Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH KOMPRES ALOEVERA TERHADAP SUHU TUBUH ANAK BALITA DENGAN DEMAM DI KLINIK BHAKTI KELUARGA HUSADA PODOREJO KABUPATEN PRINGSEWU Erfina, Lidya; Siti Maesaroh; Komalasari; Desi Kumalasari
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i02.396

Abstract

Demam pada anak jika tidak ditangani dapat menyebabkan dampak negatif. Dampak negatif daridemam pada anak antara lain dehidrasi, kekurangan oksigen, kerusakan neurologis, dan kejangdemam/febrile convulsions. Tatalaksana farmakologis diantaranya dapat dilakukan dengan pemberianantipiretik seperti pemberian paracetamol. Selain itu tatalaksana non farmakologis juga dapat dilakukandengan cara memberikan kompres aloevera yang ditempelkan ke dahi. Pemberian kompres aloeveramerupakan salah satu prosedur pendinginan eksternal. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahuipengaruh kompres aloevera terhadap suhu tubuh anak balita dengan demam di Klinik Bhakti KeluargaHusada Podorejo Kabupaten Pringsewu. Jenis penelitian kuantitatif dengan design penelitian quasyeksperimen design. Penelitian ini telah dilakukan di Klinik Bhakti Keluarga Husada pada bulanAgustus-September tahun 2024. Populasi sebanyak 24 pasien demam. Sampel diambil 10 kelompokkontrol dan 10 kelompok inetrevensi dengan teknik sampel purposive sampling. Analisa datamenggunakan uji t test independent. Hasil analisis diperoleh rata-rata suhu tubuh anak sebelum padakelompok intervensi dengan nilai mean 38,170C sedangkan setelah diberikan intervensi dengan nilaimean 37,290C, rata-rata suhu tubuh anak sebelum kelompok kontrol dengan nilai mean 38,830Csedangkan setelahnya dengan nilai mean 37,980C. Ada pengaruh kompres aloevera terhadap suhu tubuhanak balita dengan demam diperoleh p-value 0.030 (p<0.05). Diharapkan ibu melakukan kompresaloevera terhadap suhu tubuh anak balita dengan demam.
PENGARUH ENDORPHIN MASSAGE TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF Antika, Rini; Siti Maesaroh; Maulia Isnaini; Septika Yani Veronica
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v15i02.397

Abstract

Nyeri persalinan masih menjadi permasalahan yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada kala 1.Angka kejadian ibu bersalin mengalami nyeri persalinan di Indonesia sebanyak 85-90% dan sekitar35% ibu melahirkan mengalami nyeri yang hebat. Penanganan nyeri persalinan dapat dilakukan secaranonfarmakologis yaitu dengan memberikan terapi endorphin massage. Endorphin massage adalahterapi pijatan ringan yang merangsang tubuh untuk melepas hormon endorphin. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pengaruh endorphin massage terhadap penurunan intensitas nyeri persalinan padaibu bersalin kala I fase aktif di PMB Rini Antika. Penelitian ini kuantitatif menggunakan desainpreeksperimen (One Group Pre-Post test Design). Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibubersalin pada bulan Agustus-September Tahun 2024 di PMB Rini Antika dan sampel sebanyak 20responden menggunakan Acydental sampling yang diberi intervensi endorphin massage selama 5sampai 10 menit pada waktu his di kala 1 fase aktif. Hasil analisis univariat didapatkan rata-rataintensitas nyeri persalinan sebelum dilakukan terapi endorphin massage yaitu 5,8 dan sesudahdilakukan terapi endorphin massage yaitu 3,45. Hasil analisis bivariat dengan menggunakan ujiWilcoxon Sign Test didapat ada pengaruh pemberian endorphin massage pada ibu bersalin kala I faseaktif di PMB Rini Antika (p value : 0,000). Disarankan PMB dapat mengaplikasikan terapi inidikombinasikan dengan aromaterapi untuk meningkatkan kenyamanan ibu bersalin.