Claim Missing Document
Check
Articles

MEDIA AJAR KREATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN CALISTUNG Hasdin, Hasdin; Imran, Imran; Nurhayadi, Nurhayadi; Sukmawati, Sukmawati; Alanur, Shofia Nurun; Risna, Risna; Rahmawati, Rahmawati; Sanita, Sanita
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34742

Abstract

Abstrak: Kemampuan calistung (baca, tulis, hitung) merupakan fondasi penting dalam mendukung kesiapan anak mengikuti pendidikan formal. Hasil observasi menunjukkan sebagian besar anak di TPA Kawatuna Palu belum mahir calistung karena keterbatasan ekonomi keluarga. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan calistung anak melalui pemanfaatan media ajar kreatif berbahan sederhana. Metode pelaksanaan berupa pendampingan belajar dalam lima kali pertemuan dengan melibatkan 25 anak. Media yang digunakan meliputi puzzle Pancasila, sempoa, dan kincir angka. Evaluasi dilakukan melalui observasi dan tes sederhana pada awal dan akhir kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam membaca (60%), menulis (70%), dan berhitung (65%). Kegiatan juga berhasil menumbuhkan kreativitas, kerja sama, serta kepedulian lingkungan melalui pemanfaatan bahan bekasAbstract: Reading, writing, and arithmetic skills are an important foundation in supporting children's readiness to attend formal education. Observations show that most children at the Kawatuna Palu TPA are not yet proficient in reading, writing, and arithmetic due to family economic constraints. This community service activity aims to improve children's reading, writing, and arithmetic skills through the use of creative teaching media made from simple materials. The implementation method is a learning assistance in five meetings involving 25 children. The media used include Pancasila puzzles, an abacus, and a number wheel. Evaluation is carried out through observation and simple tests at the beginning and end of the activity. The results show an increase in children's abilities in reading (60% of children are fluent in reading simple words), writing (70% of children are able to copy sentences with capital and lowercase letters), and arithmetic (65% of children can sequence and count numbers correctly). In addition, the activity also fosters creativity, cooperation, and environmental awareness through the use of used materials.
Peran Sekolah Dalam Pembinaan Perilaku Moral Siswa di SMP Negeri 2 Mori Atas Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara Patiku, Anna Stasya; Sukmawati, Sukmawati; Septiwiharti, Dwi; Makmur, Windi; Alanur S, Shofia Nurun; Hasdin, Hasdin
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5, No 1 (2026): January 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v5i1.7972

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran sekolah dalam membina perilaku moral siswa di SMP Negeri 2 Mori Atas serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses tersebut. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru PPKn, guru bimbingan konseling, dan wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan moral dilaksanakan melalui tiga dimensi: Moral Knowing (pemahaman konsep nilai moral dalam pembelajaran), Moral Feeling (pengembangan empati, kepedulian, dan motivasi moral), dan Moral Acting (pembiasaan tindakan moral melalui penegakan aturan, keteladanan guru, dan kegiatan ekstrakurikuler). Faktor pendukung pembinaan moral meliputi lingkungan sekolah yang kondusif, konsistensi aturan, dan keteladanan guru, sedangkan faktor penghambat mencakup rendahnya kesadaran siswa, pengaruh teman sebaya, dan dampak negatif media sosial. Penelitian menyimpulkan bahwa kerangka moral knowing, moral feeling, moral acting efektif dalam menginternalisasikan nilai moral, dengan syarat mendapat dukungan berkelanjutan dari pihak sekolah dan orang tua.
Co-Authors Abdul Rifai Ahadang Ahmad, Nur Hayati Alda, Alda Ali Djamhuri Aminuyati Anthonius Palimbong Apriyasni Melati Aswan Natalia Bakar, Hikma I. Hi. Bonifasius Saneba Bonifasius Saneba Bonifasius Saneba Bonifasius Saneba Bonifasius Saneba Bukun, Miniarti H. Dwi Septiwiharti Erni Erni Fachry Abda El Rahman Fauzatul Hasanah Firmansyah, Moh. Haliadi, Haliadi Hamzah hamzah hamzah, Hamzah hamzah Hanafi Pontoh Hayani Aludin hendik mentara hendrik mentara, hendik mentara hendrik I Ketut Suada Ibrahim Ibrahim Iduard, Iduard Imran Imran Imran Imran Imran Imran Indriani R. Bonenehu Irfandi irfandi irfandi, Irfandi irfandi Jamaludin . Jamaludin Hasdin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin Jamaludin, Jamaludin, Juaria Juaria Jufri Lanasir Jumiah Abd. Rasul Juraid Abdul Latief Laksono Trisnantoro Lolo Tamorron Lukman Nadjamuddin LUKMAN, LUKMAN Makmur, Windi Makmur, Windy Maliada, Anita Mau'izah Mauludin Sigani Mufida Hi. H. Bikuno Nasran, Nasran Norma Norma Nurfadilah Kisman Nurhayadi Nurhidaya Nurhidaya Nurmin Lasapa Nurula Djafar Nurvita Nurvita Nuryasila Kasebang Patiku, Anna Stasya Rahmawati Bakri Rahmawati, Rahmawati Ramlah Lihun Manilah Ria Septiani Rifai, Masyhuri Rifai Risna Risna, Risna Rizal Rizal Roy Kulyawan S, Shofia Nurun Alanur Sahri Odoman Samma, Yenny Sanita, Sanita Sarnita Y. Bau Selpiyanti Nasia Shofia Nurun Alanur S Siti Harlina Sri Wahyuni Sukmawati Sukmawati Sulastri Sulastri Sunarto Amus Tirsa Debby Natalia Amu Triutama, Yosua William Yuliani Labinta Zakira Zakira