yang digunakan untuk keperluan analisis dampak lalu-lintas. Hasil penelitian menunjukkan nilai tundaan pada simpang bersinyal dapat berkurang dengan adanya manajemen rekayasa lalu-lintas berupa optimasi waktu hijau. Nilai tundaan rata – rata tahun 2021 pada Simpang KepriMall adalah 81 det/smp dan Simpang Kabil 105 det/smp.
Perbandingan Life Cycle Cost Perkerasan Kaku Dan Lentur (Studi Kasus: Jalan Lintas Selatan Jarit-Puger STA 25+500-STA 40+400) Tintany Swandari; Akhmad Hasanuddin; Willy Kriswardhana
Jurnal Rekayasa Sipil (JRS-Unand) Vol 17, No 2 (2021)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.17.2.164-175.2021

Abstract

Pada Desa Wotgalih, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang sampai dengan pesisir Pantai Puger, Kabupaten Jember akan direncanakan pembangunan Jalan Lintas Selatan. Jalan ini akan dibangun dari STA 25+500 sampai dengan STA 40+400 dengan nilai CBR pada tanah dasar 22,7%. Perbedaan penggunaan jenis perkerasan akan menghasilkan nilai life cycle cost yang berbeda pula, nilai life cycle cost yang minimum merupakan salah satu kriteria yang harus dipenuhi dalam merencanakan perkerasan jalan. Menghitung nilai life cycle cost setiap jenis perkerasan bertujuan untuk mendapatkan desain perkerasan yang paling efisien. Dalam merencanakan tebal struktur perkerasan dibutuhkan data sekunder berupa nilai California Bearing Ratio (CBR) dan lalu lintas harian rata-rata. Data-data tersebut diolah sesuai dengan pedoman Manual Desain Perkerasan Jalan 2017. Rancangan anggaran biaya dihitung dengan analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) Provinsi Jawa Timur, sehingga didapatkan biaya konstruksi tiap perkerasan.  Nilai life cycle cost didapatkan dengan menambahkan biaya konstruksi dan biaya pemeliharaan. Selanjutnya dibutuhkan nilai tingkat inflasi dan nilai suku bunga untuk menghitung nilai discounted life cycle cost. Berdasarkan hasil analisis didapatkan perkerasan lentur terdiri atas lapis pondasi agregat kelas A 130 mm, AC Base 115 mm, AC BC 60 mm dan AC WC 40 mm, sedangkan struktur perkerasan kaku terdiri dari lapisan drainase 150 mm, LMC 100 mm, dan pelat beton 195 mm dengan tie bars diameter 16 mm dan serta dowel diameter 36 mm. Nilai discounted life cycle cost perkerasan lentur sebesar Rp162.834.408.862 dan perkerasan kaku sebesar Rp64.501.092.789. Perkerasan lentur membutuhkan biaya lebih banyak daripada perkerasan kaku.
Victim Fatality Study of Traffic Accident at KM SBY 106+200 (Jalan Pantura Probolinggo-Situbondo) in Efforts to Reduce the Traffic Accident Risk Sonya Sulistyono; Willy Kriswardhana; Nunung Nuring Hayati
Journal of Indonesia Road Safety Vol 3 No 2 (2020): Journal of Indonesia Road Safety
Publisher : Traffic Accident Research Center, Indonesia Traffic Police Corps and University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/korlantas-jirs.v3i2.24003

Abstract

An accident occurred between a bus and a truck on Jalan Pantura Probolinggo-Situbondo. As a result, a fatal accident occurred, ten people died instantly at the scene, and nine others suffered minor injuries. Therefore, the cause of the accident has to be revealed. This research will discuss the main causes that occur prominently. The results showed that some of the factors that became prominent hazards were truck dimensions, bus speed, geometric conditions and road equipment, as well as human factors and driving time. ROH dimensions, rear axle shift and trontoon body dimensions on the truck violate PP No. 55 of 2012 concerning vehicles Article 54. This is exacerbated by the fact that the truckload is 25 tonnes (exceeding the load limit of 18 tonnes). Field investigations show that the bus's last gear transmission is in 6th gear, indicating a high speed in the range 80 s.d. 100 km/hour. In terms of bus condition, the bus body is reconditioned with an iron plate that has undergone corrosion. The road's cross-section (superelevation) condition, which is only 3%, is one of the hazards. The results show that the total time for the bus driver to be was 8 hours. However, there are conditions where the rest time every 4 hours of travel is not fulfilled. Recommendations that can be given are in the form of geometric road improvements and road equipment. ABSTRAK Sebuah kecelakaan menonjol terjadi antara bus dan truk di ruas Jalan Pantura Probolinggo-Situbondo. Akibatnya terjadi kecelakaan fatal, 10 orang meninggal dunia seketika di tempat kejadian dan 9 orang lainnya mengalami luka ringan. Oleh karena itu, investigasi mengenai kondisi jalan serta penyebab kecelakaan tersebut perlu diketahui untuk menurunkan resiko kecelakaan di ruas jalan tersebut. Penelitian ini akan membahas mengenai penyebab-penyebab utama kecelakaan menonjol yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor yang menjadi hazard dalam kecelakaan menonjol adalah faktor dimensi truk, kecepatan bus, kondisi geometrik dan perlengkapan jalan, serta faktor manusia dan waktu mengemudi. Dimensi ROH, pergeseran sumbu belakang, dan dimensi bak tronton pada truk menyalahi PP No. 55 Tahun 2012 tentang kendaraan Pasal 54. Hal ini diperparah dengan fakta bahwa muatan truk adalah 25 ton (melebihi batas muatan yaitu 18 ton). Investigasi lapangan menunjukkan bahwa transmisi gigi terakhir bus berada pada gigi 6 yang menunjukkan kecepatan yang tinggi pada rentang 80 s.d. 100 km/jam. Dari segi kondisi bus, bodi bus merupakan rekondisi dengan plat besi yang sudah mengalami korosi. Kondisi kemiringan melintang jalan (superelevasi) yang hanya 3% menjadi salah satu hazard. Hasil investigasi menyebutkan bahwa total waktu mengemudi pengemudi bus adalah 8 jam. Namun, terdapat kondisi dimana waktu istirahat setiap 4 jam perjalanan tidak terpenuhi. Rekomendasi yang dapat diberikan berupa perbaikan geometrik jalan dan perlengkapan jalan.
MODELING THE PROBABILITY OF SPEEDING BEHAVIOUR AND ACCIDENT INVOLVEMENT USING BINARY LOGISTIC REGRESSION IN EAST JAVA PROVINCE Willy Kriswardhana; Sonya Sulistyono; Iin Ervina; Dadang Supriyanto; Nunung Nuring Hayati; Achmad Wicaksono; Sri Wiwoho Mujanarko; Raka Aminul Ramadhani
Journal of Indonesia Road Safety Vol 2 No 3 (2019): Journal of Indonesia Road Safety
Publisher : Traffic Accident Research Center, Indonesia Traffic Police Corps and University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/korlantas-jirs.v2i3.15048

Abstract

Driving at high speed has negative consequences, namely, the high number of accidents. Several factors have been considered as causes of the increasing severity of victims of traffic accidents, such as a human, vehicle, and environmental factors. The risky driving behavior factor is a factor that needs to be considered in traffic safety studies. This study aims to determine the probability model of speeding behavior based on several driver characteristics and their relationship to accident involvement. This study used a binary logistic regression method to determine the probability of driving behavior exceeding the speed limit and accident involvement. The results showed that the younger a person is, the higher the probability of breaking the maximum speed limit. Furthermore, driving experience also shows a similar trend, where the longer the driving experience of someone, the less likely it is to be involved in an accident. Directions for further research are also presented. Berkendara dengan kecepatan tinggi mempunyai konsekuensi negatif, yaitu tingginya angka kecelakaan. Beberapa faktor telah dipertimbangkan sebagai penyebab dari peningkatan tingkat keparahan korban kecelakaan lalulintas. Faktor tersebut seperti faktor manusia, kendaraan, dan lingkungan. Faktor perilaku berkendara yang berbahaya, menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam kajian keselamatan lalulintas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model probabilitas pada perilaku speeding berdasarkan beberapa karakteristik pengendara, serta hubungannya dengan keterlibatan kecelakaan. Penelitian ini menggunakan metode regresi logistik biner untuk mengetahui probabilitas perilaku berkendara melebihi batas kecepatan dan keterlibatan kecelakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin muda usia seseorang, maka semakin tinggi probabilitasnya dalam melanggar batas kecepatan maksimum. Lebih lanjut diperlihatkan bahwa pengalaman mengemudi juga menunjukkan tren yang serupa. Pengalaman mengemudi seseroang, yang lebih lama akan memperkecil kemungkinan dalam keterlibatan kecelakaan. Arahan untuk penelitian selanjutnya juga ditampilkan.