Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TRIPRAKORO UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PESANGGARAN BANYUWANGI Finali, Zetti; Mahmudi, Kendid; Masrifah, Siti Masrifatul
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2022): (Oktober 2022)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v5i2.1488

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a tremendous impact, especially for education in Indonesia. Formal education, which usually uses an online or face-to-face learning system, during the pandemic must change to an online learning system. In Pesanggaran Subdistrict, Banyuwangi Regency, online learning using electronic devices cannot run well. This is known from the results of an interview with the Education Unit Work Area Coordinator (Korwilker Satdik) of Pesanggaran Banyuwangi District on September 30, 2021. This community service uses training, mentoring, and evaluation methods. This activity will be carried out in the Sumberagung cluster and located at SDN 6 Sumberagung. Learning in elementary schools during the COVID-19 pandemic was carried out with a network or online system. Online learning is quite difficult to cover the affective domain. The affective domain is a domain related to students' attitudes, values, feelings, or emotions. At the time of easing PPKM and learning in schools can be done with limited face-to-face, it is very necessary activities that can support the development of the affective domain.
Peningkatan Keterampilan Berbicara Melalui Metode Bermain Peran Pada Siswa Kelas II SDN Karangrejo 04 Jember Yuniati, Nadila; Suhartiningsih, S; Finali, Zetti
Jurnal Edukasi Vol. 8 No. 1: Maret 2021 : Jurnal Edukasi
Publisher : Universitas Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jukasi.v8i1.23966

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang terjadi dalam keterampilan berbicara yang terbukti dengan dilakukan tanya jawab pada saat pembelajaran oleh guru hanya beberapa siswa yang dapat menjawab, dikarenakan banyak siswa yang masih malu dan kurang percaya diri dalam mengungkapkan pendapatnya. Menurut data awal tersebut, ada beberapa penyebab rendahnya keterampilan berbicara siswa, seperti kurangnya ketertarikan siswa saat pembelajaran Bahasa Indonesia serta kurangnya materi yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah proses penerapan metode bermain peran dan bagaimanakah peningkatan keterampilan berbicara siswa melalui metode bermain peran pada siswa kelas II di SDN Karangrejo 04 Jember?. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa-siswi kelas II SDN Karangrejo 04 Jember pada semester ganjil tahun 2019/2020 dengan jumlah siswa 34 siswa yang terdiri 20 siswa laki-laki dan 14 siswa perempuan. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui metode wawancara dan metode dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu analisis kualitatif dan kuantitatif dengan cara memberikan skor pada setiap indikator keterampilan berbicara yang dinilai. Hasil analisis menunjukkan rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas II. Berdasarkan hasil analisis tersebut, dapat disimpulkan bahwa rendahnya keterampilan berbicara siswa kelas II di SDN Karangrejo 04 Jember. Faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan tersebut adalah ketidak tertarikan siswa siswa dan kurangnya pemberian materi kepada siswa. Kata Kunci: keterampilan berbicara dan bermain peran.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA BERBASIS MAJALAH ANAK DENGAN NILAI KEARIFAN LOKAL JEMBER TEMA 7 SUBTEMA 2 PADA SISWA KELAS IV SD Kurniasari, Dina Via Asdi; Suhartiningsih, Suhartiningsih; Finali, Zetti
Wahana Sekolah Dasar Vol 30, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v30i12022p40-49

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini yaitu untuk menghasilkan produk berupa bahan ajar Bahasa Indonesia berbasis majalah anak dengan memuat nilai kerifan lokal Jember yang valid dan efektif saat digunakan oleh siswa kelas IV dalam pembelajaran. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu penelitian pengembangan Research dan Development (R&D) model Borg dan Gall dengan menyederhanakan 10 langkah penelitian menjadi 7 langkah utama oleh Sugiyono dalam Tinja dkk (2017). Metode dan instrumen penelitian yang digunakan yaitu wawancara, lembar validasi, dan kuesioner/angket. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba yang telah dilakukan pada dua kelas, diperoleh data yaitu (a) hasil validasi oleh tiga validator diperoleh sebesar 92% dengan kriteria sangat valid, (b) hasil tes belajar siswa diperoleh sebesar 93,7%, dan (c) hasil respon siswa diperoleh sebesar 97,9%. Simpulan penelitian ini yaitu bahan ajar yang dikembangkan sangat valid dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Ular Tangga Digital Pada Materi Pancasila dalam Kehidupanku Siswa Kelas V Sekolah Dasar Zandradafi, Javier Ghany; Finali, Zetti; Puspitaningrum, Dyah Ayu; Fitriyah, Chumi Zahroul; Hutama, Fajar Surya; Hutami, Trapsila Siwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8890

Abstract

Media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat baik membantu keefektifan proses pembelajaran dan menyampaikan pesan dan isi materi yang telah disampaikan pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sampai akhir. Namun nyatanya media yang digunakan untuk menyampaikan materi dalam kegiatan pembelajaran di SDN Banjarsengon 02 hanyaa buku pedoman, media nyata, dan juga video. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menghasilkan sebuah media ular tanggaa digital untuk memperkuat dimensi bernalar kritis siswa kelas V SDN Banjarsengon 02 pada materi pancasila dalam kehidupanku; dan (2) untuk mengetahui taraf kevalidan, taraf keefektifan, dan taraf kepraktisan media ular tangga digital yang dibuat pada materi pancasila dalam kehidupanku terhadap siswaa kelas V SDN Banjarsengon 02. Jenis penelitian tersebut yang digunakan yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yangg terdiri atas analyze, design, develop, implement, evaluation. Hasil penelitian ini juga menujukkan berdasarkan hasil penilaian dan persentase kemudian dianalisis t-test diperoleh nilai t-hitung sebesar 14,477. Jika dibandingkan dengan t-tabel dengann taraf signifikansi 0,05 diperoleh perbandingan 14,477 > 1,681, maka media ular tanggaa digital dinyatakan efektif. Langkah selanjutnyaa merupakan yaitu produk diujicobakan pada ER untuk mengetahui tingkat keefektifannya. dan hasil perhitungan. ER, bahwa ular tangga digital menunjukkan efektifitas sebesar 74,07% yang termasuk kedalam keefektifan tinggi bila dibandingkan dengan buku yang diajar secara konvensional
Pengembangan Media Ular Tangga Digital Pada Materi Pancasila dalam Kehidupanku Siswa Kelas V Sekolah Dasar Zandradafi, Javier Ghany; Finali, Zetti; Puspitaningrum, Dyah Ayu; Fitriyah, Chumi Zahroul; Hutama, Fajar Surya; Hutami, Trapsila Siwi
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 6 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i6.8890

Abstract

Media pembelajaran pada tahap orientasi pembelajaran akan sangat baik membantu keefektifan proses pembelajaran dan menyampaikan pesan dan isi materi yang telah disampaikan pada saat jam pembelajaran berlangsung dan sampai akhir. Namun nyatanya media yang digunakan untuk menyampaikan materi dalam kegiatan pembelajaran di SDN Banjarsengon 02 hanyaa buku pedoman, media nyata, dan juga video. Penelitian ini bertujuan (1) untuk menghasilkan sebuah media ular tanggaa digital untuk memperkuat dimensi bernalar kritis siswa kelas V SDN Banjarsengon 02 pada materi pancasila dalam kehidupanku; dan (2) untuk mengetahui taraf kevalidan, taraf keefektifan, dan taraf kepraktisan media ular tangga digital yang dibuat pada materi pancasila dalam kehidupanku terhadap siswaa kelas V SDN Banjarsengon 02. Jenis penelitian tersebut yang digunakan yaitu R&D (Research and Development) dengan model pengembangan ADDIE yangg terdiri atas analyze, design, develop, implement, evaluation. Hasil penelitian ini juga menujukkan berdasarkan hasil penilaian dan persentase kemudian dianalisis t-test diperoleh nilai t-hitung sebesar 14,477. Jika dibandingkan dengan t-tabel dengann taraf signifikansi 0,05 diperoleh perbandingan 14,477 > 1,681, maka media ular tanggaa digital dinyatakan efektif. Langkah selanjutnyaa merupakan yaitu produk diujicobakan pada ER untuk mengetahui tingkat keefektifannya. dan hasil perhitungan. ER, bahwa ular tangga digital menunjukkan efektifitas sebesar 74,07% yang termasuk kedalam keefektifan tinggi bila dibandingkan dengan buku yang diajar secara konvensional
E-storybook Oriented on the Chocolate Plantation at Doesoen Kakao Glenmore for Fifth Grade Students Mulyani, Femi; Hutama, Fajar Surya; Finali, Zetti; Fitriyah, Chumi Zahroul
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v9i2.66976

Abstract

This research is motivated by the use of less varied learning media. This study aims to investigate the process of developing an e-storybook and to evaluate the validity, effectiveness, and practicality of an e-storybook tailored to cocoa plantations in Doesoen Kakao Glenmore. This development research uses the Borg and Gall development model, but its implementation only reaches the eighth stage. The research subjects were fifth-grade students from an elementary school. The data collection instruments used were observation guidelines, interview sheets, student response questionnaire sheets, documentation sheets, and learning outcome test sheets. Data analysis techniques used, product validation, trials, product effectiveness, and product practicality were carried out through manual calculations using statistical formulas. The development of an e-storybook focused on cocoa plantations resulted in a valid, effective, and practical product. The product's validity obtained a score of 85 (very feasible). The product's effectiveness was demonstrated by the results of student learning tests, which yielded a relative effectiveness of 68% (high effectiveness). The product's practicality obtained a score of 80% (practical). Based on the above data, the e-storybook oriented towards cocoa plantations is a valid, effective, and practical tool for implementing learning. Thus, e-storybooks can be used as an innovative learning medium to help students learn independently and improve their learning outcomes. outcomes.
Group Guidance Services Assisted by Learning Animation Video on Students’ Learning Activeness as Pancasila Learners in Elementary School Suharjono, Gilang Eko Setyo; Fitriyah, Chumi Zahroul; Finali, Zetti; Hutama, Fajar Surya; Puspitaningrum, Dyah Ayu
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v9i2.94095

Abstract

The low level of student learning activity makes the learning process less effective. Counselling services are needed to overcome the low learning activity level through group guidance services. This study aims to analyse the effect of group guidance services assisted by animated learning videos on student learning activity as fourth-grade Pancasila learners. This study is experimental with a quasi-experimental design through a nonequivalent control group posttest-only pattern. The research subjects were 15 in grade IV-A and 15 in grade IV-B. The data collection technique was observation. The research instrument was an observation sheet as a posttest. The data analysis technique used inferential statistical analysis. The results of the descriptive percentage test showed a higher percentage in the experimental class than in the control class. In the experimental class, meeting 1 (66.8%), meeting 2 (76.5%) and meeting 3 (89.0%) and in the control class, meeting 1 (63.9%), meeting 2 (71.3%) and meeting 3 (78.5%). The results of the t-test obtained t count (3.476) > t table (2.048), then Ha is accepted and H0 is rejected, so it can be concluded that there is an influence of group guidance services assisted by animated learning videos on student learning activity as Pancasila learners in grade IV. The implications of this study indicate that group guidance services assisted by animated learning videos can effectively increase student learning activity among Pancasila learners in elementary schools.
Pengembangan Media Pembelajaran Monopoli Sosial Budaya (MOSIDA) Berbasis Kearifan Lokal Jember Nur Janah, Siti Naik Tantri; Finali, Zetti; Puspitaningrum, Dyah Ayu
ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED Vol. 13 No. 4 (2023): ELEMENTARY SCHOOL JOURNAL PGSD FIP UNIMED
Publisher : FIP Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/esjpgsd.v13i4.48496

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengembangan, validitas, keefektifan, dan kepraktisan media pembelajaran Monopoli Sosial Budaya (Mosida). Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan menggunakan tahapan Borg dan Gall. Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN Tegal Besar 02 Kabupaten Jember pada semester genap Tahun Ajaran 2022/ 2023. Uji validitas produk oleh validator memperoleh skor 89,8% (sangat layak), hasil uji keefektifan bahwa nilai t-hitung lebih besar dari pada nilai t-tabel (7,416 >1,675), selanjutnya dilakukan uji keefektifan relatif (ER) dan menunjukan skor 62,8% (efektivitas tinggi). Uji kepraktisan menggunakan observasi keterlaksanaan pembelajaran mendapatkan skor 96,25% (sangat praktis). Uji kepraktisan menggunakan angket minat belajar mendapatkan skor 84,2% (sangat praktis). Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa Pengembangan Media Monopoli Sosial Budaya (Mosida) berbasis kearifan lokal Jember pada kelas V SD materi keragaman sosial budaya masyarakat menunjukkan hasil yang valid, efektif, dan praktis.Keywords: Media monopoli, kearifan lokal, validitas, kepraktisan, efektifitas
PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TRIPRAKORO UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN PESANGGARAN BANYUWANGI Zetti Finali; Kendid Mahmudi; Siti Masrifatul Masrifah
ABDI KAMI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): (Oktober 2022)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam (IAI) Ibrahimy Genteng Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69552/abdi_kami.v5i2.1488

Abstract

The Covid-19 pandemic has had a tremendous impact, especially for education in Indonesia. Formal education, which usually uses an online or face-to-face learning system, during the pandemic must change to an online learning system. In Pesanggaran Subdistrict, Banyuwangi Regency, online learning using electronic devices cannot run well. This is known from the results of an interview with the Education Unit Work Area Coordinator (Korwilker Satdik) of Pesanggaran Banyuwangi District on September 30, 2021. This community service uses training, mentoring, and evaluation methods. This activity will be carried out in the Sumberagung cluster and located at SDN 6 Sumberagung. Learning in elementary schools during the COVID-19 pandemic was carried out with a network or online system. Online learning is quite difficult to cover the affective domain. The affective domain is a domain related to students' attitudes, values, feelings, or emotions. At the time of easing PPKM and learning in schools can be done with limited face-to-face, it is very necessary activities that can support the development of the affective domain.
Eksistensi Budaya Ter-Ater : Implementasi Sumber Belajar Siswa Kelas IV di SDN Pakisan 01 Bondowoso Dyah Ayu Puspitaningrum; Chumi Zahroul Fitriyah; Zetti Finali; Trapsila Siwi Hutami; Nora Sara Damayanti
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i1.184

Abstract

Tradisi "ter-ater" ini dapat digunakan sebagai sumber belajar melalui pembelajaran tematik, khususnya tema "Keindahan Kebersamaan" di kelas empat SD Pakisan 01. SD ini terletak di lingkungan budaya yang mempraktikkan "ter-ater," sehingga memungkinkan sumber belajar diambil dari budaya lokal masyarakat itu sendiri. Implementasi ini sangat penting karena mengatasi masalah sumber belajar di SD Pakisan 01, yaitu terbatasnya sumber belajar yang tersedia bagi siswa, yang masih terbatas pada buku teks tematik. Desain penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian naratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi partisipan. Informan adalah masyarakat adat Desa Pakisan. Teknik analisis data dibagi menjadi empat tahap: analisis domain, analisis taksonomi, analisis komponen, dan analisis tema budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa munculnya budaya "ter-ater" disebabkan oleh migrasi masyarakat Madura ke wilayah Pakistan. Budaya "ter-ater" dilakukan setelah perayaan, pesta,  dan hari raya keagamaan (Ashura dan Safaran) berakhir. Hadiah budaya "ter-ater" terdiri dari kombinasi makanan dan kue, yang dibedakan berdasarkan makanan wajib yang ada pada perayaan tersebut. Wadah hadiah budaya "ter-ater" adalah "tenong" (wadah makanan) yang biasanya digunakan untuk "ter-ater" pada Idul Adha dan Idul Fitri. Selain itu, "talam" atau "lengser" juga digunakan untuk "ter-ater" pada perayaan Idul Adha dan Idul Fitri. "Ter-ater" dilakukan oleh individu atau keluarga yang mampu, tetapi bahkan mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi pun tetap berusaha melakukannya karena merasa tidak lengkap tanpa tradisi ini.  Setelah acara tersebut, "ter-ater" diterima oleh kerabat, tetangga dekat, orang-orang yang dihormati (guru, pemimpin agama, tetua), dan anak-anak. Nilai-nilai budaya tradisi Terater meliputi harmoni, kebersamaan, berbagi, rasa syukur, dan sedekah.