Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI COVID-19 DAN UPAYA PENCEGAHANNYA PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN, ACEH Renny Eka Putri; Rauzatul Mirizal Jannah
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bina.v4i1.284

Abstract

One way to prevent Covid-19 is through educational activities and information dissemination useful for people who are still unfamiliar with information related to Covid-19. Pulo Kiton is one of the villages in Juang City, Bireuen Regency, Aceh Province. Based on the level of economic growth of the village from year to year, it can be said to be developing. Pulo Kiton Village's economic activities are dominated by the home industry sector and other formal businesses. This activity aims to increase public knowledge regarding Covid-19 prevention measures. The activities carried out were making and distributing hand sanitizers, making banners, leaflets, and Covid-19 posters for public education, and sharing bread in the form of caring for others. This activity can be carried out correctly and with the support of the Village Head and the local community, and there are no significant obstacles because Bireuen Regency is a Covid-19 green zone. However, the prevention of Covid-19 is still carried out according to health protocols. Another supporting activity is training in making liquid dishwashing soap, and this activity can help increase the community created to help develop businesses. Another activity is the use of yardland by planting a family medicinal plant because this village does not have plantation land. Hence, yard land is an option for carrying out activities. Another supporting activity is the manufacture of liquid organic fertilizer from coconut water waste. Homemakers can use this fertilizer for the growth of ornamental plants in the yard. The multimedia activities carried out are making video tutorials on making fertilizer and making bean sprouts without tails. The results of this complex activity can increase public knowledge in preventing Covid-19 and provide skills and solutions amid the Covid-19 pandemic.
Analysis of Energy Consumption and Performance Test on Rice Planting Using Rice Transplanter : A Case Study in West Sumatera Province, Indonesia Renny Eka Putri; Rizka Fadhilah; Dinah Cherie; Azkiya Wahyu Novianda
Jurnal Ilmu dan Teknologi Terapan Pertanian Vol 4 No 1 (2020): Journal of Applied Agricultural Science and Technology
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jaast.v4i1.152

Abstract

Energy Consumption in the agricultural sector consists of diesel, gasoline, and kerosene for fuel of agricultural machinery (rice transplanter, tractor, rice milling unit, motor sprayer, and water pump) in the sector. The objectives of this study are to determine the total energy consumption of rice planting and to analyse the performance of rice transplanter during rice planting in West Sumatra, Indonesia. This research was conducted on farmer's rice fields in west Sumatera Indonesia. The results obtained from the performance of a rice transplanter machine include working speed of 0.633 m/s, a theoretical work capacity of 0.274 ha/hour, effective work capacity of 0.222 ha/hour and work efficiency of 80.967%. The detail of energy consumption using a rice transplanter are human energy (9.225 MJ/ha), seed energy (255.413 MJ/ha), fuel energy (93.463 MJ/ha) and engine energy (0.821 MJ/ha), so that the total energy consumption is 358.952 MJ/ha.
STUDI PERLAKUAN PANAS PADA ALAT PENGUPAS KULIT GELONDONG UNTUK BIJI KOPI (Coffea sp.) Renny Eka Putri; Mislaini R; Andri Syaputra
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 20, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (454.938 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.20.1.17-26.2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama pemanasan pada pengupasan kulit gelondong untuk biji kopi dan melakukan analisis biaya pokok dengan alat pengupas kulit gelondong. Pengujian dilakukan dengan suhu pemanasan 75°C dengan 3 perlakuan lama pemanasan yaitu 10 menit, 20 menit, dan 30 menit dengan 3 kali ulangan setiap perlakuan. Bahan yang digunakan adalah kopi Robusta yang telah dijemur selama 2 minggu dibawah sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik adalah pada lama  pemanasan 30 menit, dengan kapasitas pengupasan sebesar 6,12 kg/jam, dan efektifitas pengupasan  tertinggi 38 % serta biaya pokok pengupasan terendah senilai Rp 906,13 kg/jam.
INFORMASI SPASIAL SEBARAN DAN ANALISIS KEBUTUHAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN PRA PANEN PADI DI PROVINSI SUMATERA BARAT Agus Hermansyah; Santosa Santosa; Renny Eka Putri
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.115-123.2022

Abstract

Pendataan terkait sebaran alat dan mesin pertanian di lapangan menjadi hal penting guna merancang pengembangan mekanisasi pertanian.Pemanfaatan alat dan mesin pertanian di Indonesia belum optimal disebabkan oleh distribusi alat dan mesin pertanian belum merata sesuai dengan kebutuhan. Beberapa penelitian melaporkan bahwa sebaran alat dan mesin pertanian di beberapa wilayah di Provinsi Sumatera barat belum merata. Masukan aspek spasial terhadap pendataan alat dan mesin pertanian sangat membantu pengambil kebijakan dalam mengambil suatu keputusan dalam rangka pengembangan mekanisasi pertanian. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran secara komprehensif melalui bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG) terhadap sebaran alat dan mesin pertanian khususnya traktor roda 2, pompa air, traktor roda 4 dan rice transplanter, melakukan analisa kebutuhan dan tingkat kejenuhan alat dan mesin pertanian serta memberikan rekomendasi terhadap program bantuan Pemerintah dalam hal pengalokasian bantuan ke kabupaten / kota di Provinsi Sumatera Barat. Penelitian dilakukan dengan cara pengambilan data sekunder ke berbagai instansi terkait kemudian melakukan pengolahan dan analisis data dengan bantuan beberapa software seperti Microsoft Excel, Arcgis, Google Earth dan Adobe Photoshop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat kejenuhan traktor roda 2, pompa air, traktor roda 4 dan rice transplanter dari 19 kabupaten / kota di Provinsi Sumatera Barat adalah sebesar 24,02%. Mengacu kepada luas baku lahan sawah, indeks pertanaman padi dan tingkat kejenuhan alat dan mesin pertanian direkomendasikan 8 Kabupaten yaitu Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan dan Kabupaten Tanah Datar menjadi prioritas utama untuk menerima program bantuan alat dan mesin pertanian dari Pemerintah Pusat maupun Daerah.
STUDI MUTU BRIKET ARANG DENGAN BAHAN BAKU LIMBAH BIOMASSA Renny Eka Putri; Andasuryani Andasuryani
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 21, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (379.324 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.21.2.143-151.2017

Abstract

Briket tempurung kelapa merupakan salah satu sumber energi alternatif yang berasal dari limbah biomassa, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengevaluasi mutu briket arang tempurung kelapa yang dihasilkan dan uji teknis alat kempa briket yang digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kapasitas alat kempa yang digunakan adalah 302 batang briket/jam. Briket yang dihasilkan mempunyai kadar air sebesar 5,37 %. Kadar air briket sudah sesuai dengan SNI yaitu < 8%. Densitas briket rata-rata adalah 11,23 g/cm3. Nilai kuat tekan maksimum adalah sebesar 1.4 N/m². Nilai kadar karbon mencapai 97.14%. Hal ini menunjukkan briket yang dihasilkan berkualitas karena nilai kadar karbon yang tinggi dan kadar abu nya yang rendah. Nilai kalor yang dihasilkan juga sangat tinggi (> 5000) yang membuktikan bahwa kualitas briket yang dihasilkan sangat tinggi, sehingga briket tempurung kelapa ini dapat dijadikan energy alternative oleh masyarakat Sumatra Barat khususnya.
PENGEMBANGAN SISTEM PEMBERI PAKAN AYAM CERDAS BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Renny Eka Putri; Madani Putra; Khandra Fahmy
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 26, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.26.1.27-37.2022

Abstract

Pakan merupakan faktor paling utama dalam peternakan ayam yaitu untuk pertumbuhan dan perkembangannya. Maka dari itu pemberian pakan yang rutin sesuai waktu dan jumlah yang ideal akan bisa membuat peternakan ayam bisa berkembang maksimal dan menguntungkan. Pemberian pakan yang dilakukan rutin akan lebih memudahkan jika ada alat otomatis yang bisa dikembangkan dalam bentuk alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis internet of thing (IoT). Tujuan penelitian adalah rancang bangun alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis IoT, merancang sistem kontrol alat, melakukan kalibrasi alat pemberi pakan ayam cerdas, dan manganalisis hasil kinerja alat pemberi pakan ayam cerdas berbasis IoT. Penelitian ini melakukan perancangan alat pakan ayam dikhususkan untuk ayam kampung dan jenis pakan jagung giling. Alat ini memiliki kerangka yang bahannya dari kayu dan triplek, serta sistem kontrol. Sistem kontrol terdiri dari NodeMCU ESP8266, sensor ultrasonik HCSR04, motor Servo, modul RTC, modul adaptor MB102 power supply, dan aplikasi blynk sebagai user interface dan platform IoT. Hasil kalibrasi menunjukkan kebutuhan daya alat 5,278 Watt. Kalibrasi menunjukkan secara keseluruhan sistem bekerja sempurna dengan nilai R2 sensor ultrasonik  0,9999. Hasil uji kinerja alat didapatkan persentase hasil keluaran pakan rata-rata 95,710 % dan persentase kehilangan pakan rata-rata 4,290 %.  Rata-rata error hasil keluaran pakan 1,351% dan delay pemberian selama 3 detik. Persentase pakan sisa yang didapatkan selama pengujian yaitu interval 1,370%-2,283%. Pemberian pakan pada alat ini sudah mampu memenuhi kebutuhan ayam kampung
STUDI KASUS AUDIT ENERGI PADA BUDI DAYA JAGUNG SUMATERA BARAT Renny Eka Putri; Celsy Lovena; Khandra Fahmy
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 24, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (868.485 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.24.1.54-66.2020

Abstract

Audit energi telah menjadi faktor utama dalam pertanian berkelanjutan. Produksi pertanian berkorelasi positif dengan input energi yang diberikan. Kegiatan pada budidaya tanaman jagung terbagi atas beberapa kegiatan meliputi proses penanaman, pemupukan, penyemprotan, dan pemanenan. Energi input yang dikeluarkan yakni energi manusia, benih, pupuk, dan herbisida. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi jumlah konsumsi kebutuhan energi pada proses budi daya tanaman jagung. Berdasarkan beberapa sumber input terdiri atas energi tenaga kerja manusia, energi benih, energi herbisida, dan energi pupuk, serta menghitung analisis biaya produksi saat proses budi daya. Distribusi energi untuk masing-masing kegiatan meliputi proses penanaman membutuhkan energi sebesar 292,402 MJ/ha (4%), pemupukan sebesar 4.264,311 MJ/ha (61%), penyemprotan sebesar 2.390,393 MJ/ha (34%), dan pemanenan sebesar 69,082 MJ/ha (1%). Distribusi energi berdasarkan sumber input meliputi, energi manusia sebesar 45,791 MJ/ha (1%), energi benih sebesar 210,639 MJ/ha (3%), energi herbisida sebesar 2.375,249 MJ/ha (34%), dan energi pupuk sebesar 4.247,136 MJ/ha (62%). Energi output yang dihasilkan sebesar 64.427,862 MJ/ha dengan berat hasil tiap satuan luas sebesar 4.382,848 kg/ha dengan rasio energi sebesar 9,183. Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan petani selama proses budi daya sebesar Rp 2.283.594/ha
PEMANFAATAN TEKNOLOGI SONIC BLOOM UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS TANAMAN SAWI Renny Eka Putri; Feri Arlius; Elroza Wulandari; Khandra Fahmy
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 25, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jtpa.25.2.192-204.2021

Abstract

Sonic bloom adalah teknologi yang menggabungkan gelombang suara frekuensi tinggi dan nutrisi organik, yang ditujukan untuk pertumbuhan tanaman yang lebih baik guna meningkatkan produktivitasnya. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan teknologi sonic bloom pada tanaman sawi untuk meningkatkan produktifitas tanaman. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan dua perlakuan meliputi pemaparan gelombang akuistik sebesar frekuensi (2000 Hz dan 3000 Hz) dan lama pemaparan (1 jam/hari, 2 jam/hari dan 3 jam/hari). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh pemberian frekuensi gelombang akuistik terhadap pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, panjang daun, lebar daun, luas daun dan berat panen tanaman sawi hijau (Brassica juncea L.). Pemberian frekuansi gelombang akuistik sebesar 3000 Hz sangat berpengaruh terhadap parameter pertumbuhan tanaman jika dilakukan pemaparan selama 1 jam. Teknologi sonic bloom ini diharapkan dapat membantu petani dalam meningkatkan produktifitas tanamannya. Teknologi ini dapat diterapkan pada vertical farming sehingga produktifitas menjadi sangat optimal.
PENGEMBANGAN ALAT PENGHASIL ASAP CAIR DARI SEKAM PADI UNTUK MENGHASILKAN INSEKTISIDA ORGANIK Renny Eka Putri; Mislaini Mislaini; Lisa Silvia Ningsih
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 19, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (352.848 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.19.2.29-36.2015

Abstract

Sekam padi merupakan salah satu limbah pertanian yang pemanfaatannya masih sedikit. Limbah sekam padi dapat dimanfaatkan dalam proses pembuatan asap cair dengan proses pirolisa. Asap cair yang dihasilkan dari proses pirolisa ini dapat digunakan sebagai insektisida organik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase asap cair yang dihasilkan setiap kilogram sekam padi, melakukan pengujian asap cair sebagai insektisida dan mengetahui pengaruh variasi lama waktu pirolisa terhadap volume asap cair yang dihasilkan. Lama waktu pirolisa yang dilakukan yaitu 1, 1.5, dan 2 jam dengan massa sekam padi 2 kg pada setiap ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama pirolisa yang optimum adalah 2 jam pada suhu berada dalam interval 380-430 °C, dimana rata-rata volume asap cair yang dihasilkan sebanyak 25,83 ml, rata-rata sekam padi setelah pirolisa 83,3 %, kinerja alat 1,24 gr/jam.m kondensor, dan komponen yang hilang sebesar 13,45 %. Asap cair dapat membunuh serangga yang ada pada pohon kakao. Lama pirolisa berpengaruh terhadap asap cair yang dihasilkan. Semakin lama waktu pirolisa, maka semakin banyak asap cair yang dihasilkan.Kata Kunci : Pirolisa; Insektisida; Sekam padi.
STUDI PERBANDINGAN KONSUMSI ENERGI PADA PROSES PENANAMAN PADI MANUAL DAN RICE TRANSPLANTER Renny Eka Putri; Rizka Fadhilah; Dinah Cherie
Jurnal Teknologi Pertanian Andalas Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (782.564 KB) | DOI: 10.25077/jtpa.23.2.133-144.2019

Abstract

Audit energi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan efisiensi penggunaan energi pada kegiatan penanaman padi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui total konsumsi energi pada kegiatan penanaman padi secara manual dan menggunakan rice transplanter, membandingkan konsumsi energi manusia yang didapatkan dari tabel konversi dan Garmin Forerunner 35. Penelitian dilakukan di lahan sawah milik petani di Nagari Aie Tajun, Kabupaten Padang Pariaman. Konsumsi energi untuk masing-masing input energy menggunakan rice transplanter adalah sebagai berikut; energi manusia 9,225 MJ/ha, energi benih 255,413 MJ/ha, bahan bakar 93,463 MJ/ha dan energi mesin 0,821 MJ/ha sehingga didapatkan total konsumsi energi sebesar 358,952 MJ/ha. Sementara itu, konsumsi energi pada kegiatan penanaman padi secara manual meliputi energi manusia 42,141 MJ/ha dan energi benih 359,348 MJ/ha sehingga didapatkan total konsumsi energi sebesar 401,489 MJ/ha. Dapat disimpulkan bahwa konsumsi energy terbesar adalah proses penanaman dengan cara manual, karena membutuhkan tenaga manusi dan bibit yang lebih banyak
Co-Authors - Andasuryani Abdi Lubis, Muhammad Iqbal Abdullah Habib Ade Sandri Afifah Khainur Agus Hermansyah Alhapen Ruslin Chandra Ali Anwar Delimunthe Alifa Azanisya Azzahra Andri Syaputra Angela Fortuna Sekarini Aninda T. Puari Annisa Lestari Simanjuntak Ashadi Hasan Azkiya Wahyu Novianda Azrifirwan, Azrifirwan Azzahra, Alifa Azanisya Baehaqi Butar Butar, Angelia Celsy Lovena Cherie Dinah, Cherie Dellia Asdinisa A.S Dhiya Ulwafi Elfy Adelliana Elroza Wulandari Fachri Ibrahim Nasution Fadhli Anas Fadli Hafizulhaq Fadli Irsyad Feri Arlius Fitri Hidayah Nasution Genni Deea Solehia Gizhella Mulyani Putri Gurning, Melia Elius Putri Halimatus Syahdia Hasibuan Hammam Mananda Harahap Harahap, Hammam Mananda Harahap, Wenti Hiero, Kemal Muhammad Ifmalinda Ilga Putri Maharani Imanuela, Claresta Intan Pratiwi Irriwat Putri J P Geraldo Joko Prastio Kemal Muhammad Hiero Khandra Fahmy Lisa Silvia Ningsih Liza Mardalena Lubis, Mei Mardhiani Madani Putra Maharani, Ilga Putri Maulana, Dwipa Islam Melia Elius Putri Gurning Mislaini Mislaini Mislaini Rahman Mohammad Agita Tjandra Muahammad Zacky Muhammad Iqbal Abdi Lubis Muhammad Iqbal, Muhammad Iqbal Muhammad Makky Muhammad Mizwardi Nadian Nadian Najeli Rahmatika Naufal Ilhamdi Rozaaq Nindi Elisa Oktavionry, P.A Omil Charmyn Chatib P.A Oktavionry Putri, Annisa Octaviani Putri, Gizhella Mulyani Putri, Irriwad Putri, Rahmi Dwi Rahmi Dwi Putri Rapon Anam Rauzatul Mirizal Jannah Renny Renny Rise Prana Sari Rizka Fadhilah Rizka Fadhilah Roni Andika Putra Roy Saputa ROY SAPUTRA Rozaaq, Naufal Ilhamdi Ryan Anugerah Perdana Salwa, Mutiara Santosa - Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Santosa Saputa, Roy Satria Adi Surya Sekarini, Angela Fortuna Shakira Azzura Syaidev Sherly Rahmadenita Siona, Vasya Azzahra Syahrizal Lubis Turnando, Ardi Vasya Azzahra Siona Widi Darmadi Widya Annisa Winda Fauzia Wiranda Erza Pratama Wirna Nepis Yanti, Delvi Yuharfiandri Yuharfiandri