Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Stabilitas Lereng Pada Ruas Jalan C.10 Perumahan Citraland Bandar Lampung Menggunakan Program Komputasi dan Penanggulangannya Muhammad Nur Kholiq; Iswan Iswan; Aminudin Syah; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citraland is a located in a hilly area, has steep contours and different elevations. So the area has the potential for landslides. This study is to analyze the value of the slope safety factor and calculate the slope stability using a concrete sheet pile with a computational program. The methods used are the Fellenius, Bishop, Janbu, and Morgenstern-price methods. From the results of the computational program analysis, the values of the existing slope safety factors using the Fellenius, Bishop, Janbu, and Morgenstern-price methods were 0.965, 1.052, 0.925, 1.027 for static conditions and for dynamic conditions of 0.795, 0.881, 0.763, 0.858 . After countermeasures using concrete sheeting with dimensions of 3 meters of pile height on the ground, 1.66 meters of embedded sheeting, and 0.5 meters of sheet pile thickness, the existing slope safety factor values are 2.381, 2.478, 1.817, 2.732 for static loads and for dynamic loads. obtained values of 1.976, 2.073, 1.505, and 2.356. Countermeasures using concrete sheet piles are quite effective in increasing the value of the safety factor, so that countermeasures using concrete sheet piles are quite stable if applied at the research site. Keywords:Slope stability, Safety factor,Fellenius, Bishop, Janbu,Morgenstern-price, Sheet pile
Perbandingan Analisis Data Curah Hujan yang Hilang Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Al-jabar, dan Regresi Berganda Rinaldi Pelawi; Ahmad Zakaria; Siti Nurul Khotimah
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 8, No 2 (2020): Edisi Juni 2020
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data curah hujan bagian yang sangat penting untuk perencanaan teknik sumber daya air bisa juga digunakan untuk memprediksi kejadian hujan dimasa yang akan datang. Pencatatan data curah hujan terkadang terjadi suatu hal yang tidak diinginkan seperti terdapat kekosongan data curah hujan pada daerah tertentu, hal ini tentu sangat berdampak pada perhitungan analisis. Data hujan yang hilang bisadiprediksi dengan menggunakan metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda.Pada penelitian ini tujuan untuk menghitung korelasi data curah hujan terukur dengan data curah hujan hasil perhitungan dengan masing-masing metode menggunakan lima stasiun. Serta menentukan membandingkan 4 metode tersebut dengan menggunakan 4 metode metode rata-rata aljabar, inversed square distance, normal ratio dan regresi berganda dengan data hujan maksimal untuk menggantikan data curah hujan yang hilang.Hasil yang dilakukan dapat diambil kesimpulan data terukur semakin dekat dengan 1 maka korelasi semakin tinggi, jika semakin dekat dengan -1 maka korelasi semakin rendah. Hal ini karena korelasi antara -1 dan 1 atau – 1 ≤ ???? ≤ 1. Jadi, dari beberapa metode normal ratio, inversed square distance, rata-rata al-jabar, regresi berganda didapatkan hasil metode normal ratio dengan rata-rata korelasi setiap stasiun curah hujan senilai 0,365 yang dikategorikan korelasi cukup baik.  Kata kunci : curah hujan, metoderata-rata aljabar, metode inversed square distance, metode normal ratio, metoderata-rata regresi berganda, korelasi pearson, standar deviasi.
Terumbu Karang dengan Kesesuaian Infrastruktur Menjadikan Green Belt Ekowisata Bahari di Pulau Tegal Kabupaten Pesawaran Ahmad Herison; Ahmad Zakaria; Irwani Ninik Wijaya; Yuda Romdania
Khasanah Ilmu - Jurnal Pariwisata Dan Budaya Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Khasanah Ilmu - September 2021
Publisher : Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.43 KB) | DOI: 10.31294/khi.v12i2.9698

Abstract

Abstrak Pulau Tegal merupakan salah satu destinasi wisata yang memiliki flora dan fauna yang beragam sehingga menjadi daya tarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Potensi sumber daya alam dan infrastruktur pendukung yang terdapat di Pulau Tegal memerlukan adanya kajian tentang nilai kelayakan wisata. Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis tentang nilai kelayakan ekowisata bahari yang ditinjau dari terumbu karang terhadap infrastruktur pendukung yang ada di Pulau Tegal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis Indeks Kesesuaian Wisata (IKW), Daya Dukung Kawasan (DDK) dan Potensi Objek Wisata. Dari metode yang dilakukan didapatkan nilai kesesuaian ekowisata terumbu karang sebelah utara sebesar 78,95%, sebelah timur sebesar 78,95%, sebelah selatan sebesar 85,96% dan sebelah barat sebesar 84,21% sehingga masuk dalam kategori sangat sesuai. Analisis daya dukung kawasan wisata selam dan snorkeling di Pulau Tegal sebesar 59 wisatawan. Analisis Potensi objek wisata Pulau Tegal secara keseluruhan didapatkan hasil sebesar 87,87%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ekowisata terumbu karang, dan infrastruktur pendukung di Pulau Tegal telah sesuai untuk kegiatan ekowisata bahari.  Kata kunci : Terumbu Karang; Indeks Kesesuaian Wisata; Daya Dukung Kawasan; Potensi Objek Wisata; Pulau Tegal Abstract Tegal Island is one of the tourist destinations that has a variety of flora and fauna so that it becomes an attraction for domestic and foreign tourists. The potential of natural resources and supporting infrastructure on Tegal Island requires a study of the value of tourism feasibility. The purpose of this study is to analyze the feasibility value of marine ecotourism in terms of coral reefs and seagrass on the existing supporting infrastructure on Tegal Island. The method used in this research is the analysis of the Tourism Suitability Index (IKW), Regional Carrying Capacity (DDK) and the Potential of Tourism Objects. From the method used, the value of the suitability of coral reef ecotourism in the north is 78.95%, the east is 78.95%, the south is 85.96% and the west is 84. 21% so it falls into the very appropriate category. Analysis of the carrying capacity of the diving and snorkeling tourism areas on Tegal Island was 59 people. Analysis of the potential of the Tegal Island tourist attraction as a whole, the results obtained were 87.87%. From the results, it can be concluded that coral reef ecotourism, seagrass and supporting infrastructure on Tegal Island are suitable for marine ecotourism activities. Keywords: Coral; Tourism Suitability Index; Carrying Capacity; Potential Tourism Objects, Tegal Island
Design and Implementation of WebGIS Marine Ecotourism Area, Tegal Island, Lampung Province ahmad herison; Yuda Romdania; Ahmad Zakaria; Sandy Kusuma
SPATIAL: Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi Vol 19 No 2 (2019): Spatial : Wahana Komunikasi dan Informasi Geografi
Publisher : Department Geography Education Faculty of Social Science - Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (386.851 KB) | DOI: 10.21009/spatial.192.4

Abstract

Tegal Island has the potential and diversity of marine tourism which is an attraction for tourists. However, information is not yet available that can help tourists in knowing the objects and tourist areas contained in Tegal Island. This research presents tourism information in Tegal Island in the form of a Geographic Information System map. The mapping method is done using Quantum GIS software with the help of the QuickMapServices (QMS) plugin to display Google Earth imagery and the qgis2web plugin to convert QGIS files (.qgz) into web maps (WebGIS) and the presence of tourist index input. The mapping results obtained digitization of each tourist object and facility on Tegal Island in the form of shapefiles (.shp) as well as information displayed on the attribute table layer. WebGIS is used as a media for GIS map renderers that is easily accessed and adjusted according to the JavaScript Leaflet library (open source). Map of Geographic Information Systems makes it easy for people to convey and search for tourist information on Tegal Island.
Studi Refleksi Gelombang Menggunakan Model Breakwater Tipe Dinding Berpori dengan Pemodelan Fisik 2-D didit kuswadi kuswadi; Subuh Tugiono; Endro Praseyto Wahono; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemecah gelombang mempunyai fungsi untuk mereduksi gelombang dan melindungi garis pantaidari hamparan ombak. Gelombang yang merambak mengenai suatu bangunan pemecahgelombang, sebagian energinya akan diteruskan (transmisi), sebagian energinya dipantulkan(refleksi), dan sebagian energinya akan dihancurkan (disipasi). Hal tersebut melatar belakangipenelitian “Studi Refleksi Menggunakan Model Breakwater Tipe Dinding Berpori denganPemodelan Fisik 2-D”. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah, Tinggi gelombangdatang (Hi), Tinggi gelombang pantul (Hr), Ketinggian muka air tenang (d), Panjang gelombang(L), Koefisien Refleksi (Kr). Hubungan koefisien korelasi dan determinasi model breakwater yangdihasilkan berada pada range 59%-79% dan termasuk hubungan yang baik. Data yang dihasilkanyaitu berupa hubungan antara luasan lubang dengan koefisien refleksi yang dimana kofisienrefleksi terbesar dan terkecil dihasilkan pada model empat dan satu dengan angka kr, 0,3436 dan0,2373.
Analisis Data Curah Hujan yang Hilang dengan Menggunakan Metode Normal Ratio, Inversed Square Distance, Rata-Rata Aljabar dan Linear Regression (Studi Kasus Data Curah Hujan Beberapa Stasiun Hujan Wilayah Lampung Tengah) Annisa Putri Dwi Septiansari; Ahmad Zakaria; Siti Nurul Khotimah; Yuda Romdania
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data hujan sangat penting dan dibutuhkan dalam perhitungan teknik sipil maka kelengkapan data hujan merupakan salah satu bagian terpenting dalam kaitannya perencanaan manajemen keairan, menajemen sumber daya air, maupun perencanaan pembangunan, terlebih lagi untuk perencanaan bangunan air. Namun sering kali terjadi data pada periode perekaman pada stasiun hujan yang ada di suatu wilayah tidak lengkap. Untuk melengkapi data curah hujan yang tidak lengkap atau hilang, maka pada penelitian ini dilakukan penelitian untuk memprediksi data curah hujan dengan menggunakan metode Normal Ratio, Linear Regression, Inversed Square Distance, Rata-rata Aljabar. Dari hasil penelitian ini metode modifikasi rata-rata aljabar didapatkan sebagai metode terbaik untuk pencarian data hujan yang hilang. Terbukti dari nilai korelasi rata-rata tahunan yang paling besar, yaitu: 0,301. Nilai ini menunjukkan bahwa hubungan antara data hujan terhadap korelasi tahunan masih lemah. Hal ini disebabkan nilai korelasi masih jauh dari angka 1 (nilai maksimum)
Studi Analisis Stabilitas Lereng Tanah Timbunan Menggunakan Metode Fellinius dan Bishop Serta Penanggulangannya (Studi Kasus : Perumahan Citraland Bandar Lampung) Badruzzaman Aji; Iswan Iswan; Aminudin Syah; Ahmad Zakaria
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 2 (2022): Edisi Juni 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Citraland yang terletak di wilayah perbukitan, memiliki kontur yang curam dan elevasi yangberbeda. Sehingga pada daerah tersebut berpotensi terhadap longsor. Penelitian ini adalah untukmenganalisis nilai faktor aman lereng dan menghitung stabilitas lereng menggunakan dindingpenahan tanah dengan perhitungan manual. Metode yang digunakan adalah metode Fellenius danBishop. Dari hasil analisis perhitungan manual, didapatkan nilai faktor aman lereng eksistingdengan metode Fellenius dan Bishop masing-masing sebesar 0,7296 dan 1,0637. Setelahdilakukan penanggulangan menggunakan dinding penahan tanah dengan dimensi tinggi 2 meterdan tebal 1,7 meter didapatkan nilai stabilitas terhadap geser yaitu SF = 2,3871 ≥ 2 (aman) padakondisi normal. Stabilitas terhadap guling pada kondisi normal yaitu SF = 2,2502 ≥ 2 (aman).Stabilitas terhadap geser pada kondisi gempa yaitu SF = 2,1081 ≥ 2 (aman). Stabilitas guling padakondisi gempa yaitu SF = 2,054 ≥ 2 (aman).. Penanggulangan menggunakan dinding penahantanah cukup efektif terhadap meningkatnya nilai faktor aman, sehingga penanggulanganmenggunakan dinding penahan tanah cukup stabil jika diterapkan di lokasi penelitian. Kata Kunci: Stabilitas lereng, Faktor aman, Fellenius, Bishop, Dinding penahan tanah
Validasi Metode untuk Mencari Data Curah Hujan dengan Menggunakan Metode Rata-Rata Aljabar, Normal Ratio, Inversed Square Distance dan Modified Inversed Square Distance Irvan Tegar Cesar; Ahmad Zakaria; Riki Chandra Wijaya; Nur Arifaini
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 9, No 4 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menghitung korelasi data curah hujan terukur dengan data curah hujan hasil perhitungan dengan masing-masing metode menggunakan lima stasiun. Dari hasil penilitian menggunakan metode Rata-Rata Aljabar, metode Normal Ratio, metode Inversed Square Distance dan metode Modifikasi dengan data hujan harian satu tahun, data hujan kumulatif bulanan, maupun data hujan rata-rata bulanan, dapat diambil kesimpulan semakin banyak jumlah stasiun maka semakin baik nilai korelasinya. Nilai korelasi dengan data hujan kumulatif bulanan serta data hujan rata-rata bulanan menggunakan beberapa jumlah stasiun yang berbeda setiap masing - masing metode tidak ada perbedaan yang signifikan dengan nilai rata-rata korelasi persentase perbedaannya 0.30 sampai dengan 0,40.
Analisis Kelongsoran pada Tanah Lereng di Ruas Jalan Kecamatan Batu Ketulis sebagai Material Timbunan Jalan Ditinjau Terhadap Jenis Pemadatan dan Swelling Panca Kurniawan; iswan iswan; Ahmad Zakaria; Lusmeilia Afriami
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Batu Ketulis is a sub-district in the province of West Lampung. This regency is well-known as an advanced area in agriculture and other natural resources. Slopes can be formed naturally or man-made. In landfilling activities that will form a new slope will result in a change in stress in the soil which affects the stability of the soil.The purpose of this study was to determine the magnitude of the swelling on the slope soil in the Batu Ketulis road section of West Lampung Regency, to know the magnitude of the shear force on the slope soil as embankment material in the sub-district of batu ketulis roads, to know the stability of the slope as embankment material in the road section. the Batu Ketulis area so that the level of soil security can be identified . Soil conditions with fully saturated conditions have the least stability compared to other conditions. From the results of the analysis carried out on fully saturated soil conditions at locations 1 and 2 with variations in height and angle, the value of the critical safety factor is 1.262-1.282 with a height of 8 meters, an angle of 400 degrees.
Studi Transmisi Gelombang Dengan Model Cylinder Concrete (Buis Beton) Breakwater Tenggelam Dengan Permodelan Fisik 2D Lodewick Manurung; Subuh Tugiono; Ahmad Zakaria; Ofik Taufik Purwadi
Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain Vol 10, No 1 (2022): Edisi Maret 2022
Publisher : Jurnal Rekayasa Sipil dan Desain

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One way to prevent damage caused by sea waves is to build a breakwater to reduce wave energy before it reaches the coast. In making the breakwater model the author chose to make a breakwater model with a concrete cylinder because it can be obtained easily. The research data obtained wave height (H), wavelength (L), and wave period (T). From the research data obtained, it can be made a table of incident wave height (H0), transmission wave height (Ht), and wave transmission coefficient (Kt). In this study, 12 models were used, namely 4 breakwater devices with different breakwater widths (lb), and in each breakwater device using 3 heights of still water level clearance or ds (2 cm, 4 cm, and 6 cm). Based on the research, the smallest transmission coefficient value occurs in the longest lb with ds of 2 cm, which is 0.3567 and the largest transmission coefficient occurs in the shortest lb with ds of 6 cm, which is 0.7190. The biggest change in wavelength occurred in the longest lb with ds 2 cm, which was 21.57% and the smallest change occurred in the shortest lb with ds 6 cm, which was 9.23%. The biggest change in wave propagation speed occurred in the longest lb with ds 2 cm, which was 20.14% and the smallest change occurred in the shortest lb with ds 6 cm, which was 5.93%.
Co-Authors . Sumiharni Adira Salsabila Agus Ari Prasetyo Ahmad Herison Ahmad Labib Husain AHMAD MUZAKKI Al Arif Febrian Amanda Urmilatus Sifana Amelia Nurul Damayanti Anggun Dwi Cahyani Fitri Annika Lukitawati Annisa Delia Putri Annisa Putri Dwi Septiansari Ardelia Zahirah Rahman Arif Dinaryoko Arya Jaya Sumbahan Ashfiya Salsabila Ashruri Ashruri Ashruri Aynuddin Aynuddin Ayu Ning Trias Pratiwi Badruzzaman Aji Bagus Mustofa Purna Bramesvara Arizona Brigitha Cindy Sitanaya Ciek Julyati Hisyam Damar Adi Perdana Datra Peta Saputra Dian Mira Fadela didit kuswadi kuswadi Dwi Joko Winarno Dwi Winda Sari Dwijoko Winarno Dyah Indriana Kusumastuti Dyah Kusumastuti Eko Adi Saputra Endro P Wahyono Endro Prasetyo Wahono Erizal Tanjung Esty Handayani Fachrurrazie Fachrurrazie Fadli Imran Faishal Muhammad Hanun Faizah Fajar Destri Atmoko Fajar Hartantio Fanny Prawaka Farah Ahista Rahma Fitri Trisdiana Fuad Zikri Gatot Eko Susilo Geleng Perangin Angin Gita Putri Sadelina Giwa Wibawa Permana Haifa Muthi Hilma Lia Irfani I Iswan I Komang Tri Herdiana Ibnu Tuhu Pangestu Idharmahadi Adha Ikhfan Kurniyawan Irlin Safira Irvan Tegar Cesar Irwani Ninik Wijaya Iswan Iswan Ivana Aprili Andika Khansa Fay’i Safira Lintang Kurnia Aridini Lodewick Manurung Lovina Hasianna Tampubolon Lusmeilia Afriami Lusmeilia Afriani M Lucky Apriansyah Nawawi M Rizky Ismail M. Fahmi Rinaldi M. Haviz Mardiana Mardiana Mardiyansyah Mardiyansyah Margareta Welly Mariyanto Mariyanto Mesya Ashilah Miftahul Khoiri Muhammad Hendro Prawaka Muhammad Ijlal Ghaly Muhammad Naufal Agatha Muhammad Nur Kholiq Muhammad Sohib Muhammad Zaenal Arifin N. Rachma Nabilah Destin Amelia Nency Dwi Kusanti Nur Arifaini Ofik Taufik Purwadi Ofik Toupik Purwadi Panca Kurniawan Pusaka, Semerdanta Putri Mardiyanti Rahayu Sulistyorini Rama Dian Gani Rifki Ananda Saputro Riki Chandra Wijaya Riko Berli Ardian Rinaldi Pelawi Rini Puji Astuti Rio Dwi Septian Risdha Sagita Razak Rizki Lazuardi Prasetio Rizki Prinanda Umar Rizky Akhmad Dhani Rizqi Kurniawan Salman Farizi Sandy Kusuma Setyanto Setyanto Shelly Isya Ramadhani Sindu Abadi Sampurna Siti fitriatus Sholikhah4 Siti Khofidatur Rohmah Siti Nurul Khotimah Subuh Tugiono Sumiharni Sumiharni Suyadi Suyadi Syah, Aminudin Teguh Priadi Titik Ayuningsih Tri Budi Wibowo Tri Subakti Trisno Imany wahyu hadi kuncoro Wittri Djasmasari Yohanes Martono Hadi Yohannes Martono Hadi Yuda Romdania Yuda Romdania