Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

HUBUNGAN PERAN PENGAWAS MENELAN OBAT (PMO) DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TUBERCULOSIS DI PUSKESMAS CIAWIGEBANG KABUPATEN KUNINGAN 2023 Mulyati, Lia; Hendriana, Yana; Sari, Ade Mulya
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.877

Abstract

Latar Belakang : Indonesia menduduki peringkat kedua untuk angka kesakitan TBC terbanyak di dunia setelah India. Kepatuhan pasien TBC dalam meminum obat menjadi dasar kesembuhan sehingga di perlukan pengawasan langsung oleh Pengawas Menelan Obat (PMO) yang melibatkan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara Peran Pemantauan Minum Obat (PMO) Dan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada PenderitaTuberculosis Di Puskesmas Ciawigebang Kabupaten Kuningan. Metode : Jenis penelitian adalah penelitian Kuantitatif. Rancangan penelitian ini adalah cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling sebanyak 93 responden. Instrumen menggunakan kuesioner. Analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan Chi Square. Hasil : Hasil menujukkan sebagian besar peran PMO sudah melakukan tugas scara optimal sebanyak 86 (92,5%), sebagian besar responden medapat dukungan dari keluarga dalam mengkonsumsi obat TBC sebanyak 57 responden (61,3%) dan patuh minum OAT sebanyak 89 responden (95,7%). Analisis bivariat diperoleh peran PMO (p = 0,027) dan dukungan keluarga (p = 0,020) dengan CI = 95%. Simpulan : Peran PMO dan dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan minum OAT. Disarankan petugas PMO diharapkan melakukan pemberdayaan keluarga dan kader PMO untuk meningkatkan kepatuhan minum OAT pada pasien TBC.
PENGARUH TERAPI RENDAM KAKI DENGAN AIR REBUSAN JAHE DAN SERAI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA HIPERTENSI DI DESA PANINGGARAN KECAMATAN DARMA KABUPATEN KUNINGAN TAHUN 2023 Hendriana, Yana; Septiadi, Dikri; Nugraha, Moch. Didik
National Nursing Conference Vol. 1 No. 2 (2023): National Nursing Conference
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/nnc.v1i2.892

Abstract

Latar Belakang :  Di Indonesia, prevalensi hipertensi berdasarkan Riskesdas 2018 menunjukkan bahwa dari 25,8% orang menjadi 34,1% yang menderita hipertensi. Menurut Data Dinas Kesehatan Povinsi Jawa Barat pada tahun 2021 total jumlah penderita hipertensi di Jawa Barat yaitu sebanyak 4.607.116 orang. Di kabupaten Kuningan jumlah hipertensi pada lansia pada tahun 2022 sebanyak 43.632 kasus. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Metode penelitian : Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian eksperimesn quasi. Pupulasi lansia yang menderita hipertensi di desa Paninggaran menurut data puskesmas sebanyak 282 orang. Responden dalam penelitian ini berjumlah 17 orang. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan Teknik pengambilan sampel purvosive sampling dengan menggunakan rumus Federer. Analisis uji statistik menggunakan uji statistic Wilcoxon. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan SOP terapi rendam kaki dengan air rebusan jahe dan serai. Hasil : Hasil peneleitian menunjukan rata-rata tekanan darah sebelum dilakukan intervensi adalah 146.47/95.29 mmHg. Setelah dilakukan terapi rendam kaki dengan air rebusan jahe dan serai rata-rata tekanan darah 130.59/85.29 mmHg. Hasil analisis bivariat didapatkan p value = ,000. Simpulan : Terdapat pengaruh terapi rendam kaki dengan air rebusan jahe dan serai terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di desa paninggaran tahun 2023. Saran : Peneliti menyarankan pada kader Posbindu melakukan terapi rendam kaki dengan air rebusan jahe dan serai guna menurunkan tekanan darah pada lansia.