Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Ibu Hamil dalam Melakukan Pemeriksaan Hepatitis B Nofiani, Patma; Sanjaya, Riona
Journal of Current Health Sciences Vol. 2 No. 2: 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202216

Abstract

Pregnancy is the growth and development of the intra-uterine fetus from conception to delivery. Pregnancy check-ups are important for a healthy pregnancy. One type of examination in pregnancy is hepatitis B examination. Hepatitis is an inflammation or infection of the liver cells caused by the hepatitis virus. The genesis of hepatitis B in pregnant women in Indonesia is 29.060 pregnant women. The research objective was to determine the affecting factors of pregnant women is doing Hepatitis B examinations at the working area of public health center of Kenali of Belalau District in West Lampung Regency 2021. This type of research was quantitative with a cross sectional research design. The population in this research were pregnant women in the second and third trimesters examinations at the working area of public health center of Kenali of Belalau District in West Lampung Regency 2021 with the sample were 31 people. The sampling technique used accidental sampling. Data analysis used Rank Spearman. The results of this research indicate that 18 (58.1%) respondents have hepatitis B examination, 17 (54.8%) respondents have good knowledge, 18 (58.1%) respondents have a positive attitude, 16 (51.6 %) respondents have higher education, and 27 (71%) respondents are of non-productive age. There is an effect of knowledge of pregnant women (p = 0.002), attitudes of pregnant women (p = 0.008), education of pregnant women (p = 0.006), and age of pregnant women (p = 0.008) with Hepatitis B examination. The importance of doing hepatitis B examination through social media or print media. So that mothers are motivated to do hepatitis B examination. Abstrak: Kehamilan merupakan pertumbuhan dan perkembangan janin intra uteri mulai sejak konsepsi hingga persalinan. Pemeriksaan kehamilan penting dilakukan untuk menuju kehamilan yang sehat. Salah satu jenis pemeriksaan pada kehamilan yaitu pemeriksaan hepatitis B. Penyakit hepatitis merupakan peradangan atau infeksi pada sel-sel hati yang disebabkan oleh virus hepatitis. Angka kejadian hepatitis B pada ibu hamil di Indonesia terdapat 29.060 ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil dalam melakukan pemeriksaan Hepatitis B di UPT Puskesmas Rawat Inap Kenali Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat Tahun 2021. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu hamil trimester II dan III di Wilayah Kerja Puskesmas Kenali Kabupaten Lampung Barat tahun 2021 dengan jumlah sampel 31 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling. Analisis data menggunakan Rank Spearman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 18 (58,1%) responden sudah melakukan pemeriksaan hepatitis B, 17 (54,8%) responden memiliki pengatahuan yang baik, 18 (58,1%) responden memiliki sikap yang positif, 16 (51,6%) responden memiliki pendidikan tinggi, dan 27 (71%) responden dengan usia non produktif. Ada pengaruh pengetahuan ibu hamil (p = 0,002), sikap ibu hamil (p=0,008), pendidikan ibu hamil (p=0,006), dan usia ibu hamil (p=0,008) dengan pemeriksaan Hepatitis B. Saran ibu hamil dapat mencari informasi mengenai pentingnya melakukan pemeriksaan hepatitis B melalui media sosial ataupun media cetak. Sehingga ibu termotivasi untuk melakukan pemeriksaan hepatitis B.
The effect of dysmenorrhea gymnastics on reducing the level of menstrual pain (dysmenorrhea) Emelya, Seska; Primadevi, Inggit; Kumalasari, Desi; Sanjaya, Riona
Journal of Current Health Sciences Vol. 3 No. 2: November 2023
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202319

Abstract

Dysmenorrhea is experienced chiefly in women with menarche age 12 years, 83.7%. Its prevalence in adolescents ranges from 43% to 93%, where about 74-80% of adolescents experience mild dysmenorrhea. One of the sports that can treat menstrual pain is dysmenorrhea gymnastics. This study aimed to determine the effect of dysmenorrhea gymnastics on reducing the level of menstrual pain in adolescent girls at Vocational High School YP 17 Baradatu in 2022. This type of research was quantitative research with a pre-experimental design and a one-group pretest and posttest design approach. The population in this study was all students of class X Vocational High SchoolYP 17 Baradatu with 79 people with a sample of 15 people. The sampling technique used was purposive sampling. While the data analysis used was Wilcoxon. This study indicates that the average menstrual pain before dysmenorrhea gymnastics in adolescent girls was 4.33. Meanwhile, after the treatments, the average is 1.47. The bivariate analysis results showed an effect of dysmenorrhea gymnastics on decreasing menstrual pain in adolescent girls at Vocational High School YP 17 Baradatu in 2022 with a p-value of 0.001. It is expected that students can apply dysmenorrhea gymnastics when experiencing dysmenorrhea pain. They also can teach their friends who experience menstrual pain. Abstrak: Dismenore banyak dialami pada wanita dengan usia menarche ≤ 12 tahun yaitu sebanyak 83,7%. Prevalensi kejadian dismenore pada remaja berkisar antara 43% hingga 93%, dimana sekitar 74-80% remaja mengalami dismenore ringan. Salah satu olahraga yang dapat digunakan untuk mengatasi nyeri haid adalah dengan senam dismenorea. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh senam dismenore terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di SMK YP 17 Baradatu tahun 2022. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan rancangan pre-experiment dan pendekatan one group pretest and posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi kelas X SMK YP 17 Baradatu dengan jumlah 79 orang dengan sampel 15 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu purposive sampling. Analisis data menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nyeri haid sebelum melakukan senam dismenore pada remaja putri adalah 4,33 dan setelah dilakukan senam dismenore didapatkan rata-rata 1,47. Hasil analisis bivariat didapatkan ada pengaruh senam dismenore terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di SMK YP 17 Baradatu tahun 2022 dengan p value 0,001. Diharapkan siswi dapat menerapkan senam dismenore saat mengalami nyeri dismenore, serta dapat mengajarkan kepada teman-temannya yang mengalami nyeri haid.
Hubungan BBLR dan Status Pemberian ASI Dengan Kejadian Stunting pada Baduta Mariyami, Temtrem; Sanjaya, Riona
Journal of Current Health Sciences Vol. 2 No. 1: 2022
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202231

Abstract

According to the World Health Organization (WHO), around 162 million children under the age of 5 experience stunting and Indonesia becomes the fifth country in the country with stunting problems. The prevalence of stunting toddlers in Indonesia is still high, at 29.6%. According to Riskesdas the prevalence of Toddlers is Very Short and Short indicating that Central Lampung Regency is 52.68%. In Tanjung Rejo village in December 2018 there were 39 toddlers from 1,309 toddlers (2.98%) who experienced stunting conditions. The purpose of this study was to determine the relationship between LBW and the status of breastfeeding with the occurrence of Stunting in baduta in Tanjung Rejo Village, Pubian District, Lampung Tengah Regency in 2019. Type of analytic research and case control design. The population in this study were all mothers who had children under two years old (baduta) with ages 6-24 months in the area of Tanjung Rejo Village Pubian Subdistrict Central Lampung Regency totaling 91 mothers. The sample in this study amounted to 74 mothers. The analysis used was univariate with frequency distribution and bivariate using the chi square test. The results showed that LBW events was 9 baduta (12.16%), the status of ASI 2019 was 31 baduta (44.59%) which was not exclusive breastfeeding and the incidence of stunting was 15 baduta (20.27%). There is a correlation between the incidence of LBW and the incidence of Stunting with p value: 0.014 and OR: 6.875. There is a correlation between Exclusive breastfeeding status and stunting with p value: 0.027 and OR: 4,625. Based on these results it is suggested to campaign for the impact of LBW events, exclusive breastfeeding and prevention incidence of stunting promotion regarding Measles Rubella immunization in order to increase maternal knowledge and Measles Rubella immunization coverage. Abstrak: Menurut World Health Organization (WHO) sekitar 162 juta anak umur dibawah 5 tahun mengalami stunting dan Indonesia masuk menjadi negara urutan kelima dari negara dengan masalah stunting. Prevalensi balita stunting di Indonesia masih tinggi, yakni 29,6%. Menurut Riskesdas prevalensi Balita Sangat Pendek dan Pendek menunjukkan bahwa Kabupaten Lampung Tengah sebanyak 52,68%. Di Kampung Tanjung Rejo pada bulan Desember 2018 tercatat terdapat 39 balita dari 1.309 balita (2,98%) yang mengalami kondisi stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan BBLR dan Status Pemberian ASI dengan Kejadian Stunting pada baduta di Kampung Tanjung Rejo Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah tahun 2019. Jenis penelitian analitik dan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki anak bawah dua tahun (baduta) dengan usia 6-24 bulan yang ada di wilayah Kampung Tanjung Rejo Kecamatan Pubian Kabupaten Lampung Tengah berjumlah 91 ibu. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 74 ibu. Analisis yang digunakan adalah univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian diketahui bahwa distribusi Frekuensi Kejadian BBLR sebanyak 9 baduta (12,16%), status pemberian ASI 2019 sebanyak 31 baduta (44,59%) yang tidak ASI Eksklusif dan kejadian stunting sebanyak 15 baduta (20,27%). Ada hubungan kejadian BBLR(p value: 0,014) dan status pemberian ASI Eksklusif (p value: 0,027) dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil tersebut disarankan kepada tenaga kesehatan khususnya puskesmas untuk mengkampanyekan dampak dari kejadian BBLR, pemberian ASI yang tidak eksklusif dan pencegahan kejadian stunting
The Effect Of Giving Ginger Drink On Emesis Gravidarum In 1st Trimester Pregnant Women At The Gedung Karya Jitu Health Center agustina, rika; Fitri, Diana; Juni, Elsy; Sanjaya, Riona
Jurnal Teknologi Kesehatan (Journal of Health Technology) Vol. 21 No. 1 (2025): 1
Publisher : POLTEKKES KEMENKES YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29238/jtk.v21i1.2729

Abstract

The prevalence of emesis gravidarum in pregnant women in Indonesia is 14.8%. Based on the Lampung Province Health Profile, incidence of emesis gravidarum in pregnant women is 50-90%. This study aims to determine the effect of giving ginger drink on emesis gravidarum in first trimester pregnant women. Type of quantitative research and pre-experimental plan with one group pre test-post test design. The subjects of this research were all 20 pregnant women in the first trimester, using a purposive sampling technique. Data analysis test used in dependent t research (paired t test). The results of the study showed that the average emesis gravidarum in first trimester pregnant women before being given ginger drink had an average value of 9.65 and a standard deviation of 1.309. The average emesis gravidarum in first trimester pregnant women after being given ginger drink had an average value of 4.60 and a standard deviation of 0.940. There is an effect of giving ginger drink on emesis gravidarum in first trimester pregnant women, with p-value = 0.000. It is recommended that pregnant women carry out routine pregnancy checks and carry out ginger drink therapy at home to reduce nausea and vomiting in the first trimester of pregnancy
Peningkatan Pengetahuan dan Peran Serta Pus dalam Memilih Kontrasepsi Jangka Panjang di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling Bandar Lampung Sanjaya, Riona; Falina, Chrysa; Nurwati, Endang; Kencanawati, Ida; Masnoni, Masnoni; Handayanti, Riyani; Adawiyah, Rosbiatul; Susanti, Yenny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.14266

Abstract

ABSTRAK  Program keluarga berencana membantu pasangan memilih apakah mereka menginginkan anak atau tidak menentukan jumlah anak yang diinginkan. Pilihannya tergantung pada pengaruh sosial, budaya dan psikologi yang rumit. Alternatifnya bisa berupa kontrasepsi untuk pria dan wanita. Pasangan perlu mengetahui cara-cara yang ada agar keputusan diambil dengan hati. Metode kontrasepsi yang disarankan adalah metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kehamilan untuk jangka waktu yang lama karena memiliki fungsi yang sangat baik untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk membuka wawasan dan menumbuhkan minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam mengambil keputusan untuk bergabung dalam pengunaan Metode  Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) khusunya AKDR dan Implan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada WUS dan PUS yang berdomisili di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung. Jumlah sasaran PUS pada penyuluhan adalah 20 pasangan, yang selanjutnya dilakukan pemasangan KB bagi peserta penyuluhan yang memutuskan menggunakan alat kontrasepsi AKDR atau implan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya perubahan sikap dalam pemilihan alat kontrasepsi setelah penyuluhan, ditandai dengan ada 6 orang memutuskan mengunakan kontrasepsi jangka panjang AKDR dan 5 orang lainnya memutuskan untuk menggunakan konntasepsi Implan. Penyuluhan kontrasepsi yang melibatkan suami dan keluarga, sehingga tidak ada kendala dalam pengambilan keputusan oleh ibu. Pemasangan alat kontrasepsi yang dipilih dilakukan oleh mahasiswa Profesi Bidan yang telah mempunyai kualifikasi pemsangan AKDR dan Implan di Puskesmas Rawat Inap Kemiling. Kata Kunci: Penyuluhan, Program KB, Manfaat KB, MKJP, AKDR, Implan  ABSTRACT Family planning programs help couples choose whether they want children or not and determine the number of children they want. The choice depends on complex social, cultural and psychological influences. An alternative could be contraception for men and women. Couples need to know the existing methods so that decisions are taken with heart. The recommended contraceptive method is the long-term contraceptive method (MKJP). The Long Term Contraceptive Method (MKJP) is a contraceptive method that aims to prevent pregnancy for a long period of time because it has a very good function in preventing pregnancy. The aim of this community service activity is to open insight and grow the interest of couples of childbearing age (PUS) in making decisions to join in using long-term contraceptive methods (MKJP), especially IUDs and implants. The method used is counseling to WUS and PUS who live in the Kemiling Inpatient Health Center Working Area in Bandar Lampung. The target number of EFA in counseling is 20 couples, who then carry out family planning for counseling participants who decide to use IUD or implant contraception. The result of this community service activity was a change in attitude in choosing contraceptives after the counseling, marked by 6 people deciding to use IUD long-term contraception and 5 other people deciding to use implant contraception. Contraceptive education involving husbands and families, so that there are no obstacles in decision making by mothers. The installation of the selected contraceptive device is carried out by Midwife Professional students who have qualifications for IUD and Implant installation at the Kemiling Inpatient Health Center. Keywords: Extension, Family Planning Program, Benefits of KB, MKJP, AKDR, Implant
Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Putri tentang Gizi Seimbang dan Pencegahan Anemia dengan Konsumsi Tablet FE Sanjaya, Riona; Andri Kariny, Elsy Juni; Sulistiawati, Ari; Ningrum, Cahya; Safitri, Dea Ayu; Indriyani, Diyana; Riyanti, Emi; Ermanitasari, Ermanitasari; Asih, Langgeng Sri; Kristianti, Yeti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i6.20379

Abstract

ABSTRAK  Anemia merupakan kondisi ketika konsentrasi hemoglobin (Hb) lebih rendah dari nilai normal. Tingginya prevalensi anemia pada perempuan, khususnya remaja putri memiliki dampak kesehatan yang serius. Remaja putri sangat berisiko mengalami anemia karena remaja putri mengalami proses fisiologis menstruasi yang mengeluarkan darah secara rutin, sehingga menurunkan konsentrasi hemoglobin dalam tubuh. Selain itu, faktor penyebab anemia yang lain pada remaja putri adalah penyakit infeksi dan pola makan yang tidak baik yang mempengaruhi asupan zat gizi mikro yang diperlukan untuk mencegah anemia. Isi piringku merupakan panduan konsumsi makanan sehari-hari yang dibuat oleh Kementerian Kesehatan RI. Slogan ‘Isi piringku’ merupakan pengganti slogan ‘4 Sehat 5 Sempurna’ sebagai pedoman satu kali makan untuk memenuhi gizi seimbang. Penerapan gizi seimbang dengan mengatur frekuensi dan jenis makanan serta menghindari makanan junkfood yang mengandung sedikit zat gizi, merupakan salah satu faktor penting dalam pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja. Edukasi gizi adalah metode dan upaya dalam peningkatan pengetahuan gizi untuk memperbaiki perilaku makan sehingga dapat mencapai status gizi yang optimal. Edukasi gizi “Isi Piringku” merupakan pendekatan edukatif yang dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap gizi dan perilaku dalam mengonsumsi makanan seharihari dalam pilar gizi seimbang Kata Kunci: Anemia, Gizi Seimbang, Remaja  ABSTRACT Anemia is a condition when the hemoglobin (Hb) concentration is lower than normal values . The high prevalence of anemia in women, especially adolescent girls, has serious health impacts. Adolescent girls are at particular risk of experiencing anemia because they experience the physiological process of menstruation which produces blood regularly, thus reducing the hemoglobin concentration in the body. Apart from that, other factors that cause anemia in adolescent girls are infectious diseases and poor diet which affect the intake of micronutrients needed to prevent anemia. The contents of my plate is a daily food consumption guide created by the Indonesian Ministry of Health. The slogan 'Fill my plate' is a replacement for the slogan '4 Healthy 5 Perfect' as a guideline for one meal to fulfill balanced nutrition. Implementing balanced nutrition by regulating the frequency and type of food and avoiding junk food that contains few nutrients is an important factor in preventing and controlling anemia in adolescents. Nutrition education is a method and effort to increase nutritional knowledge to improve eating behavior so that optimal nutritional status can be achieved. Nutrition education "Fill My Plate" is an educational approach that can increase teenagers' knowledge and attitudes towards nutrition and behavior in consuming daily food within the pillars of balanced nutrition. Keywords: Anemia, Balanced Nutrition, Adolescents
EDUKASI KELUARGA BERENCANA MELALUI METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (MKJP) Sanjaya, Riona; Sari, Zelda Mulia; Purbawati, Adias Sari; Sari, Cahaya Evita; Naro, Dina; Sari, Mutia; Hariyanti, Nur; Rini, Widuri Mustika
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25376

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Namun, di Puskesmas Madukoro, tantangan utamanya adalah memastikan bahwa akseptor KB memiliki pemahaman yang mendalam tentang MKJP dan dapat membuat pilihan yang tepat terkait jenis kontrasepsi MKJP yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi keluarga berencana dan menyediakan layanan KB dengan jenis IUD. Sasaran dari kegiatan penyuluhan ini adalah perempuan dengan kategori Wanita Usia Subur (WUS) di sekitar Puskesmas Madukoro. Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan tiga tahap yang diorganisir secara sistematis, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Pada tahap persiapan, dilakukan observasi dan wawancara dengan pihak Puskesmas Madukoro, yang kemudian diikuti dengan perencanaan pelaksanaan kegiatan. Tahap pelaksanaan mencakup kegiatan penyuluhan dengan memberikan edukasi mengenai KB kepada sasaran, serta implementasi pemasangan kontrasepsi jenis IUD. Hasil dari kegiatan ini melibatkan peningkatan pengetahuan ibu mengenai MKJP dan KB IUD, pemahaman yang lebih baik terkait risiko dan manfaat, partisipasi yang lebih aktif dalam program KB, dan hasil pengukuran statistik keberhasilan program yang menunjukkan efektivitas serta kepuasan peserta selama kegiatan pengabdian.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian ASI Eksklusif Pada Ibu Primipara Fidiawati, Reni; Sanjaya, Riona; Veronica, Septika Yani; Febriyanti, Hellen
Ners Akademika Vol. 1 No. 1 (2022): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/nersakademika.v1i1.1764

Abstract

Purpose: The purpose of this study was to determine the factors associated with exclusive breastfeeding for primiparous mothers in the the working area of the UPTD. Puskesmas Bengkunat Belimbing In 2021. Research Methodology: The design of this research is descriptive non-experimental correlation, namely correlation research with cross sectional method. The population in this study were all primiparous mothers who had babies aged 7-12 months in the working area of UPTD. Puskemas Bengkunat Belimbing in 2021, totaling 52 primiparous mothers. A sample of 35 primiparous mothers was taken from the population using a probability sampling technique with random groups (cluster random sampling). Bivariate analysis in this study used the chi-square test with an alpha (?) value of 0.1. Result: The results showed that maternal knowledge (p-value of 0.009), education of primiparous mothers (p-value of 0.025), occupation of primiparous mothers (p-value of 0.046), maternal health of primiparous (p-value of 0.027), support of husband (p-value of 0.003), support for health workers (p-value of 0.771), family income (p-value of 0.001) and values ??and cultural customs (p-value of 0.001) have a corelations with exclusive breastfeeding to primiparous mothers.
Studi Kasus Penerapan Pijat Bayi terhadap Perubahan Tidur dan Menyusu pada Bayi Sanjaya, Riona; Komalasari , Komalasari; Puspitasari , Angelia; Ainasari, Ainasari
Ners Akademika Vol. 2 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/nersakademika.v2i1.3281

Abstract

Purpose: The purpose of this study was to determine the effect of infant massage on the quality of sleep and breastfeeding in infants. because infancy is a golden period or golden age because this period takes place quickly and cannot be repeated. This period is also known as a critical period, which requires adequate nutrition and stimulation to support optimal development and growth. The sensation of touch is very important early in a baby's life to adapt to its environment. Touch stimulation in infants influences positive psychosocial development. One-touch stimulation that can be given to babies is baby massage Research Methodology: This research is a case study with the subject of three infants aged less than 2 months. Result/findings: The results showed that there was a positive change in the duration of sleep and breastfeeding in infants after being given baby massage treatments. It is hoped that health workers, especially midwives, can provide education to parents regarding baby massage as a form of stimulation that parents can do at home.
Penyuluhan Alat Kontrasepsi pada Ibu Pasangan Usia Subur di Posyandu Melati III Sanjaya, Riona; Kusumawardani, Amalia; Yanti, Dwi; Fatimah, Fita; Andrian, Gusri
Nawadeepa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2, No 1 (2023): March
Publisher : Pencerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58835/nawadeepa.v2i1.142

Abstract

Family planning is a way that allows people to achieve the number of children they want and determine the spacing of pregnancies, where this can be achieved through the use of contraceptive methods and infertility treatment (World Health The maternal health services provided include health services for pregnant women, health services for postpartum women, health centers conducting classes for pregnant women and the Birth Planning and Complications Prevention Program (P4K), and contraception/KB services. In general, the aim of implementing the family planning program is to increase the capacity of MCH/IMR program managers in terms of management of family planning services as an effort to support the accelerated reduction of maternal and infant mortality rates.The purpose of this community service activity is to synthesize creative ideas through an educational program with an emphasis on preventive and promotive efforts in preventing and overcoming population growth. The implementation of this community service activity was attended by mothers of couples of childbearing age, totaling 18 participants at the posyandu. The method used in this activity is through lectures, and discussion and question and answer, where before and after the activity is given a pretest and posttest. This activity increases the understanding of mothers of couples of childbearing age about family planning, especially the types of tools.
Co-Authors Abung, Sari Ideal Adawiyah, Rosbiatul Adhi Pribadi Ainasari, Ainasari Akhirin, May Munah Alfiyanti Muharramah Ana Maulani Andri Kariny, Elsy Juni Andrian, Gusri Anggraini, Novita Dwi Ani Kristianingsih Antika, Diyan Nosy Asih, Langgeng Sri Atmasari, Yeti Cahyani, Anita Dian Dalina Dalina Dalina, D Dalina, Dalina Desi Kumalasari Dwi Fitriyani Dwi Fitriyani, Dwi Dwi Yanti Eka Triwulandari Emelya, Seska Ermanitasari, Ermanitasari Esti Supriati Evi Susanti Falina, Chrysa Fara, Yetty Dwi Farida, Irnani Fauziah, Nur Alfi Febriayanti, Hellen Fidiawati, Reni Fita Fatimah, Fita FITRI, DIANA Fitriyanti Fuziah, Nur Alfi Hamid Mukhlis Handayanti, Riyani Hariyanti, Nur Hellen Febriyanti Hellen Febriyanti Helyani Helyani Helyani, Helyani Herni Ismiati Hikmah Ifayanti Hodijah, Hodijah Ida Tri Yuliana Iis Tri Utami Indriyani, Diyana Jaya, Arlina Tati Juliani, Witama Juni, Elsy Jusuf Sulaeman Effendi K Komalasari Kalissing Pangudi Rahayu kariny, Elsy juni andri Kencanawati, Ida Komalasari , Komalasari Komalasari Komalasari Kristianti, Yeti Kusumawardani, Amalia Laila Fitri, Laila Linda Puspita Loleh, Kalista Mariyami, Temtrem Masnoni, Masnoni Mayasari, Ade Tyas Mayasari, Miranti Meriska Septianingtyas Muharramah, Alfiyanti Mukhlis Mukhlis Naro, Dina Nila Kurniasih Ningrum, Cahya Nisa Septiana Nofiani, Patma Nopi Anggista Putri, Nopi Anggista Nova, Evy Roberta Nugroho, Tri Adi Nurwati, Endang Pebi Nelia Sari Poniah, Poniah Primadevi, Inggit Purbawati, Adias Sari Puspitasari , Angelia Putri Arshella Rika Agustina, Rika Rini Wahyuni Rini, Widuri Mustika Riska Novianasari Rita Zahara, Rita Riyanti, Emi Sabrima, Eby Juliana Safitri, Dea Ayu Sari, Ade Tyas Maya Sari, Cahaya Evita sari, Mutia Sari, Pebi Nelia Sari, Zelda Mulia Septiana, Nur Dewi Septiara Erfika Putri Septika Yani Veronica Siregar, Yulianarti Siti Maesaroh Siti Maesaroh Siti Maesaroh Sulistiawati, Ari Sulistiawati, Yuni Supriati, Esti Surmiasih Surmiasih Susanti, Yenny Tri Adi Nugroho Trisniawati Trisniawati, Trisniawati Umi, Sri Utami, Iis Tri Utami, Ita Resti Wati, Ika Fujica Widyaningsih, Dian Palupi Wulan Dari, Wulan Yeti Atmasari Yetty Dwi Farra Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita Yona Desni Sagita, Yona Desni Yuli Yati Asri Yuni Sulistiawati