Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA ALAT PERAGA TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS XI PADA MATERI SISTEM PERNAPASAN PADA MANUSIA DI SMA SANTO ARNOLDUS JANSSEN KUPANG Taek, Marselina Arnolda Anci; Nau, Getrudis Wilhelmina; Sepe, Florentina Yasinta
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11133

Abstract

Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran biologi di SMA St Arnoldus Janssen Kupang masih rendah, hal ini dikarenakan, pada saat proses pembelajaran berlangsung, tidak semua peserta didik aktif terlibat atau berpartisipasi aktif  dalam pembelajaran, hanya beberapa di antaranya yang berpartisipasi dari awal hingga akhir. Selain itu, kurangnya kreativitas guru, seperti dalam pemanfaatan media pembelajaran, juga mempengaruhi efektivitas pembelajaran. Untuk meningkatkan interaksi dan hasil belajar peserta didik maka perlu diterapkan model  pembelajran yang lebih melibatkan peserta didik dalam pembelajran salah satunya model Discovery Learning dengan berbantuan  media alat peraga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning berbantuan medi alat peraga terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada materi Sistem Pernapasan Pada Manusia di SMA Santo Arnoldus Jansen Kupang.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen. Desain penelitian yang digunakan Nonequivalent Control Group Design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Purposive sampling dimana populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI dan sampel dalam penelitian ini terdiri dari 2 kelas yaitu kelas XI A sebagai kelas eksperimen menggunakan model Discovery Learning berbantuan media alat peraga dan kelas XI B sebagai kelas kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial.Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata hasil belajar peserta didik kelas eksperimen diperoleh nilai pretest 56,75 meningkat menjadi 83,75 setelah diberi posstest dan diperoleh nilai rata rata N-Gain sebesar 0,66 dengan kategori Tinggi.  Sedangkan pada kelas kontrol diperoleh nila  pretest 53 meningkat menjadi 69,25 setelah diberi posstest dan diperoleh nilai rata rata N-Gain sebesar 0,35 dengan kategori rendah. Jumlah peserta didik yang tuntas pada kelas eskperimen 85%  dan yang tidak tuntas berjumlah 15%, sedangkan pada kelas kontrol, jumlah peserta didik yang tuntas 40% dan yang tidak tuntas berjumlah 60%. Berdasarkan hasil uji anacova, menunjukkan bahwa nilai probabilitas (sig) 0,001 lebih kecil dari taraf signifikan yang digunakan yaitu 0,05.Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Discovery Learning berbantuan media alat peraga berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI pada materi sistem pernapasan pada manusia di SMA St Arnoldus Jansen Kupang tahun ajaran 2024/2025.
Development of electronic atlas based on identification of herbaceous vegetation in mount mutis national park Djalo, Aloysius; Missa, Hildegardis; Ndukang, Sardina; Baunsele, Anselmus Boy; Nau, Getrudis W.; Sepe, Florentina Y.
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bioedukatika.v13i2.30972

Abstract

Gunung Mutis National Park (TNGM), located in South Central Timor Regency, East Nusa Tenggara, contains a diverse range of highland herbaceous vegetation with the potential to be used as a learning resource. However, the lack of locally contextualized learning media poses challenges for Biology Education students in identifying herbaceous species during field studies. This research aims to develop an electronic atlas (e-atlas) based on herbaceous vegetation identification in TNGM as an interactive digital learning medium. This study employed the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), involving 25 students and 3 expert validators. Data were collected through validation questionnaires, learning outcome tests, student questionnaires, and lecturer reflections, then analyzed using descriptive quantitative methods. The results indicate that the e-atlas is valid in terms of content and design, practical in application, visually engaging, and effective in enhancing students' understanding of herbaceous species. A total of 12 species from 8 families were documented and included in the e-atlas, complete with scientific information. This e-atlas has the potential to serve as a contextual learning medium based on local resources, promoting ecological literacy and improving botany education in conservation areas.
Isolasi Dan Karakterisasi Bakteri Selulolitik Dari Tanah Hutan Mahoni di Kabupaten Timor Tengah Selatan Nusa Tenggara Timur Mau, Anastasia Nio; Missa, Hildegardis; Djalo, Aloysius; Nau, Getrudis Wilhelmina; Sepe, Florentina Yasinta
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 6 No 3 (2025): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v6i3.638

Abstract

The utilization of lignocellulosic biomass as an alternative energy source and industrial material is still constrained by the limited availability of efficient cellulase-producing microorganisms. Mahogany forest soil, which contains leaf litter rich in cellulose, has the potential to serve as a habitat for cellulolytic bacteria with unique characteristics. This study aimed to isolate and characterize cellulolytic bacteria from mahogany forest soil in South Central Timor Regency, East Nusa Tenggara. The research employed an exploratory laboratory design with purposive sampling to collect soil samples beneath mahogany leaf litter at a depth of 0–20 cm. Bacterial isolation was conducted using the serial dilution method and cultivation on Carboxy Methyl Cellulose (CMC) medium. Characterization was performed based on colony morphology and Gram staining, while cellulolytic activity was assessed using the Congo Red method. Data were analyzed descriptively and quantitatively through colony counts using the plate count method and the determination of cellulolytic index values. The results revealed two bacterial isolates, namely AT1 (Gram-positive bacillus) and AT2 (Gram-positive coccus). Both isolates were able to produce clear zones, with cellulolytic indices of 1.96 and 1.26 mm, respectively. Isolate AT1 exhibited higher potential as a cellulase-producing bacterium. These findings highlight the potential of local cellulolytic bacteria as a promising source of cellulase enzymes for biotechnological applications.
Development of Simple Environment-Based Practical Guides for Integrated Science Subjects Using the 4-D Model Buku, Maria Novita Inya; Nau, Getrudis Wilhelmina; Djalo, Aloysius
N A T U R A L: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/natural.v12i1.19449

Abstract

This study aims to determine 1) the validity of the development of simple environment-based practicum guides in integrated science subjects using the 4-D model, 2) the practicality of the validity of the development of simple environment-based practicum guides in integrated science subjects using the 4-D model, and 3) the effectiveness of the validity of the development of simple environment-based practicum guides in integrated science subjects using the 4-D model. This research is a development research. The development model in this study is the 4-D development model which consists of 4 stages namely Define, Design, Develop and Disseminate. The results of this study indicate that the integrated science practicum guide developed has a very high validity with a percentage of 87.04%. This shows that the developed practicum guide is suitable for use in the integrated science learning process. The developed practicum guide is included in the very practical category, with an average percentage of 82.64% indicating that the developed practicum guide can increase student participation in practicum activities. The developed practicum guide can improve students' learning outcomes by 21.5% with a moderate category, indicating that the use of simple practicum guides in integrated science subjects contributes positively to the understanding of integrated science concepts and is effectively used in integrated science learning.
Edukasi Pemeriksaan Golongan Darah Bagi Siswa Sekolah Menengah EBC Fatuquero Gleno Distrito Ermera Timor Leste Pogo, Fransiskus Jordin; Laka, Religius Karo; Nau, Getrudis Wilhelmina; Missa, Hildegardis; Santos, Americo dos
Jurnal Vokasi Vol 8, No 2 (2024): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i2.5264

Abstract

Transfusi darah merupakan suatu tindakan pemberian darah dari donor ke resipien. Dalam kondisi tertentu transfusi darah dapat sangat bermanfaat menyelamatkan nyawa manusia. Oleh karena itu penting bagi seseorang mengetahui golongan darahnya. Namun permasalahan yang dialami masyarakat khususnya siswa sekolah menengah EBC Fatuquero Gleno Timor Leste adalah belum adanya pemahaman mengenai golongan darah manusia dan pentingnya pemeriksaan golongan darah. Hal ini menjadi dasar kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan edukasi menyeluruh kepada siswa sekolah menengah EBC Fatuquero mengenai golongan darah dan pentingnya mengetahui golongan darah masing-masing. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, demonstrasi dan uji golongan darah secara langsung dengan metode slide. Hasilnya adalah seluruh siswa memahami tentang tipa-tipe golongan darah manusia dan cara melakukan pemeriksaaan golongan darah seseorang serta mengetahui golongan darah mereka masing-masing.
SOSIALISASI DAN GERAKAN BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH DI KAWASAN WISATA HUTAN MANGROVE OESAPA BARAT KOTA KUPANG Nau, Getrudis Wilhelmina; Sombo, Imelda Tidora
Jurnal Vokasi Vol 4, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v4i2.1849

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman secara menyeluruh kepada masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan wisata hutan mangrove wilayah Oesapa Barat tentang pentingnya menjaga kebersihan pantai dan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem mangrove serta membersihkan kawasan wisata hutan mangrove wilayah Oesapa Barat.Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah masyarakat menyadari pentingnya menjaga kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem mangrove. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah masyarakat acuh terhadap undangan yang diberikan oleh tim pengabdian sehingga mengindikasikan kurangnya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidupnya.
PELATIHAN PENULISAN PROPOSAL, LAPORAN DAN ARTIKEL PENELITIAN TINDAKAN KELAS SERTA PUBLIKASINYA PADA JURNAL NASIONAL BAGI GURU-GURU SE-KECAMATAN AMANUBAN TENGAH Nau, Getrudis Wilhelmina; Missa, Hildegardis; Inya Buku, Maria Novita
Jurnal Vokasi Vol 7, No 2 (2023): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v7i2.4012

Abstract

Permasalahan yang dialami oleh guru-guru SD, SMP, dan SMA di kecamatan Amanuban Tengah, Kabupaten Timor Tengah Selatan adalah terbatasnya pengetahuan guru mengenai Penelitian Tindakan Kelas (PTK), cara melaksanakan PTK, cara membuat proposal PTK, menyusun laporan PTK, cara menulis artikel PTK dan cara melakukan publikasi pada jurnal nasional; sehingga perlu adanya kegiatan pelatihan terkait. Tujuan kegiatan ini adalah (1) agar mitra dapat memahami tentang PTK dan melaksanakan PTK (2) memahami dan dapat menyusun proposal PTK, laporan PTK dan artikel PTK, (3) mengetahui cara melakukan publikasi pada jurnal nasional. Metode pelaksanaan kegiatan ini dibagi dalam tiga tahap yaitu: (1) penyampaian materi dengan metode ceramah/presentase tentang konsep PTK dan prosedurnya, tata cara menulis proposal, laporan PTK, dan artikel PTK, (2)  simulasi tata cara melakukan submitt jurnal melalui OJS pada jurnal nasional dengan metode demonstrasi; dan (3) telaah contoh proposal PTK dan bimbingan menulis draft proposal PTK dengan metode diskusi dan bimbingan mandiri secara online. Hasilnya peserta sangat antusias dengan kegiatan pelatihan dan berharap dapat menghasilkan luaran berupa publikasi hasil PTK.
Pendampingan Praktikum IPA Sederhana Bagi Guru-Guru SMP di Kecamatan Amanatun Selatan Kabupaten Timor Tengah Selatan Nau, Getrudis Wilhelmina; Missa, Hildegardis; Ndukang, Sardina
Jurnal Vokasi Vol 8, No 2 (2024): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v8i2.4985

Abstract

Paradigma pembelajaran abad 21 mengharuskan guru harus lebih kreatif dan inovatif dalam merancang pembelajaran yang membuat peserta didik melek sains. Salah satu cara adalah melalui pembelajaran berbasis praktikum. Kenyataannya keterbatasan sarana dan prasarana praktikum di beberapa SMP di Kecamatan Amanatun Selatan  menuntut guru harus lebih kreatif merancang praktikum-praktikum sederhana, namun guru-guru belum sepenuhnya memahami dengan baik hakikat praktikum dalam pembelajaran serta kurang terampil merancang praktikum IPA berbahan sederhana yang mudah ditemukan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman serta memberikan pendampingan agar guru menjadi terampil merancang praktikum IPA berbahan sederhan. Metode yang digunakan adalah sosialisasi, demonstrasi dan bimbingan teknis/pendampingan kepada mitra. Hasil kegiatan ini adalah pemahaman guru-guru SMP di Kecamatan Amanatun Selatan menjadi terbuka dan lebih berinovasi mengembangkan macam-macam praktikum dengan alat dan bahan sederhana yang mudah ditemukan.
Pendampingan pembuatan preparat biologi berbahan sederhana sebagai sarana peningkatan kompetensi guru IPA Nau, Getrudis Wilhelmina; Missa, Hildegardis; Buku, Maria Novita Inya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34346

Abstract

AbstrakPeran guru IPA sangat penting dalam pencapaian kompetensi sains peserta didik. Kompetensi ini berkaitan erat dengan cara belajar peserta didik dalam kelas mata pelajaran IPA. Salah satu cara belajar yang menunjang kompetensi dimaksud adalah melalui kegiatan praktikum. Kegiatan praktikum dapat berjalan apabila guru menguasai dengan baik keterampilan-keterampilan dasar praktikum termasuk keterampilan laboratoris mikroteknik. Tujuan yang diharapkan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah guru-guru memahami hakekat IPA dalam pembelajaran sains dan menerapkannya dalam pembelajaran IPA di kelas. Metode yang digunakan adalah presentase dan demo pembuatan preparat biologi berbahan sederhana. Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru IPA dan guru biologi se-kecamatan Mollo Utara sebanyak 18 orang pada 23 Juli 2025. Hasil kegiatan berupa perubahan pemahaman tentang pentingnya praktikum dalam pembelajaran IPA dan keterampilan melaksanakan praktikum dengan memanfaatkan bahan sederhana. Kata kunci: pendampingan; preparat biologi berbahan sederhana; peningkatan kompetensi guru AbstractThe role of science teachers is crucial in achieving students’ scientific competence. This competence is closely related to how students learn in science classes. One effective learning approach that supports the development of this competence is through practical laboratory activities. These practical activities can be conducted effectively if teachers possess a strong command of basic laboratory skills, including microtechnical laboratory techniques. The objective of this community service activity was to help teachers understand the nature of science in science education and apply it in their classroom teaching. The method used involved presentations and demonstrations on how to prepare biology slides using simple materials. This activity was attended by 18 science and biology teachers from across the Mollo Utara sub-district on July 23, 2025. The outcomes of the activity included an improved understanding of the importance of practical work in science education and enhanced skills in conducting practicals using easily accessible materials. Keywords: mentoring; preparation of biology slides using simple materials; improving teacher competence.