Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Sari Kacang Hijau Terhadap Kenaikan Kadar HB Pada Ibu Hamil Mayasari, Miranti; Sanjaya, Riona; Sagita, Yona Desni; Putri, Nopi Anggista
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.167322021

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), 20% of the 515,000 maternal deaths worldwide are caused by anemia. Anemia is a condition where there is a decrease in hemoglobin, hematocrit and erythrocyte counts below normal values. Generally, anemia is a condition in which the hemoglobin and erythrocyte levels are lower than normal by setting Hb 11gr% as the basis. The research purpose was to determine the effect of giving green bean extract on the increase of HB levels in pregnant women of Seroja mother's class in Karang Rejo Village in the working area of Ketapang Public Health Center North Lampung 2021. The type of research used is pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design approach. The population in this research were pregnant women in the third trimester. The sample in this study amounted to 15 people. The sampling technique used was purposive sampling. Univariate and Bivariate analysis used dependent t-test The results showed that the average Hb level in pregnant women of the third trimester before consuming green bean extract was 9.747, the minimum Hb level was 9.0 and the maximum was 11.0. The average Hb level in pregnant women of the their trimester after consuming green bean extract was 10,707, the minimum Hb level was 9.8 and the maximum was 12.0. There was an effect of Green Bean Extract on the Increase of HB Levels in pregnant women of the third trimester in Seroja class Karang Rejo Village, in the working area of Ketapang Public Health Center North Lampung with a p-value 0.000. The health workers can provide information about the benefits of non-pharmacological treatments such as giving green bean extract to increase hemoglobin levels to prevent anemia. Abstrak: Menurut World Health Organization (WHO) 20% dari 515.000 kematian maternal di seluruh dunia disebabkan oleh anemia. Anemia merupakan suatu keadaan adanya penurunan kadar hemoglobin, hematokrit dan jumlah ertirosit dibawah nilai normal. Anemia secara umum merupakan suatu keadaan di mana kadar hemoglobin dan eritrosit lebih rendah dari normal dengan menetapkan Hb 11gr% sebagai dasarnya. Tujuan penelitian adalah untuk Diketahui pengaruh pemberian sari kacang hijau terhadap kenaikan kadar HB pada ibu hamil di kelas ibu Seroja Desa Karang Rejo Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental  dengan pendekatan one group pre test and post test desaign. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil Trimester III. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Tehnik sampling yang di gunakan yaitu purposive sampling. Analisa Univariat dan Bivariat menggunkan uji t dependen. Hasil penelitian didapat rata-rata kadar Hb pada ibu hamil TM III sebelum mengkonsumsi sari kacang hijau adalah 9,747, kadar Hb minimal 9,0 dan maksimal 11,0. Rata-rata kadar Hb pada ibu hamil TM III sesudah mengkonsumsi sari kacang hijauadalah 10,707, kadar Hb minimal 9,8 dan maksimal 12,0. Ada Pengaruh Pemberian Sari Kacang Hijau Terhadap Kenaikan Kadar HB pada ibu hamil TM III di Kelas Ibu Seroja Desa Karang Rejo Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang  Kabupaten Lampung Utara  p value 0,000. Petugas kesehatan dapat memberikan informasi tentang manfaat pengobatan non farmakologi seperti sari kacang hijau untuk meningkatkan kadar hemoglobin untuk mencegah anemia.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kunjungan K4 Pada Kehamilan Farida, Irnani; Sanjaya, Riona
Wellness And Healthy Magazine Vol 3, No 2 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu (UAP) Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/well.164322021

Abstract

Based on the data from Basic Health Research (Riskesdas) in 2018, the proportion of K4 pregnancy examinations for Indonesian women aged 10-54 years in 2013 was 70.0% and increased to 74.1% in 2018, while according to the results of IDHS in 2017 it reached 77%. However, this coverage is still under the national target namely 95%. The purpose of this research was to know the associated factors with K4 visits on pregnancy in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021. This research type is quantitative with a cross-sectional design. The population in this research were all mothers who had babies aged 0-6 months who were in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021 as many as 163 mothers. The sample in this research amounted to 62 respondents. The sampling in this research used the purposive sampling technique. The analysis used was the chi-square test. The research results proved that the associated variables with K4 visits were Knowledge (p-value = 0.042 less than a = 0.05, OR 0.042) and parity (p-value = 0.03 less than a = 0.05, OR: 0.24) while there was no relationship between age and K4 visits in the working area of Krui Public Health Center West Pesisir Regency in 2021 (p-value 0.258). Based on the conducted research, it can be suggested for pregnant women for increasing their K4 visits so, if complications occur, early treatment can be done. Besides,  it is better if mothers involve their husbands or families in conducting K4 visits in order to someone will motivate them if they are lazy to visit. Abstrak: Berdasarkan data Riset kesehatan dasar (Riskesdas) Tahun 2018, proporsi pemeriksaan kehamilan K4 pada perempuan umur 10-54 tahun di Indonesia pada tahun 2013 adalah sebanyak 70.0% dan meningkat menjadi 74.1% di tahun 2018, sedangkan menurut hasil SDKI tahun 2017 mencapai 77% tetapi cakupan tersebut masih di bawah target nasional yaitu 95%. Tujuan dari penelitian ini adalah Diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan kunjungan K4 pada kehamilan di wilayah kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki bayi usia 0 – 6 bulan  yang berada di wilayah kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2021 yang berjumlah 163 ibu. Sampel pada penelitian ini berjumlah 62 responden.  Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Analisis yang digunakan adalah uji chi square. Hasil dari penelitian adalah variabel yang berhubungan dengan kunjungan K4 adalah Pengetahuan( p value=  0,042 kurang dari  a = 0,05, OR 0,042) dan paritas (p value=  0,03 kurang dari a = 0,05, OR : 0,24) sedangkan usia tidak ada hubungan  usia dengan kunjungan K4  di  Wilayah Kerja Puskesmas Krui Kabupaten Pesisir Barat tahun 2021 (p value 0,258). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disarankan untuk Ibu hamil  lebih meningkatkan kunjungan K4 supaya jika terjadi komplikasi dapat dilakukan penanganan secara dini. Dan sebaiknya ibu melibatkan suami atau keluarga dalam melakukan kunjungan K4 supaya ada yang memotivasi ibu jika ibu malas berkunjung. 
Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Penurunan Gejala Hot Flush pada Wanita Klimakterium Nova, Evy Roberta; Veronica, Septika Yani; Sanjaya, Riona; Sagita, Yona Desni
Journal of Current Health Sciences Vol 1, No 2: 2021
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.754 KB) | DOI: 10.47679/jchs.20217

Abstract

Menopause is a hypoestrogenic condition due to decreased function of the ovaries. This situation can cause changes in the system in the body of women who experience menopause. This causes complaints such as hot flushes. The incidence of women over 50 years of age entering menopause in Indonesia in 2020 is estimated to reach 30.3 million. Handling menopause by giving soy milk. The purpose of this study was to determine the effect of soy milk on the reduction of hot flush symptoms in pre-menopausal women at Cempaka Public Health Center, Sungkai Jaya District, North Lampung Regency in 2021. The type of research used is pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design approach. The population in this study were premenopausal women aged 45-55 years who experienced hot flushes at the Cempaka Public Health Center. The sampling technique used was purposive sampling. The sample in this study amounted to 24 people who were given the intervention of giving 250 ml of soy milk 2 times a day for 14 days. Univariate and Bivariate analysis using dependent t-test. The results of the study the average symptom of Hot Flush before drinking soy milk was 7.17 (mild category). The average symptom of a Hot Flush after drinking soy milk was 4.92. There is an effect of soy milk on the reduction of hot flush symptoms in pre-menopausal women p-value of 0.000 (p less than 0.05). Based on the results of the study, it is suggested that health workers can provide information about the benefits of non-pharmacological treatments such as soy milk to reduce the symptoms of hot flushes in postmenopausal women.  Abstrak: Menopause merupakan suatu kondisi hipoestrogenik akibat penurunan fungsi dari ovarium. Keadaan ini dapat menyebabkan perubahan sistem pada tubuh wanita yang mengalami menopause. Sehingga menimbulkan keluhan-keluhan seperti hot flush. Angka kejadian wanita usia diatas 50 tahun yang memasuki menopause di Indonesia tahun 2020 diperkirakan mencapai 30,3 juta. Salah satu untuk penanganan menopause dengan memberikan susu kedelai. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Penurunan Gejala Hot Flush Pada Wanita Pra Menopause di Puskesmas Cempaka Kecamatan Sungkai Jaya Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental  dengan pendekatan one group pre test and post test desaign. populasi dalam penelitian ini adalah ibu premenopause berusia 45-55 tahun yang mengalami hot flush di Puskresmas Cempaka,  Tehnik sampling yang di gunakan yaitu purposive sampling Sampel dalam penelitian berjumlah 24 orang yang diberi intervensi pemberian susu kedelai 250 ml sebanyak 2 kali sehari selama 14 hari.. Analisa Univariat dan Bivariat menggunkan uji t dependen. Hasil penelitian Rata-rata gejala Hot Flush sebelum minum susu kedelai sebesar 7,17 (kategori ringan). Rata-rata gejala Hot Flush sesudah minum susu kedelai sebesar 4,92. Ada Pengaruh Susu Kedelai Terhadap Penurunan Gejala Hot Flush Pada Wanita Pra Menopause p value 0,000 (p kurang dari 0,05). Berdasarkan hasil penelitian disarankan petugas kesehatan dapat memberikan informasi tentang manfaat pengobatan non farmakologi seperti susu kedelai untuk mengurangi gejala Hot Flush pada ibu menopause.
PENGARUH TERAPI ZIKIR TERHADAP KECEMASAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRIMESTER I DAN III DI UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP TULANG BAWANG BARU TAHUN 2020 Dwi Fitriyani; Yuni Sulistiawati; Riona Sanjaya; Siti Maesaroh
Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum Salatiga Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : STIKES Ar-Rum Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36409/jika.v5i2.109

Abstract

Kecemasan pada ibu hamil merupakan perasaan yang tidak menyenangkan sehingga meningkatkan pengeluaran epinephrine, norepinephrine, cortisol serta menurunkan nitric oxide menyebabkan perubahan respon tubuh memicu terjadinya komplikasi. Terapi zikir sebagai salah satu intervensi mengatasi kecemasan karena terapi zikir dapat menurunkan pengeluaran epinephrine, norepinephrine, cortisol serta meningkatkan nitric oxide sehingga menimbulkan perasaan nyaman dan tenang. Salah satu bentuk kegiatan spiritual yang dapat digunakan sebagai terapi untuk menurunkan kecemasan adalah dengan membaca zikir kepada Allah SWT. Kecemasan yang dialami oleh ibu hamil dapat membawa dampak negatif bagi bayi maupun sang ibu, dapat memicu terjadinya partus lama, selain itu dampak buruk dari kecemasan ibu hamil memicu terjadinya rangsangan kontraksi rahim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh terapi zikir terhadap kecemasan ibu hamil primigravida trimester I dan III. Metrode penelitian ini menggunakan Quasy Eksperimen dengan one-group pretest posttest design penelitian ini dilakukan selama 1 bulan . Dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 15 responden yang terdiri 15 sampel penelitian. Kuesioner yang digunakan berupa kuesioner HARS. Analisa bivariat menggunakan Paired Sample T Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pemberian terapi dzikir terhadap kecemasan ibu hamil primigravida trimester I dan III dengan nilai pvalue = 0,000 (< 0,05). Kesimpulan : Terdapat pengaruh pemberian terapi zikir terhadap kecemasan ibu hamil primigravida trimester I dan III di UPTD Puskesmas Rawat Inap Tulang Bawang Baru. Peneliti menyarankan agar tenaga kesehatan dan ibu hamil yang beragama isalam dapat mengaplikasikan terapi zikir untuk menurunkan kecemasan pada ibu hamil primigravida trimester I dan III.
HUBUNGAN KECEMASAN IBU DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN EFIKASI DIRI IBU UNTUK MENYUSUI Riona Sanjaya; Jusuf Sulaeman Effendi; Adhi Pribadi
Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Vol 6, No 1 (2021): Januari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/mj.v6i1.1450

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi yang sangat penting dan paling ideal bagi bayi dalam mendukung tumbuh kembang bayi yang optimal. Dalam proses laktasi, terutama pada wanita yang baru pertama kali menjadi ibu umumnya mengalami kecemasan dan membutuhkan dukungan dari orang terdekat yaitu suami. Dukungan suami akan memengaruhi keberhasilan ibu dalam menyusui bayinya. Selain itu, dibutuhkan efikasi diri ibu untuk menyusui bayinya. Ibu dengan efikasi diri yang tinggi akan memiliki kepercayaan diri dan usaha untuk menyusui serta penanganan terhadap tantangan yang dihadapi selama proses menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kecemasan ibu dan dukungan suami dengan efikasi diri menyusui. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional. Sampel 62 orang ibu nifas dalam tiga bulan pertama postpartum di wilayak kerja Puskesmas Bandung. Tehnik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji fisher’s exact. Hasil penelitian didapatkan, dukungan suami berhubungan dengan efikasi diri ibu menyusui, sedangkan kecemasan ibu tidak berhubungan dengan efikasi diri ibu menyusui. Usia ibu merupakan faktor perancu. Breast milk is essential and the most ideal nutrient for support optimal baby’s growth. In lactation’s process, especially for first-time mothers, generally experiencing anxiety and need support from husband as the closest person. The husband's support will affect the success of a mother to breastfeed her baby. Furthermore, self-efficacy of mother's breastfeeding is needed to breastfeed her baby. Mothers with high self-efficacy will have the confidence and effort to breastfeed and deal with the challenges faced during the breastfeeding process. This research aimed to analyse the relationship between maternal anxiety and husband's support with breastfeeding self-efficacy. This study was a cross-sectional study. The sample size was 62 postpartum mothers in the first three months postpartum in the working area Bandung Public Health Service. The sampling technique used proportionate stratified random sampling. Data were obtained using a questionnaire. Data analysis used Fisher's exact test. Husband support was related to maternal breastfeeding self-efficacy. The result showed that husband’s support was related to maternal breastfeeding self-efficacy, while maternal anxiety was not related to it. Mother's age was the confounding factor.
KEHAMILAN TETAP SEHAT DI MASA PANDEMI Riona Sanjaya; Hellen Febriyanti; Yetty Dwi Fara; Septika Yani Veronica; Siti Maesaroh; Alfiyanti Muharramah; Tri Adi Nugroho
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 4, No 3 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.345 KB) | DOI: 10.31764/jpmb.v4i3.4826

Abstract

ABSTRAKKehamilan merupakan proses yang normal, alamiah yang diawali dengan pertumbuhan dan perkembangan janin intrauteri, dimulai sejak konsepsi sampai bersalin dan lamanya kehamilan normal adalah 280 hari (40 minggu atau 9 bulan 7 hari) di hitung dari hari pertama haid terakhir.Pada masa Kehamilan ibu hamil agar dapat mempersiapkan diri pada kesehatan ibu hamil dengan menjaga nutrisi selama proses kehamilannya. Ibu hamil wajib memeriksakan kehamilannya agara ibu hamil dapat mengetahui dan mencegah sedini mungkin kelainan yang dapat terjadi, meningkatkan kondisi badan ibu dalam menghadapi kehamilan serta mendapatkan penyuluhan yang diperlukan selama kehamilan. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat khususnya ibu hamil mampu menjaga kesehatannya selama kehamilan di masa pandemi. Kegiatan-kegiatan ini mencakup teori dan praktek yang meliputi : (1) Pendidikan Kesehatan yang dilakukan secara online; (2) Praktik Senam Ibu Hamil yang dilakukan Melalui Vidio; dengan melibatkan mahasiswa Universitas Aisyah Pringsewu pada saat pelaksanaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat khususnya ibu hamil dapat menyadari pentingnya kesehatan bagi ibu hamil walaupun dimasa pandemi ini. Kata kunci: kehamilan; nutrisi; senam hamil ABSTRACTPregnancy is a normal, natural process that begins with the growth and development of the intrauterine fetus. It starts from conception to delivery and the normal length of pregnancy is 280 days (40 weeks or 9 months 7 days) on the first day of the last menstruation. During pregnancy, pregnant women can prepare themselves for the health of pregnant women by maintaining nutrition during the pregnancy process. Pregnant women are required to have their pregnancy checked so that pregnant women can find out and prevent possible abnormalities that can occur, improve the condition of the mother's body in facing pregnancy and get the necessary counseling during pregnancy. Through this activity, it is expected that the community, especially pregnant women, will be able to maintain their health during pregnancy during a pandemic. These activities include theory and practice as follows: (1) Health Education which will be conducted online; (2) Exercise for Pregnant Women through Video; by involving the students of Aisyah University of Pringsewu during the implementation. In the other hand, it can realize the importance of health for pregnant women even during this pandemic. Keywords: pregnancy; nutrition; pregnancy exercise
Hubungan tingkat pengetahuan tentang rokok dengan perilaku merokok pada remaja di SMKN Pagelaran Utara Pringsewu Lampung Yeti Atmasari; Riona Sanjaya; Nur Alfi Fauziah
Majalah Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1: April 2020
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/makein.011.42000004

Abstract

Smoking behavior is related to public health. Smoking is a behavior that has a tendency to begin during adolescence. Factors that are closely related to smoking behavior in adolescents are knowledge. The purpose of this study was to determine the relationship between the level of knowledge about cigarettes and smoking behavior in adolescents in North State Vocational High Schools in 2019. The design used in this research is quantitative research with a cross sectional approach. The population in this study were male students at North Pagelaran Vocational High School 2018/2019 in 98 students. The sampling technique used in this study is total sampling. The sample in this study were 98 respondents. The results of univariate analysis revealed that respondents who had good knowledge were 62 respondents (63.3 percent) and respondents who were light smokers were 46 respondents (46.9 percent). There is a relationship between the level of knowledge about smoking in smoking behavior in adolescents in North State Vocational High School Year 2019 with a p-value of 0,001. For adolescents to start doing healthy behaviors such as exercising regularly as an effort to stop smoking or avoid smoking. Abstrak: Perilaku merokok berkaitan dengan kesehatan masyarakat.Merokok merupakan perilaku yang memiliki kecendrungan dimulai saat masa remaja. Faktor yang berkaitan erat dengan perilaku merokok pada remaja adalah pengetahuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang rokok dengan perilaku merokok pada remaja di SMKN Pagelaran Utara Tahun 2019. Desain yang digunakan dalam penelitan ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa laki-laki di SMKN Pagelaran Utara Tahun ajaran 2018/2019 sebanyak 98 siswa. Tekhnik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Total sampling. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 98 responden. Hasil Analisa univariat diketahui responden yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 62 responden (63,3 persen) dan responden yang merupakan perokok ringan sebanyak 46 responden (46,9 persen). Ada hubungan  antara tingkat pengetahuan tentang rokok perilaku merokok pada remaja di SMKN Pagelaran Utara Tahun 2019 dengan p-value sebesar 0,001. Bagi remaja untuk memulai melakukan perilaku hidup sehat seperti melakukan olah raga secara teratur sebgai upaya berhenti merokok maupun menghindari merokok.
Pengaruh Aromaterapi Lavender terhadap nyeri persalinan Pebi Nelia Sari; Riona Sanjaya
Majalah Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2: October 2020
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/makein.20209

Abstract

Labor pain can cause stress which causes the release of excessive hormones such as catecholamines and steroids. This hormone can cause smooth muscle tension and vasoconstriction of blood vessels. This can result in decreased uterine contractions, decreased uteroplacental circulation, reduced blood flow and oxygen to the uterus, and the emergence of uterine ischemia which increases the pain impulses. The objective of the study It was known the effect of lavender aromatherapy on labor pain in the Primary Hospital inpatient care Nur Faizha Kotabumi Selatan District North Lampung Regency in 2019. The type of research used is analytical research with the Quasi Experiment approach. The population in this study were all vaginal delivery mothers at Nur Faizha Kotabumi Primary Hospital Clinic in North Lampung Regency in January 2019. The samples in this study were 27 people. Univariate and Bivariate analysis uses the T-test. The results showed that the average level of pain in the first maternity before measuring aromatherapy was 4.89 with a standard deviation of 1.396. The average level of pain in the maternal second measurement after administration of aromatherapy is 3.52 with a standard deviation of 0.975. The results of the statistical test obtained a p-value of 0,001, so it can be concluded that there is a significant difference between aromatherapy for maternal pain. Need to do socialization especially for health workers who carry out childbirth assistance (doctors, midwives, and nurses) for the provision of aromatherapy in childbirth assistance that is proven to reduce the level of pain. Abstrak: Nyeri persalinan dapat menimbulkan stres yang menyebabkan pelepasan hormon yang berlebihan seperti katekolamin dan steroid. Hormon ini dapat menyebabkan terjadinya ketegangan otot polos dan vasokonstriksi pembuluh darah. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kontraksi uterus, penurunan sirkulasi uteroplasenta, pengurangan aliran darah dan oksigen ke uterus, serta timbulnya iskemia uterus yang membuat impuls nyeri bertambah banyak. Tujuan penelitian Diketahui pengaruh aromaterapi lavender terhadap nyeri persalinan di Klinik Pratama rawat inap Nur Faizha Kecamatan Kotabumi Selatan Kabupaten Lampung Utara Tahun 2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik dengan pendekatan Quasi Eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin pervaginam di Klinik Pratama Rawat Inap Nur Faizha Kotabumi Kabupaten Lampung Utara pada bulan Januari 2019. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 27 orang. Analisa Univariat dan Bivariat menggunkan uji T. Hasil penelitian didapat Rata-rata tingkat nyeri pada ibu bersalin pengukuran pertama sebelum pemberian aromaterapi adalah  4,89 dengan standar deviasi 1,396. Rata-rata tingkat nyeri pada ibu bersalin pengukuran kedua sesudah pemberian aromaterapi yaitu 3,52 dengan standar deviasi 0,975. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,001, maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara pemberian aroma terapi terhadap nyeri pada ibu bersalin. Perlu melakukan sosialisasi khususnya kepada petugas kesehatan yang melakukan pertolongan persalinan (dokter, bidan, maupun perawat) untuk pemberian aromaterapi pada pertolongan persalinan yang terbukti dapat mengurangi tingkat nyeri.
Faktor-Faktor Penyebab Kejadian Stunting Pada Balita K Komalasari; Esti Supriati; Riona Sanjaya; Hikmah Ifayanti
Majalah Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 2: October 2020
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/makein.202010

Abstract

The genesis of stunting is one of the nutritional problems experienced by more than half the stunting children in the world originating from Asia (55 percent) while more than one-third (39 percent) live in Africa. The prevalence of stunting in Indonesia is still high at 29.6 percent. The preliminary studies at Kampung Tulungkakan in 2019 recorded 17.17 percent stunting toddlers. The research objective was to determine the factors that affect the genesis of stunting on a toddler at Kampung Tulungkakan in Bumiratu Nuban Sub-District of Central Lampung Regency 2019. The research type of qualitative is the analytical design and a case-control approach. The population in this research were all toddlers, with a case sample of 28 stunting toddlers and a control sample of 56 toddlers. The analysis used univariate with frequency distribution and bivariate using the chi-square test. The research results showed that the distribution of LBW frequency was 3 toddlers (3.57 percent), non-exclusive breastfeeding status was 49 toddlers (58.33 percent), malnutrition status during pregnancy was 18 mothers (21.43 percent) and 31 primary education mothers (36.90 percent). There is no correlation of LBW with stunting (p-value: 0.743; OR: 1,000. There is an exclusive breastfeeding correlation with stunting (p-value: 0,000; OR: 11,111. There is a correlation between the nutritional status of the mother with stunting (p-value: 0.048; OR: 3.333) the correlation between maternal education and stunting (p-value: 0.046; OR: 2.885) The conclusion of the research is the correlation between the status of exclusive breastfeeding, maternal nutritional status and maternal education with the genesis of stunting while LBW is not related, so it is suggested to health care workers to increase health promotion regarding prevention the genesis of stunting. Abstrak: Kejadian balita pendek (stunting) merupakan salah satu masalah gizi yang dialami lebih dari setengah balita stunting di dunia berasal dari Asia (55 persen) sedangkan lebih dari sepertiganya (39%) tinggal di Afrika. Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi yakni 29,6 persen. Studi pendahuluan di Kampung Tulungkakan tahun 2019 tercatat 17,17 persen balita stunting. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi Kejadian Stunting pada balita di Kampung Tulungkakan Kecamatan Bumiratu Nuban Kabupaten Lampung Tengah tahun 2019. Jenis penelitian kualitatif dengan desain analitik dan pendekatan case control. Populasi pada penelitian ini adalah keseluruhan balita, dengan sampel kasus sebanyak 28 balita stunting dan sampel kontrol sebanyak 56 balita. Analisis yang digunakan adalah univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui distribusi frekuensi BBLR sebanyak 3 balita (3,57 persen), status ASI tidak eksklusif sebanyak 49 balita (58,33 persen), status gizi kurang pada saat hamil sebanyak 18 ibu (21,43 persen) dan pendidikan dasar sebanyak 31 ibu (36,90 persen). Tidak ada hubungan BBLR dengan stunting (p value: 0,743; OR: 1,000. Ada hubungan ASI Eksklusif dengan stunting (p value: 0,000; OR: 11,111. Ada hubungan status gizi ibu dengan stunting (p value: 0,048; OR: 3,333) ADA hubungan pendidikan ibu dengan stunting (p value: 0,046; OR: 2,885). Kesimpulan penelitian ada hubungan status pemberian ASI Eksklusif, status gizi ibu dan pendidikan ibu dengan kejadian stunting sedangkan BBLR tidak berhubungan, sehingga disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan promosi kesehatan mengenai pencegahan kejadian stunting
PENDIDIKAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SEKOLAH Riona Sanjaya; Yetty Dwi Fara; Yona Desni Sagita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Derajat kesehatan sendiri tidak hanya ditentukan oleh pelayanan kesehatan, tetapi justru lebih dominan yaitu kondisi lingkungan dan perilaku kesehatan. Sekolah merupakan institusi pendidikan yang menjadi target PHBS, hal ini disebabkan karena terdapatnya banyak data yang menampilkan bahwa sebagian besar penyakit yang sering diderita anak usia sekolah (usia 6–10) ternyata berkaitan dengan PHBS. Kegiatan pendidikan PHBS di sekolah memberikan manfaat peningkatan pengetahuan tentang PHBS, sehingga diharapkan dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari.
Co-Authors Abung, Sari Ideal Adawiyah, Rosbiatul Adhi Pribadi Ainasari, Ainasari Akhirin, May Munah Alfiyanti Muharramah Ana Maulani Andri Kariny, Elsy Juni Andrian, Gusri Anggraini, Novita Dwi Ani Kristianingsih Antika, Diyan Nosy Asih, Langgeng Sri Atmasari, Yeti Beniqna Maharani Besmaya Cahyani, Anita Dian Dalina Dalina Dalina, D Dalina, Dalina Desi Kumalasari Dwi Fitriyani Dwi Fitriyani, Dwi Dwi Yanti Eka Triwulandari Emelya, Seska Ermanitasari, Ermanitasari Esti Supriati Evi Susanti Falina, Chrysa Fara, Yetty Dwi Farida, Irnani Fauziah, Nur Alfi Febriayanti, Hellen Fidiawati, Reni Fita Fatimah, Fita FITRI, DIANA Fitriyanti Fuziah, Nur Alfi Halimatusakdiah, Adinda Hamid Mukhlis Handayanti, Riyani Hariyanti, Nur Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Helyani Helyani Helyani, Helyani Herni Ismiati Hikmah Ifayanti Hodijah, Hodijah Ida Tri Yuliana Iis Tri Utami Indriyani, Diyana Jaya, Arlina Tati Juliani, Witama Juni, Elsy Jusuf Sulaeman Effendi K Komalasari Kalissing Pangudi Rahayu kariny, Elsy juni andri Kencanawati, Ida Komalasari , Komalasari Komalasari Komalasari Kristianti, Yeti Kusumawardani, Amalia Laila Fitri, Laila Linda Puspita Loleh, Kalista Mariyami, Temtrem Masnoni, Masnoni Mayasari, Ade Tyas Mayasari, Miranti Meriska Septianingtyas Mirna Desiyanti Muharramah, Alfiyanti Mukhlis Mukhlis Naro, Dina Nila Kurniasih Ningrum, Cahya Nisa Septiana Nofiani, Patma Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nova, Evy Roberta Nugroho, Tri Adi Nur Dewi Septiana Nurwati, Endang Pebi Nelia Sari Poniah, Poniah Primadevi, Inggit Purbawati, Adias Sari Puspitasari , Angelia Putri Arshella Rika Agustina Rika Agustina, Rika Rini Wahyuni Rini, Widuri Mustika Riska Novianasari Rita Zahara, Rita Riyanti, Emi Sabrima, Eby Juliana Safitri, Dea Ayu Sari, Ade Tyas Maya Sari, Cahaya Evita sari, Mutia Sari, Pebi Nelia Sari, Zelda Mulia Septiara Erfika Putri Septika Yani Veronica Siregar, Yulianarti Siti Maesaroh Siti Maesaroh Siti Maesaroh Sulistiawati, Ari Sulistiawati, Yuni Supriati, Esti Surmiasih Surmiasih Susanti, Yenny Tri Adi Nugroho Trisniawati Trisniawati, Trisniawati Umi, Sri Utami, Iis Tri Utami, Ita Resti Wati, Ika Fujica Widyaningsih, Dian Palupi Wulan Dari, Wulan Yeti Atmasari Yetty Dwi Farra Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita, Yona Desni Yuli Yati Asri Yuni Sulistiawati