Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Testing the Fire Resistance of Fiberglass Composite Material with a Mixture of Green Mussel Shell Waste Paska, Adhi; Yusrizal, Yusrizal; Hermawan, Maman; Soeboer, Deni Achmad
Journal La Lifesci Vol. 6 No. 5 (2025): Journal La Lifesci
Publisher : Newinera Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37899/journallalifesci.v6i5.2688

Abstract

This study aims to evaluate the effect of adding green mussel shell powder (CKH) on the fire resistance of Fiberglass composite materials used in fishing vessel hulls under 5 GT. The composite was made using the hand lay-up method with variations in CKH composition of 0%, 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. Testing was carried out using the ASTM D635 standard to determine the burning rate. Statistical analysis using logistic regression to determine the linear relationship between variables. Statistically, logistic regression states a p-value <0.05 and is suitable as a reference model to determine the value of CKH powder composition with the burning rate of the material. This study shows that specimens with the addition of 20% CKH increase fire resistance by 8.56% (13.10 mm/min), while the addition of 50% CKH increases up to 19.92% (11.47 mm/min). So that the more CKH composition additions can increase the fire resistance of the material. These results indicate that CKH waste has the potential as an environmentally friendly additive that improves ship safety.
EVALUASI SOLUSI DAN RENCANA AKSI UNTUK PERMASALAHAN LOGISTIK DI PT. PERINDO Elya, Ica; Hermawan, Maman; Hartono, Bambang Dwi
Buletin Ilmiah Marina Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan Vol 11, No 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Research Center for Marine and Fisheries Socio-Economic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/marina.v11i2.16054

Abstract

Distribusi hasil perikanan yang tidak efisien menjadi penyebab utama menurunnya kinerja operasional PT Perikanan Indonesia (Persero). Penelitian ini bertujuan merancang model logistik yang efisien menggunakan pendekatan Soft Systems Methodology (SSM) tahap 3 hingga 7. Permasalahan dianalisis melalui diagram fishbone dan pendekatan CATWOE untuk empat aspek utama logistik: pengadaan, penyimpanan, transportasi, dan distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi distribusi dapat ditingkatkan melalui penggunaan teknologi baru dan cool system dalam pengadaan, sistem pemantauan suhu berbasis IoT dalam penyimpanan, sistem penjadwalan digital dalam transportasi, serta penerapan sistem ERP dalam distribusi. Rencana aksi juga mencakup pembentukan KUB, penambahan cold storage portable, dan peningkatan koordinasi mitra. Lokasi optimal fasilitas distribusi ditentukan dengan metode Centre of Gravity dan divalidasi melalui metode AHP, menghasilkan lokasi rekomendasi di Pergudangan Pantai Indah Dadap. Hasil ini menunjukkan perlunya integrasi teknologi dan penguatan inßastruktur untuk membangun sistem distribusi hasil perikanan yang efisien, berkelanjutan, dan mendukung pemulihan kinerja perusahaan.TITLE: EVALUATION OF SOLUTION AND ACTION PLANS FOR LOGISTICS PROBLEMS AT PT. PERINDODistribusi hasil perikanan yang tidak efisien menjadi penyebab utama menurunnya kinerja operasional PT Perikanan Indonesia (Persero). Penelitian ini bertujuan merancang model logistik yang efisien menggunakan pendekatan Soft Systems Methodology (SSM) tahap 3 hingga 7. Permasalahan dianalisis melalui diagram fishbone dan pendekatan CATWOE untuk empat aspek utama logistik: pengadaan, penyimpanan, transportasi, dan distribusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi distribusi dapat ditingkatkan melalui penggunaan teknologi baru dan cool system dalam pengadaan, sistem pemantauan suhu berbasis IoT dalam penyimpanan, sistem penjadwalan digital dalam transportasi, serta penerapan sistem ERP dalam distribusi. Rencana aksi juga mencakup pembentukan KUB, penambahan cold storage portable, dan peningkatan koordinasi mitra. Lokasi optimal fasilitas distribusi ditentukan dengan metode Centre of Gravity dan divalidasi melalui metode AHP, menghasilkan lokasi rekomendasi di Pergudangan Pantai Indah Dadap. Hasil ini menunjukkan perlunya integrasi teknologi dan penguatan infrastruktur untuk membangun sistem distribusi hasil perikanan yang efisien, berkelanjutan, dan mendukung pemulihan kinerja perusahaan.