Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Komponen Telur Puyuh yang Diberi Ransum Komersil dengan Substitusi Bahan Pakan Fermentasi Tepung Limbah Ikan Leubim (Canthidermis maculata) dan Indigofera Satri Yusasra Agasi; Zulfan Zulfan; M. Aman Yaman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (608.258 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i1.13600

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan  campuran tepung limbah ikan leubim, tepung indigofera, tepung kulit kerang, menir dan dedak jagung yang difermentasi bersama-sama sebagai substitusi sebagian ransum komersil terhadap  komponen telur puyuh. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Produksi Ternak Ungggas, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.  Penelitian ini menggunakan sebanyak 80 ekor puyuh (Coturnix-coturnix japonica) betina dara umur 4 minggu.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok  terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kelompok.   Ransum perlakuan adalah ransum komersil ayam petelur yang disubstitusi dengan campuran bahan pakan fermentasi terdiri dari  tepung daun indigofera + tepung limbah ikan leubim + menir + dedak jagung + tepung kulit kerang sebanyak 0, 10, 20, dan 30%.   Hasil penelitian memperlihatkan substitusi ransum komersil dengan 30% campuran bahan pakan fermentasi yang tersusun dari 11% tepung daun indigofera + 20% tepung limbah ikan leubim + 45,4% menir + 20% dedak jagung + 3,6% tepung kulit kerang (1) tidak berpengaruh nyata terhadap berat telur puyuh, yolk, dan albumen, sedangkan berat kerabang nyata menurun pada substitusi 20% dan (2) tidak berpengaruh nyata terhadap persentase yolk,  persentase albumen nyata meningkat, sedangkan persentase kerabang nyata menurun pada substitusi 20%.  Egg Components of  Quails Fed on Commercial Ration Partly Substituted by Fermentation Feed Ingedients Based on Leubim Fish (Canthidermis maculata) Waste Meal and Indigofera sp.Abstract.  The purpose of this study was to determine the effect of  feeding  a mixture of fermentation feed ingredients based on leubim fish waste meal + Indigofera sp. + clam shell meal + broken rice + corn bran as a substitute for a portion of commercial ration on the egg components of quails. The research was conducted at the Animal Husbandry Laboratory (LLP) and Poultry Production Science and Technology Laboratory, Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University.  This study used 80 female quails (Coturnix-coturnix japonica) aged 4 weeks.  The study was designed into  a randomized block design consisting of 4 treatments and 4 blocks. The treatment was commercial ration of laying hens partly substituted by a mixture of fermentation feed ingredients composed of  11%  Indigofera sp. leaf  meal + 20% leubim fish waste meal + 45.4% broken rice + 20% corn bran + 3.6% clam shell meal as many as 0, 10, 20 and 30%. The results of study showed that replacing 30% commercial rations with  fermented feed ingredients composed of 11% indigofera leaf meal + 20% leubim fish meal + 45.4% broken rice  + 20% corn bran + 3.6% clam shell did not significantly affect  on  whole egg weight of quails.  Yolk and albumen weight were not significantly affected but egg shell weight significantly declined at the  level of  20% replacement.  No significantly effect was detected on yolk percentage;  however albumen percentage significantly increased while egg shell percentage significantly decreased  the  level of  20% replacement 
Bobot dan Persentase Lemak Abdomen dan Organ Luar Nonkarkas Ayam Broiler dengan Pemberian Tepung Limbah Ikan Leubim (Canthidermis maculata) Tanpa Fermentasi dan Fermentasi Nikita Anggraini; Zulfan Zulfan; Allaily Allaily
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (559.218 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i1.13610

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan ransum komersil yang sebagian disubstitusi dengan tepung limbah ikan leubim fermentasi dan tanpa difermentasi terhadap bobot dan persentase  lemak abdomen dan organ luar nonkarkas ayam broiler.  Penelitian ini menggunakan 100 ekor anak ayam broiler (day old chick,  DOC).  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 5 perlakuan,  4 kelompok,  dan 2 subsampel.  Setiap kelompok merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor anak ayam.  Ransum perlakuan adalah ransum komersil CP512 Bravo 100% (kontrol,  R1), tepung limbah ikan leubim tanpa difermentasi 6 dan 12% (R2 dan R3), dan tepung limbah ikan leubim difermentasi 6 dan 12% (R4 dan R5).   Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan ransum komersil yang disubstitusi dengan 6 dan 12% tepung limbah ikan leubim baik tanpa difermentasi maupun difermentasi tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap bobot dan persentase lemak abdomen dan organ luar nonkarkas  kecuali shank.  Bobot shank nyata (P0,05) lebih tinggi pada perlakuan R2‒R5.  Tidak ada perbedaan persentase lemak abdomen dan organ luar nonkarkas antara ayam yang diberi tepung limbah ikan leubim tanpa difermentasi dengan yang difermentasi.Weights and Percentages of  Abdominal Fat and External Noncarcass Organs of  Broiler Chickens Fed the Rations Containing Leubim Fish (Canthidermis maculata) Waste Meal without  Fermentation and FermentationAbstract.  The purpose of this research was to evaluate the effect of  feeding broiler chickens with the commercial rations partly substituted by leubim fish (Canthidermis maculata) waste meal processed by fermentation and without fermentation  to the weights and percentages of  abdominal fat and noncarcass external organs.  As many as 100 DOC of broiler chickens were used in this study.  This study was performed into block random design consisting of  5 treatments,  4 blocks,  and 2 subsamples.  The treatment was feeding broiler chickens with commercial rations partially substituted by feed ingredients containing leubim fish waste meal nonfermented and fermented both with the level of  6 and 12%.  The results of studies indicated that commercial rations replaced by feed ingredients containing 6 and 12% of leubim fish waste meal either fermented or not fermented (R2‒R5) did not significantly (P0.05) affect on abdominal fat and noncarcass external organs excluded shank.  The shank weights of  broilers fed the rations containing leubim fish waste meal either fermented or not  were significantly (P0.05) higher than control (R2).
Produksi Telur Ayam Ras Petelur dengan Pemberian Pakan Fermentasi Berbasis Azolla sebagai Substitusi Sebagian Ransum Komersil Lilyanda Fadilla; zulfan zulfan; Muhammad Aman Yaman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5333

Abstract

Abstrak.   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pakan fermentasi  yang tersusun dari azolla, dedak padi, dedak jagung, dan bungkil kedelai sebagai substitusi sebagian ransum komersil terhadap produksi telur  ayam ras petelur.  Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP), Univeritas Syiah Kuala,  tanggal 13 Februari‒12 April 2017.  Penelitian ini menggunakan 48 ekor ayam ras petelur.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Ransum perlakuan adalah ransum komersil yang disubstitusi dengan bahan pakan fermentasi berbahan 15% azolla sebanyak  0, 5, 10, dan 15%.   Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa meskipun secara statistik tidak nyata (P0,05). penggunaan bahan pakan fermentasi (yang tersusun dari azolla 15% + dedak padi 30% + dedak jagung 30% + bungkil kedelai 25%)  sebanyak-banyaknya 15% sebagai subtsitusi ransum komersil ayam petelur selama bulan pertama periode produksi telur mampu memacu produksi telur ayam ras dengan massa telur yang lebih tinggi.  Kata kunci : azolla,   fermentasi,  ayam,  produksi telur (Egg Production of  Laying Hens Fed Fermentation Feed Based on Azolla sp as Partial Substitution of Commercial Diet)Abstract. The objective of this study was to determine effect of inclusion of fermentation feed constituted of 15% Azolla sp + 30% rice bran+ 30% corn bran + 25% soybean meal as partial substitution of commercial diet on egg production of laying chickens. As many as 48 pullets were used in this study. The study was performed in to completely randomized design, consisted of 4 treatments and 4 replications. Replication was an experimental unit consisted of 3 birds. The results of study indicated that although statistically no significant effects were detected (P0,05) the inclusion of 15% fermentation feed based on 15% Azolla sp could be used up to 15% to substitute of commercial diet without adverse effect on egg production. It was supposed that fermentation feed based on 15% Azolla sp tend to increase egg production and egg mass.Keywords: Azolla sp, fermentation, chicken, egg production
Pengaruh Penggunaan Tepung Kulit Pisang Kepok Fermentasi (Musa paradisiaca normalis) terhadap Performan Ayam Broiler Yeyen Safitri; Zulfan Zulfan; Herawati Latif
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.24 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.1204

Abstract

Abstrak:  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian ransum komersil periode finisher dengan tepung kulit pisang kepok (Musa paradisiaca normalis) fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement  terhadap performan ayam broiler.   Penelitian dilakukan  di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP),  Program Studi Perternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala.   Penelitian menggunakan 100 ekor anak ayam broiler (DOC) strain Lohmann. Perlakuan yang  dicobakan adalah pemberian tepung kulit pisang kepok fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement, sebanyak 0% (P1), 2,5%+1,5%+1% (P2), 5%+3%+1% (P3). 7,5%+4,5%+1% (P4), dan 10%+6%+1% (P5)   Parameter yang diamati meliputi  berat badan akhir,  pertambahan berat badan, konsumsi ransum,  dan konversi ransum.  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa substitusi ransum komersil dengan sebanyak-banyaknya 10% tepung kulit pisang kepok fermentasi + 6% bungkil kelapa + 1% feed supplement tidak berpengaruh nyata (P0.05) terhadap berat badan akhir,  pertambahan berat badan, konsumsi ransum,  dan konversi ransum ayam broiler.    Effect of Administration of  Fermented Banana Peel as Partial Substitution of  Commercial Finisher Diets on Broiler Performances Abstract:  The aim of present study was to determine effect of partial substitution of commercial broiler finisher diet with a fermented banana (Musa paradisiaca normalis) peel + coconut meal + feed supplement to performances of broiler chickens.  The study was conducted in Field Laboratory,  Department of Animal Husbandry,  Faculty of Agriculture,  Syiah Kuala University.   As many as 100 chicks,  strain lohmann, were used in this study.  The treatment was the provision of  fermented banana peel + coconut meal +  feed supplement, with the level of 0% (P1), 2,5%+1,5%+1% (P2), 5%+3%+1% (P3). 7,5%+4,5%+1% (P4), and 10%+6%+1% (P5), respectively.   The parameters observed were final body weight, average body weight gain, feed consumption, and feed conversion.  Results of study showed that administration of  fermented banana peel up to 10% + coconut meal 6% + feed supplement 1%  as partial substitution of  commercial finisher broiler diet was not significant effect (P0.05) on  final body weight, average body weight gain, feed consumption, and feed conversion of broiler chickens
Analisis Keuntungan Pemeliharaan Puyuh Petelur yang Diberi Substitusi Sebagian Ransum Komersil dengan Bahan Pakan Fermentasi Berbasis Tepung Indigofera dan Limbah Ikan Leubim Ario Syah Putra; Cut Aida Fitri; Zulfan Zulfan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 5, No 1 (2020): Februari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.682 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v5i1.13827

Abstract

Abstrak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk  menganalsisi tingkat keuntungan pemeliharaan puyuh petelur dengan menggunakan ransum komersil ayam ras petelur yang sebagian disubstitusi dengan bahan pakan fermentasi  yang tersusun  dari tepung limbah ikan leubim (Canthidermis maculata),  tepung indigofera, menir, dedak jagung, dan tepung kulit kerang.  Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP) dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Produksi Ternak Ungggas, Program Studi Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.    Penelitian ini menggunakan sebanyak 80 ekor puyuh (Coturnix-coturnix japonica) betina dara umur 4 minggu.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 kelompok.   Setiap kelompok merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari 5 ekor puyuh betina dara.   Ransum perlakuan adalah ransum komersil ayam petelur yang disubstitusi dengan campuran bahan pakan fermentasi  11% tepung daun indigofera + 20% tepung limbah ikan leubim + 45,4% menir + 20% dedak jagung + 3,6% tepung kulit kerang sebanyak 0, 10, 20, dan 30%.  Hasil penelitian memperlihatkan penggunaan bahan pakan fermentasi campuran tepung limbah 20% tepung limbah ikan leubim + 11% tepung daun indigofera+ 45,4%  menir +  20%  dedak jagung + 3,6% tepung kulit kerang sebagai substitusi ransum komersil ayam petelur dapat menurunkan biaya ransum dan meningkatkan income/keuntungan pemeliharaan puyuh petelur dengan tingkat keuntungan paling tinggi jika  ransum komersil disubstitusi dengan 30% bahan pakan fermentasi tersebut(Income Analysis  of  Raising Laying Quails Fed the Commercial Rations  Partially Substituted by the Fermented Feed Based on the Indigofera sp. and Leubim Fish Waste Meal) Abstract.   The purpose of present study was to analysis the total income of raising laying quails fed the commercial ration partially substituted by the mixture of fermented feed ingredients composed of  Indigofera sp. + leubim fish (Canthidermis maculata) waste meal + broken rice +  corn bran + clam shell meal.  The study was conducted  in the Field Laboratory of Animal Husbandry,  Animal Husbandry Department,  Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University.  The study used  80 young female quails.   The treatment was  feeding laying quails with the commercial diet replaced by 0,  10, 20, and 30% of  the mixture of fermented feed ingredients included 11% Indigofera sp. + 20% leubim fish waste meal + 45.4% broken rice + 26%  corn bran + 3.6% clam shell meal.  The results of study showed that replacement of  layer commercial ration with up to 30%  of  the mixture of  fermented feed ingredients  basically based on Indigofera sp.  and leubim fish waste meal reduced  feed cost and  increased total income in raising laying quails.   
Analisis Ekonomi Pemeliharaan Ayam Kamaras Jantan dengan Pemberian Tepung Ampas Tahu + Tepung Kulit Telur + Feed Supplement Murniati Murniati; Zulfan Zulfan; M. Aman Yaman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.693 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.1198

Abstract

Abstrak : Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan tepung ampas tahu + tepung kulit telur + feed supplement sebagai subtitusi sebagian ransum komersil terhadap efesiensi ekonomis pemeliharaan ayam kamaras jantan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP),   Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, tanggal 7 Januari‒16 Maret  2016.  Penelitian ini menggunakan 64 ekor DOC ayam kamaras.  Perlakuan yang dicobakan adalah ransum komersil broiler 512 Bravo yang disubtitusi dengan tepung ampas tahu + tepung kulit telur +  feed supplement sebanyak 0% (P1), 5%+1%+1% (P2), 10%+2%+1% (P3), dan 15%+3%+1% (P4).  Parameter yang diamati adalah berat badan akhir, total konsumsi ransum, Income over Feed Cost (IOFC) dan total income. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa meskipun secara statistik perbedaannya tidak nyata (P0,05), substitusi ransum komersil broiler (512 Bravo) dengan  tepung ampas tahu sampai 15% + tepung kulit telur 3% +  feed supplement 1%  meningkatkan berat badan akhir dan konsumsi ransum ayam kamaras,  menurunkan biaya variabel ransum, dan total biaya, dan meningkatkan Income over Feed Cost (IOFC) dan total income pemeliharaan ayam kamaras. Substitusi ransum komersil broiler (512 Bravo) dengan  tepung ampas tahu sampai 15% + tepung kulit telur 3% + feed supplement  1%  layak dan menguntungkan dalam pemeliharaan ayam kamaras. The Economic Efficiency of  Raising Male Kamaras Chicken with the Administration of  Tofu Waste Meal + Egg Shell Meal + Feed Supplement       Abstract :  The purpose of  this study was to determine  effect of  the use of  tofu waste meal + egg shell meal + feed supplement as a partial substitution of broiler commercial ration to the economic efficiency of raising male kamaras chickens. The research was conducted at the Field Lab, Department of Animal Husbandry, Agricultural Faculty,  Syiah Kuala University,    January 7 to March 16, 2016.  The study used 64 DOC of male kamaras chickens.   The treatment tested was feeding male kamaras chickens with broiler commercial rations substituted by tofu waste meal + egg shell meal + feed supplement as much as 0% (P1), 5%+1%+1% (P2), 10%+2%+1% (P3), and 15%+3%+1% (P4), respectively.   Parameters measured were final body weight (FBW),  total feed consumption (TFC), and Income Over Feed Cost (IOFC) as well as total income. The results of study showed that although statistically no significant effects were detected (P0.05),   using tofu waste meal up to 15% + egg shell meal 3% + feed supplement 1% as a partial substitution of broiler commercial rations tended to increase final body weight and total feed consumption of male kamaras chickens.  Administration of  these meal mixes was  profitable, reduced cost and increased Income over Feed Cost (IOFC),  and total income in raising of  male kamaras chickens
Penampilan Produksi Telur Ayam ALPU yang Diberi Bahan Pakan Fermentasi Berbasis Indigofera (Indigofera sp) Maghfira Daini; Zufan Zulfan; M. Aman Yaman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5297

Abstract

Abstrak.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penampilan produksi telur Ayam Lokal Petelur Unggul (ALPU) yang diberi bahan pakan fermentasi  yang tersusun dari indigofera (Indigofera sp),  dedak padi, dedak jagung, dan bungkil kedelai sebagai substitusi sebagian ransum komersil.  Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP), Univeritas Syiah Kuala tanggal 16 Februari‒30 Mei 2017.  Penelitian ini menggunakan 48 ekor ALPU.  Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Ransum perlakuan adalah ransum komersil yang disubstitusi dengan bahan pakan fermentasi berbasis 15% indigofera sebanyak  0, 5, 10, dan 15%.   Berdasarkan hasil penelitian  disimpulkan bahwa bahan pakan fermentasi berbasis indigofera dapat digunakan sampai 15%  tanpa berpengaruh nyata (P0,05) terhadap produksi   dan massa telur ayam ALPU. Performances of Egg Production of  ALPU Chickens  Fed Fermented Feed Based on Indigofera spAbstract.   The objective of this study was to determine effect of inclusion of fermentation feed constituted of 15%  Indigofera sp + 40% rice bran+ 25% corn bran + 20% soybean meal as partial substitution of commercial diet  on egg production of selected native chickens.   As many as 48 selected native pullets were used in this study.  The study was performed in to completely randomized design, consisted of  4 treatments and 4 replications.  Replication was an experimental unit consisted of 3 birds.   The results of study indicated that including of 15% fermentation feed based on 15% Indigofera sp could be used up to 15% to  substitute commercial diet without adverse effect on egg production of selected native chickens.  It was supposed that using fermentation feed based on 15% Indigofera sp had no adverse effect on egg production and egg mass. 
Efect of Suplementation of Extracted Jaloh Leaf (Salix tetrasperma Roxb) in Drinking Water to the Weights and Percentages of Broiler Chicken Carcasses Iflijar Iflijar; Zulfan Zulfan; Cut Aida Fitri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 3 (2017): Agustus 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/jimfp.v2i3.3778

Abstract

Pengaruh Suplementasi Ekstrak Daun Jaloh di dalam Air Minum terhadap  Berat dan Persentase Karkas Ayam Broiler Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak jaloh (Salix tetrasperma Roxb) dalam minum terhadap berat dan persentase karkas ayam broiler. Penelitian dilakukan di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP), Program Studi Perternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan 80 ekor anak ayam broiler (DOC) strain Lohmann, produksi PT. Japfa, Medan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan subsampel,  terdiri dari 4 perlakuan, 4 kelompok,  dan 2 subsampel.  Tiap kelompok merupakan unit percobaan yang masing-masing terdiri dari lima ekor ayam.   Perlakuan yang  dicobakan adalah pemberian ekstrak daun jaloh melalui air minum dengan dosis 0, 500, 1000, dan 1.500 mg/l air.  Parameter yang diamati meliputi  bobot dan persentase karkas dan karkas,   giblet (hati,  rempela, jantung),   dan lemak abdomen ayam broiler. Data yang diperoleh dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA),   jika didapatkan hasil yang berbeda nyata  maka dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan (Steel dan Torrie, 1993).  Hasil penelitian memperlihatkan bahwa meskipun secara statistik tidak  nyata (P0,05),  pemberian ekstrak daun jaloh melalui air minum cenderung meningkatkan persentase karkas ayam broiler dengan level pemberian terbaik 1000 mg/l.  Pemberian ekstrak daun jaloh sampai level 1500 ml/l  dalam air minum tidak mempengaruhi secara nyata organ-organ giblet (hati, rempela, dan jantung) dan lemak abdomen ayam broiler. Efect  of  Suplementation of  Extracted Jaloh Leaf  (Salix tetrasperma Roxb) in Drinking Water to the Weights and Percentages of Broiler Chicken Carcasses Abstract. The aim of present study was to determine effect of adding of jaloh (Salix tetrasperma Roxb) leave extraction in drinking water to the weights and percentages of  broiler chicken carcasses.   The study was conducted in Field Laboratory,  Livestock Department,  Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University.  As many as 80 chicks, strain Lohmann, produced by PT. Japfa, Medan were used in this study.  The study was performed into randomized block design with subsamples, consisted of  4 treatments,   4 blocks, and 2 subsamples.   Each block was an experimental unit consisted of  5 chicks.  The treatments were adding  of  jaloh  leave extraction in drinking water with the level of  0,  500, 1000, and 1500 mg/l.   Parameters observed were  the weights and percentages of  whole carcass and retail cuts-up,  giblets, and abdominal fat of  broilers.    Results of study showed that adding of  jaloh  leave extraction in drinking tended to increase weights of  whole carcasses and retail cuts-up of  broilers with the best level was 1000 mg/l,   however statistically no  significant diferences were detected (P0.05).   There was no  indication  adding  of  jaloh  leave extraction in drinking water caused adverse effect of  giblets nor abdominal fat of  broiler chickens.Keywords: broiler,  carcass, giblets, abdominal fat, jaloh 
Analisis Ekonomi Pemeliharaan Ayam Broiler dengan Pemberian Tepung Kulit Pisang Kepok Fermentasi + Feed Supplement Muhammad Syairazi; Cut Aida Fitri; Zulfan Zulfan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 1, No 1 (2016): November 2016
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (389.912 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v1i1.1283

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh substitusi sebagian ransum komersil periode finisher dengan tepung kulit pisang fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement  terhadap efisiensi ekonomis pemeliharaan  ayam broiler.  Penelitian dilakukan  di Laboratorium Lapangan Peternakan (LLP),  Program Studi Perternakan,  Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala,  tanggal 1 April‒5 Mei 2016.  Penelitian menggunakan 100 ekor anak ayam broiler (DOC) strain lohmann.  Perlakuan yang  dicobakan adalah pemberian tepung kulit pisang kepok fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement, sebanyak 0% (P1), 2,5%+1,5%+1% (P2), 5%+3%+1% (P3). 7,5%+4,5%+1% (P4), dan 10%+6%+1% (P5)   Parameter yang diamati meliputi aspek teknis (berat badan akhir dan  total konsumsi ransum) dan aspek ekonomis (penerimaan,  biaya, Income over Feed Cost, dan total income).   Hasil penelitian memperlihatkan bahwa substitusi ransum komersil dengan sebanyak-banyaknya 10% tepung kulit pisang kepok fermentasi + 6% bungkil kelapa + 1% feed supplement selama periode finisher tidak berpengaruh nyata (P0.05) terhadap berat badan akhir dan total konsumsi ransum ayam broiler.   Substitusi ransum komersil dengan tepung kulit pisang kepok fermentasi + bungkil kelapa + feed supplement  selama periode finisher menurunkan biaya ransum dan menaikkan IOFC dan total income.   Ransum komersil paling layak dan menguntungkan jika disubstitusi dengan 7,5% tepung kulit pisang kepok fermentasi + 4,5% bungkil kelapa + 1%  feed supplement  selama periode finisher.     Economic Analysis of Administration of Fermented Banana Peel and Feed Supplement  as Partial Substitution of Commercial Broiler DietAbstract:  The aim of present study was to analysis the efficiency of partial substitution of commercial broiler diet with fermented banana peel + coconut meal + feed supplement during finisher period.  The study was conducted in Field Laboratory of Animal Husbandy Department,  Faculty of Agriculture, Syiah Kuala University,  April 1 until Mei 5, 2016.   As many as 100 chicks,  strain lohmann.   The treatment was the provision of  fermented banana peel  + coconut meal +  feed supplement, with the level of  0% (P1), 2,5%+1,5%+1% (P2), 5%+3%+1% (P3). 7,5%+4,5%+1% (P4), and 10%+6%+1% (P5), respectively.   The parameters observed involved both production technical aspects (final body weight and total  feed consumption) and economic aspects  (revenue, cost, Income over Feed Cost, and total income) of raising broilers fed the commercial diets substituted partially by fermented banana peel + coconut meal + feed supplement.   The results of study showed that administration of  fermented banana peel up to 10% + coconut meal  6% + feed supplement 1%  as partial substitution of  commercial broiler finisher diet during finisher periode was not significant effect (P0.05) on  final body weight and feed consumption.   Substituting commercial diet with fermented banana peel up to 10% + coconut meal 6% + feed supplement 1%  reduced cost and increased IOFC as well as total income.  It was suggested that the best level of substitution of  finisher commercial  diet was 7,5% fermented banana peel + 4,5% coconut meal + 1% feed supplement
Effect of Feeding Quails with Mixture Feeds Composed of Crab Waste Meal, Leubim Fish Waste Meal, and Broken Rice Grains as Partly Substitution of Commercial Diet on Egg Quality Zulfan Zulfan; Herawati Latif; Cut Aida Fitri; Evi Aswita
ANIMAL PRODUCTION Vol. 22 No. 2 (2020)
Publisher : Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University in associate with the Animal Scientist Society of Indonesia (ISPI) and the Indonesian Association of Nutrition and Feed Science (AINI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jap.2020.22.2.50

Abstract

In rearing quails, many attempts have been done to reduce feed cost among other things by replacing partly commercial diet with numerous alternative feed sources such as crab waste meal (CWM), leubim fish (Canthidermis maculata) waste meal (LFWM), and broken rice grains (BRG). The purpose of this study was to determine the effect of using a mixture feeds composed of CWM + LFWM + BRG as a substitute for commercial laying chicken diets on the quality of quail eggs. This research was conducted at the Field Laboratory of Animal Husbandry and the Laboratory of Poultry Production Science, Syiah Kuala University. This study used 80 female quails (Coturnix-coturnix japonica) females aged 4 weeks. The treatment was feeding quails with the commercial diet of laying hen (324-1M) of which 0, 10, 20, and 30% of the diets was substituted by the mixture feeds composed of CWM + LFWM + BRG. The study was performed into block randomized design (BRD) consisting of 4 treatments and 4 replicate blocks. The blocks were established based on the different initial body weights of 4-week ages of female quails. Each treatment was an experimental unit consisting of 5 female quails each. The measured parameters were Yolk Index (YI), yolk color, Albumen Index (AI), eggshell thickness, and egg weight. The results of the study indicated that using up to 30% mixture feeds composed of 7,5% CWM + 9,1% LFWM + 13,4% BRG as a substitute for commercial laying chicken diets most significantly increased yolk index and yolk color of quail eggs. However, the albumen index, eggshell thickness, and egg weight were not significantly affected.
Co-Authors Aflesia Hagata Agasi, Satri Yusasra Al-kautsar Al-kautsar Allaily Allaily Allaily Allaily Allaily Allaily Allaily Allaily Andi Ananda Andi Saputra Ario Syah Putra Arismawan Arismawan Arismawan Arismawan Asmaul Husna Asmaul Husna Aswita, Evi Cut Aida Fitri Cut Aida Fitri Cut Aida Fitri Cut Aida Fitri Cut Aida Fitri Cut Aida Fitri Cut Aida Fitri Dasrul Dasrul Dasrul Dasrul Enten Juni Marlina Evi Aswita Evi Aswita Fitrah Khairi Galih Ajie Pangestu Herawati Latif Herawati Latif Herawati Latif Herawati Latif Herawati Latif Herawati Latif Herawati Latif Herawati Latif Humaira Asra Iflijar Iflijar Ilham Ilham Indri Saputri Iza Zulfiza Jaunda Fitra Khairul Murdani Lilyanda Fadilla Lukman Hakim M. A. Yaman M. Aman Yaman M. Aman Yaman M. Aman Yaman M. Aman Yaman M. Daud M.Aman Yaman Maghfira Daini Mudatsir Mudatsir Muhammad - Daud Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Aman Yaman Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Daud Muhammad Haris Munandar Muhammad Khomarun Zaman Muhammad Syairazi Murniati Murniati Nadia Nadia Nikita Anggraini Nur Ismira Nyakdin Nurganti Siapudan Rhaudatul Shaleha Rismanda Sari Rizki, Agam Siti Zharfa Rasyiqah Sri Jeksi Sri Wahyuni Sugito Sugito Sulaiman Ibrahim Syafriadi Syafriadi T. Fadrial Karmil Taufik Nazarullah Tri Hardianti P Unchu Maiwanda Vira Anatasha Wenny Ultaria Munthe Yadi Jufri Yeyen Safitri Yunasri Usman Zahrul Fuadi Zulfikar Zulfikar Zulfikar Zulfikar Zulfikar Zulfikar zulfikar zulfikar Zulfikar Zulfikar Zulfikar Zulfikar