Claim Missing Document
Check
Articles

PERANCANGAN INTERIOR SEKOLAH KHUSUS ANAK SLOW LEARNER DI KOTA BEKASI DENGAN PENDEKATAN PERILAKU Manayra, Shaffa Alithia; Akhmadi, Akhmadi; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak slow learner merujuk pada anak-anak yang memiliki tingkat kognitif dibawah rata-rata. Karena keterbatasan potensi ini, proses pembelajaran bagi anak-anakslow learner memerlukan waktu yang lebih lama untuk memahami materi yang diajarkan.Hal ini bisa menyebabkan kesulitan dalam mengejar tuntutan akademis yang diberikan.Faktor penting yang turut menjadi permasalahahan adalah di Indonesia tidak ada sekolahyang khusus ditujukan untuk anak-anak slow learner, serta kurangnya pendekatanpembelajaran dan penanganan yang sesuai. Permasalahan yang dikaji berupa,penempatan dan pemilihan furnitur di sekolah tidak sesuai dengan standar untuk anakberkebutuhan khusus, yang dapat berdampak pada aspek keamanan dan kenyamanananak dan fasilitas ruang yang ada saat ini belum mampu memberikan lingkungan yangmerangsang produktivitas anak dalam meningkatkan kinerja mereka. PerancanganTalentscape School ini diharapkan dapat menjadi sekolah khusus anak slow learner yangdapat memberikan kesempatan bagi mereka yang selama ini merasa tidak memilikitempat belajar yang sesuai. Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan suasana yangtepat dengan karakteristik pengguna fasilitas pembelajaran dengan menggunakanpendekatan perilaku. Hal ini akan mendorong anak-anak untuk meningkatkanproduktivitas dan potensi mereka.Kata Kunci : Sekolah Khusus, Slow learner, Perilaku, Produktivitas
IMPLEMENTASI PENDEKATAN ERGONOMI KERJA TERHADAP PERANCANGAN ULANG INTERIOR KANTOR CABANG MARKETING DAN OPERASIONAL PT DAHANA DI JAKARTA SELATAN Febrina, Naura Wafa; Hanum, Imtihan; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor memiliki banyak jenis dengan salah satunya adalah kantor marketing dan operasional. Perusahaan PT Dahana ini merupakan kantor BUMN yang bergerak di layanan bahan peledak untuk sektor tambang umum, minyak gas, dan kuari konstruksi yang memiliki kantor cabang berfungsi sebagai pemasaran dan sistem operasional dari produk dan jasa yang ditawarkan untuk konsumen dan kliennya. Pekerjaan kantor tersebut dilakukan secara berulang dan dapat menyebabkan permasalahan-permasalahan yang berpengaruh terhadap produktivitas dalam bekerja dan dapat berimbas juga terhadap kesehatan karyawan perusahaannya. Dari fenomena tersebut, dilakukan penelitian dan membuat perancangan ulang agar terjawab permasalahan tersebut dari aspek interior dengan pendekatan ergonomi kerja dan dihubungkan dengan bentuk tema perancangan yaitu <Connectivity ofEnvironment=. Hasil penting dari penerapan pendekatan dan tema konsep yang digunakan yaitu berupa penambahan area atau ekspansi lantai. Hal tersebut dapat dijadikan sebagai referensi perancangan interior kantor yang memerhatikan terhadap kebutuhan aspek ergonomis, meningkatkan produktivitas dan efektivitas kerja, dan dapat meningkatkan keuntungan bagi perusahaan.Kata Kunci: Perancangan ulang, interior, kantor BUMN, ergonomi kerja, ekspansi area
PERANCANGAN ULANG PERPUSTAKAAN SOEMAN HS PEKANBARU DENGAN PENDEKATAN LOKALITAS Bazukarno, Kristal Puan; Hanum, Imtihan; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perpustakaan Soeman HS merupakan salah satu perpustakaan sekaligus penyimpanan arsip nasional yang berstatus perpustakaan provinsi. Perpustakaan ini berkedudukan di ibu kota Provinsi Riau yaitu Pekanbaru. Sebagai sebuah perpustakaan provinsi yang telah ditetapkan sebagai pusat buku sejarah kebudayaan melayu dan Center Of Excellent Pusat Budaya Melayu Se-Sumatera. Perpustakaan ini dikenal unik akan konsep arsitektur kebudayaan melayu Riau. Akan tetapi penerapan konsep arsitektur melayu ini tidak tercermin pada interiornya. Hal ini menyebabkan tidak ada kesinambungan antara konsep arsitektur bangunan terhadap desain interior pada Perpustakaan Soeman HS. Selain itu Perpustakaan Soeman HS belum memenuhi misi dan standarisasi akan fungsi perpustakaan provinsi. Dalam mengatasi hal tersebut perlu diadakan perancangan ulang pada Perpustakaan Soeman HS dengan menerapkan pendekatan lokalitas. Perancangan ulang ini bertujuan untuk menemukan solusi dari permasalahan perpustakaan terkait zoning, standarisasi, pemenuhan misi perpustakaan provinsi serta permasalahan desain yang tidak sesuai dengan ketetapan atau standar. Pendekatan lokalitas yang diambil ialah lokalitas kebudayaan melayu yang diturunkan menjadi tema dengan nama cultural of melayu riau yang nantinya tema ini akan di kerucutkan kembali menggunakan konsep dari rumah adat budaya melayu. Diharapkan dari Perancangan Ulang Perpustakaan Soeman HS yang menggunakan pendekatan lokalitas ini dapat mewadahi aktivitas pemustaka menjadi lebih optimal.Kata kunci: Perancangan Ulang, Perpustakaann Provinsi Soeman HS Pekanbaru, Lokalitas
PERANCANGAN ULANG INTERIOR SARI ATER HOT SPRING PENDEKATAN VERNAKULAR Fahbarani, Oksya; Hapsoro, Nur Arief; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 3 (2024): Juni 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Subang Selatan yang terletak di wilayah perbatasan Kota Bandung dan Subangmenjadikan Subang Selatan masuk pada des琀椀nasi wisata Kota Bandung yang seringdikunjungi wisatawan lokal hingga wisatawan asing yang bertujuan untuk kegiatan bisnisataupun berlibur. Salah satu fasilitas pendukung seper琀椀 hotel dapat mengan琀椀sipasikebutuhan wisatawan. Akan tetapi belum adanya hotel resort yang menerapkan konsepkebudayaan lokal, serta penggunaan material yang dirasa belum cukup sesuai denganiklim sekitar. Adanya akomodasi penginapan berupa Hotel resort menjadi salah satu faktorpen琀椀ng dalam mendukung pariwisata. Maka dari itu, Perancangan ulang Sari Ater HotSpring hotel membutuhkan pengembangan dalam segi vernakular sunda seni budayatradisi masyarakat perkampungan adat yang ada di Subang Selatan kedalam aspek interiorsebagai daya tarik dan nilai tambah. Sehingga di harapkan akan memperkuat iden琀椀tas dariSari Ater Hot Spring hotel, juga dalam aspek penyesuaian interior bangunan yang berlokasidi dataran 琀椀nggi. Pengusungan tema 8Revitalisasi Kearifan lokal9 yang merupakanmenghidupkan kembali bentuk nilai budaya. Kata Kunci : Subang Selatan, Hotel Resort, kebudayaan
Sumbangsih Juhani Pallasmaa dalam Teori Arsitektur Sabatini, Stefani Natalia; Kurniati, Feni; Haristianti, Vika; Sudrajat, Iwan
RUAS Vol. 15 No. 2 (2017)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2017.015.02.6

Abstract

Given the condition that there is very limited discussion about Juhani Pallasmaa ideas, this study aims to discover substantial overview of Pallasmaa selected writings. This study was conducted by extracting five key writings of Pallasmaa and then complemented it by others’ writings, which also focus on Pallasmaa’s notions. The findings show that Pallasmaa ideas can be devided into several topics which are multisensoric architecture, technology and computation, cultural and historical based considerations, contextualization, and imagination in architectural design.
Transformasi Spasial Hunian Pada Eks-Backpacker Enclaves Studi Kasus: Jalan Jaksa, Jakarta Pusat Haristianti, Vika; Pratiwi, Wiwik Dwi
RUAS Vol. 18 No. 1 (2020)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2020.018.01.5

Abstract

This study aims to discover the extent of spatial transformation in residential areas on Jalan Jaksa, known as the ex-backpacker enclaves due to the concept of supply and demand. Spatial function, building facades, and corridors in residentials are the assessed variables. This study uses a qualitative method. Data collection is done by field observations, interviews, and literature review. The sampling method is using a non-random type or probability sample. The results of the analysis showed that from 26 samples there were 12 building/ residential samples (46.1%) that underwent installation, meaning that the building characteristics were adaptive, five buildings/ residential samples (19.2%) had insertion, meaning that the building was considered to be quite adaptive, and nine buildings/ residential samples (34 %) experiencing intervention, which means the building is not adaptive. In addition, the most changing category is the transformation in housing into multi-story buildings, lodging, and mixed-use buildings.
Transformasi Spasial Fisik dan Teritorial Pada Bangunan Cagar Budaya. Studi Kasus: Museum Gedung Sate, Bandung Haristianti, Vika; Andrianawati, Aida; Resmadi, Idhar
RUAS Vol. 20 No. 2 (2022)
Publisher : Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.ruas.2022.020.02.3

Abstract

This study aims to discuss the extent to which the spatial transformation due to the renovation of cultural heritage buildings can affect the physical building and the user's territory, as well as its influence on the concept of architecture as the language of development. This study uses a qualitative method. Data was collected by field observations, interviews, and literature review. The sampling was carried out using a non-random or purposive type of sample. The results of the analysis show that there has been a physical and territorial transformation in Gedung Sate, Bandung as an effect of the construction of the Gedung Sate Museum. The control role of stakeholders also greatly influences the extent to which this transformation takes place. Not only interior elements, space layouts, as well as facade elements, and user territories have changed. Furthermore, the existing transformation more or less also affects development in the Gedung Sate area, and for the city of Bandung in general. Where the role of Gedung Sate's architecture is now becoming broader and more abstract. Not only becomes an artifact, but also becomes something more economic and commercial (commodification).
PERANCANGAN BARU RUMAH SAKIT SWASTA TIPE C DI KOTA BANJARMASIN DENGAN PENDEKATAN HEALING ENVIRONMENT Celia, Melissa; Haristianti, Vika; Liritantri, Widyanesti
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk di Kota Banjarmasin yang semakin tinggi menyebabkankebutuhan akan fasilitas kesehatan meningkat. Namun, jumlah rumah sakit swasta Tipe Cpada kota ini masih terbatas, sehingga dibutuhkan upaya penyediaan fasilitas baru yangmemenuhi standar teknis dan mampu mendukung proses penyembuhan pasien.Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan interior Rumah Sakit Swasta Tipe C di KotaBanjarmasin dengan pendekatan healing environment. Metode penelitian meliputi studiliteratur, observasi lapangan, wawancara dengan tenaga medis, serta studi banding kebeberapa rumah sakit referensi. Perancangan dilakukan dengan menerapkan elemenelemen penyembuhan seperti tata letak yang eįsien, pencahayaan alami, warna yangmenenangkan dan penggunaan elemen alami. Hasil perancangan menunjukkan bahwapendekatan healing environment mampu menciptakan ruang yang lebih nyaman secarapsikologis dan fungsional, serta berpotensi mempercepat proses penyembuhan pasien.Perancangan ini diharapkan menjadi referensi dalam pembangunan rumah sakit tipe Cyang tidak hanya eįsien secara operasional, tetapi juga memperhatikan aspek psikologispasien.Kata Kunci: Perancangan baru, rumah sakit tipe C, healing environment
PERANCANGAN BARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH TIPE D BEDAS TEGALLUAR DENGAN PENDEKATAN BIOFILIK Zahra, Fadhila Amajida; Rusyda, Hana Faza Surya; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Bandung merupakan salah satu daerah di Jawa Barat dengan jumlahpenduduk sebanyak 3,7 juta jiwa. Wilayah ini memiliki 15 rumah sakit untuk melayani kebutuhankesehatan masyarakat, namun jumlah tempat tidur rumah sakit yang tersedia masih sekitar2.000 unit berdasarkan data dinas Kesehatan bandung,2022. Hal ini di bawah standar WHO yangmerekomendasikan minimal 1 per 1.000 penduduk dan berdasarkan data dari BPS Lokasi Rumahsakit yang ada di Kabupaten bandung belum tersebar secara merata sehingga membutuhkanrumah sakit yang berkualitas di daerah yang belum tersedia layanan Kesehatan. Permasalahanyang di dapat dari layout perancangan dan studi banding, yaitu : Layout Rumah sakit ini memilikialur aktivitas yang belum sesuai standar yang telah ditetapkan, tidak semua ruang inap memilikibukaan ventilasi ke arah luar, hal ini belum memenuhi standar yang telah ditetapkan Permenkesno 40 tahun 2022. Permasalahan tersebut membuat aktivitas pengguna tidak efisien dan kurangnyaman. Penelitian ini ditujukan untuk memberikan solusi bagi permasalahan di Rumah sakitmelaui perancangan interior dengan menggunakan pendekatan Biofilik sehingga dapatmembantu menyediakan fasilitas ruangan yang nyaman dan menenangkan bagi pengguna.Metode yang digunakan pada penelitian ini merupakan metode kualitatif. Solusi tersebutdiharapkan dapat efektif dalam membantu kenyamanan dan ketenangan pengguna.Kata kunci: Rumah sakit,Desain Biofilik, Kabupaten Bandung.
PERANCANGAN ULANG INTERIOR PONDOK PESANTREN SABILUNNAJAH BANDUNG (PUTRA) DENGAN PENDEKATAN AKTIVITAS Susilo, Muhammad Rifqy Adi; Trihanondo, Donny; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era globalisasi memberikan tantangan besar terhadap duniapendidikan, termasuk dalam aspek moral dan perilaku generasi muda. Pondokpesantren hadir sebagai solusi untuk membentuk karakter santri yang berilmu,berakhlak, dan memiliki landasan nilai-nilai Islam yang kuat. Namun, meningkatnyajumlah santri dari tahun ke tahun menimbulkan berbagai permasalahan, terutamaterkait kenyamanan ruang, dan penyesuaian fasilitas mengingat aktivitas yangdilakukan berbeda dengan sekolah pada umumnya. Perancangan ini bertujuan untukmerancang ulang interior Pondok Pesantren Sabilunnajah Bandung denganpendekatan aktivitas, yang berfokus pada peningkatan kualitas lingkungan fisik danfasilitas sesuai dengan kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas dankenyamanan penghuni pondok pesantren. Pendekatan ini diharapkan mampumenciptakan ruang yang aman, nyaman, serta mendukung aktivitas belajar dankehidupan sehari-hari penghuni pondok pesantren, terutama santri. Metode yangdigunakan mencakup observasi langsung, wawancara, serta kajian literatur, untukmenganalisis kebutuhan ruang dan aktivitas pengguna. Hasil perancangandiharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas yang tersedia, sehingga padaakhirnya dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan kenyamanan di lingkunganpesantren. Kata kunci: Pondok pesantren, Desain interior, Aktivitas, Fungsional, Fasilitas