Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Model Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Cloud Bagi Pelaku UMKM Berto Mulia Wibawa; Imam Baihaqi; Syarifa Hanoum; Dewie Saktia Ardiantono; Aang Kunaifi; Satria Fadil Persada; Puti Sinansari; Ninditya Nareswari
Sewagati Vol 3 No 3 (2019)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (880.281 KB)

Abstract

Bagi sebagian besar UMKM, penyusunan laporan keuangan adalah momok yang menakutkan sekaligus tidak dapat dihindari. Banyak pelaku usaha yang mengeluh bahwa seringkali laporan keuangan yang disusun, realitanya berbeda dengan ketersediaan uang yang dikelola. Pengabdian masyarakat ini akan membantu para pelaku usaha dalam menyusun laporan keuangan sederhana yang dibantu dengan sistem aplikasi pada smartphone menggunakan teknologi cloud. Mitra dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah para pelaku UMKM yang berdomisili di Kota Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Adapun model pelatihan dan pendampingan yang dilakukan terdiri dari aktivitas : (1) Pelatihan Penentuan Harga Pokok Produksi dan Penyusunan Laporan Keuangan Manual, (2) Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan dan Arus Kas Menggunakan Microsoft Excel, (3) Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Menggunakan Aneka Aplikasi Berbasis Cloud, dan (4) Pendampingan Usaha (Klinik Bisnis). Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, karena setelah mengikuti program pelatihan dan pendampingan mereka tidak lagi kesulitan dalam mengelola laporan keuangannya dan dapat fokus mengembangkan bisnisnya lebih lanjut. Melalui bantuan aplikasi keuangan berbasis cloud, pelaku UMKM dapat merasakan kemudahan-kemudahan dalam hal mengetahui jumlah keuntungan/kerugian usaha secara tepat, mengetahui status kemajuan usaha dengan cepat dan terukur, memudahkan dalam menentukan perencanaan usaha, dan memiliki dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan bisnis.
Inovasi Pemasaran Digital Berbasis Teknologi 4.0 untuk Mendukung Jargon “Desa Berdaya Kota Berjaya” : Sebuah Studi Observasi pada Lembah Mbencirang - Desa Wisata Kebontunggul Dewie Saktia Ardiantono; Arman Hakim Nasution; Ninditya Nareswari; Sesarius Bertrand Ananda; Herlingga Arya Duta; Irena Puspita Sari; Nelvi Dwi Marlita; Naufaldy Wahyu Manggala
Sewagati Vol 6 No 6 (2022)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1651.45 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v6i6.382

Abstract

Kekayaan alam Indonesia tidak hanya tempat terkemuka maupun yang sudah dikenali oleh masyarakat luas. Secara definitif, terdapat banyak sekali tempat yang dapat dieksplorasi keberaadaan dan keindahanya. Selain lima destinasi superprioritas yang diupayakan olehKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, daerah-daerah terpencil perlu diperhatikan sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Kawasan Lembah Mbencirang yang terletak diDesa Kebontunggul, Mojokerto yang dikelola oleh BUMDES setempat merupakan sebuah daerah terpadu dengan potensi alam dan pedesaan yang unik yang cocok untuk relaksasi dan juga rekreasiberupa alam pedesaan, kolam renang, budidaya tanaman toga sungai, dan didukung oleh UMKM setempat dibidang Food and Beverages . Dengan berbagai macam potensi, cukup disayangkanbahwa dalam proses pengembangannya terdapat berbagai kendala baik dari segi pemasaran aspek penunjang lainnya. Disinilah peran ekosistem berbasis digitalisasi digunakan untuk memberikanakses yang mudah dan terstruktur bagi perkembangan desa, khususnya dalam pemasaran secara digital. Dari permasalahan inilah, maka dapat dikembangkan sarana, prasarana, kebijakan dan berbagai macam fitur untuk memasarkan, mengenalkan dan memberikan dampak bagi masyarakatdengan dukungan dari berbagai pihak. Adapun kebermanfaatan yang diberikan antara lain kesadaran terhadap pariwisata lokal dan peningkatan perekonomian lokal melalui kekayaan alam yang semakindikenali, dimiliki dan dikemudian hari dikembangkan dengan optimal.
Peran Bisnis pada Upaya Pemajuan Usaha Kampung Sejarah Penelah di Surabaya: Pengembangan Value Proposition Produk Cindermata Satria Fadil Persada; Aang Kunaifi; Dewie Saktia Ardiantoro; Ninditya Nareswari; Bustanul Arifin Noer
Sewagati Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.708 KB)

Abstract

Jarangnya pengetahuan masyarakat terutama wisata destinasi Surabaya akan adanya situs lokasi bersejarah di Kampung Peneleh membuka potensi pengembangan yang baik dari sudut pandang bisnis maupun pariwisata. Kampung Peneleh merupakan daerah tertua yang ada di Surabaya dan memiliki spot budaya sejarah yang terkenal yaitu rumah kediaman dari H.O.S Tjokroaminoto, Masjid Jami’ Peneleh, dan kompleks pemakanan De Begraafplaats. Pengabdian masyarakat ini mencoba menjawab permasalahan dengan menghadirkan pengembangan Value Proposition Design (VPD) yang diwujudkan pada produk-produk souvenir khas kampung Peneleh yang mengombinasikan unsur desain modern tanpa menghilangkan nilai-nilai sejarah yang diangkat sehingga produk ini bisa dijangkau dan diterima dari berbagai kalangan baik muda maupun tua. Produk yang diluncurkan dari realisasi VPD yakni gantungan kunci, kaos sablon, totebag, cangkir dan piring enamel. Pendekatan ini merupakan bisnis market driver dengan segmentasi pasar dari produk kami yang terproyeksikan selama beberapa periode berjalannya usaha yang dimulai dari segmentasi pasar untuk konsumen warga Surabaya hingga konsumen dari berbagai penjuru Indonesia dengan rentang usia baik muda hingga tua yang ingin membeli oleh-oleh souvenir khas Surabaya dan konsumen yang ingin tampil gaya dan tetap ikut berkontribusi atas pelestarian sejarah di Surabaya. Produk realisasi VPD diharapkan bisa membantu perekonomian warga Kampung Peneleh sebagai historical destination.
Pengembangan Model Crowdfunding Berbasis Ekuitas Sebagai Akses Pendanaan Bagi UMKM di Jawa Timur Ninditya Nareswari; Muhammad Saiful Hakim; Udisubakti Ciptomulyono; Tony Hanoraga; Izzat Aulia Akbar
Sewagati Vol 7 No 2 (2023)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1035.739 KB) | DOI: 10.12962/j26139960.v7i2.481

Abstract

Crowdfunding merupakan solusi bagi pelaku usaha untuk memperoleh modal yang cukup untuk mengembangkan atau menjalankan usahanya. Crowdfunding sendiri memiliki beberapa jenis, salah satunya berbasis ekuitas. Dana yang disimpan dalam crowdfunding berbasis ekuitas akan menjadi persentase kepemilikan unit usaha yang dikelola oleh UMKM sehingga dapat memberikan pendanaan jangka panjang. Di satu sisi, pemilik ekuitas dapat menerima pengembalian yang lebih tinggi dan dapat mengendalikan UMKM melalui kepemilikan ekuitas. Namun, mewujudkan platform crowdfunding berbasis ekuitas untuk UMKM membutuhkan beberapa studi yang lebih mendalam. Pengembangan model crowdfunding diwujudkan melalui beberapa hal, mulai dari peningkatan literasi bagi para pengelola UMKM dan calon investor, melakukan pemetaan terkait solusi pendanaan eksternal agar sesuai dengan bentuk usahanya, studi kelayakan terkait pelaksanaan suatu kerangka crowdfunding terkait dengan standar operasional dan hal teknis lain, serta langkah terakhir ialah rancangan platform crowdfunding yang diharapkan dapat menyederhanakan proses crowdfunding.
Model Pelatihan Kapabilitas Leadership dan Inovasi BUMDESA dan UKM Ninditya Nareswari; Kriyo Sambodho; Arman Hakim Nasution; Arief Abdurrakhman
Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian Penerbitan Dan Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Syarifuddin Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54471/khidmatuna.v2i2.1329

Abstract

BUMDes dan UKM memiliki peran dan karakteristik tersendiri sebagai unit bisnis yang mampu mendukung kemajuan ekonomi desa, namun rendahnya kompetensi para pengelola BUMDes dan UKM masih menjadi kendala bagi operasional BUMDes dan UKM, salah satunya kapabilitas dalam bidang inovasi dan kepemimpinan. Pengabdian masyarakat ini mencoba untuk menjawab permasalahan terkait kapabilitas inovasi dan leadership sehingga dapat mendukung keberadaan BUMDes dan UKM. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membekali pengelola BUMDes dan UKM agar mampu merencanakan, mendirikan dan menguatkan organisasi secara sistematis serta terstruktur dan terukur. Pelatihan diselenggarakan secara online dan offline serta didukung oleh Tim STTAL, Desa Kebontunggul- Mojokerto, serta Tim KKN Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Materi yang diberikan antara lain: Ekonomi Pertahanan, Kepemimpinan berbasis Pancasila, serta Wawasan Kebangsaan Dengan berakhirnya kegiatan ini, maka diharapkan BUMDesa akan mampu melaksanakan tugas yang diberikan oleh pemerintah terkait tujuan penting pendirian BUMDesa: Meningkatkan Perekonomian Desa, Meningkatkan Pendapatan asli Desa, Meningkatkan Pengelolaan potensi desa sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta Menjadi tulang punggung pertumbuhan dan pemerataan ekonomi desa.