Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search
Journal : Jurnal EnviScience (Environment Science)

Penggunaan Stimulus Response Theory dalam Sosialisasi Budaya Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Perusahaan Rizky Rahadian Wicaksono; Gading Wilda Aniriani; Mimatun Nasihah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.574 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.65

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efektifitas  penggunaan  stimulus  response  theory  untuk  meningkatkan  budaya  kesehatan  dan  keselamatan  kerja.  Stimulus  response  theory  adalah  proses  belajar  merupakan suatu tanggapan dari seseorang terhadap suatu rangsangan yang dihadapinya. Rangsangan tersebut  diulang-ulang sampai mendapatkan tanggapan yang sama dan benar secara terus-menerus. Akhirnya akan muncul  suatu kebiasaan dan perilaku tertentu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan  desain one group pre-test/posttest dan alat pengumpul data berupa observasi. Ada 3elemen utama teori ini yaitu:  1.Pesan (Stimulus), 2.Penerima/komunikan/receiver, 3.Efek (respon) Dari  hasil penelitian didapatkan bahwa  adanya  reaksi  akibat  dari  adanya  stimulus  Mulai  dari  memilih,menafsirkan  bahkan  sampai  dalam  hal  mengingatnya.  Respon  dalam  hal  ini  dapat  diasumsikan  merupakan  perubahan  sikap  yang  terjadi  pada  komunikan    berdasarkan    stimulus atau rangsangan yang diterimanya. Proses perubahan sikap ini dapat terjadi  atau dapat berubah  hanya  jika stimulus  yang diberikan benar-benar baik.Hasil penelitian  ini Sosialisasi  secara  terus-menerus paling tidak mempunyai dua keuntungan yaitu: (a) mencegah kemungkinan orang lupa, yaitu suatu  kecenderungan melemahnya tanggapan yang ditimbulkan kombinasi petunjuk (learned response), karena tidak  digunakan; (b) memperkuat tanggapan, karena setelah menerima respon menjadi lebih peka terhadap manfaat dari  Kesehatan dan keselamatan kerja.
Development of Learning Media "Environmental Pollution" with Methods Guided Discovery at the Environmental Health Study Program UNISLA Mimatun Nasihah; Rizky Rahadian Wicaksono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (518.607 KB) | DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.44

Abstract

So far, in the Environmental Health Study Program of Lamongan Islamic University, the existence of learning device is not complete yet, especially in Environmental Pollution learning. On that basis of do this research is aimed at developing learning tools that are oriented in the model of learning  device  development  according  to  Kemp  and  improve  student  learning  outcomes  with guided discovery method. Subject of research 10 students of Environmental Health Studies Program of Lamongan Islamic University, with one group pretest-posttest design. Validation results indicate that learning tools are feasible to use, learning management can be well implemented, developed instruments  have  reliability  more  than  75%.  The  result  of  data  analysis  shows  that  the  lecturer's most  prominent  activity  is  to  guide  the  students  in  carrying  out  the  discovery  activities.  Student response to learning method of guided discovery good and interested (95%), learning result at pre test of 20 and posttest equal to 92. It was concluded that the learning tools developed were feasible to  be  used  with  guided  discovery  learning  methods  in  environmental  pollution  causes  and  able improved student learning outcomes
Kualitas Penerapan Higiene Sanitasi (Studi Kasus: Kantin Universitas "X" Lamongan) Moch Syamsudin Hasan; Rizky Rahadian Wicaksono; Marsha Savira Agatha Putri
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 4, No 2 (2020): Environmental measurement to asure the global health quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/4ijev.v4iss2.222

Abstract

Kurangnya penerapan higiene sanitasi pada penjual di kantin Universitas “X” Lamongan maka perlu dilakukan observasi pada kantin Universitas “X” Lamongan. Sehingga dapat mempengaruhi faktor yang mempengaruhi penerapan higiene sanitasi di kampus Universitas “X” Lamongan. penelitian ini bersifat penelitian deskriptif kuantitatif. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Data yang digunakan adalah data primer yang didapat melalui kuesioner dan observasi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari hingga Juni 2020 di 7 kantin Universitas “X” Lamongan. Pada penelitian ini karakteristik responden seperti umur, jenis kelamin dan tingkat pendidikan tidak mempengaruhi penerapan higiene sanitasi di kantin Universitas “X” Lamongan. Berbeda dengan tingkat pengetahuan dan kondisi lingkungan kantin Universitas “X” Lamongan yang dapat mempengaruhi penerapan higiene sanitasi di kantin Universitas “X” Lamongan. Pengembangan penelitian selanjutnya di tambahkan uji makanan dan minuman yang dijual di kantin Universitas “X” Lamongan sehingga dapat mengetahui makanan dan minuman terkontaminasi atau tidak. Kata Kunci: Higiene Sanitasi, Kualitas Higiene Sanitasi, Faktor Penjamah Makanan
Faktor yang Berhubungan dengan Kadar COHb pada Petugas Parkir Plaza X Surabaya Rizky Rahadian Wicaksono
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 1, No 1 (2017): Increasing Environment Health Quality as our First Step to Fight Climate Change
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.961 KB) | DOI: 10.30736/1ijev.v1iss1.64

Abstract

Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh  faktor risiko meliputi  usia, jenis kelamin,  masa kerja,  posisi tubuh  saat bekerja,  kebiasaan  merokok, golongan darah,  status gizi,  tingkat  Hb, untuk  COHb  tingkat darah  pada  petugas  parkir  di  X  Plaza  Surabaya.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  observasional  analitik  yang dilakukan  cross sectional.  Penelitian ini  dilakukan pada  April-Juni  2013.  Data dikumpulkan  pada  minggu ke-2  Mei 2013.  Jumlah  sampel  dalam  penelitian  ini  menggunakan  30  orang  yang  bekerja  sebagai  petugas  parkir  X  Plaza Surabaya dari  45  orang.  Metode  pengambilan sampel  menggunakan  simple random sampling  dan  mengidentifikasi darah COHb tingkat penggunaan wawancara langsung tentang umur, kehidupan, posisi tubuh bekerja sambil bekerja,  kebiasaan merokok  dan jenis  darah.  Dalam penelitian ini, pengukuran  monoksida  konsentrasi udara karbon  di  parkir plaza  x  dilakukan pada  tiga titik  sekitar  area kerja  petugas.  Data  dianalisis  untuk korelasi  COHb  dengan usia,  masa kerja, Hb, digunakan  korelasi person  karena distribusi data adalah normal. Korelasi  antara gender, kebiasaan merokok dan posisi tubuh  saat bekerja  dengan tingkat  COHb  darah yang digunakan  sampel T  dianalisis.  Korelasi  antara jenis darah  dan  kadar  COHb  darah  dianalisis  menggunakan  analisis  varians/ANOVA  karena  mereka  memiliki  4  jenis.  Status gizi  dianalisis menggunakan Spearman  korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar  karbon monoksida tertinggi   ditemukan di  sepeda motor  yang  16,1  ppm.  Standar mutu  udara ambien  berdasarkan PP  Nomor 41 tahun  1999  adalah 10 ppm, jika kita  dibandingkan dengan hasil  kami menyimpulkan bahwa  tingkat CO  di  parkir motor  telah  melampaui ambang batas.  Berdasarkan hasil penelitian  ini ,  disarankan untuk  menyediakan lebih  pembuangan lokal  atau sistem pendingin  udara  di sekitar  tempat  kerja  petugas  parkir  untuk mengurangi kadar CO  yang  dihasilkan oleh  kendaraan.  Juga, kami menyarankan    kepada manajemen  penanganan  petugas  parkir  untuk memberikan  vitamin C dan vitamin  E sebagai  antioksidan  yang mengurangi  racun  dalam  tubuh mereka  dan me
Nilai COVID-19 Relative Risk Reduction (RRR) dalam Kamar Asrama PT XX Totok Sriyanto; Rizky Rahadian Wicaksono; Marsha Savira Agatha Putri
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/7ijev.v7iss1.424

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar nilai air changes per hour (ACH) pada system ventilasi asrama karyawan PT. XX dan menganalisis nilai air changes per hour (ACH) terhadap Covid-19 Relative Risk Reduction (RRR) di asrama karyawan PT. XX berdasarkan “AIHA Reducing the relative risk of Covid-19 using Engineering Control, 2020.Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, temuan selama penelitian didapatkan melalui pengukuran dan penghitungan. Proses dalam pendekatan kuantitatif ini sebagai objek adalah kamar asrama karyawan PT XX. Desain penelitian yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kuantitatif karena penelitian ini mendeskrepsikan secara sistematis dan faktual terkait kondisi sitem ventilasi di kamar karyawan PT XX. Dari 310 kamar yang ada di blok A dan B, terdapat 94 kamar yang memilki nilai ACH nol, sisanya sebanyak 216 kamar terdapat nilai ACH mulai dari 0,0094 sampai 23,3168. Setelah dilakukan perbandingan dengan nilai ACH rekomendasi yaitu sebesar 4.5 maka hasil analisis menunjukan bahwa di blok A terdapat 55 ruangan kurang dari nilai yang direkomendasikan dan 89 kamar telah memenuhi nilai ACH yang direkomendasikan. Untuk Blok B, 109 ruangan kurang memenuhi rekomendasi dan 57 ruangan telah memenuhi rekomendasi nilai ACH-nyaHasil penelitian ini mengambarkan bahwa nilai nilai air changes per hour (ACH) setiap kamar terhadap Covid-19 Relative Risk Reduction (RRR) di asrama karyawan PT. XX dari 310 kamar sebanyak 191 kamar menunjukkan nilai RRR dibawah ambang batas Engineering Control sedangkan sebanyak 119 kamar telah memiliki nilai ACH diatas nilai batas, yaitu 64 memiliki nilai RRR 95%, 19 kamar memiliki nilai RRR 99% dan 36 memiliki nilai RRR 99.99%
Evaluasi Kuantitas Limbah Medis Sebelum Dan Selama Pandemi Covid-19 Sebagai Pengendalian Pencemaran Di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro Sukir Sukir; Rizky Rahadian Wicaksono; Gading Wilda Aniriani
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol 7, No 1 (2023): Reviewing Environmental Qualities that Enhance the Human Health Quality
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/7ijev.v7iss1.409

Abstract

AbstractBased on Presidential Decree Number 12 of 2020 concerning the Determination of Non-Natural Disasters in the spread of Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) as a National Disaster, of course there will be an increase in liquid waste from the use of personal protective equipment which can be a source of disease transmission so that if it is not managed properly will have a major impact on environmental sustainability in every country, including Indonesia. By understanding the increase in waste, control in hospitals is very necessary. The purpose of this study was to find out how the quantity of infectious medical waste at the Hospital 'Aisyiyah Bojonegoro before and during the Covid-19 pandemic. This study uses a non-experimental method with a descriptive evaluation design. Data collection techniques in this study using observation (observation), interviews, documentation or data collection The results showed that the quantity of infectious medical waste before the Covid-19 pandemic could be accumulated at 21,995 kg. Meanwhile, after the Covid-19 pandemic, 80,607 kg were accumulated. The conclusion that can be drawn is that there is an increase in the quantity of infectious medical waste by 72.71%.Keywords: Quantity, Infectious, Waste AbstrakBerdasarkan Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non Alam pada penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sebagai Bencana Nasional, tentu akan meningkatkanan limbah infeksius dari bekas penggunaan alat pelindung diri yang dapat menjadi sumber penularan penyakit sehingga apabila tidak dilakukan pengelolaan dengan baik akan berdampak besar bagi kelestarian lingkungan masyarakat di setiap negara termasuk Indonesia. Dengan memahami adanya dampak peningkatan limbah, pengendalian pencemaran di Rumah Sakit sangat diperlukan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kuantitas limbah medis yang bersifat infeksius di Rumah Sakit ‘Aisyiyah Bojonegoro sebelum dan selama pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode non eksperimen dengan rancangan deskriptif evaluasi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pengamatan (observasi), wawancara, dokumentasi atau pengambilan data. Hasil penelitian menunjukkan kuantitaslimbahmedis infeksius sebelum pandemi Covid-19 dapat diakumulasikan sebesar 21.995 kg. Sedangkan sesudah pandemi Covid-19 diakumulasikan sebesar 80.607 kg. Kesimpulan yang dapat diambil ialah adanya kenaikan jumlah kuantitas limbah medis infeksius sebesar 72,71 %.Kata kunci: Kuantitas; Infeksi; Limbah
Rancangan dan Tanggap Darurat terhadap Bahaya Kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya Wicaksono, Rizky Rahadian; Aniriani, Gading Wilda; Ningsih, Eka Sarofah
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 2 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.631 KB) | DOI: 10.30736/2ijev.v2iss1.47

Abstract

Rumah Sakit adalah salah satu tempat yang tidak terlepas dari bahaya kebakaran, untuk mengurangi dan mencegah  kerugian  materil  dan  korban  jiwa  maka  diperlukan  suatu  rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap bahaya  kebakaran.  Tujuan  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  memperoleh  informasi  gambaran  pelaksanaan rancangan  dan  tanggap  darurat  terhadap  bahaya  kebakaran  di  Rumah  Sakit  Bhakti  Dharma  Husada  Surabaya. Penelitian  ini  adalah  penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Metode  penelitian  dengan  wawancara mendalam, FGD, dan observasi. Sumber informasi dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang ditambah dengan dua orang informan ahli. Berdasarkan hasil penelitian, rancangan dan tanggap darurat terhadap bahaya kebakaran di Rumah Sakit Bhakti Dharma husada  masih  memerlukan banyak perbaikan. Belum dibentuknya regu khusus penanggulangan  kebakaran,  sarana  penanggulangan  kebakaran  yang  tersedia  hanya  APAR,  dan  jumlah  serta pemasangan  APAR  yang  ada  juga  tidak  sesuai  standar  yang  berlaku,  frekuensi  pelatihan  dan  simulasi penanggulangan  kebakaran  jarang  dilakukan.  Saran  penelitian  adalah  segera  dibentuk  regu  khusus penanggulangan  kebakaran.  dilakukan  juga  sosialisasi  mengenai  prosedur  penanggulangan  kebakaran  kepada seluruh  karyawan  dan  pengunjung  rumah  sakit.  Untuk  sarana  dan  prasarana  yang  ada,  terutama  APAR  perlu diperbaiki  dalam  pemasangan  agar  disesuaikan  dengan  peraturan  yang  ada.  Pelatihan  dan  simulasi penanggulangan kebakaran juga harus lebih sering dilakukan, terutama kepada karyawan baru
Treatment Biokoagulan Serbuk Biji Kelor (Moringa Oleifera) sebagai Penjernih Air Tanah Desa Tunggunjagir Lamongan Nurjannah, Farah Yesi; Syakbanah, Nur Lathifah; Wicaksono, Rizky Rahadian
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i2.282

Abstract

Air tanah merupakan sumber daya yang penting bagipemenuhan kebutuhan hidup setiap manusia. Meningkatnya air dipengaruhi oleh semakin berkembangnya kegiatan atau usaha yang memerlukan air. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek penggunaan biokoagulan serbuk biji kelor (moringa oleifera) untuk perbaikan kualitas air tanah di Desa Tunggunjagir Lamongan. Treatment serbuk biji kekor 0,5 mg menggunakan metode jar test dalam 500 ml air sampel yang diambil dari 4 titik sumur sendang. Kekeruhan memiliki rata rata penurunan nilai kekeruhan sebesar 38%, penurunan nilai TDS sebesar 4%, kenaikkan nilai pH sebesar 6%, dan kenaikan nilai nitrat sebesar 813%. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan serbuk biji kelor (moringa oleifera) mampu meningkatkan kualitas fisik air tanah,tetapi ada satu parameter yang melebihi standar baku mutu yakni nitrat sedangkan untuk range nilai parameter lainnya tidak melebihi standart baku mutu.Kata kunci : Biokoagulan, moringa oleifera, jar test, air tanah.
Analisis Kualitas Air Sungai Bengawan Solo Akibat Pembuangan Limbah Industri Tahu dan Tempe di Desa Laren Kecamatan Laren Kabupaten Lamongan Gusti, Alim Surya; Wicaksono, Rizky Rahadian; Sulistiono, Eko; Prasidya, Denaya Andrya; Hanif, Muhammad
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 5 No. 2 (2021): Implementing the Quality of Environmental Health as a 2030 Sustainable Developm
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v5i2.294

Abstract

Sumber air Sungai Bengawan Solo berguna bagi keperluan hygiene sanitasi, adanya indikasi pencemaran air sungai Bengawan Solo diakibatkan oleh limbah Industri tahu dan tempe di Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air Sungai Bengawan Solo akibat pembuangan limbah industri tahu dan tempe. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif menggunakan desain experimental semu sampel diambil 2 titik, sampel 1 air Sungai Bengawan Solo sebelum teraliri limbah Industri dan sampel 2 air Sungai Bengawan Solo sesudah teraliri limbah Industri. Hasil keseluruhan dari pengukuran sampel kualitas air sungai dan air limbah secara fisika, kimia, biologi di dapatkan 90% sampel air kondisi tercemar yang tidak memenuhi standar baku mutu, sedangkan parameter fisika yang meliputi bau dan rasa dari sampel air Sungai Bengawan Solo telah memenuhi standar baku mutu yang mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2017 dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014.
Evaluasi Penggunaan Desinfektan terhadap Angka Kuman Lantai di Ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit “X” Surabaya Hanif, Muhammad; Wicaksono, Rizky Rahadian; Sahri, Moch.; Prasidya, Denaya Andrya
Jurnal EnviScience (Environment Science) Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/jev.v6i2.437

Abstract

Rumah sakit selain sebagai tempat pelayanan kesehatan, dapat berperan sebagai tempat penularan penyakit, terutama penyakit yang disebabkan oleh infeksi nosokomial. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi keadaan yang sebenarnya tentang analisis kualitas udara fisik terhadap angka kuman lantai di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit “X” Surabaya agar dapat memberikan solusi yang tepat berupa perbaikan pada bidang sanitasi di Rumah Sakit “X” Surabaya. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian observasional deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah di 3 ruang IGD, dengan menggunakan metode purposive sampling agar mendapat sampel sesuai tujuan penelitian.  Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perilaku petugas cleaning service. Sedangkan variabel terikat dalam penelitian ini adalah angka kuman lantai. Sehingga analisis data penurunan angka kuman lantai menggunakan cara analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku petugas cleaning service masih belum memenuhi standar Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang kesehatan lingkungan rumah sakit. Kesimpulan bahwa angka kuman pada lantai di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) mengalami penurunan namun masih belum memenuhi persyaratan Permenkes RI No. 7 Tahun 2019 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit. Sehingga membutuhkan perbaikan pada perilaku petugas cleaning service di ruang IGD Rumah Sakit “X” Surabaya.  
Co-Authors Achmad Chusnun Ni'am Adiaksa, Baso Witman admin Agung Nur Cahyanta, Agung Nur Amanda Aulia MP Andrya Prasidya, Denaya Aniriani, Gading Wilda Auliya, Vena Nur Ayu, Friska Caska - Danang Eka Riantara Romadhon Denaya Andrya P Denaya Andrya P Denaya Andrya P Denaya Andrya Prasidya Denaya Andrya Prasidya, Denaya Andrya Eka Sarofah Eko Sulistiono Fachry Abda El Rahman Fahamsya, Arifina Faizzah, Nurul Faradis, Hani Feda Rifandhana, Raditya Finda Dwi F. Gading Wilda A Gading Wilda A Gusti, Alim Surya Hilal, Achmad Idris Idris Indradewa, Rhian Irfany Rupiwardani Jannah, Finda Dwi Faridatul Joegiantoro, Rudy Joula Timisela Khasanah, Nurul Dwi Krishna Wistara, Agantoro Lathifah, Nur Lonik, Lorensius Lusia Eka Putri M. Hanif M. Hanif M. Hanif M. Hanif Madiyaningsih, Tri Marsha Savira Marsha Savira A Marsha Savira Agatha P Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Marsha Savira Agatha Putri Misbahul Subhi Misnarliah Moch Syamsudin Hasan Moch. Sahri Mohammad Hanif Muhamad Risal Tawil Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muhammad Hanif Muslim, Muhammad Hanif Muliati, Oktaviani Mustamin, Rini Nasihah, Mimatun Nur Asmah, Nur Nur Lathifah S Nur Lathifah S Nur Latifah Syakbanah Nurjannah, Farah Yesi Pannyiwi, Rahmat Putri, Marsha Savira Agatha Resky Dwiyanti Risa.B Romadhon, Danang Eka Riantara sa'adah, nailus Sameida Rizky Saraswati, Dika Savira A, Marsha Sri Wulandari , Maulidia Sukir Sukir Sunaryo, Merry Sutriyati Syaiful Bachri Syakbanah, Nur Lathifah Totok Sriyanto Tri Madiyaningsih tri wahyuni ummu sholochah Vena Nur Auliya Wilda A, Gading Wildan Rifqy, Mohammad Yanik, Carri Noer Fida Yasmin Zafirah Yu-Chun Wang Yudha Bramantyo, Rizki Yunni Wahyuningsih Zaenal Zaenal, Zaenal Zahra Z Zakkiy Fasya, Abdul Hakim