Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PROFIL KOMPETENSI LITERASI SAINS SISWA KELAS IX SE-KECAMATAN SEPUTIH RAMAN LAMPUNG TENGAH Anggita Eka Pratiwi; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to describe the profile of students’ scientific literacy competence in sub-districts of Seputih Raman. The research design was simple descriptive with purposive sampling with 281 students samples. The quantitative data were scientific literacy competence and qualitative data were internal and external factors. The results showed that scientific literacy competence has reached score 32.55 (very low). The competence in public schools were higher than private schools that was that was 36, 69 and 28.61 and it’s different significantly. Meanwhile, based on the gender, female had higher competence (37.16) than male (33.76) but it was not different significantly. Thus, it could be concluded that the literacy skills was very low. It was affected by several factors, such as low interest, father’s last education, parental guidance and learning process.Tujuan penelitian ini untuk menggambaran profil kompetensi literasi sains siswa kelas IX SMP se-Kecamatan Seputih Raman. Desain penelitian adalah deskriptif sederhana dengan teknik sampling purposive sampling sebanyak 281 siswa. Data kuantitatif berupa kompetensi literasi sains dan kualitatif berupa faktor internal dan eksternal yang dianalisis dengan rumus persentase dan uji kesamaan dua rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi se-kecamatan mencapai skor 32,55 (sangat rendah). Kompetensi siswa di sekolah negeri lebih tinggi (39,69) dan berbeda signifikan daripada sekolah swasta (28,61). Kompetensi siswa perempuan lebih tinggi (37,16) tetapi tidak berbeda signifikan dengan laki-laki (33,76). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa literasi sains siswa kelas IX berkriteria sangat rendah dengan faktor-faktor yang memengaruhi adalah minat, pendidikan terakhir ayah, bimbingan orang tua serta pembelajaran yang tidak sesuai hakikat IPA.Kata kunci: gender, literasi sains, status sekolah
Pengaruh Model Discovery Learning Pada Materi Interaksi Makhluk Hidup Terhadap Kemampuan Literasi Sains Siswa Tri Pujiasih; Rini Rita T. Marpaung; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Effect Of Discovery Learning Model On Interaction Living Things Material On The Learners Scientific Abilities. The aim to determine the effect of Discovery Learning on interaction living things material grade VII stundents scientific literation skills at SMP Negeri 1 Kotaagung. The samples were 64 stundents VII I and VII J in the school year 2018/2019 selected by cluster sampling technique.Quantitatif data increasing the literacy skill of stundents obtained from the stundent’s answer to the 2006 question of PISA analyzed by performing scores and interpreting into table and chart criteria. Qualilative data comes from learner’s responses to discovery leraning its number of stundents answered then anlyzed by counting persentages and interpreting into table and chart criteria. Analysis shows that the effects of discovery learning influence on the stundents scientific literation abilities is increasing verry well with an average score of N-gain content aspects of the experiment 0,38 control 0,21. On average process aspect obtained by experiment 0,40 control 024 Result have shown thatlearning with discovery learning model has influenced the growth in the learner’s science skills better than applying the discussion learning model.Keywords :discovery learning, discussion, scientific literacy
PROFIL KOMPETENSI LITERASI SAINS SISWA SMP KELAS IX SE-KECAMATAN KOTABUMI Lia Septya; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to know the profile science literacy competence of students IX grade from Kotabumi North Lampung Academic Year 2015/2016. Design of this study was simple descriptive used purposive sampling with 329 samples. Qualitative data that were external and internal factors that affecting science literacy competence which analyzed from questionnaires percentage of students and teachers, while quantitative data were the science literacy competence of students which analyzed from the scores of PISA test questions. The results showed students' science literacy competencies were in the category "very low" (18.47 ± 0.69). Female students have science literacy competence superior from male students both in general and in every aspect of competence. science literacy competence was not influenced by internal factors but influenced by several indicators of external factors, wich were learning methods, the intensity of practical implementation, and the intensity of granting Homework.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui profil kompetensi literasi sains siswa SMP kelas IX se-Kecamatan Kotabumi Kabupaten Lampung Utara pada Tahun Ajaran 2015/2016. Desain penelitian ini ialah deskriptif sederhana menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel 329 siswa. Data kualitatif berupa faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi kompetensi literasi sains yang dianalisis dari persentase kuisioner siswa dan guru , sedangkan data kuantitatif ialah kompetensi literasi sains siswa yang dianalisis dari skor uji soal PISA. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi literasi sains siswa berada dalam kategori “sangat rendah” (18,47 ± 0,69). Siswa perempuan memiliki kompetensi literasi sains lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki baik secara umum maupun pada tiap aspek kompetensi.Kompetensi literasi sains tidak dipengaruhi oleh faktor internal namun dipengaruhi oleh beberapa indikator faktor eksternal, yakni metode pembelajaran, intensitas pelaksanaan praktikum, dan intensitas pemberian Pekerjaan Rumah. Kata kunci: gender, literasi sains, pembelajaran IPA
PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN AJAR LEAFLET TERHADAP AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA Desi Ameliawati; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was aimed to know the influence of using leaflet towards students learning activity and learning result. The research design was pretest-posttest non equivalent group. The research samples were VIII1 and VIII5 was chosen by purposive sampling. The qualitative data were student learning activity observation sheet and student responses questionnaire, that was analyzed descriptively. The quantitative data was the test average value was analyzed by t-test and U-test. The result showed that the student learning activity (express the idea/opinion, enquiring ability, teamwork/discussing with friends, and present the discussion result) was improved with average 78.23. The students learning result was increased with average value of pretest (36.94); posttest (72.22); and   N-gain (56.50).  Most of students gave possitive respond to the use of leaflet learning material. Thus, the use of leaflet learning material increased the students activity and learning result in the human digestive system subject matter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar leaflet terhadap aktivitas dan hasil belajar siswa. Desain penelitian adalah pretes-postes kelompok tak ekuivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIII1 dan VIII5 yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Data kuantitatif berupa rata-rata nilai tes yang dianalisis dengan uji-t dan uji-U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa (mengemukakan ide, kemampuan bertanya, bekerjasama/berdiskusi dengan teman, dan mempresentasikan hasil diskusi kelompok) meningkat dengan rata-rata 78,23. Hasil belajar mengalami peningkatan dengan rata-rata nilai pretes (36,94), postes (72,22), dan N-gain (56,50). Sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif terhdaap penggunaan bahan ajar leaflet. Dengan demikian, pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar leaflet berpengaruh dalam meningkatkan aktivitas dan hasi belajar siswa pada materi pokok sistem pencernaan manusia. Kata kunci : aktivitas belajar, hasil belajar, leaflet, sistem pencernaan manusia
PROFIL KEMAMPUAN KERJASAMA SISWA SD NEGERI 2 RAJABASA DALAM PEMBELAJARAN IPA Sherly Aprillia Putri; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 3 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research purpose was to describe the ability of cooperative and the cooperative pattern among students at grade IV and V in Elementary School 2 Rajabasa Bandar Lampung in 2015/2016. This research used simple descriptive design. The sample of the research were fourth grade and fifth grade that were 94 students that chosen by using purposive sampling. The qualitative data were cooperative ability and students cooperative pattern that were obtained from observation sheets, students questionnaire, teachers interview, and documentation. Data was analyzed descriptively. The result of the research showed that students cooperative ability in science learning has high criteria and the score was 72,23%. Aspect of obey the rules was the highest percentage of students cooperative ability that was 77,49% with high criteria. There were four pattern of students cooperative pattern formed. The dominant cooperative pattern was spontaneous.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan kerjasama dan pola kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA pada siswa kelas IV dan V SD Negeri 2 Rajabasa Bandar Lampung tahun ajaran 2015/2016. Desain penelitian menggunakan desain deskriptif sederhana. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV dan V berjumlah 94 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data kualitatif berupa kemampuan dan pola kerjasama siswa, diperoleh dari lembar observasi, angket siswa, wawancara guru, serta dokumentasi, data kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan kemampuan kerjasama siswa dalam pembelajaran IPA berkriteria tinggi dan total skor sebesar 72,23%. Aspek taat aturan merupakan aspek kemampuan kerjasama siswa dengan persentase tertinggi yaitu 77,49% berkriteria tinggi. Pola kerjasama siswa yang terbentuk terdapat empat pola kerjasama. Pola kerjasama paling dominan yaitu pola kerjasama spontan.Kata kunci: diskusi, kemampuan kerjasama, pembelajaran IPA, pola kerjasama
IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA PADA MATERI FOTOSINTESIS DAN RESPIRASI Putri Sulamtina; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to know misconceptions of VIIIth grade students on photosintetic and respiration subject and the factors that affected students misconception at Jatiagung. The samples were 282 students that selected using purposive sampling technique. The design used simple descriptive research.. The quantitative data were obtained from the students' answer and interpreted into criteria. The qualitative data were factors that affected the studentss misconceptions that were obtained from questionnaire and analyzed using Pearson Product Moment Test Correlational. The result showed that the level of misconceptions was "medium" (38.63 2.39). The factors have correlation with studentss missconceptio (0, 128-0,177). The factors were directed learning, discousse learning, students and teacher interaction, homework discussion, understanding language, and learning interest.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui miskonsepsi siswa kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Jatiagung pada materi fotosintesis dan respirasi, dan faktor - faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi siswa. Sampel penelitian terdiri dari 282 siswa kelas VIII Tahun Ajaran 2015/2016 yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain penelitian berupa desain deskriptif sederhana. Data kuantitatif berupa skor miskonsepsi yang diperoleh dari jawaban siswa kemudian dianalisis dengan melakukan perhitungan rerata skor serta diinterpretasikan ke dalam kriteria. Data kualitatif berupa faktor - faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi dan diuji nilai korelasinya menggunakan Uji Korelasional Pearson Product Moment. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat miskonsepsi berkategori sedang (38,632,39). Faktor yang berpengaruh terhadap miskonsepsi yaitu keterarahan dalam pembelajaran, penggunaan metode ceramah, interaksi guru dengan siswa, pembahasan tugas rumah, pemahaman penggunaan bahasa, serta minat terhadap pembelajaran, yang memiliki nilai korelasi antara 0,128-0,177.Kata kunci: certainty resposibility indeks, fotosintesis, miskonsepsi, respirasi
PROFIL KOMPETENSI LITERASI SAINS SISWA SMP SE-KECAMATAN PAGELARAN Ana Rianti; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 4, No 3 (2016): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was  to know the competence of scientific literacy of class IX students. This research design was descriptive which used purposive sampling technique with 34 students. The result were quantitative data that were obtained from the score of PISA 2006 test and analyzed by calculating the average score. The qualitative data were obtained from internal dan exsternal factors that were analyzed by calculating the percentage score. The data analysis showed that students competence of scientific literacy were “very low” with mean score 33,60. The students of public school had higher competence of  scientific literacy than students in private school and  female students competence of scientific literacy was higher than  male students. Internal factor that influenced was students interest to continue their study. External factors that influenced were learning process in the class, science learning facilities, education background of parents, parents guidance at home, and teacher professionalism. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi literasi sains siswa kelas IX SMP se- Kecamatan Pagelaran. Desain penelitian ini ialah deskriptif menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel 341 siswa kelas IX. Data kuantitatif diperoleh dari skor uji tes soal PISA 2006 dan dianalisis dengan melakukan perhitungan rerata skor. Data kualitatif berupa faktor internal dan eksternal yang dianalisis dengan menghitung persentase skor.  Hasil analisis menunjukkan bahwa kompetensi literasi sains siswa termasuk dalam kriteria “sangat rendah” dengan skor rerata 33,60. Siswa sekolah  negeri memiliki kompetensi literasi lebih tinggi dibandingkan siswa sekolah swasta dan siswa perempuan memiliki kompetensi literasi lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki. Faktor internal yang berpengaruh adalah  minat siswa untuk melanjutkan sekolah. Faktor eksternal yang mempengaruhi adalah  proses pembelajaran guru dikelas, fasilitas pembelajaran IPA, latar belakang pendidikan orang tua, bimbingan orang tua dirumah, dan  profesionalisme guru.  Kata kunci : gender, literasi sains, status sekolah
PENGARUH BAHAN AJAR LEAFLET TERHADAP PENGUASAAN MATERI DAN AKTIVITAS SISWA Suri Dewi Yanti; Tri Jalmo; Berti Yolida
Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Vol 2, No 5 (2014): Jurnal Bioterdidik
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study was aimed to know the influence of  using leaflet learning material toward mastery of the material and students activity. The research design was pretest-postest non equivalent group. Samples were VIIIA  and VIIIB, chosen by purposive sampling. The research data were the quantitative and qualitative data. The quantitative data was the average value of test analyzed by using t-test and U-test. The qualitative data was the observation sheet of learning activities and questionnaire responses of students analyzed descriptive. The results showed that the using of leaflet learning material can improve students mastery of the material, with N-gain average score was 59.49. The student learning activities (teamwork, express their idea, ask questions, and present the discussion result) also improved with average 78.06. Most of students gave positive respond (agree) to the using of leaflet learning material. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan ajar leaflet terhadap penguasaan materi dan aktivitas belajar siswa. Desain penelitian pretes-postes kelompok non-equivalen. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIIIA dan VIIIB, dipilih secara purposive sampling. Data penelitian berupa data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh dari rata-rata nilai tes yang dianalisis menggunakan uji-t dan uji-U. Data kualitatif diperoleh dari lembar observasi aktivitas belajar dan angket tanggapan siswa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan bahan ajar leaflet dapat meningkatkan penguasaan materi siswa, dengan rata-rata nilai N-gain 59,49. Aktivitas belajar siswa (bekerjasama dalam kelompok, mengemukakan ide/ gagasan, mengajukan pertanyaan, dan mempresentasikan hasil diskusi) juga meningkat dengan rata-rata 78,06. Sebagian besar siswa memberikan tanggapan positif (setuju) terhadap penggunaan bahan ajar leaflet. Kata kunci: aktivitas belajar, bahan ajar leaflet, penguasaan materi
PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU-GURU BIOLOGI SMA MELALUI MEDIA VIDEO TUTORIAL DALAM REMEDIAL TEACHING Berti Yolida; Rini Rita T. Marpaung; Wisnu Juli Wiono; Median Agus Priadi
Ruang Pengabdian : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): RUANG PENGABDIAN
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.766 KB)

Abstract

Guru sebagai tenaga pengajar dan pendidik dituntut untuk mampu merencanakan, melaksanakan, melakukan evaluasi, dan harus terampil dalam membuat dan memanfaatkan media pembelajaran. Salah satu kegiatan pembelajaran adalah Remedial Teaching. Remedial teaching merupakan kegiatan pembelajaran bagi siswa yang belum memenuhi Kriteria Ketuntusan Minimal (KKM). Siswa yang belum tuntas umumnya pada materi yang berbeda-beda antara siswa satu dan yang lainnya. Hal ini menjadi kendala bagi guru dalam pelaksanakan kegiatan remedial teaching. Untuk itu guru harus memanfaatkan media pembelajaran. Guru-guru Biologi SMA di Kabupaten Tulang Bawang Barat baik guru SMA Negeri maupun swasta selama ini belum terampil dalam membuat media pembelajaran serta memanfaatkannya khsusnya dalam remedial teaching. Oleh karena itu perlu adanya pelatihan terhadap guru-guru dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan pemahaman guru-guru Biologi SMA di Kabupaten Tulang Bawang Barat dalam membuat media pembelajaran dan memahami strategi memanfaatkan media dalam remedial teaching. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah, demonstrasi,dan praktik membuat media video tutorial, serta evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan guru-guru dalam membuat media video tutorial dan implementasinya dalam pembelajaran remedial teaching. Semua guru mampu membuat dan menyelesaikan produk berupa media video tutorial dengan baik. DOI: https://doi.org/10.23960/rp/v1i1.hal.27-33 
Keterampilan Generik Sains Hubungan Pelaksanaan Praktikum dan Keterampilan Generik Sains terhadap Hasil Belajar Peserta Didik: The Relationship of Practicum Implementation and Generic Science Skills to Student Learning Outcomes Berti Yolida; Ranthy Ajeng Damarwulan; Darlen Sikumbang
BIOEDUSCIENCE Vol 4 No 1 (2020): BIOEDUSCIENCE
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.829 KB) | DOI: 10.29405/j.bes/4156-653610

Abstract

Background: Hubungan Pelaksanaan Praktikum dan Keterampilan Generik Sains terhadap Hasil Belajar Peserta Didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi hubungan antara pelaksanaan praktikum, keterampilan generik sains, dan hubungan keduanya terhadap hasil belajar peserta didik kelas X di SMAN 9 Bandar Lampung pada pembelajaran Biologi materi animalia filum Chordata. Metode: Sampel penelitian ini berjumlah 35 siswa, dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Desain yang digunakan yaitu desain deskriptif korelasional. Data penelitiannya adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif berupa hasil belajar kognitif peserta didik dan data kualitatif berupa deskripsi dari hubungan pelaksanaan praktikum dan keterampilan generik sains terhadap hasil belajar peserta didik berdasarkan angket tanggapan peserta didik, wawancara kepada peserta didik, dan lembar observasi pelaksanaan praktikum. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan praktikum terhadap hasil belajar peserta didik dengan (r=0,648; p 0,000<0,05), keterampilan generik sains terhadap hasil belajar peserta didik dengan (r=0,806; p 0,000<0,05) serta pelaksanaan praktikum dan keterampilan generik sains terhadap hasil belajar peserta didik dengan (sig 0,000<0,05). Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pelaksanaan praktikum, keterampilan generik sains, dan interaksi antara keduanya terhadap hasil belajar peserta didik.