Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Publication Trend of Public Sentiment Towards Indonesia Government Policies Permana, Iip; Maani, Karjuni Dt
Sinkron : jurnal dan penelitian teknik informatika Vol. 8 No. 3 (2024): Research Artikel Volume 8 Issue 3, July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/sinkron.v8i3.13843

Abstract

There are 167 million social media users in Indonesia. Some of these users express their opinions on social media known as public opinion. Public sentiment is the classification of public opinion into several classes. Understanding public sentiment through some public policies can benefit the government. Publication trends can be a stepping stone to deeply understanding a research topic. No research was conducted on the publication trend of public sentiment toward Indonesian government policies on social media. This study aims to explore publication trends in the area of public sentiment toward Indonesia government policies on social media using bibliometric analysis. The Scopus database is used to gather abstracts and keywords, funding details, citation information, bibliographical information, and other information. Search document terms used are "public", "sentiment", "social media", "government", governance," and "policy" rolled within the article title, abstract, and keywords. Research publication trends were visualized using VOSViewer co-occurrence keyword analysis, which resulted in seven clusters from all the collected literature. The research trend is climbing significantly in 2018–2021, but decreasing in 2022. The University of Indonesia is the institution that produces the most documents and IOP Conference Series on Earth and Environmental Science is the publication place that publishes the most documents. Decision trees, random forests, logistic regression, naïve bayes, support vector machines and long-short-term memory are part of the machine learning algorithms recycled and Twitter is the most used social media platform.
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung Di Kawasan Wisata Carocok Painan Aprilorenza, Ciyeng; Iip Permana
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 4 No. 1 (2024): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v4i1.1776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur seberapa pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung dalam mengatasi permasalahan penurunan angka kunjungan pengunjung ke obyek wisata Carocok Painan serta kerusakan sarana prasarana yang dapat menganggu pengunjung. Penyebab penelitian ini adalah penurunan angka kunjungan pengunjung ke obyek wisata Carocok Painan serta sarana dan prasarana yang sudah rusak parah dan menyebabkan pengunjung enggan untuk mengunjungi objek wisata Pantai Carocok sehingga diperlukan perbaikan baik dalam sarana dan prasarana maupun dalam kualitas pelayanan untuk meningkatkan kepuasan pengunjung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan Teknik analisis data menggunakan SEM Partial Least Square (PLS) dengan aplikasi Smart PLS 3.0. Pemilihan sampel dalam penelitian ini didasarkan pada pengunjung yang pernah mengunjungi minimal 1 kali ke Kawasan Wisata Carocok Painan. Data yang diperoleh melalui kuisioner yang dibagikan kemudian diolah dengan menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pengunjung.
Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pencegahan, Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Pelayanan Non Kebakaran Fadhila, Putri; Yusran, Rahmadani; Alhadi, Zikri; Permana, Iip
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v5i1.86

Abstract

Tujuan penelitian ini yakni mengkaji “implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 4 Tahun 2020 mengenai Pencegahan, Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Pelayanan Non Kebakaran.” Jenis penelitian ini yakni kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara, serta dokumentasi dari informan. Analisis data penelitian ini yakni teknik reduksi, penyajian serta penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, “Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Lima Puluh Kota Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pencegahan, Penanggulangan Bahaya Kebakaran dan Pelayanan Non Kebakaran”, belum terlaksana dengan semestinya. Hal ini dikarenakan beberapa permasalahan, diantaranya yaitu terbatasnya sumber daya keuangan, terbatasnya sarana dan prasarana, serta kesadaran masyarakat yang masih rendah dalam pencegahan serta penanggulangan bahaya kebakaran. Penelitian ini merekomendasikan supaya pemerintah daerah lebih memperhatikan alokasi dana untuk dinas pemadam kebakaran sehingga memiliki anggaran yang cukup sebagai penunjang dalam pengadaan sarana dan prasarana, penambahan sumberdaya manusia, dan pelaksanaan kegiatan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran masyarakat di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Upaya Koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) di Kota Padang Azizah, Yori; Permana, Iip
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i1.173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana upaya koordinasi Satu Data Indonesia (SDI) di Kota Padang dan faktor apa saja yang menyebabkan lemahnya koordinasi dalam pelaksanaan Satu Data Indonesia (SDI) di Kota Padang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya koordinasi SDI di Kota Padang menghadapi beberapa tantangan mendasar, antara lain kurangnya sumber daya manusia yang kompeten, rendahnya komitmen pegawai terhadap pentingnya data, dan keterbatasan anggaran. Tantangan-tantangan tersebut memerlukan solusi yang terintegrasi, yaitu penambahan sumber daya manusia, regulasi yang kuat, dan alokasi anggaran yang memadai, untuk mencapai tata kelola data yang akurat dan terintegrasi. Integrasi ketiga unsur tersebut diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan efektivitas pelaksanaan SDI di Kota Padang.
Implementasi Kebijakan Percepatan Penurunan Stunting Terintegrasi di Kabupaten Padang Lawas Karida, Yovika Arfatul; Yusran, Rahmadani; Alhadi, Zikri; Permana, Iip
Journal of Civic Education Vol 6 No 3 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i3.1028

Abstract

This study aims to analyze the implementation of policies to accelerate the reduction of stunting in Padang Lawas Regency with a qualitative descriptive method. The research was conducted in several agencies and related parties in Padang Lawas Regency. Data collection techniques were obtained through interviews, observation and documentation. The results show that the implementation of accelerated stunting reduction is carried out in the form of mother and child services, providing iron supplement tablets (TTD), social assistance and provision of sanitation and clean water. However, this program has not been successful due to low awareness of the community to participate in mother and child services at posyandu, low awareness of adolescents and pregnant women to take iron tablet suplements, social assistance that is not on target and limited availability of clean water and adequate sanitation infrastructure. This study concludes that to achieve the policy objective of accelerating stunting reduction, support from the local government, local governments and the wider community is needed.
Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kota Payakumbuh Aulia, Tasya; Permana, Iip
Journal of Civic Education Vol 6 No 4 (2023): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v6i4.1055

Abstract

The Electronic Based Government System (SPBE) is a digital governance framework implemented across various cities in Indonesia, including Payakumbuh in West Sumatra. Payakumbuh stands out with the highest SPBE index achievement among cities and regencies in West Sumatra in 2022. However, despite this notable achievement, the local government still faces challenges in effectively implementing SPBE. This study aims to identify both the facilitating factors and barriers to SPBE implementation in Payakumbuh. Employing a qualitative approach with descriptive methods, the research examines variables such as policy, stakeholder engagement, capability, process, and evaluation perspectives. Data collection involves interviews, observation, and documentation analysis. Analysis is conducted using the MAXQDA application. Findings reveal that while SPBE implementation in Payakumbuh is generally satisfactory, challenges persist, including budget constraints and insufficient IT-related human resource capacity. Continuous review processes are essential to address these barriers effectively.
Implementasi Kebijakan Tentang Tim Koordinasi Kelompok Kerja Penanggulangan Stunting Pada Balita di Nagari Limbanang Kecamatan Suliki Sriwindy, Nickita Sriwindy; Permana, Iip
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i1.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan tentang tim koordinasi kelompok kerja penanggulangan stunting. Jenis penelitian yang digunakan kaualitatif pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalaui wawanacra dan dokuemntasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Koordinasi dilakukan melalui tindakan dengan  tim pendamping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti pelayanan kesehatan, pemeriksaan gizi pada anak dan ibu hamil ke posyandu, dan memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan. Koordinasi dilakukan  dengan Kader, Jorong, Bidan Desa dan petugas gizi sebagai perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten dalam penanggulangan stunting, sehingga pencegahan stunting di Nagari Limbanang telah terintegrasi melalui gizi spesifik seperti pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita, pemberian tablet besi (Fe) pada ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijakan tentang tim koordinasi kelompok kerja penanggulangan stunting. Jenis penelitian yang digunakan kaualitatif pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalaui wawanacra dan dokuemntasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Koordinasi dilakukan melalui tindakan dengan  tim pendamping untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Seperti pelayanan kesehatan, pemeriksaan gizi pada anak dan ibu hamil ke posyandu, dan memeriksakan kesehatannya di fasilitas kesehatan. Koordinasi dilakukan  dengan Kader, Jorong, Bidan Desa dan petugas gizi sebagai perpanjangan tangan pemerintah Kabupaten dalam penanggulangan stunting, sehingga pencegahan stunting di Nagari Limbanang telah terintegrasi melalui gizi spesifik seperti pemberian Makanan Tambahan (PMT) pada balita, pemberian tablet besi (Fe) pada ibu hamil. 
Efektivitas Penerapan Sistem Informasi Manajemen Kejaksaan Republik Indonesia (MySimkari) Pada Pegawai di Kejaksaan Negeri Padang Subuh, Mutia Utami Fajria; Iip Permana
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 6 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v6i1.234

Abstract

MySimkari merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Tim IT Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk membantu dalam proses pengolahan data kepegawaian dan layanan kepegawaian di seluruh lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efektivitas penerapan Sistem Informasi Manajemen Kejaksaan Republik Indonesia (MySimkari) pada Pegawai di Kejaksaan Negeri Padang dan kendala hal yang menjadi kendala dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Untuk pengumpulan data, digunakan berbagai teknik, yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Kejaksaan Negeri Padang. Untuk menganalisis data, digunakan teknik analisis model Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan MySimkari belum sepenuhnya efektif dikarenakan terdapat beberapa kendala yang dihadapi dalam penerapan MySimkari di Kejaksaan Negeri Padang diantaranya, masih terdapat pegawai yang masih abai dalam menggunakan MySimkari, adanya fitur-fitur yang belum dapat diakses, serta masalah terkait maintenance dan gangguan jaringan.
Analisis Penerimaan Aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) di Kota Padang Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) Rahmadani Rahmadani; Iip Permana
MIMBAR ADMINISTRASI FISIP UNTAG Semarang Vol. 22 No. 1 (2025): April : Jurnal MIMBAR ADMINISTRASI
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/mia.v22i1.2961

Abstract

This study is motivated by the low utilization rate of the National Digital Samsat (SIGNAL) application in Padang City, which only reached 2.1%. According to Grajek and Kretschmer (2008), a digital technology can be considered to have reached the critical mass phase when adoption rates range between 10% and 25% of the target market (Mahler & Rogers, 1999; Cool et al., 1995). Therefore, the adoption level of SIGNAL in Padang is still considered very low and has not yet entered a self-sustaining phase. This study aims to analyze the factors that influence the acceptance of the SIGNAL application using the Technology Acceptance Model (TAM). A quantitative method was applied, using data from 99 respondents analyzed through PLS-SEM with SmartPLS 4.0. The results show that Perceived Ease of Use (PEU) significantly affects both Perceived Usefulness (PU) and Attitude Toward Using (ATU), while PU does not significantly influence ATU. PU and ATU have a significant influence on Intention to Use (ITU), which subsequently affects Actual System Usage (USE). The strongest outer loading indicators were: “easy to understand” (0.854) for PEU, “improves productivity” (0.803) for PU, “rejecting alternative options” (0.861) for ATU, “motivation to continue using” (0.852) for ITU, and “user satisfaction” (0.856) for USE.
The Role of Stakeholders in Supporting the Implementation of Nagari Tageh in Tanah Datar Regency Akmal, Artha Dini; Yuliarti, Yuliarti; Maani, Karjuni Dt; Permana, Iip; Agamuddin, Agri Americo
Jurnal Ilmiah Ekotrans & Erudisi Vol. 5 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : LPPM Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69989/vzd6sn73

Abstract

Nagari Tageh is a program implemented by the government to strengthen the community based on the community itself. Nagari Tageh is a reflection of the national program known as the Disaster Resilient Village. In West Sumatra, Nagari Tageh was initiated by the Regional Police (POLDA), and at the district level, it was carried out by the local police (POLRES). In Tanah Datar Regency, Nagari Tageh has been socialized since 2018, but there is still no Nagari that has been able to implement this program comprehensively. The involvement of other stakeholders that should support this program has also not been seen, as if the POLRES is working alone without cross-sectoral support. However, because the Nagari Tageh program is a strategic program that directly involves the Nagari community, contributions from other relevant agencies are urgently needed. This study aims to examine the roles that can be carried out by government institutions as stakeholders in the Nagari Tageh program so that it can be implemented more comprehensively in the future. This research uses a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through interviews with key informants from the Tanah Datar POLRES and several other stakeholders related to the Nagari Tageh program. The results show that stakeholders other than POLRES and the Nagari government actually have a commitment to support the implementation of Nagari Tageh, but there is no formal coordination or clear role division. Each institution has a different potential contribution according to its authority, but there is no binding collaboration mechanism. A coordinated structure between institutions is needed to ensure that this program can run in an integrated and sustainable manner.