Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

THE EFFECT OF IMPLEMENTING PROBLEM-BASED LEARNING ON THE FIFTH GRADE STUDENTS' HIGHER ORDER THINKING SKILLS ON HEAT AND TRANSFER THEME AT SDN KEPATIHAN 06 JEMBER Sendy Darma Raga; Chumi Zahroul Fitriyah; Zetti Finali
Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 9 No. 4 (2020): August
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33578/10.33578/jpfkip.v9i4.7959

Abstract

The purpose of this study is to determine whether there is an effect of implementing problem based learning on the fifth grade students’ higher order thinking skills on heat and transfer theme at SDN Kepatihan 06 Jember and find out how much influence. This type of research was an experiment using a non equivalent control group design. The method used was a test to measure students' higher- order thinking skills. The samples of this study were 67 grade V students of SDN Kepatihan 06 Jember. Data were analyzed using the Levene test through SPSS software version 23 to determine the value of the t test. The results showed there was an effect of implementing problem based learning on the fifth grade students’ higher order thinking skills. The results of the test higher-order thinking skills were included in the medium category with an average score of 61.4 from a maximum score of 100. The categories of students' abilities from the scale of assessment of higher-order thinking skills diverse, namely students in the low category of 15 students, medium category 44 students, and 8 students high category.
Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Unit 3 Kelas I SD Labschool FKIP Universitas Jember Ernestine Agrippina Sekaba; Zetti Finali; Fathan Fihrisi
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 14 No. 3 (2024): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v15i3.67469

Abstract

Peserta didik kelas I SD mengalami kesulitan dalam memahami materi tertulis karena ada yang belum bisa membaca dan selama ini video yang membuat peserta didik menjadi pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses, validitas, efektifitas dan praktikalitas media pembelajaran pada mata pelajaran pendidikan Pancasila materi keberagaman karakteristik fisik kelas I SD. Desain penelitian ini adalah penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D). Model penelitian dalam penelitian ini adalah Borg dan Gall. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi penilaian hasil belajar, lembar observasi, angket dan dokumentasi. Pada penelitian ini hasil validitas dari ketiga validator menunjukkan 85,65% (sangat valid). Hasil keefektifan media menggunakan tes hasil belajar sebesar 85% (sangat efektif). Hasil kepraktisan media menggunakan lembar observasi oleh pengamat sebesar 78,5% (praktis). Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran video animasi valid, efektif dan praktis untuk digunakan oleh peserta didik kelas I SD dalam proses pembelajaran.
Analysis of Socio-Ecological Values in Elementary School Science and Social Studies Textbooks of the Merdeka Curriculum Isvina Unaizahroya; Prasetyo Adi Nugroho; Zetti Finali
The Future of Education Journal Vol 4 No 9 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i9.1337

Abstract

The integration of Natural Sciences (IPA) and Social Studies (IPS) into a single subject (IPAS) within the Merdeka Curriculum aims to foster a holistic understanding of phenomena. However, the implementation of this integration in textbooks often faces challenges regarding coherence. This study aims to critically analyze the content of socio-ecological values in Grade III IPAS textbooks, specifically examining how the narrative connects human social dynamics with environmental sustainability. Using a qualitative content analysis method with a Socio-Ecological Systems (SES) framework, this study evaluated three key indicators: system interdependence, adaptive capacity, and the integration of diverse knowledge systems. The data source was the official IPAS textbook published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (2022). The findings reveal that material segregation persists; scientific and social topics are predominantly treated in silos. Furthermore, local wisdom is often reduced to aesthetic artifacts rather than presented as conservation strategies, and narratives concerning adaptive capacity against environmental changes are minimal. The study concludes that the current textbooks have not fully succeeded in bridging the human-nature gap, necessitating pedagogical intervention by teachers to cultivate critical environmental citizenship among students.
Pemanfaatan Media Augmented Reality pada Pembelajaran IPAS Materi Keragaman Budaya Indonesia yang Joyful dan Meaningful: The Utilization of Augmented Reality in Teaching Natural and Social Sciences Subject on Indonesian Cultural Diversity Topic Toward Joyful and Meaningful Learning Unaizahroya, Isvina; Finali, Zetti; Fitriyah, Siti Masrifatul; Proborini, Chandra Ayu
DARMADIKSANI Vol 6 No 3 (2026): Edisi September
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i3.11059

Abstract

Pembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi tantangan keterbatasan media interaktif yang kontekstual, menarik, dan mampu mengakomodasi kebutuhan abad ke-21. Keragaman budaya Indonesia sebagai materi pembelajaran memerlukan pendekatan yang joyful (menyenangkan) dan meaningful (bermakna) serta mendukung literasi bilingual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan pemahaman siswa melalui pemanfaatan media Augmented Reality (AR) bilingual pada pembelajaran IPAS. Program dilaksanakan bersama KKG 02 Kebondalem Banyuwangi melalui tahapan koordinasi, pelatihan guru, pendampingan implementasi di kelas, serta evaluasi menggunakan instrumen pre–test dan post-test. Media yang dikembangkan berupa flashcard AR bilingual dengan konten keragaman budaya Indonesia. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata skor pemahaman siswa (mean pre-test = 3,25; mean post-test = 4,48) dan guru (mean pre-test = 3,02; mean post-test = 4,16). Kegiatan pengabdian ini efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS yang lebih interaktif dan bermakna, sekaligus memperkuat kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran berbasis AR.
Pengembangan E-Modul Kewirausahaan Berbasis Teknologi Digital Bagi Siswa SD Karangrejo 4 Jember Dyah Ayu Puspitaningrum; Chumi Zahroul Fitriyah; Zetti Finali; Fajar Surya Hutama; Fahimatul Anis; Trapsila Siwi Hutami
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): Juli-September, Isu dan Tantangan Kontemporer dalam Pendidikan, Ilmu Sosial, da
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/dsnpst56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul kewirausahaan berbasis teknologi digital yang valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Pengembangan e-modul dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan bahan ajar inovatif yang mampu menumbuhkan karakter kewirausahaan sejak dini melalui pemanfaatan teknologi digital yang interaktif dan sesuai dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, guru sekolah dasar, dan siswa SD sebagai pengguna e-modul. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket validasi, angket respons pengguna, serta tes hasil belajar. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian diharapkan menghasilkan e-modul kewirausahaan berbasis teknologi digital yang memenuhi kriteria sangat valid berdasarkan penilaian ahli, sangat praktis berdasarkan respons guru dan siswa, serta efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep kewirausahaan, kreativitas, dan minat berwirausaha siswa. E-modul dilengkapi dengan materi kontekstual, ilustrasi interaktif, video pembelajaran, kuis digital, serta proyek sederhana yang mendorong siswa menerapkan nilai-nilai kewirausahaan dalam kehidupan sehari-hari. Pengembangan e-modul ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif serta mendukung implementasi pembelajaran abad ke-21 di sekolah dasar melalui integrasi teknologi digital.